Anda di halaman 1dari 18

Gambar untuk zat pada rokok

- Laporkan gambar
Beberapa Zat Kimia Berbahaya Yang Terdapat Dalam Asap
Rokok
Sun, 18/04/2010 - 12:10am — Ribka capah

1. Nikotin

Pengaruh bagi tubuh manusia :


~ menyebabkan kecanduan / ketergantungan
~ merusak jaringan otak
~ menyebabkan darah cepat membeku
~ mengeraskan dinding arteri

2. Tar

Pengaruh bagi tubuh manusia :


~ membunuh sel dalam saluran darah
~ Meningkatkan produksi lendir diparu-paru
~ Menyebabkan kanker paru-paru

3. CO (Karbon Monoksida)

Pengaruh bagi tubuh manusia :


~ mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
~ menghalangi transportasi dalam darah

4. Zat karsinogen
Pengaruh bagi tubuh manusia :
~ Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh

5. Zat Iritan

~ Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru


~ Menyebabkan batuk

Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam ASAP
ROKOK, dan ada 4000 zat kimia yang terdapat dalam sebatang ROKOK, 40 diantaranya
tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida (HCN) , arsen, amonia,
polonium, dan karbon monoksida (CO).

Zat-zat Beracun Pada Rokok


Sunday, January 24, 2010 , Posted by MULER OKEH.. at 10:58 PM

Merokok sangat berbahaya dan merusak kesehatan. Asap rokok bertanggung jawab
terhadap lebih dari 85% kanker paru-paru dan berhubungan dengan kanker mulut, faring,
laring, aesofagus, lambung, pankreas, mulut, saluran kencing, ginjal, ureter, kandung
kemih dan usus. Asap rokok dihubungkan dengan leukemia. Bagian dari aspek
karsinogenik dari asap rokok, berhubungan terhadap peningkatan resiko penyakit
kardiovaskuler (termasuk stroke), kematian tiba-tiba, tahanan jantung, penyakit
pembuluh perifer dan aneurisme aorta

ZAT-ZAT BERACUN PADA ROKOK


Rokok mengandung kurang lebih 4000 lebih elemen-elemen dan setidaknya 200
diantaranya berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan
karbon monoksida. Selain itu, dalam sebatang rokok juga mengandung bahan-bahan
kimia lain yang tak kalah beracunnya.
Zat-zat beracun yang terdapat dalam rokok antara lain adalah sebagai berikut :

1. Karbon monoksida (CO).


Gas CO adalah sejenis gas yang tidak memiliki bau. Unsur ini dihasilkan oleh
pembakaran yang tidak sempurna dari unsur zat arang atau karbon. Gas CO yang
dihasilkan sebatang rokok dapat mencapai 3 – 6%, gas ini dapat di hisap oleh siapa saja.
Oleh orang yang merokok atau orang yang terdekat dengan si perokok, atau orang yang
berada dalam satu ruangan. Seorang yang merokok hanya akan menghisap 1/3 bagian
saja, yaitu arus yang tengah atau mid-stream, sedangkan arus pinggir (side – stream) akan
tetap berada diluar. Sesudah itu perokok tidak akan menelan semua asap tetapi ia
semburkan lagi keluar.
Gas CO mempunyai kemampuan mengikat hemoglobin (Hb) yang terdapat dalam sel
darah merah (eritrosit) lebih kuat dibanding oksigen, sehingga setiap ada asap rokok
disamping kadar oksigen udara yang sudah berkurang, ditambah lagi sel darah merah
akan semakin kekurangan oksigen, oleh karena yang diangkut adalah CO dan bukan O2
(oksigen). Sel tubuh yang menderita kekurangan oksigen akan berusaha meningkatkan
yaitu melalui kompensasi pembuluh darah dengan jalan menciut atau spasme. Bila proses
spasme berlangsung lama dan terus menerus maka pembuluh darah akan mudah rusak
dengan terjadinya proses aterosklerosis (penyempitan). Penyempitan pembuluh darah
akan terjadi dimana-mana. Di otak, di jantung, di paru, di ginjal, di kaki, di saluran
peranakan, di ari-ari pada wanita hamil.

2. Nikotin
Nikotin yang terkandung di dalam asap rokok antara 0.5 – 3 ng, dan semuanya diserap,
sehingga di dalam cairan darah atau plasma antara 40 – 50 ng/ml.
Nikotin bukan merupakan komponen karsinogenik. Hasil pembusukan panas dari nikotin
seperti dibensakridin, dibensokarbasol, dan nitrosamin-lah yang bersifat karsinogenik.
Pada paru, nikotin dapat menghambat aktivitas silia. Seperti halnya heroin dan kokain,
nikotin juga memiliki karakteristik efek adiktif dan psikoaktif. Perokok akan merasakan
kenikmatan, kecemasan berkurang, toleransi dan keterikatan fisik. Hal itulah yang
menyebabkan mengapa sekali merokok susah untuk berhenti.
Efek nikotin menyebabkan perangsangan terhadap hormon kathekolamin (adrenalin)
yang bersifat memacu jantung dan tekanan darah. Jantung tidak diberikan kesempatan
istirahat dan tekanan darah akan semakin meninggi, berakibat timbulnya hipertensi.
Efek lain merangsang berkelompoknya trombosit (sel pembekuan darah), trombosit akan
menggumpal dan akhirnya akan menyumbat pembuluh darah yang sudah sempit akibat
asap yang mengandung CO yang berasal dari rokok.

3. Tar
Tar adalah sejenis cairan kental berwarna coklat tua atau hitam yang merupakan substansi
hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Kadar tar pada rokok
antara 0,5-35 mg per batang. Tar merupakan suatu zat karsinogen yang dapat
menimbulkan kanker pada jalan nafas dan paru-paru.

4. Kadmium
Kadmium adalah zat yang dapat meracuni jaringan tubuh terutama ginjal.

5. Akrolein
Akrolein merupakan zat cair yang tidak berwarna seperti aldehid. Zat ini sedikit banyak
mengandung kadar alcohol. Artinya, akrolein ini adalah alcohol yang cairannya telah
diambil. Cairan ini sangat mengganggu kesehatan.

6. Amoniak
Amoniak merupakan gas yang tidak berwarna yang terdiri dari nitrogen dan hydrogen.
Zat ini tajam baunya dan sangat merangsang. Begitu kerasnya racun yang ada pada
ammonia sehingga jika masuk sedikit pun ke dalam peredaran darah akan mengakibatkan
seseorang pingsan atau koma.

7. Asam Format
Asam format merupakan sejenis cairan tidak berwarna yang bergerak bebas dan dapat
membuat lepuh. Cairan ini sangat tajam dan menusuk baunya. Zat ini dapat menyebabkan
seseorang seperti merasa digigit semut.

8. Hidrogen Sianida/HCN
Hidrogen sianida merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak
memiliki rasa. Zat ini merupakan zat yang paling ringan, mudah terbakar dan sangat
efisien untuk menghalangi pernapasan dan merusak saluran pernapasan. Sianida adalah
salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedikit saja sianida
dimasukkan langsung ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian.
9. Nitrous Oxid
Nitrous oxide merupakan sejenis gas yang tidak berwarna, dan bila terhisap dapat
menyebabkan hilangnya pertimbangan dan menyebabkan rasa sakit. Nitrous oxide ini
adalah sejenis zat yang pada mulanya dapat digunakan sebagai pembius waktu
melakukan operasi oleh dokter.

10. Formaldehid
Formaldehid adalah sejenis gas tidak berwarna dengan bau tajam. Gas ini tergolong
sebagai pengawet dan pembasmi hama. Gas ini juga sangat beracun keras terhadap semua
organisme hidup.

11. Fenol
Fenol adalah campuran dari kristal yang dihasilkan dari distilasi beberapa zat organic
seperti kayu dan arang, serta diperoleh dari tar arang. Zat ini beracun dan membahayakan
karena fenol ini terikat ke protein dan menghalangi aktivitas enzim.

12. Asetol
Asetol adalah hasil pemanasan aldehid (sejenis zat yang tidak berwarna yang bebas
bergerak) dan mudah menguap dengan alcohol.

13. Hidrogen sulfida


Hidrogen sulfida adalah sejenis gas yang beracun yang gampang terbakar dengan bau
yang keras. Zat ini menghalangi oksidasi enzim (zat besi yang berisi pigmen).

14. Piridin
Piridin adalah sejenis cairan tidak berwarna dengan bau tajam. Zat ini dapat digunakan
mengubah sifat alcohol sebagai pelarut dan pembunuh hama.
15. Metil Klorida
Metil klorida adalah campuran dari zat-zat bervalensi satu antara hydrogen dan karbon
merupakan unsurnya yang utama. Zat ini adalah senyawa organic yang beracun.

16. Metanol
Metanol adalah sejenis cairan ringan yang mudah menguap dan mudah terbakar.
Meminum atau menghisap methanol mengakibatkan kebutaan dan bahkan kematian.

MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG,


IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN..!!!

Related Post

Health
 Diabetes Melitus
 HIV
 Anemia pada Ibu Hamil
 Steroid Anabolic (Doping)

Rokok
Beberapa zat kandungan rokok lainnya dikenal mempunyai efek yang merugikan
tulang dan kulit. Anda mungkin terkejut untuk menemukan nama beberapa
bahan kimia dalam asap rokok. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok cyano.


2. Benzene juga dikenal sebagai bensol merupakan senyawa kimia organik yang
mudah terbakar dan cairan tidak berwarna.
3. Cadmium sebuah logam yang sangat beracun dan radioaktif yang ditemukan
baterai.
4. Metanol (alkohol kayu) adalah alkohol yang paling sederhana yang juga
dikenal sebagai metil alkohol.
5. Asetilena (bahan bakar yang digunakan dalam obor las) merupakan senyawa
kimia tak jenuh yang juga merupakan hidrokarbon alkuna yang paling
sederhana.
6. Amonia ditemukan di mana-mana di lingkungan tetapi sangat beracun dalam
kombinasi dengan unsur-unsur tertentu.
7. Formaldehida cairan yang sangat beracun yang digunakan untuk
mengawetkan mayat.
8. Hidrogen sianida adalah racun yang digunakan sebagai fumigan untuk
membunuh semut. Zat ini juga digunakan sebagai zat pembuat plastik dan
pestisida.
9. Arsenik adalah bahan yang terdapat dalam racun tikus.

Sedangkan asap yang dihasilkan rokok mengandung tar. Tar itu sendiri
mengandung banyak bahan beracun ke dalam tubuh. Ini adalah substansi, tebal
lengket, dan ketika menghirup itu melekat pada rambut-rambut kecil di paru-
paru. Organ ini melindungi paru-paru dari kotoran dan infeksi, tapi ketika tertutup
tar organ ini tidak dapat melakukan fungsinya. Tar juga melapisi dinding sistem
respirasi secara keseluruhan, mempersempit tabung yang transportasi udara
(yang bronchioles) dan mengurangi elastisitas paru-paru. Yang pada akhirnya
menyebabkan kanker paru-paru dan penyakit pernafasan kronis.

Selain itu asap ini juga mengandung karbon monoksida. Karbon monoksida
adalah bahan kimia beracun ditemukan dalam asap buangan mobil. Hal inilah
yang kemudian bisa menurunkan jumlah oksigen dalam darah dan menghalangi
semua kinerja organ pensuply oksigen di dalam tubuh. Karena tubuh kurang
oksigen membuat jantung mengalami penebalan dan bekerja lebih keras
memompa darah. Inilah penyebab utama seorang perokok bisa mengalami
serangan jantung secara mendadak.

Kanker pembunuh terbesar, yaitu kanker paru-paru, membunuh hampir 90%


penderitanya, atau hampir 30% dari seluruh kematian akibat kanker. Namun
sesungguhnya justru kanker paru-parulah yang paling mudah dicegah. Surver dalam
beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru
adalah asap rokok.

Karsinogen

Zat-zat karsinogen (pemicu kanker) yang terkandung pada rokok adalah:

 vinyl chloride
 benzo (a) pyrenes<LI>nitroso-nor-nicotine

Satu-satunya zat yang lebih berbahaya daripada asap rokok dalam memicu kanker paru-
paru adalah zat-zat radioaktif. Itu pun jika dimakan atau dihidap dalam kadar yang cukup.

Efek Kanker Paru-Paru

Gambar di bawah menunjukkan paru-paru yang dirusak oleh kanker. Gambar di kanan
(diperbesar) menunjukkan alveoli yang terkena kanker.
Kematian umumnya bukan terjadi karena kesulitan bernafas yang diakibatkan oleh
membesarnya kanker, tetapi karena posisi paru-paru dalam sistem peredaran darah
menjadikan kanker mudah menyebar ke seluruh tubuh. Penyebaran metastase ke arah
otak dan bagian kritis lainnya lah yang mengakibatkan kematian itu. 90% penderita
meninggal dalam 3 tahun setelah diagnosis.

Korelasi Dengan Rokok


Industri rokok menganggap bahwa kaitan antara jumlah penderita kanker paru-paru
dengan tingginya konsumsi rokok hanay merupakan kebetulan. Namun grafik-grafik di
bawah, dari berbagai penelitian menunjukkan korelasi yang sangat positif dan sangat
konsisten bahwa satu-satunya penyebab kanker paru-paru secara umum adalah konsumsi
rokok.

Cara Berhenti Merokok.....


Analisis Kebiasaan

Lakukan analisis atas kebiasaan-kebiasaan merokok yang telah dilakukan selama ini.
Misalnya:
 Kapan waktu tersering Anda untuk merokok<LI>Kapan Anda secara otomatis
ingin merokok

Hasil analisis ini akan membantu dalam mengerem keinginan merokok.

Susun Daftar Alasan

Lakukan segala hal yang membuat Anda tidak kembali merokok. Selalu ingat alasan-
alasan yang mendasari Anda untuk tidak merokok. Jika perlu susun daftar alasan itu.
Menghindari kanker, gagal jantung, gangguan pencernaan
Kehidupan sosial yang lebih baik
Ingat kesehatan dan kepentingan anak / keluarga
Makan lebih enak

Langsung Berhenti

Pilihlah sebuah hari di mana Anda akan berhenti. Dan pada hari itu, langsung berhenti
total tanpa melakukan tahapan-tahapan. Umumkan rencana Anda kepada orang-orang
dekat Anda agar mereka bisa membantu.

Waspada Pada Hari-Hari Awal

Hari-hari awal akan terasa sangat berat. Cobalah mengalihkan perhatian dengan
mengkonsumsi permen atau permen karet tanpa gula. Sementara waktu, kurangilah
kegiatan yang berkaitan dengan rokok, seperti pergi ke bar.

Nikmati Hidup

Uang yang seharusnya dipakai untuk membeli rokok dapat dipakai untuk membeli hadiah
bagi diri sendiri, seperti membeli buku, membeli kaset, nonton bioskop, dan hal-hal
menyenangkan lainnya.

Konsumsi Rendah Kalori

Selama minggu-minggu pertama (sampai kira-kira empat minggu), makanlah makanan


yang mengandung kalori rendah. Juga minumlah banyak air.

Bahaya rokok terdapat dalam kandungan jenis zat yang ada di dalamnya. Satu batang
rokok mengandung 4.000 jenis kimia, 400 jenis racun, dan 40 jenis karsinogen yang
dapat menyebabkan kanker,” tuturnya.
Sedangkan jenis bahan kimia dalam rokok juga terdapat zat karbon monoksida (CO), zat
yang digunakan dalam cairan pembersih lantai. (C10-08)

Racun pada Rokok

Rokok mengandng kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya
dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan
karbon monoksida.

* Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.

* Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini
bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.

* Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah
tidak mampu mengikat oksigen.

Efek Racun

Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding
yang tidak mengisap asap rokok):

* 14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan

* 4x menderita kanker esophagus

* 2x kanker kandung kemih

* 2x serangan jantung

Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung,
serta tekanan darah tinggi.

Batas Aman

Menggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk
mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot asap rokok secara
lebih keras, lebih dalaRacun Pada Rokok

Racun yang di kandung dari asap yang di hirup.

Asap rokok yang dihirup mengandung banyak zat-zat yang sangat berbahaya seperti , tar,
karbonmonoksida, hydrogen sianida, logam berat dan radikal bebas. Setiap zat tersebut
dapat merusak tubuh dengan berbagai macam cara.
Tar berwarna coklat dan lengket mengandung banyak bahan kimia yang diketahui sebagai
penyebab kanker. Dan juga mengandung benzopyrene yang menyebabkan noda di gigi,
kuku tangan dan jaringan paru-paru. Itu menyebabkan kerusakan pada mulut, gigi, gusi,
dan system pencernaan.

Penyakit osteoporosis juga disebabkan oleh rokok dengan cara mencuri kalsium dari
tulang sehingga mengakibatkan keretakan tulang bagi para perokok. Khususnya dilipatan
pangkal paha sangat mudah diserang keretakan dan avascular necrosis, yaitu kekacauan
yang diakibat karena matinya tulang.

Karena karbonmonoksida merupakan komponen utama dari asap, yang memiliki


kemampuan

mengikat hemoglobin yang sangat tinggi. Hal tersebut menyebabkan berkurangnya


oksigen

yang di bawa oleh darah. Karena berkurangnya oksigen yang di bawa oleh setiap sel
dalam

darah, membuat jantung memompa darah lebih berat ke seluruh tubuh untuk
mengedarkan

oksigen ke setiap sel sel yang ada di seluruh tubuh.

Bahan kimia lainnya yang dikandung dalam asap yang dapat merusak paru-paru termasuk
hydrocarbon, nitrous oxides, organic acids, phenols dan oxidizing agents. Radikal bebas
adalah bahan kimia yang dapat merusak otot jantung dan pembuluh darah. ketika
bercampur dengan kolesterol yang mengakibatkan resiko kerusakan pembuluh arteri, dan
akhirnya menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Asap tembakau mengandung logam
berat yang sangat berbahaya seperti arsenic dan cadmium. Kebanyakan dari logam berat
ini diketaui sebagai penyebab kanker.

Tar yang terkandung di dalam asap bisa memicu kanker tenggorokan. Menghisap rokok
menyebabkan meningkatnya pengeluaran asam di dalam perut. Para perokok memiliki
resiko tinggi mengidap kanker pancreas yang mematikan. Banyak dari penyebab kanker
yang berasal dari rokok dikeluarkan melalui urin, dmana kandungan zat kimia ini di
dalam urin dapat menyebabkan kanker kantung kemih. yang sering berakibat fatal.
Tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh rokok bisa merusak ginjal.

Rokok merusak system reproduksi

Efek yang dapat merugikan dari menghisap rokok adalah rusaknya system reproduksi
khususnya wanita. Banyak perokok wanita mengalami periode menstruasi yang tidak
teratur. Kesuburan menjadi terganggu dan masa monopuse terjadi satu atau dua tahun
lebih awal.
Resiko kanker servix juga semakin meningkat untuk wanita yang berumur lebih dari 35
tahun. Dan adanya peningkatan resiko stroke dan serangan jantung jika mereka
merupakan perokok berat. Para perokok pria akan mengalami penurunan jumlah sperma,
dan banyak sperma yang abnormal dengan kemampuan bergerak yang sangat rendah.
Dan juga berdampak menurunnya gairah sexual pria atau bahkan menjadi impoten.

System kekebalan tubuh perokok semakin melemah dan mudah diserang radikal bebas.
Seorang perokok memerlukan waktu lama untuk sembuh dari sakit daripada orang yang
tidak menghisap rokok menyebabkan menurunnya kepadatan tulang , kulit menjadi
kering dan kehilangan elastisitasnya karena kurangnya sirkulasi. Timbulnya kerutan-
kerutan di wajah merupakan hal yang umum terjadi.

Bahkan resiko yang paling serius yang bisa terjadi adalah lahirnya anak yang cacat
apabila sang ibu adalah perokok.

http://berhentimerokok.org/racun-tembakau.pdf

Perang Rokok RI-AS

Sabtu, 27 Juni 2009 | 05:25 WIB

Kartono Mohamad

Sejak tahun 1970-an, konsumsi rokok di Amerika Serikat menurun drastis karena
meningkatnya kesadaran akan kesehatan.

Jumlah perokok yang semula mencapai 46 persen dari penduduk AS pada tahun 1950
turun menjadi 21 persen tahun 2004. Penurunan jumlah perokok itu juga diikuti jumlah
penderita kanker paru sejak tahun 1960.

Penurunan konsumsi rokok itu meresahkan industri rokok. Maka, sejak 1975 mereka
membuka pasar luar negeri, terutama negara-negara yang belum sadar akan bahaya rokok
bagi kesehatan. Ekspor Philip Morris, RJ Reynolds, dan Brown Williamson meningkat
tiga kali lipat tahun 1994 dibandingkan tahun 1975, dari 50 miliar dollar AS menjadi 220
miliar dollar AS.

Upaya mereka itu mendapat dukungan Pemerintah AS yang melakukan negosiasi dengan
negara lain berdasarkan perjanjian GATT. Di antara empat negara Asia yang dibujuk
untuk mengimpor rokok AS, hanya Thailand yang berani menolak atas alasan melindungi
kesehatan rakyat yang sah menurut GATT.

Indonesia menyerah tanpa syarat kepada tekanan AS dan membuka pintu seluas-luasnya
industri rokok AS ke Indonesia. Mereka bebas mengiklankan rokok tanpa ada batasan
meski di negaranya banyak dibatasi.

UU baru
Pembatasan pemasaran rokok di AS sudah banyak dilakukan oleh negara-negara bagian.
Tetapi, sebegitu jauh belum ada undang-undang federal yang dapat digunakan untuk
membatasi konsumsi rokok secara menyeluruh. Beberapa waktu lalu, Presiden Obama
menandatangani UU berjudul Family Smoking Protection and Tobacco Control Act.
Dalam pidatonya, Obama mengatakan, ”Setelah berpuluh tahun kita berjuang untuk
melindungi anak-anak kita dari dampak rokok, akhirnya kini kita menang. Telah lama
kita mengetahui bahwa rokok adalah adiktif, berbahaya, dan mematikan. Setiap tahun,
orang Amerika membayar 100 miliar dollar tambahan untuk membiayai penyakit akibat
tembakau. Tiap hari sekitar 1.000 remaja menjadi pencandu rokok. Undang-undang ini
akan menyelamatkan jiwa rakyat Amerika.”

m, dan lebih lama.