Anda di halaman 1dari 7

2.

Desain Rencana Tindakan Keperawatan

TUJUAN
NO TGL DX KRITERIA HASIL PERENCANAAN
TUM TUK
1. 28 Defisiensi Kesehatan Lansia mampu Kognitif: 1. Lakukan koordinasi:
April kesehatan komunitas lansia menjelaskan: Lansia mampu a. Kepala puskesmas, penanggung
2017 komunitas meningkat 1. Pentingnya menjelaskan: jawab program, tenaga
lansia dalam waktu 4 kesehatan 1. Penyakit yang kesehatan pemegang wilayah
minggu lansia diderita lansia b. Kepala desa, kepala dusun, ketua
2. Cara merawat (hipertensi dan RT dan RW, Kader.
kesehatan reumatik) 2. Gali potensi partisipasi mitra dalam
lansia 2. Cara merawat program kesehatan lansia
3. Memiliki kesehaatan 3. Lakukan pendidikan kesehatan
sikap positif lansia tentang:
tentang 3. Pentingnya a. Hipertensi
kesehatan kehadiran di b. Reumatik
lansia posyandu lansia 4. Monitoring dan evalusi:
4. Melaksanaka Afektif: a. Kognisi
n perilaku Memiliki persepsi b. Afeksi
berkunjung positif tentang c. Psikomotor
keposyandu pentingnya 5. Lakukan rujukan kepada puskesmas
lansia kesehatan bagi untuk melakukan monitoring
lansia continue terhadap program posyandu
Psikomotor : lansia
Lansia berkunjung
keposyandu lansia

73
2 28 Ketidakefektif Pemeliharaan Masyarakat Kognitif: 1. Lakukan Koordinasi:
April an kesehatan mampu; Masyarakat mampu a. Kepala puskesmas,
2017 Pemeliharaan lingkungan pada 1. Menjelaskan Menjelaskan: penanggung jawab program,
Kesehatan masyarakat tentang cara 1. Konsep rumah tenaga kesehatan pemegang
Lingkungan dapat optimal pemeliharaan sehat wilayah
dalam waktu 4 2. Cara b. Kepala desa, kepala dusun, ketua
kesehatan
minggu pembuangan RT dan RW, Kader.
lingkungan sampah yang 2. Kaji potensi partisipasi mitra
2. Memiliki sikap benar dalam program kesehatan
positif tentang 3. Perilaku hidup lingkungan masyarakat
pemeliharan bersih dan sehat 3. Lakukan kegiatan pendidikan
lingkungan kesehatan tentang
sehat a. Rumah sehat
b. Pembuangan sampah
3. Melakukan
c. Perilaku Hidup Bersih dan
pemeliharaan Afektif: Sehat
lingkungan Memiliki peresepsi 4. Lakukan pendidikan kesehatan
sehat yang benar tentang: tentang pembuangan sampah yang
1. Rumah sehat benar, dan MCK yang sehat
2. Pembuangan 5. Monitoring dan evaluasi kegiatan:
sampah yang a. Kognisi
benar b. Afektif
3. Pentingnya c. Psikomotor
pencahayaan dan
ventilasi yang
cukup serta
bahayanya
4. Penyakit yang
dapat
ditimbulkan
karena MCK di
sungai

74
Psikomotor:
Dapat
mendermonstrasik
an perilaku:
1. Menerapkan
rumah sehat
2. Membuang
sampah yang
benar
3. Membuka
cendela setiap
hari
4. Melakukan MCK
di kamar mandi

03 28 Risiko Hubungan Keluarga mampu Kognitif: 1. Lakukan koordinasi:


April ketidakefektifa optimal dalam menjelaskan: Keluarga mamp a. Kepala puskesmas, penanggung
2017 n hubungan waktu 4 minggu 1. Pentingnyam umenjelaskan: jawab program, tenaga
enggunakan 1. Jenis alat kesehatan pemegang wilayah
KB kontrasepsi b. Kepala desa, kepala dusun, ketua
2. Memiliki 2. Pentingnya RT dan RW, Kader.
sikap positif penggunaan alat 2. Gali potensi partisipasi mitra dalam
untuk kontrasepsi program keluarga berencana (KB)
menggunakan 3. Lakukan pendidikan kesehatan
alat Afektif: tentang pentingnya menggunakan
kontrasepsi Memiliki persepsi KB
positif tentang 4. Monitoring danevalusi:
pentingnya d. Kognitif

75
menggunakan alat e. Afektif
kontrasepsi f. Psikomotor
5. Lakukan rujukan kepada puskesmas
Psikomotor: untuk melakukan monitoring
Keluarga continue terhadap program Keluarga
menggunakan alat Berencana (KB)
kontrasepsi

04 28 Kesiapan Proses Kelompok Ibu Kognitif: 1. Lakukan Koordinasi:


April meningkatkan kehamilan dan Hamil dan Kelompok Ibu a. Kepala puskesmas,
2017 proses persalinan Bersalin mampu: Hamil dan Bersalin penanggung jawab program,
kehamilan- kelompok Ibu 1. Menjelaskan mampu menjelaskan: tenaga kesehatan pemegang
melahirkan Hamil lebih kesehatan 1. Pentingnya nutrisi wilayah
optimal dalam Bumil dan ibu hamil b. Kepala desa, kepala dusun,
waktu 4 minggu Bersalin 2. Pentingnya ketua RT dan RW, Kader.
2. Memiliki sikap melakukan 2. Gali potensi partisipasi mitra dalam
positif tentang pemeriksaan program kesehatan bumil
kehamilan dan selama kehamilan 3. Lakukan pendidikan kesehatan
persalinan 3. Tanda bahaya tentang:
3. Melaksanakan kehamilan risiko a. Nutrisi Ibu hamil
perilaku yang tinggi b. Tanda bahaya kehamilan risiko
menunjang 4. Pentingnya lahir di tinggi
kehamilan dan tenaga kesehatan c. Pentingnya lahir di tenaga
persalinan kesehatan
Afektif: d. Pentnignya melakukan
Memiliki persepsi pemeriksaan kehamilan
yang benar tentang 4. Lakukan pendidikan kesehatan
kesiapan proses tanda tanda kehamilan trimester 1
kehamilan dan 5. Monitoring dan evaluasi kegiatan:

76
persalinan a. Kognisi
b. Afeksi
Psikomotor: c. Psikomotor
Ibu hamil bersalin 6. Lakukan rujukan kepada
ditenaga kesehatan puskesmas untuk melakukan
monitoring continue terhadapat ibu
hamil dan ibu bersalin

5. 28April Kesiapan Manajemen Ibu balita mampu: Kognitif: 1. Lakukan koordinasi:


2017 meningkatkan kesehatan balita 1. Menjelaskante Ibu balita mampu a. Kepala puskesmas, penanggung
manajemen lebih optimal ntang gizi menjelaskan: jawab program, tenaga kesehatan
kesehatan dalam waktu 4 balita dan 1. Gizi balita pemegang wilayah
balita minggu imunisasi 2. Jenis gizi balita b. Kepala desa, kepala dusun, ketua
2. Memiliki sesuai usia RT dan RW, Kader.
sikap positif balita 2. Gali potensi partisipasi mitra dalam
tentang gizi 3. Pentingnya program kesehatan balita
balita dan imunisasi dasar 3. Lakukan pendidikan kesehatan
imunisasi lengkap tentang gizi balita
3. Menerapkan 4. Lakukan pendidikan kesehatan
pemberian Afektif : tentang jenis gizi balita sesuai usia
gizi dan Ibu memiliki balita
imunisasi persepsi yang benar 5. Lakukan pendidikan kesehatan
balita yang tentang: tentang pentingnya imunisasi dasar
benar 1. Gizi balita lengkap
2. Jenis gizi balita 6. Monitoring danevalusi:
sesuai usia a. Kognitif
balita b. Afektif
3. Pentingnya c. Psikomotor
imunisasi dasar 7. Lakukan rujukan kepada puskesmas
lengkap untuk melakukan monitoring
continue terhadap gizi pada balita
Psikomotor:

77
Ibu balita dapat
mendemonstrasikan:
1. Cara membuat
MP-ASI
2. Pemilihan bahan
makanan yang
bergizi

6. 28 Kesiapan Manajemen Ibu balita mampu: Kognitif: 1. Lakukan koordinasi:


April meningkatkan pemberian ASI 1. Menjelaskan Ibu balita mampu a. Kepala puskesmas, penanggung
2017 pemberian ASI lebih optimal tentang ASI menjelaskan jawab program, tenaga
dalam waktu 4 eksklusif 1. Pentingnya kesehatan pemegang wilayah
minggu 2. Nutrisi ibu pemberian ASI b. Kepala desa, kepala dusun, ketua
menyusui 2. Nutrisi ibu RT dan RW, Kader.
3. Pentingnyape menyusui 2. Gali potensi partisipasi mitra dalam
mberian MP- 3. Pentingnyapemb program kesehatan balita
ASI erian MP-ASI 3. Lakukan pendidikan kesehatan
4. Langkah 4. Langkah tentang:
menyusui menyusui yang a. Pentingnya pemberian ASI
yang benar benar b. Nutrisi ibu menyusui
c. Pentingnya pemberian MP-ASI
Memiliki sikap Afektif : d. Langkah menyusui yang benar
positif tentang Ibu memiliki 4. Monitoring dan evalusi:
nutrisi balita persepsi yang benar a. Kognisi
tentang ASI ekslusif b. Afektif
c. Psikomotor
Melaksanakan Psikomotor: 5. Lakukan rujukan kepada puskesmas
perilaku yang Ibu balita dapat untuk melakukan monitoring
menunjang nutrisi mendemonstrasikan: continue terhadapat gizi pada balita
bagi balita 1. Cara membuat
MP-ASI
2. Cara menyusui

78
yang benar

7 28 Kesiapan Manajemen Remaja mampu: Kognitif: 1. Lakukan koordinasi:


April Meningkatkan kesehatan 1. Menjelaskan Mampu a. Kepala desa, kepala dusun,
2017 Manajemen remaja kesehatan menjelaskan: ketua RT dan ketua RW
Kesehatan meningkat remaja 1. Kenakalan b. Tenaga kesehatan penanggung
Remaja dalam waktu 4 2. Memiliki remaja jawab wilayah
minggu sikap positif 2. Pernikahan dini 2. Gali potensi partisipasi mitra dalam
tentang 3. Bahaya merokok program kesehatan komunitas:
kesehatan a. Kelompok komunitas remaja
remaja Afektif: 3. Lakukan pendidikan kesehatan
3. Melaksanaka Memiliki sikap tentang:
n perilaku positif tentang: a. Kenakalan remaja
yang 1. Bahaya b. Pernikahan dini
menunjukkan kenakalan remaja c. Bahaya merokok
kesehatan 2. Bahaya 4. Lakukan pendampingan terhadap
remaja pernikahan dini sikap dan perilaku kelompok mitra
3. Bahaya merokok dan masyarakat
5. Monitoring dan evaluasi kegiatan:
Psikomotor: a. Kognisi
Mendemonstrasikan b. Afektif
perilaku remaja tidak c. Psikomotor
merokok, tidak 6. Lakukan rujukan kepada puskesmas
minum alcohol, dan untuk melakukan pendampingan
tidak melakukan secara continue terhadap manajemen
seks bebas kesehatan remaja

79