Anda di halaman 1dari 40

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK PGRI Turen


Mata Pelajaran : Marketing
Kompetensi Keahlian : Bisnis Daring dan Pemasaran
Materi Pokok : Analisis Pasar
Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran: 2019/2020
Alokasi Waktu : 16 JP/ 4x Pertemuan (1x Pertemuan 4JP)
Guru Pengajar : Diyan Widiarti, S.Pd

KI 3 KI 4
Memahami, menerapkan, Melaksanakan tugas spesifik dengan
menganalisis, dan mengevaluasi menggunakan alat, informasi, dan
tentang pengetahuan faktual, prosedur kerja yang lazim dilakukan
konseptual, operasional dasar, dan serta memecahkan masalah sesuai
metakognitif sesuai dengan bidang dengan lingkup Simulasi dan
dan lingkup Simulasi dan Komunikasi Digital, dan Dasar Bidang
Komunikasi Digital, dan Dasar Bisnis dan Manajemen.. Menampilkan
Bidang Bisnis dan Manajemen pada kinerja di bawah bimbingan dengan
tingkat teknis, spesifik, detil, dan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
kompleks, berkenaan dengan ilmu dengan standar kompetensi kerja..
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, Menunjukkan keterampilan menalar,
dan humaniora dalam konteks mengolah, dan menyaji secara efektif,
pengembangan potensi diri sebagai kreatif, produktif, kritis, mandiri,
bagian dari keluarga, sekolah, dunia kolaboratif, komunikatif, dan solutif
kerja, wargamasyarakat nasional, dalamranah abstrak terkait dengan
regional, dan internasional. pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung. Menunjukkan keterampilan
mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan, gerak mahir, menjadikan
gerak alami dalam ranah konkret terkait
dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.
3.1 Menganalis Pasar 4.1 Melakukan klasifikasi Pasar
Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator Pencapaian Kompetensi

Pengetahuan : Ketrampilan :
3.1.1. Menjelaskan pengertian pasar 4.1.1. Mengklasifikan pasar tradisionnal
3.1.2. Menjelaskan pengertian pemasaran 4.1.2. Mengklasifikasikan pasar modern
3.1.3. Mengidentifikasi perbedaan 4.1.3. Menentukan pasar
pemasaran dengan penjualan
3.1.4. Mengidentifikasi jenis-jenis pasar
3.1.5. Menganalisis pasar

A. Tujuan Pembelajaran
3.1. Melalui diskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat :
3.1.1. Menjelaskan pengertian pasar dengan baik dan benar
3.1.2. Menjelaskan pengertian pemasaran dengan baik dan benar
3.1.3. Mengidentifikasi perbedaan pemasaran dengan penjualan
3.1.4. Mengidentifikasi jenis-jenis pasar
3.1.5. Menganalisis pasar dengan baik dan benar.
4.1. Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar,
mengkomunikasikan, siswa dapat
4.1.5. Mengklasifikasikan pasar tradisional dengan benar dan santun
4.1.6. Mengklasifikasikan pasar modern dengan benar dan santun
4.1.7. Menentukan pasar dengan benar
B. Materi Pembelajaran

1. Pengertian pasar

2. Pengertian pemasaran

3. Perbedaan pemasaran dengan penjualan

4. Jenis-jenis pasar

5. Klasifikasi pasar tradisional

6. Klasifikasi pasar modern


( Rincian dari Materi Pokok Pembelajaran : terlampir )

C. Pendekatan dan Model Pembelajaran


1. Pendekatan : Scientific Approach.
2. Model : Discovery Learning.
3. Metode : Diskusi, Tanyajawab, Penugasan

D. Media Pembelajaran

1. Media : PPT tentang materi pasar


2. Alat : Laptop, Speaker,LCD, Whiteboard, Spidol
3. Bahan : Hand Out materi tentang pasar

E. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan  Guru masuk kelas tepat waktu (memberikan 25 menit
keteladanan/pendidikan karakter berbasis budaya
sekolah)dan mengucapkan salam.
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
 Guru mengajak siswa untuk berdoa terlebih dahulu
sebelum memulai KBM (pendidikan karakter religius)
 Guru mengajak siswa untuk mengecek kebersihan
lingkungan sekolah termasuk kolong meja dan
mempersilahkan siswa untuk membuang sampah pada
tempatnya (Penanaman pendidikan karakter budaya
sekolah mencintai lingkungan)
 Guru mengisi agenda kelas dan mengabsen siswa dengan
diiringi sedikit paparan tentang pentingnya disiplin dan
tanggng jawab berkaitan dengan kehadiran siswa
(penanaman pendidikan karakter bangsa tentang
disiplin (mandiri)).
 Guru Menjelaskan tujuan pembelajaran yang harus
dicapai siswa selama proses pembelajaran
 Menjelaskan strategi pembelajaran yang digunakan.
 Memberikan motivasi kepada siswa
 Memberikan Pre Tes
Inti 1. Pemberian rangsangan (Stimulation);
Tahap persiapan guru sebelum pembelajaran :
 Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan
dengan pengalaman siswa mengenai analisis pasar
 Guru memberikan tugas kepada siswa dalam
kelompoknya untuk mengumpulkan sebanyak
mungkin informasi mengenai pemasaran.
 Guru memberikan intruksi kepada siswa untuk
mengumpulkan informasi tetang konsep dasar
pemasaran
Pembelajaran di kelas :
 Hasil kerja kelompok berupa laporan jenis-jenis pasar
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
dipersilahkan oleh guru untuk di upload di grup washap
kelas
 Siswa kelompok yang lain diwajibkan untuk 30 menit
mengamati hasil laporan pekerjaan kelompok lain dan
mencatat hal-hal yang belum dipahamami atau sesuatu
yang berbeda dari pekerjaan kelompoknya.

2. Pernyataan/Identifikasi masalah (Problem Statement);


- Siswa dipersilahkan oleh guru untuk menanyakan
berbagai hal yang belum dipahaminya (berpikir
kritis/critical thinking) dan guru mencatat pertanyaan
siswa di papan tulis sesuai dengan topik yang dipelajari
yaitu jenis-jenis pasar 30 menit
3. Pengumpulan data (Data Collection);
- Siswa dipersilahkan untuk duduk berkelompok dan
guru memberikan tugas kepada setiap kelompok untuk
mencari jawaban / mengumpulkan data dari berbagai
sumber berkaitan dengan masalah yang telah
teridentifikasi yaitu tentang pemasaran dan jenis-jenis 30 menit
pasar (Penguatan pendidikan karakter bangsa sebagai
bangsa yang mandiri/pembelajar)
4. Pembuktian (Verification),
- Siswa dipersilahkan oleh guru untuk mendiskusikan
dalam kelompok jawaban atas masalah yang
teridentifikasi
- Siswa dipersilahkan oleh guru untuk
mengkonfirmasikan jawabannya dalam kelompok
(penguatan pendidikan karakter bangsa gotong 30 menit

royong)
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
5. Menarik simpulan/generalisasi (Generalization)
- Siswa dipersilahkan oleh guru untuk menyampaikan
hasil kerja kelompoknya(penguatan pendidikan
karakter bangsa mandiri dalam hal berani tampil) 60 menit
- Siswa bersama-sama menyusun kesimpulan jenis-jenis
pasar

Penutup  Siswa dengan arahan guru kembali duduk menghadap ke 20 menit


depan dan mendengarkan arahan guru.
 Siswa dibantu oleh gurumelakukan refleksi untuk
memperjelas hal yang masih diragukan
sehinggainformasimenjadi benar dan tidak terjadi
miskonsepsi.
 Siswa dipersilahkan oleh guru untuk mengerjakan soal
latihan di buku sumber sebagai penguatan hasil
pembelajaran
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan
pesan untuk tetap giat dalam belajar dan mempersiapkan
kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya tentang
struktur dan bentuk pasar
 Guru mengajak siswa untuk menutup pembelajaran dengan
bersyukur kepada Allah YME dan mengucapkan salam

F. Penilaian Proses dan Hasil Belajar


1. Teknik Penilaian : Tes Online melalui googledrive
2. Instrumen Penilaian:
Kisi-Kisi, Soal Pengetahuan, Kunci Jawaban, dan Cara Pengolahan
Nilai

Mata Pelajaran : Marketing


Kelas / Semester : X / Ganjil
KD : Menganalisis pasar
Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Indikator Soal Soal
Soal
3.7 Menganalisis 1. Menjelaskan 1. Siswa dapat Tes 1. Jelaskan
Pasar. Pengertian menjelaskan tertulis pengertian
Pasar. pengertian Pasar, menurut

2. Menjelaskan pasar. William J.

pengertian 2. Siswa dapat Stanton

pemasaran. menjelaskan 2. Jelaskan

3. Menjelaskan pengertian pengertian

perbedaan pemasaran. pemasaran,

pemasaran 3. Siswa dapat menurut

dengan menjelaskan William

penjualan. perbedaan J.Stanton

4. Menyebutkan pemasaran 3. Jelaskan

jenis-jenis dengan perbedaan

pasar. penjualan pemasaran

4. Siswa dapat dengan

menyebutkan penjualan !

jenis-jenis pasar. 4. Sebutkan jenis-


jenis pasar,
menurut bentuk
kegiatannya .

Kunci Jawaban Soal:


1. Pengertian pasar menurut William J.Stanton adalah sekumpulan orang yang
memiliki keinginan untuk puas, uang yang digunakan untuk berbelanja, serta
memiliki kemauan untuk membelanjakan uang tersebut.

2. Pengertian Pemasaran menurut William J.Stanton adalah adalah suatu sistem


keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditujukan untuk merencanakan,
menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang atau jasa yang
memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.
3. Perbedaan Pemasaran dengan Penjualan adalah ..
PENJUALAN:
1. Tekanannya pada produk.
2. Perusahaan pertama-tama membuat produk dan kemudian bagaimana
Penilaian Praktik
Tehnik Penilaian : Unjuk kerja
Tugas : Lakukan pengelompokan pasar berdasarkan pekerjaan !

Instrumen Penilaian Ketrampilan, Kunci Jawaban, dan Cara Pengolahan


Nilai

Mata Pelajaran : Marketing

Kelas/semester : XI/Ganjil

Kompetensi Dasar : Menentukan pasar.

Kategori
IPK
1 2 3 4

Mencoba Pada konsep Pada konsep Pada konsep Pada konsep


menentukan penentuan penentuan penentuan penentuan
pasar. pasar terdapat pasar minimal pasar minimal pasar minimal
berbagai jenis terdapat empat terdapat empat terdapat lebih
konsumen jenis kelompok jenis kelompok dari empat
yang ada di konsumen konsumen, jenis kelompok
masyarakat sebagai sasaran lengkap konsumen,
pasar dengan lengkap
perbedaan dengan
kebutuhan perbedaan
masing-masing kebutuhan
masing-masing
Kategori
IPK
1 2 3 4
Menentukan Menentukan Menentukan Menentukan
pasar sesuai pasar, minimal pasar minimal pasar minimal
dengan jenis terdapat empat terdapat empat terdapat lebih
konsumen jenis konsumen jenis dari empat
masing-masing konsumen, jenis
lengkap konsumen,
dengan lengkap
perbedaan dengan
kebutuhan perbedaan
masing-masing kebutuhan
masing-masing

Rencana Tindak Lanjut Hasil Penilaian (Remidial dan /atau pengayaan)


- Remidi diberikan setelah menganalisis hasil penilaian pengetahuan dengan
berpedoman pada nilai ˂ 80 (nilai B).
- Pengayaan diberikan kepada siswa yang telah memahami materi dengan baik dengan
hasil penilaian pengetahuan ≥ 80
- Pemberian Remedilal dan Pengayaan dilakukan secara individual atau klasikal sesuai
dengan kemampuan siswa.

Mengetahui, Turen, 17 Juli 2019


Kepala SMK PGRI Turen Guru Mata Pelajaran

WAHYU KHOIRIL H, SE, M.Pd DIYAN WIDIARTI, S.Pd


DAFTAR NILAI PENGETAHUAN

Mata Pelajaran : Marketing


Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran : 2019-2020
Waktu Ulangan :
Nomer Soal Juml Jumlah
ah Nilai
No Nama Siswa
Skor
1 2 3 4
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
dst
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN

Mata Pelajaran : Marketing


Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran : 2019-2020
Waktu Pengamatan :

Indikator terampil merumuskan pengelompokan pasar

1. Kurang terampil, jika sama sekali tidak dapat melakukan pengelompokan pasar.
2. Terampil, jika menunjukkan sudah ada usaha untuk melakukan pengelompokan pasar
3. Sangat terampill, jika menunjukkan adanya usaha yang maksimal dan hasil yang lengkap
untuk melakukan pengelompokan pasar.

Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.

Keterampilan
No Nama Siswa Menentukan pasar
KT T ST
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
Dst

Keterangan:

KT : Kurang terampil

T : Terampil

ST : Sangat terampil
POWER POINT MATERI PASAR
VIDEO MATERI PASAR
Lampiran Materi :

Pengertian Pasar

Pasar atau market merupakan sebuah tempat bertemunya pembeli dengan penjual guna
melakukan transaksi ekonomi yaitu untuk menjual atau membeli suatu barang dan jasa atau
sumber daya ekonomi dan berbagai faktor produksi yang lainnya. Pada umumnya, pengertian
pasar tidak menunjuk ke sebuah lokasi ataupun tempat-tempat tertentu, hal ini karena pasar tidak
memiliki batas geografis. Adanya sistem jaringan komunikasi modern dapat meniadakan
hambatan atau batasan-batasan geografis, sehingga dapat memungkinkan penjual dan pembeli
bertransaksi tanpa harus saling melihat wajah satu sama lain.

Pengertian pasar yang kita bahas disini lebih menitik beratkan ke arti ekonomi yaitu untuk
transaksi jual dan beli. Dalam ilmu ekonomi, pengertian pasar yaitu sebagai besarnya permintaan
serta penawaran pada jenis barang atau jasa tertentu. Pengertian pasar merupakan permintaan
serta penawaran secara keseluruhan untuk jasa dan barang tertentu. Pengertian pasar lebih
merujuk kepada semua aktivitas penawaran dan permintaan termasuk didalamnya modal, surat
berharga, tenaga kerja, serta uang.

Pada prinsipnya, aktivitas perekonomian yang terjadi di pasar didasarkan dengan adanya
kebebasan dalam bersaing, baik itu untuk pembeli maupun penjual. Penjual mempunyai
kebebasan untuk memutuskan barang atau jasa apa yang seharusnya untuk diproduksi serta yang
akan di distribusikan. Sedangkan bagi pembeli atau konsumen mempunyai kebebasan untuk
membeli dan memilih barang atau jasa yang sesuai dengan tingkat daya belinya.
Dalam kehidupan sehari-hari, keberadaan pasar sangat lah penting bagi kehidupan. Hal ini
karena apabila terdapat kebutuhan yang tidak dapat dihasilkan sendiri, dapat memperoleh
kebutuhan tersebut di pasar. Para konsumen atau pembeli datang ke pasar untuk berbelanja dan
memenuhi kebutuhannya dengan membawa sejumlah uang guna membayar harganya.

Berikut ini pengertian pasar menurut para ahli.

Pengertian Pasar Menurut Para Ahli

1. William J.Stanton
William J.Stanton berpendapat bahwa pengertian pasar adalah sekumpulan orang yang
memiliki keinginan untuk puas, uang yang digunakan untuk berbelanja, serta memiliki
kemauan untuk membelanjakan uang tersebut.
2. Wikipedia

Pasar merupakan institusi, sistem, hubungan sosial, prosedur, serta infrastruktur di mana
terdapat usaha untuk menjual barang, tenaga kerja serta jasa untuk sekumpulan orang
dengan imbalan uang.
3. Kotler dan Amstrong

Kotler dan Amstrong berpendapat bahwa pengertian pasar merupakan seperangkat


pembeli aktual dan juga potensial dari suatu produk atau jasa. Ukuran dari pasar itu
sendiri tergantung dengan jumlah orang yang menunjukkan tentang kebutuhan,
mempunyai kemampuan dalam bertransaksi. Banyak pemasar yang memandang bahwa
penjual dan pembeli sebagai sebuah pasar, dimana penjual tersebut akan mengirimkan
produk serta jasa yang mereka produksi dan juga guna menyampaikan atau
mengkomunikasikan kepada pasar. Sebagai gantinya, mereka akan mendapatkan uang
dan informasi dari pasar tersebut.
4. KBBI

Menurut KBBI, pengertian pasar merupakan tempat sekumpulan orang melakukan


transaksi jual-beli. Merupakan sebuah tempat untuk jual beli yang diadakan oleh sebuah
organisasi atau perkumpulan dan sebagainya dengan maksud untuk dapat mencari derma.
5. Handri Ma’aruf

Kata “pasar” mempunyai 3 pengertian, antara lain :


1) Pasar dalam arti “tempat”, merupakan sebuah tempat untuk bertemunya para
penjual dengan pembeli.
2) Pasar dalam arti “penawaran serta permintaan” , merupakan pasar sebagai
tempat terjadinya kegiatan transaksi jual beli.
3) Pasar dalam arti “sekumpulan anggota masyarakat yang mempunyai kebutuhan
serta daya beli “, lebih merujuk pada 2 hal, yaitu daya beli dan kebutuhan. Pasar
merupakan sekumpulan orang yang berusaha untuk mendapatkan jasa atau barang
serta mempunyai kemampuan untuk membeli barang tersebut.

Ciri-Ciri Pasar

Berdasarkan dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan beberapa ciri – ciri pasar, antara lain :
1. Terdapat calon pembeli dan penjual.
2. Terdapat jasa ataupun barang yang hendak untuk diperjualbelikan.

3. Terdapat proses permintaan serta penawaran oleh kedua pihak.

4. Terdapat interaksi diantara pembeli dan penjual baik itu secara langsung ataupun tidak
langsung.

Klasifikasi Pasar
1. Pasar Tradisional

Pasar tradisional adalah suatu pasar dimana tempat tersebut merupakan bertemunya para
penjual dan pembeli serta terdapat transaksi jual beli secara langsung serta pada
umumnya terjadi proses tawar-menawar. Bangunan dari pasar tradisional biasanya berupa
los, kios-kios atau gerai, serta dasaran terbuka yang dibuka oleh para penjual ataupun dari
pengelola pasar. Kebanyakan pasar tradisional menjual berbagai macam barang
kebutuhan yang diperlukan sehari-hari, jasa, dan lain sebagainya. Pasar tradisional masih
banyak ditemukan di daerah-daerah di Indonesia. Beberapa pasar tradisional yang
terkenal adalah pasar Klewer di Solo, pasar Beringharjo di Yogyakarta, dan daerah-
daerah yang lainnya. Pasar tradisional tersebut masih terus mencoba untuk bertahan
menghadapi serangan dari adanya pasar modern.
2. Pasar Modern

Pada dasarnya, pasar modern tidak jauh berbeda dari pasar tradisional, namun pasar
modern terdapat penjual dan pembeli yang tidak bertransaksi secara langsung melainkan
konsumen atau pembeli melihat label harga yang terdapat dalam barang tersebut, berada
dalam bangunan serta pelayanannya dilakukan secara mandiri atau swalayan dan dapat
juga dilayani oleh pramuniaga. Barang-barang yang dijual tersebut, selain dari bahan
makanan, terdapat juga barang lainnya yang dijual dan biasanya dapat bertahan lama.
Contoh : minimarket, pasar swalayan (supermarket), dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Pasar
Jenis–jenis pasar dapat dibedakan menurut dengan bentuk kegiatan, cara bertransaksi, menurut
waktunya, serta menurut jenis barangnya.

Jenis-Jenis Pasar Menurut Bentuk Kegiatannya


Jenis pasar ini dibagi menjadi 2 yaitu pasar nyata atau pasar tidak nyata. Berikut penjelasannya :
1. Pasar Nyata

Pasar nyata merupakan sebuah pasar dimana terdapat berbagai jenis barang yang
diperjualbelikan serta dapat dibeli oleh pembeli. Contoh dari pasar nyata ialah pasar
swalayan dan pasar tradisional.
2. Pasar Abstrak

Pasar abstrak merupakan sebuah pasar dimana terdapat para pedagang yang tidak
menawar berbagai jenis barang yang dijual serta tidak membeli secara langsung, namun
hanya menggunakan surat dagangan saja. Contoh dari pasar abstrak adalah pasar online,
pasar modal, pasar valuta asing, dan pasar saham.

Jenis-Jenis Pasar Menurut Cara Transaksinya


Jenis pasar ini dibedakan menjadi pasar tradisional serta pasar modern.
1. Pasar Tradisional

Pasar tradisional ialah pasar yang sifatnya tradisional dimana para pembeli dan penjual
dapat saling tawar menawar secara langsung. Berbagai jenis barang yang diperjualbelikan
merupakan barang yang berupa barang kebutuhan pokok sehari-hari.
2. Pasar Modern
Pasar modern merupakan suatu pasar yang sifatnya modern dimana terdapat berbagai
macam barang diperjualbelikan dengan harga yang sudah pas dan dengan layanan sendiri.
Tempat berlangsungnya dari pasar modern adalah di plaza, mal, dan tempat-tempat yang
lainnya.

Jenis-Jenis Pasar Menurut Jenis Barangnya


Terdapat beberapa pasar hanya menjual 1 jenis barang tertentu, misalnya seperti pasar sayur,
pasar hewan, pasar ikan pasar buah, pasar daging, dan lain sebagainya.
1. Pasar Barang Konsumsi

Pasar barang konsumsi merupakan suatu pasar yang memperjualbelikan berbagai jenis
barang yang dapat dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia.
2. Pasar Sumber Daya Produksi

Pasar sumber daya produksi merupakan suatu pasar yang memperjualbelikan tentang
faktor-faktor produksi, contohnya : tenaga kerja, mesin-mesin, tanah, dan tenaga ahli.

Jenis-Jenis Pasar Menurut Waktunya


Jenis pasar menurut waktunya dapat digolongkan ke dalam beberapa bentuk, antara lain :
1. Pasar Harian

Pasar harian ialah tempat pasar di mana merupakan pertemuan antara pembeli serta
penjual yang dapat dilakukan setiap harinya. Pasar harian pada umumnya menjual
berbagai jenis barang kebutuhan konsumsi, kebutuhan jasa, kebutuhan bahan-bahan
mentah, dan kebutuhan produksi.
2. Pasar Mingguan

Pasar mingguan ialah pasar yang dilakukan setiap seminggu sekali. Biasanya pasar
mingguan terdapat di daerah yang penduduknya masih, seperti di pedesaan.
3. Pasar Bulanan
Pasar bulanan ialah pasar yang dilakukan sebulan sekali, dan terdapat di daerah-daerah
tertentu. Biasanya terdapat para pembeli di pasar tersebut yang membeli barang-barang
tertentu dan kemudian dijual kembali, contoh pasar bulanan adalah pasar hewan.
4. Pasar Tahunan

Pasar tahunan ialah pasar yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali. Pasar tahunan
pada umumnya bersifat nasional serta diperuntukkan untuk promosi terhadap suatu
produk baru. Contoh pasar tahunan : Pameran Pembangunan, Pekan Raya Jakarta, dan
lain sebagainya.
5. Pasar Temporer

Pasar temporer ialah pasar yang diselenggarakan pada waktu tertentu serta pasar
temporer dapat terjadi secara tidak rutin. Pada umumnya, pasar temporer dibuka guna
merayakan peristiwa tertentu. Contoh dari pasar temporer adalah Bazar.

Jenis-Jenis Pasar Menurut Keleluasaan Distribusi


Terdapat jenis pasar ini dapat dibedakan menjadi :
1. Pasar Daerah

Pasar daerah ialah suatu pasar yang membeli dan menjual produk di dalam 1 daerah
produk tersebut dihasilkan. Dapat juga dikatakan bahwa pasar daerah melayani
permintaan serta penawaran hanya dalam 1 daerah.
2. Pasar Lokal

Pasar lokal merupakan suatu pasar yang membeli dan menjual produk di dalam 1 kota
tempat produk tersebut dihasilkan. Dapat juga dikatakan pasar lokal melayani permintaan
serta penawaran hanya dalam 1 kota.
3. Pasar Nasional

Pasar nasional merupakan suatu pasar yang membeli dan menjual produk di dalam 1
negara tempat produk tersebut dihasilkan. Dapat juga dikatakan pasar nasional melayani
permintaan serta penjualan dari dalam negerii.
4. Pasar Internasional

Pasar internasional merupakan suatu pasar yang membeli dan menjual produk dari
berbagai negara. Dapat juga dikatakan luas jangkauan dari pasar tersebut adalah di
seluruh dunia. Contoh : Pasar kopi di Santos, Brazil.

Jenis-Jenis Pasar Menurut Bentuk serta Strukturnya


Jenis pasar ini dapat dibedakan menjadi 4 macam yaitu pasar persaingan sempurna, persaingan
monopolistik, pasar oligopoli, serta pasar monopoli.
1. Pasar Persaingan Sempurna

Jenis pasar persaingan sempurna dapat disebut juga pasar persaingan murni yaitu
merupakan pasar di mana terdapat banyak pembeli dan penjual serta mereka sudah
mengetahui keadaan pasar.

Pasar persaingan sempurna mempunyai beberapa ciri-ciri sebagai berikut :


1) Barang yang diperjualbelikan sifatnya homogen (sejenis).
2) Pembeli ataupun penjual mempunyai informasi yang lengkap mengenai pasar.
3) Terdapat banyak pembeli dan penjual.
4) Harga yang sudah ditentukan oleh pasar.
5) Semua faktor produksi dapat bebas keluar masuk pasar.
6) Tidak terdapat campur tangan dari pemerintah.

Kelebihan pasar persaingan sempurna :


1) Pembeli dapat dengan bebas memilih produk.
2) Tidak terdapat hambatan dalam mobilitas berbagai macam sumber ekonomi dari suatu
usaha ke usaha lainnya.
3) Dapat memaksimalkan efesiensi.
4) Kebebasan memilih dan bertindak.

Kelemahan pasar persaingan sempurna :


1) Tidak mendorong inovasi.
2) Membatasi pilihan konsumen atau pembeli dalam satu barang tertentu.
3) Persaingan sempurna yang memberikan ongkos sosial.
4) Distribusi pendapatan yang tidak merata.

Contoh dari pasar persaingan sempurna adalah pasar berbagai jenis hasil pertanian.
2. Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar jenis ini merupakan kebalikan dari pasar persaingan sempurna. Untuk pasar
persaingan tidak sempurna merupakan pasar yang terdiri dari sedikit penjual serta banyak
pembeli. Pada pasar ini para penjual dapat untuk menentukan harga barang. Barang-
barang yang diperjualbelikan tersebut memiliki jenis yang berbeda beda atau terdapat
berbagai jenis barang. Jenis-jenis pasar persaingan tidak sempurna mempunyai bentuk-
bentuk pasar, antara lain :
3. Pasar Monopoli

Pasar monopoli merupakan suatu pasar yang terjadi ketika seluruh penawaran terhadap sebuah
barang pada pasar yang telah dikuasai oleh salah seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu.

Berikut ciri-ciri pasar monopoli :


1) Hanya terdapat 1 penjual sebagai pengambil keputusan harga (guna melakukan monopoli
pasar).
2) Penjual lain tidak dapat menyaingi dagangannya.
3) Pedagang lain tidak dapat masuk, hal ini karena adanya hambatan dengan undang-undang atau
karena terdapat teknik yang canggih.
4) Jenis barang yang diperjualbelikan tersebut hanya semacam.
5) Tidak ada campur tangan dari pemerintah dalam masalah penentuan harga.

Kelebihan pasar monopoli :


1) Keuntungan penjual yang relatif tinggi.
2) Bagi produk yang menguasai hajat hidup orang pada umumnya diatur oleh pemerintah.
Kelemahan pasar monopoli :
1) Pembeli atau konsumen tidak terdapat pilihan lain untuk membeli tersebut.
2) Keuntungan hanya terpusat ke 1 perusahaan.
3) Terjadinya eksploitasi pembeli.

Contoh pasar monopoli : PT Pertamina (persero), dan lain sebagainya.


4. Pasar Persaingan Monopolistik

Pasar jenis ini merupakan suatu dengan banyak penjual yang menjual barang yang berbeda
corak. Pasar jenis ini banyak dijumpai di sektor perdagangan eceran dan jasa. Misalnya jasa
salon, toko kelontong, angkutan, dan toko obat.

Pada pasar persaingan monopolistik memiliki ciri-ciri, antara lain :


1) Terdapat banyak penjual dan banyak pembeli.
2) Barang yang dihasilkan yaitu sejenis, namun coraknya berbeda. Seperti : sabun, minyak
goreng, pasta gigi, dan lain sebagainya.
3) Terdapat banyak penjual yang memiliki besarnya sama, sehingga tidak terdapat satu penjual
yang dapat menguasai pasar.
4) Penjual dapat dengan mudah menawarkan barangnya di pasar.
5) Penjual memiliki sedikit kekuasaan dalam memengaruhi dan menentukan harga pasar.
6) Adanya peluang guna bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual di pasar.

Kelebihan pasar persaingan monopolistik :


1) Penjual tidak sebanyak seperti pasar persaingan sempurna.
2) Produsen akan terpacu untuk berkreativitas.
3) Pembeli atau konsumen tidak mudah untuk berpindah dari produk satu ke produk yang
lainnya.

Kelemahan pasar persaingan monopolistik :


1) Biaya yang mahal untuk ke pasar monopolistik, hal ini karena untuk masuk ke pangsa pasar
tertentu dibutuhkan adanya riset dan pengembangan produk.
2) Persaingan yang sangat berat, hal ini karena pasar tersebut pada umumnya didominasi oleh
berbagai jenis produk ternama.
5. Pasar Oligopoli

Pasar jenis ini merupakan pasar yang terdiri dari beberapa penjual yang menjual suatu barang
tertentu, sehingga penjual yang satu dengan yang lainnya dapat memengaruhi harga. Seperti :
perusahaan rokok, perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan semen, dan industri
telekomunikasi.

Pasar oligopoli memiliki ciri-ciri sebagai berikut :


1) Hanya terdapat sedikit penjual saja, sehingga keputusan dari salah satu penjual di pasar
tersebut dapat memengaruhi penjual lainnya.
2) Produk-produknya yang berstandar.
3) Kemungkinan terdapat penjual lain untuk masuk ke pasar masih terbuka.
4) Adanya peran iklan yang sangat besar dalam penjualan produk tersebut.

Kelebihan pasar oligopoli :


1) Barang yang dihasilkan memiliki beragam corak.
2) Efesiensi di dalam menggunakan sumber daya.
3) Pengembangan teknologi serta inovasi.

Kelemahan pasar oligopoli :


1) Adanya persaingan harga yang ketat.
2) Banyaknya rintangan yang kuat guna masuk ke pasar oligopoli.
Fungsi Pasar

Fungsi pasar mempunyai beberapa fungsi yang penting dalam membantu dalam banyak hal,
berikut fungsi pasar :
1. Fungsi Distribusi Produk

Salah satu fungsi pasar adalah fungsi distribusi produk yang merupakan suatu aktivitas
menyalurkan barang atau jasa yang diproduksi oleh produsen kepada para konsumen.
Fungsi pasar sebagai tempat distribusi produk, hal ini karena banyak terdapat konsumen,
sedangkan penjual sebagai distributor, artinya barang yang dijual tersebut tidak
diproduksi sendiri. Misalnya terdapat penjual yang membeli telur ayam dari orang lain
yang berternak ayam, kemudian telur tersebut dibawa ke pasar dan dibeli oleh konsumen.
Penjual tersebut berperan sebagai distributor, orang yang berternak ayam berperan
sebagai produsen, serta pembeli sebagai konsumen. Namun adapula penjual yang
berperan sebagai produsen sekaligus sebagai distributor.
2. Fungsi Penetapan Harga / Nilai

Karena terdapat interaksi antara penjual dan pembeli, maka terdapat juga permintaan
serta penawaran dari kedua pihak tersebut. Sehingga terdapat kesepakatan harga
kesetimbangan yang dapat dicapai dari interaksi kedua pihak tersebut. Fungsi pasar
sebagai tempat penetapan harga dari barang atau jasa yang diperjualbelikan karena
terjadinya interaksi serta adanya kesepakatan dari pembeli dan penjual.
3. Fungsi Promosi
Fungsi pasar merupakan tempat berkumpulnya para konsumen yang merupakan tempat
promosi yang sempurna bagi produsen guna memperkenalkan produk mereka. Pada
umumnya saat proses promosi dari produsen tersebut berlangsung, mereka akan
menawarkan dengan penawaran yang menarik, seperti harga produk tersebut yang lebih
murah dibandingkan produk dari produsen yang lainnya. Oleh karena itu, fungsi pasar
salah satunya untuk promosi suatu produk atau barang.
4. Fungsi Penyerapan Tenaga Kerja

Selain terdapat para pedagang dan pembeli, di pasar juga banyak terdapat pihak lain yang
dapat terlibat dalam kegiatan ekonomi. Seperti tukang sapu, ojek, tukang parkir, tukang
sampah, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, fungsi pasar sebagai tempat penyerapan
tenaga kerja.
5. Menyediakan Barang dan Jasa Guna Masa Mendatang

Pasar memiliki peran sebagai fasilitator guna mengelola tabungan dan investasi. Investasi
tersebut berfungsi untuk menyediakan barang serta jasa dibutuhkan pada masa yang akan
datang. Tabungan dan investasi tersebut akan berinteraksi di pasar. Pasar yang berfungsi
untuk memfasilitasi investasi dan tabungan ialah pasar modal. Investor akan mencari
pihak-pihak yang mempunyai tabungan untuk keperluan investasinya, serta penabung
untuk mencari pihak yang membutuhkan modal. Kedua belah pihak tersebut dapat
bertemu di pasar modal.

Itulah pengertian pasar, jenis-jenis pasar, fungsi pasar, ciri-ciri pasar, dan klasifikasi pasar. Pada
intinya, pengertian pasar merupakan suatu tempat bertemunya para pembeli atau konsumen dan
penjual guna melakukan transaksi jual beli barang ataupun jasa.

Perbedaan Pemasaran dan Penjualan


William. J. Staton memberikan pendapat perbedaan antara pemasaran dan penjualan adalah
sebagai berikut :

PENJUALAN
1. Tekanannya pada produk.
2. Perusahaan pertama-tama membuat produk dan kemudian bagaimana menjualnya.
3. Perencanaan berorientasi ke jangka pendek, berdasarkan produk dan pasar.
4. Tekanannya pada kebutuhan penjual
5. Manajemen berorientasi pada laba volume penjualan

PEMASARAN
1. Tekanannya pada keinginan dan kebutuhan konsumen
2. Perencanaan berorientasi ke hasil jangka panjang, berdasarkan produk-produk baru
3. Perusahaan pertama-tama menentukan apa yang diinginkan konsumen dan kemudian menbuat
atau mencari jalan keluarnya bagaimana membuat dan menyerahkan produk tersebut untuk
memenuhi keinginan konsumen.
4. Berakhir pada kepuasan konsumen

Dari kedua perbedaan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa penjualan berawal dari produk
dan berakhir pada ketentuan atau laba, sedangkan pemasaran berawal dari keinginan konsumen
berakhir pada kepuasan konsumen. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada skema berikut:

Secara visual dapat digambar kan:


a. Konsep penjualan
Produk->Penjualan dan Promosi->Laba Melalui Jumlah penjualan

b. Konsep pemasaran

Kebutuhan -> pemasaran terpadu ->laba melalui jumlah Kepuasan pembeli

Kotler (1985 : 15), mengemukakan bahwa pengertian pemasaran adalah suatu kegiatan yang
dilahirkan untuk memenuhi kebutuhan dan kegiatan manusia melalui proses pertukaran.
Marwan (1991 : 15), menjelaskan bahwa pemasaran adalah usaha yang terpadu untuk
merencanakan strategi yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan dan keinginan pembeli,
guna mendapatkan penjualan yang menghasilkan laba.

Philip Kotler (1993 : 3), konsep pemasaran menyatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan
organisasi adalah penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran dan pada pemberian
keputusan yang diinginkan dengan lebih efektif dari pada pesaing.

Pemasaran adalah proses sosial dimana individu dan kelompok mendapat apa yang mereka
butuhkan dan inginkan menciptakan dan mempertukarkan produk dan nilai dengan individu atau
kelompok lainnya. Konsep pemasaran mengandung arti semua kegiatan manusia yang
berlangsung dalam hubungan dengan pasar.

Penjualan adalah suatu kegiatan yang terpadu untuk mengembangkan rencana-rencana strategis
yang diarahkan pada usaha pemuasan kebutuhan dan keinginan pembeli, guna mendapatkan
penjualan yang menghasilkan laba.
Penjualan adalah sebuah usaha atau langkah konkrit yang dilakukan untuk memindahkan suatu
produk, baik itu berupa barang ataupun jasa, dari produsen kepada konsumen sebagai
sasarannya. Tujuan utama penjualan yaitu mendatangkan keuntungan atau laba dari produk
ataupun barang yang dihasilkan produsennya dengan pengelolaan yang baik. Dalam
pelaksanaannya, penjualan sendiri tak akan dapat dilakukan tanpa adanya pelaku yng bekerja
didalamnya seperti agen, pedagang dan tenaga pemasaran.

Pada dasarnya konsep penjualan itu berorientasi pada laba yang besar tetapi tidak mementingkan
kepuasan konsumennya, sedangkan konsep pemasaran lebih berorientasi pada laba dan juga
mementingkan kepuasan konsumennya. Berikut ini penjelasan lebih rinci mengenai kedua
konsep tersebut.

Konsep Penjualan

Konsep Penjualan yaitu memfokuskan pada penjualan. Karena itu, konsep ini lebih
mengedepankan produk yang dibuat sebaik-baiknya, lalu nanti baru dipikirkan bagaimana cara
menjualnya. Ingat yang dikedepankan adalah produk. Secara implisit pandangan konsep
penjualan adalah:

1. Konsumen mempunyai kecenderungan normal untuk tidak membeli produk yang tidak
penting
2. Konsumen dapat didorong untuk membeli lebih banyak melalui berbagai peralatan atau
usaha-usaha yang mendorong pembelian

3. Tugas perusahaan adalah untuk mengorganisasi bagian yang sangat berorientasi pada
penjualan sebagai kunci untuk menarik dan mempertahankan langganan.

Konsep Pemasaran

Konsep Pemasaran yaitu memfokuskan pada kebutuhan pembeli. Karena itu pemasaran sibuk
dengan pemikiran memuaskan kebutuhan pelanggan melalui produk dan keseluruhan barang
yang berhubungan dengan penciptaan, pengantaran, dan akhirnya pengkonsumsiannya. Konsep
pemasaran mengandung tiga dasar pokok :

1. Perencanaan dan operasinya berorientasi pada kebutuhan dan keinginan pelanggan atau
konsumen.
2. Semua aktivitas pemasaran dilakukan secara terpadu (integrated marketing).

3. Tujuan akhirnya adalah memenuhi atau mencapai tujuan perusahaan dan berusaha
memberikan kepuasan semaksimal mungkin pada pelanggan.

Meski sama-sama berusaha meningkatkan penjualan. Konsep ini mengedepankan apa yang
diinginkan oleh pasar, baru setelah diketahui kita buat produk yang diinginkan pasar tersebut.
Dalam konsep ini tuntutan pasar yang didahulukan dan produk adalah hasil dari survei pasar tadi.

Konsep yang mana yang lebih unggul? Keduanya memiliki keunggulan akan tetapi konsep
pemasaranlah yang lebih fleksibel. Konsep penjualan lebih kaku dalam hal ini karena belum
tentu produk yang kita hasilkan disukai oleh pasar. Apalagi dalam konsep pemasaran juga bisa
disisipkan konsep penjualan tapi diikuti inovasi agar sesuai selera pasar. Konsep pemasaran yang
saat ini banyak dipraktekkan oleh banyak perusahaan, itulah sebabnya seringkali sebelum
memproduksi massal sebuah produk baru perusahaan sering membuat sampel yang dibagikan
gratis untuk menguji reaksi dan tanggapan pasar.

Sumber: http://ozzyzone.blogspot.co.id/

JENIS-JENIS PASAR

Jenis – Jenis Pasar dibedakan menurut bentuk kegiatan, cara transaksi dan menurut jenis
barangnya.

Pengertian Pasar atau Definisi Pasar adalah tempat bertemunya calon penjual dan calon
pembeli barang dan jasa.

Di pasar antara penjual dan pembeli akan melakukan transaksi. Transaksi adalah kesepakatan
dalam kegiatan jual-beli. Syarat terjadinya transaksi adalah ada barang yang diperjual belikan,
ada pedagang, ada pembeli, ada kesepakatan harga barang, dan tidak ada paksaan dari pihak
manapun.

Jenis-Jenis Pasar

Jenis pasar menurut bentuk kegiatannya. Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi
2 yaitu pasar nyata ataupun pasar tidak nyata(abstrak). Maka kita lihat penjabaran berikut ini:

 Pasar Nyata.

Pasar nyata adalah pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh
pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.

 Pasar Abstrak.

Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan
dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya
saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
Jenis pasar menurut cara transaksinya. Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan
menjadi pasar tradisional dan pasar modern.

 Pasar Tradisional

Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat
mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah
barang yang berupa barang kebutuhan pokok.

 Pasar Modern

Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan
harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza,
dan tempat-tempat modern lainnya.

Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya. Beberapa pasar hanya menjual satu jenis barang
tertentu , misalnya pasar hewan,pasar sayur,pasar buah,pasar ikan dan daging serta pasar loak.

Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi. Menurut keluasaan distribusinya barang
yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:

 Pasar Lokal
 Pasar Daerah

 Pasar Nasional dan

 Pasar Internasional

Pengertian dan Macam-macam Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya

Pasar menurut struktur dibedakan menjadi empat macam yaitu pasar persaingan sempurna,
monopoli, persaingan monopolistik, dan oligopoli.
a. Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna disebut juga pasar persaingan murni adalah pasar di mana terdapat
banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.
Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri berikut ini.
1) Banyak penjual dan pembeli.
2) Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen).
3) Penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar.
4) Harga ditentukan oleh pasar.
5) Semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar.
6) Tidak ada campur tangan pemerintah. Contoh pasar persaingan sempurna antara lain pasar
hasil-hasil pertanian.
b. Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Pasar persaingan tidak sempurna adalah kebalikan dari pasar persaingan sempurna yaitu pasar
yang terdiri atas sedikit penjual dan banyak pembeli. Pada pasar ini penjual dapat menentukan
harga barang. Barang yang diperjualbelikan jenisnya heterogen (berbagai jenis barang). Pasar
persaingan tidak sempurna mempunyai beberapa bentuk pasar.

1) Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang
pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu. Pada pasar monopoli
terdapat ciri-ciri berikut ini.
a) Hanya ada satu penjual sebagai pengambil keputusan harga (melakukan monopoli pasar).
b) Penjual lain tidak ada yang mampu menyaingi dagangannya.
c) Pedagang lain tidak dapat masuk karena ada hambatan dengan undang-undang atau karena
teknik yang canggih.
d) Jenis barang yang diperjualbelikan hanya semacam.
e) Tidak adanya campur tangan pemerintah dalam penentuan harga, contoh: PT Pertamina
(persero), PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dan PT Kereta Api (persero).

2) Pasar Persaingan Monopolistis


Pasar persaingan monopolistis adalah pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang
yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran.
Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.
Pada pasar persaingan monopolistik terdapat ciri-ciri berikut ini.
a) Terdiri atas banyak penjual dan banyak pembeli.
b) Barang yang dihasilkan sejenis, hanya coraknya berbeda. Contoh: sabun, pasta gigi, dan
minyak goreng.
c) Terdapat banyak penjual yang besarnya sama, sehingga tidak ada satu penjual yang akan
menguasai pasar.
d) Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar.
e) Penjual mempunyai sedikit kekuasaan dalam menentukan dan memengaruhi harga pasar.
f) Adanya peluang untuk bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual.

3) Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang
tertentu, sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga.
Contoh:
perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan
perusahaan semen. Pasar oligopoli mempunyai ciri-ciri berikut ini.
a) Hanya terdapat sedikit penjual, sehingga keputusan dari salah satu penjual akan memengaruhi
penjual lainnya.
b) Produk-produknya berstandar.
c) Kemungkinan ada penjual lain untuk masuk pasar masih terbuka.
d) Peran iklan sangat besar dalam penjualan produk perusahaan.