Anda di halaman 1dari 7

Pre-announcement and event-period private information

Oliver Kim
Robert E. Verrecchia

1. Ringkasan
Penelitian ini memperkenalkan dan mendiskusikan model perdagangan saham yang
rasional, dimana investor menggunakan informasi privat untuk tindakan antisipasi dan
pengumuman publik. Peneliti mengacu pada pre-announcements dan event-period information.
Informasi pre-announcements merupakan informasi privat yang dikumpulkan dalam
mengantisipasi keterbukaan informasi publik. Informasi ini digunakan sebelum pengumuman
dalam beberapa periode perdagangan. Pre-announcements information juga dapat digunakan
setelah pengumuman terjadi, dengan ketentuan bahwa pre-announcements information tidak
terserap oleh pengumuman itu sendiri. Sedangkan event period information merupakan informasi
privat yang berguna dalam hubungannya dengan pengumuman itu sendiri.
Karakterisasi investor menggunakan informasi, baik dalam mengantisipasi dan dalam
hubungannya dengan pengumuman publik adalah masalah yang menantang dalam konteks
model perdagangan saham rasional. Penelitian sebelumnya mengenai hal ini dapat ditemukan
dalam Dontoh dan Ronen (1993). Sayangnya, analisis mereka mengandung kesalahan konseptual
yang melemahkan hasil penelitian mereka. Selain itu beberapa contoh penelitian yang
analisisnya hanya berdasarkan informasi dalam mengantisipasi pengumuman meliputi: Kim dan
Verrecchia (1991a b), Demski dan Feltham (1994), McNichols dan Trueman (1994), dan
Abarbanell et al. (1995). Sedangkan beberapa contoh penelitian yang analisisnya didasarkan
pada informasi dalam hubungannya dengan pengumuman meliputi: Varian (1989), Holthausen
dan Verrecchia (1990), Indjejikian (1991), Harris dan Raviv (1993), dan Kim dan Verrecchia
(1994).
Pada umumnya model perdagangan saham rasional didasarkan hanya pada satu jenis
informasi. Tetapi model seperti ini kurang deskriptif pada pengaturan pasar riil dan missspecified
secara empiris. Oleh karena itu, peneliti memperkenalkan sebuah model perdagangan rasional
dengan kedua fitur dan membahas implikasinya. Sebuah model yang menggabungkan antara
pre-announcements information dan event-period information dalam menghilangkan

0
missspecified empiris yang muncul ketika hanya menggunakan satu fitur, yaitu pre-
announcements atau event-period information.
Skema yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

Volume Perdagangan

Pre-Announcements Event – Period information

Harga Saham

Penelitian ini menggunakan model yang menggabungkan pre-announcements dan event


period information, dimana penggabungan model disini disesuaikan dengan market model
equilibrium serta perubahan harga dan volume.
Dalam Corollary 1. Ketika tidak terdapat event-period private information (yaitu, s2i "0),
perubahan dalam permintaan individu menjadi:

Secara khusus, perubahan permintaan individu investor positif (negatif) berkorelasi

dengan perubahan harga ( ketika informasi yang didapat investor relatif buruk (baik)

(yaitu, berkorelasi positif ketika , dan negatif ketika ). Dengan demikian,

implikasi corollary 1 adalah penelitian Kim dan Verrecchia (1991a). Secara khusus, volume
perdagangan pada waktu pengumuman laba adalah:

Volume =

Hasil ini menyiratkan bahwa volume perdagangan berhubungan secara positif untuk
perubahan nilai harga yang absolut dan derajat dari informedness diferensial pada periode pre-
announcement information.

1
Potensi misspecification empiris muncul ketika event-period private information
diabaikan, adanya perubahan dalam permintaan, sehingga volume, linear dalam perubahan harga

dengan intercept nol (dengan asumsi ): yaitu, Corollary 1 yang menyiratkan

. Intuisi ekonomi yang mendasari hubungan ini adalah bahwa

investor dengan kualitas pre-announcements private information yang lebih tinggi, relatif

terhadap pasar secara keseluruhan (yaitu, ), informasi yang diperoleh lebih baik dan

dapat bertindak seperti pembuat pasar. Artinya, jika pengumuman laba adalah 'kabar baik' (yaitu,

), maka itu lebih menguntungkan bagi mereka untuk memasok liquidity (yaitu,

menjual atau-short selling saham perusahaan) pada kabar informasi yang kurang baik untuk
investor.
Atau, jika informasi tersebut "berita buruk" (yaitu, P2- P1<0), itu lebih menguntungkan
bagi mereka untuk menyerap likuiditas (yaitu, penawaran panjang dalam saham perusahaan)
dalam suatu berita. Namun demikian, hubungan D2i -D1i = ri(s1i- s1)(P1-P2) menunjukkan bahwa
volume perdagangan hanya dapat timbul dari perubahan harga.
Informasi pribadi event-period adalah salah satu penjelasan mengenai bagaimana
volume yang dapat timbul tanpa adanya perubahan harga. Untuk melihat ini, dalam konsekuensi
berikutnya kita memperkenalkan event-period private information, tetapi untuk kasus dimana
presisi dari informasi privat adalah identik di seluruh investor: yaitu, s2i = s2, untuk semua i.
Corollary 2. Ketika terdapat event-period private information dari kualitas identik,
(yaitu, s2i = s2>0), perubahan dalam permintaan individu menjadi
D2i - D1i = ri[s2ε2i+(s1i- s1)(P1-P2)].
Dibandingkan dengan Corollary 1, di sini ada istilah tambahan, s2ε2i. Dengan demikian,
trading terjadi karena perbedaan interpretasi dari laba melalui event-period information bahkan
jika s1i = s1 dan pasar diperkirakan efisien. Variabel s2i adalah tingkat kepercayaan bahwa investor
i menempatkan penafsiran istimewanya dalam pendapatan. Ketika s2i = s2, varians dari istilah s2ε
2i adalah s2, dan s2ε 2i adalah bersifat independen dari pada istilah lainnya. Oleh karena itu,
volume pada saat pengumuman laba berhubungan positif dengan nilai absolut perubahan harga,
pre-announcements information diferensial informedness (yaitu, Avr[rils1i-s1l]), dan event-period

2
private information melalui s2. Singkatnya, event-period information memastikan volume tanpa
adanya perubahan harga. Corollary 2 juga konsisten dengan temuan terbaru Barron (1995) dan
Bamber dkk., (1996) bahwa volume perdagangan pada saat pengumuman laba berhubungan
positif dengan tingkat "belief jumbling" di kalangan analis, setelah mengendalikan perubahan
harga nilai absolut.
Peneliti ini menggabungkan pre-announcements dan event-period information dalam
satu model perdagangan yang rasional. Implikasi utama dari informasi pre-announcements
dalam model peneliti adalah bahwa perubahan permintaan, dan karenanya volume perdagangan,
berkaitan dengan perubahan harga dari pada saat pengumuman laba.
Implikasi ini konsisten dengan bukti yang beredar luas “bahwa volume perdagangan
berhubungan positif dengan nilai absolut perubahan harga” (lihat, misalnya, Karpoff, 1986;
Atiase dan Bamber, 1994). Implikasi utama dari event-period information dalam model
penelitian ini adalah bahwa perubahan permintaan, dan volume perdagangan terjadi bahkan
tanpa adanya perubahan harga. Implikasi ini konsisten dengan klaim bahwa volume perdagangan
terjadi bahkan tanpa adanya perubahan harga (Kandel dan Pearson, 1995). Selain itu, terdapat
bukti “bahwa asimetri informasi komponen dari bid-ask spread meningkat pada saat
pengumuman laba” (Krinsky dan Lee, 1996), yang juga konsisten dengan adanya event-period
information.
2. Motivasi Penelitian
Penelitian ini termotivasi untuk mengembangkan ide penelitian yang telah dilakukan
sebelumnya. Penelitian ini juga dimotivasi untuk menggabungkan pre-announcements
information dan event-period information dalam satu model, dimana hal itu menjadi lebih
deskriptif dalam pengaturan pasar riil. Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan
mendiskusikan model perdagangan rasional dimana investor menggunakan informasi privat
untuk mengantisipasi dan dalam hubungannya dengan pengumuman publik.
3. Masalah Penelitian
Peneliti ini memperkenalkan model perdagangan rasional dengan menggabungkan
kedua fitur yaitu pre-announcements information dan event-period information dalam
mengetahui apakah volume perdagangan berhubungan positif dengan nilai absolut perubahan
harga.
4. Landasan Teori

3
Peneliti tidak mencantumkan kajian teori utama secara jelas dalam penelitian ini. Sebagai
teori pendukung peneliti telah mencantumkan pembahasan teori pasar efisien. Teori pasar efisien
dapat memberikan prediksi bahwa harga-harga sekuritas merupakan hasil interaksi dan memiliki
beberapa karakteristik menarik.
5. Hipotesis
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah:
H1: Jika ada exclusively pre-announcement private information, ekspektasi volume
perdagangan diperkirakan memiliki hubungan linear dengan nilai absolut dari perubahan
harga, dengan intercept nol.
H2: Jika ada exclusively event-period private information, ekspektasi volume perdagangan
diperkirakan tidak terpengaruh dari nilai absolut perubahan harga.
6. Karakteristik Desain Penelitian
- Rantai kausal dan valididas logika
Penelitian ini menunjukkan rantai kausal dan validitas logika yang baik, dimana
penelitian ini telah menunjukkan kekonsistenan antara permasalahan dengan hipotesis,
hasil pengujian, serta simpulan penelitian.
- Pengendalian Variabel Extraneous
Pengendalian variabel extraneous dilakukan dengan pembatasan yang dilakukan
dalam model, yaitu dimana kualitas informasi privat investor masih fixed (relatif terhada
rata-rata pasar) pada pre-announcement dan event period, kecuali parameter
proporsionalitas.
- Validitas Internal
Validitas internal berkaitan sejauh mana perubahan yang diamati dalam suatu
penelitian benar-benar hanya terjadi karena perlakuan yang diberikan dan bukan
pengaruh faktor lain (variabel luar). Hipotesis penelitian yang diajukan diterima,
kesimpulannya adalah pada pre-announcement information bahwa perubahan permintaan
yang menyebabkan volume perdagangan, berkaitan dengan perubahan harga pada saat
pengumuman laba, dan dari event-period information bahwa perubahan permintaan yang
menyebabkan volume perdagangan, tanpa adanya perubahan harga. Jadi dapat dikatakan
bahwa validitas internal dalam penelitian ini kuat.
- Validitas Eksternal

4
Validitas eksternal menyangkut sejauh mana hasil suatu penelitian dapat
digeneralisasikan pada populasi induk (asal sampel) penelitian diambil. Penelitian ini
menggunakan pre-announcement dan event-period information. Penelitian-penelitian
sebelumnya hanya menggunakan satu buah fitur informasi. Dengan menggabungkan
menjadi satu model peneltian, hasil dari penelitian ini dapat digeneralisasikan. Jadi dapat
dikatakan bahwa validitas ekternal penelitian ini kuat dari penelitian sebelumnya.
- Pengumpulan dan Analisis Data
Tidak adanya pengumpulan data dalam penelitian ini karena hanya membuat
model persamaan untuk pengujian informasi pre-announcement dan event-period.
Penelitian ini menggunakan analisis regresi dengan rumus pada persamaan berikut:

E[Volume‫ ׀‬u, P2, P1] =

- Uji statistik
Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi, yang
digunakan untuk estimasi investor differential informedness pada pre-announcement dan
event period. Analisis regresi menggunakan rumus persamaan berikut.

E[Volume‫ ׀‬u, P2, P1] =

Penerapan persamaan tersebut memerlukan serangkaian langkah, yaitu: (1)


peneliti harus menduga nilai awal adalah 0; (2) berdasarkan nilai awal tersebut, peneliti
perlu menghitung variabel independen sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh operator
Ω0; (3) lakukan regresi dari persamaan tersebut untuk memperkirakan koefisien β dan γ;
(4) terakhir, peneliti perlu menentukan apakah rasio estimasi β ke γ mendekati 0, karena ini
merupakan persyaratan untuk model yang akan konsisten.
Persyaratannya adalah dengan asumsi:

Sejauh β/γ tidak mendekati dugaan 0, peneliti harus menggunakan perkiraan β/γ
untuk memperbarui estimasinya supaya mendekati 0, dan kemudian memulai proses dari
awal lagi. Proses berulang-ulang dapat dihentikan (dan dikatakan konvergen) ketika rasio
β/γ telah mendekati dugaan 0.

5
- Konsistensi antara masalah penelitian, hipotesis dan analisis data
Masalah penelitian, hipótesis dan análisis data dalam penelitian ini sudah
menunjukan konsistensi karena saling berkaitan.
- Konsistensi hasil pengujian dengan simpulan
Penelitian ini telah menunjukkan kekonsistenan antara hasil pengujian dan
simpulan, dimana peneliti membuat simpulan sesuai dengan hasil yang diperoleh melalui
pengujian statistik yang telah dilakukan.
- Implikasi kebijakan
Implikasi utama dari pre-announcement information dalam model penelitian ini
adalah bahwa perubahan permintaan karena volume perdagangan, berkaitan dengan
perubahan harga pada saat dari pengumuman laba. Implikasi ini konsisten dengan bukti
yang beredar luas bahwa volume perdagangan berhubungan positif dengan nilai absolut
perubahan harga. Implikasi utama dari event-period dalam penelitian ini adalah bahwa
perubahan permintaan karena volume perdagangan, terjadi bahkan tanpa adanya
perubahan harga. Implikasi ini konsisten dengan klaim bahwa volume perdagangan
terjadi bahkan tanpa adanya perubahan harga (Kandel dan Pearson, 1995). Selain itu,
terdapat bukti bahwa asimetri informasi komponen dari bid-ask spread meningkat pada
saat pengumuman laba (Krinsky dan Lee, 1996), yang juga konsisten dengan adanya
event-period information.