Anda di halaman 1dari 2

Assesment

Tanggal Subyektif Obyektif Plan


DRP Uraian DRP
Pasien Over dose Pada tanggal 18/2 sampai 23/2 Dosis ranitidin
mual (kelebihan pasien diberikan injeksi ranitidin perlu
dosis) 2x1 gram. Ranitidine adalah disesuaikan
antagonis histamin di lokasi reseptor dengan
H2 lambung. ranitidine menghambat rekomendasi
sekresi lambung dan sekresi asam injeksi
lambung yang diinduksi oleh ranitidin 50
histamin, dengan dosis maksimal mg tiap 18 jam
oral sehari adalah 300 mg. atau dapat
(Glaxosmithkline, 2015). ditingkatkan
Ranitidin adalah obat yang disekresi 24 jam.
melalui ginjal, penggunaan ranitidin (Medscape,
pada penderita gagal ginjal harus 2019)
disesuikan dosisnya, agar tidak
memperparah ginjal. Pada kasus
tersebut pasien telah diberikan
ranitidin dengan dosis 2 gram sehari
yang berarti 2000 mg.

21/2
-26/2
Nama Monitoring Target
Obat Keberhasilan ESO Keberhasilan
Berhentinya Sakit kepala,
Ranitidine Mual teratasi.
mual pasien konstipasi, diare
Tidak adanya Esinophilia, diare
Ceftiaxone Profilaxis
infeksi peningkatan BUN
Batuk, tekanan Pusing, mual, muncul Penurunan td darah,
Isdn darah ruam merah pada detak jantung dan nadi
berkurang kulit normal

Daftar Pustaka :

Glaxosmithkline. 2015. Histamine H-2 reseptor antagonist (ranitidine).Mississauga, Ontario

Medscape, 2019, http://www.kalbemee.com. Diakses tanggal 5 april 2019