Anda di halaman 1dari 21

HOTs ?

HOTs ?

HOTS

HOTS  HOTS (Higher Order Thinking Skills) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah keterampilan berpikir
HOTS  HOTS (Higher Order Thinking Skills) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah keterampilan berpikir
HOTS  HOTS (Higher Order Thinking Skills) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah keterampilan berpikir
HOTS  HOTS (Higher Order Thinking Skills) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah keterampilan berpikir

HOTS (Higher Order Thinking Skills) atau keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah keterampilan berpikir yang tidak

sekadar mengingat (recall),

menyatakan kembali (restate), atau merujuk tanpa melakukan

pengolahan (recite)

HOTS pada dasarnya adalah

pengolahan ( recite )  HOTS pada dasarnya adalah keterampilan berpikir pada level tinggi pada hirarki

keterampilan berpikir pada level tinggi

pada hirarki proses kognitif, yang

mencakup keterampilan analisis, evaluasi, dan sintesis (kreasi).

HOTS

HOTS Soal-soal HOTS mengukur kemampuan: 1) transfer satu konsep ke konsep lainnya, 2) memproses dan menerapkan
HOTS Soal-soal HOTS mengukur kemampuan: 1) transfer satu konsep ke konsep lainnya, 2) memproses dan menerapkan
HOTS Soal-soal HOTS mengukur kemampuan: 1) transfer satu konsep ke konsep lainnya, 2) memproses dan menerapkan
HOTS Soal-soal HOTS mengukur kemampuan: 1) transfer satu konsep ke konsep lainnya, 2) memproses dan menerapkan

Soal-soal HOTS mengukur kemampuan:

1) transfer satu konsep ke konsep

lainnya,

2) memproses dan menerapkan

informasi,

3) mencari kaitan dari berbagai

informasi yang berbeda-beda, 4) menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah,

5) menelaah ide dan informasi secara

kritis.

yang berbeda-beda, 4) menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah, 5) menelaah ide dan informasi secara kritis.
1. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, meminimalkan aspek ingatan atau pengetahuan, Ciri-ciri berpikir

1.

Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, meminimalkan aspek ingatan atau pengetahuan,

Ciri-ciri berpikir tingkat tinggi, kemampuan:

menemukan

menganalisis

menciptakan metode baru mereflksi

memprediksi

berargumen

mengambil keputusan yang tepat

2.

Berbasis permasalahan kontekstual;

3.

Stimulus menarik;

4.

Tidak Rutin

Karakteristik HOTS

Karakteristik HOTS HOTS dapat dikembangkan pada semua jenjang pendidikan dan usia
Karakteristik HOTS HOTS dapat dikembangkan pada semua jenjang pendidikan dan usia
Karakteristik HOTS HOTS dapat dikembangkan pada semua jenjang pendidikan dan usia
Karakteristik HOTS HOTS dapat dikembangkan pada semua jenjang pendidikan dan usia

HOTS dapat dikembangkan pada semua

jenjang pendidikan dan usia

Karakteristik Soal HOTS

Karakteristik Soal HOTS ‘ Difficulty ’ is NOT the same as higher-order thinking. Mengetahui arti dari
Karakteristik Soal HOTS ‘ Difficulty ’ is NOT the same as higher-order thinking. Mengetahui arti dari
Karakteristik Soal HOTS ‘ Difficulty ’ is NOT the same as higher-order thinking. Mengetahui arti dari
Karakteristik Soal HOTS ‘ Difficulty ’ is NOT the same as higher-order thinking. Mengetahui arti dari

Difficultyis NOT the same as higher-order

thinking.

Mengetahui arti dari kata yang jarang digunakan

mungkin sulit, tetapi ini bukanlah Higher-Order Thinking kecuali melibatkan proses bernalar (seperti mencari arti dari konteks/stimulus).

Karakteristik Soal HOTS

Karakteristik Soal HOTS Level kemampuan berpikir pada suatu soal tidak ditunjukkan oleh kata kerja yang digunakan
Karakteristik Soal HOTS Level kemampuan berpikir pada suatu soal tidak ditunjukkan oleh kata kerja yang digunakan
Karakteristik Soal HOTS Level kemampuan berpikir pada suatu soal tidak ditunjukkan oleh kata kerja yang digunakan
Karakteristik Soal HOTS Level kemampuan berpikir pada suatu soal tidak ditunjukkan oleh kata kerja yang digunakan

Level kemampuan berpikir pada suatu soal tidak

ditunjukkan oleh kata kerja yang digunakan dalam soal, melainkan oleh konteks dan

kedalaman tingkat berpikir yang diperlukan.

Misalnya dengan kata ‘ jelaskan ’.

Jelaskan pengertian layang-layangmerupakan

jenis pertanyaan level rendah.

Sementara jelaskan perbedaan antara belah ketupat

dan layang-layangmerupakan pertanyaan level

lebih tinggi.

Kecakapan Abad 21

Kecakapan Abad 21 The Partnership for 21 st Century Skills (2007)
Kecakapan Abad 21 The Partnership for 21 st Century Skills (2007)
Kecakapan Abad 21 The Partnership for 21 st Century Skills (2007)
Kecakapan Abad 21 The Partnership for 21 st Century Skills (2007)
The Partnership for 21 st Century Skills (2007)
The Partnership for 21 st
Century Skills (2007)

Kecakapan Abad 21

Kecakapan Abad 21 1 Kualitas Karakter Bagaimana menghadapi lingkungan yang terus berubah. 2 Kompetensi Bagaimana
Kecakapan Abad 21 1 Kualitas Karakter Bagaimana menghadapi lingkungan yang terus berubah. 2 Kompetensi Bagaimana
Kecakapan Abad 21 1 Kualitas Karakter Bagaimana menghadapi lingkungan yang terus berubah. 2 Kompetensi Bagaimana
Kecakapan Abad 21 1 Kualitas Karakter Bagaimana menghadapi lingkungan yang terus berubah. 2 Kompetensi Bagaimana
1
1

Kualitas Karakter

Bagaimana menghadapi lingkungan yang terus berubah.

2
2

Kompetensi

Bagaimana mengatasi tantangan yang kompleks.

3
3

Literasi Dasar

Bagaimana menerapkan keterampilan inti untuk kegiatan sehari-hari.

1. Iman & taqwa

1. Berpikir

1.

Baca tulis

2. Rasa ingin tahu

kritis/memecahka

2.

Berhitung

3. Inisiatif

n masalah

3.

Literasi sains

4. Gigih

2. Kreativitas

4.

Literasi informasi

5. Kemampuan

3. Komunikasi

5.

teknologi dan

6. beradaptasi

4. Kolaborasi

6.

komunikasi

Kepemimpinan

7.

Literasi keuangan

Kesadaran sosial

dan budaya

Literasi budaya dan

kewarganegaraan

Standar Kompetensi Lulusan SMP Sikap

Permendikbud No. 20 Tahun 2016

Lulusan SMP – Sikap Permendikbud No. 20 Tahun 2016 Sikap Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap: 1.
Lulusan SMP – Sikap Permendikbud No. 20 Tahun 2016 Sikap Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap: 1.

Sikap

Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap:

1. beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME,

2. berkarakter, jujur, dan peduli,

3. bertanggungjawab,

4. pembelajar sejati sepanjang hayat, dan

5. sehat jasmani dan rohani

sesuai dengan perkembangan anak di

lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat

dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara,

dan kawasan regional

Standar Kompetensi Lulusan SMP

Pengetahuan

Standar Kompetensi Lulusan SMP – Pengetahuan Permendikbud No. 20 Tahun 2016 Penget Memiliki pengetahuan faktual,
Standar Kompetensi Lulusan SMP – Pengetahuan Permendikbud No. 20 Tahun 2016 Penget Memiliki pengetahuan faktual,

Permendikbud No. 20 Tahun 2016

Penget

Memiliki pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat

teknis dan spesifik sederhana berkenaan dengan:

ahuan

1. ilmu pengetahuan,

2. teknologi,

3. seni, dan

4.

Budaya

Mampu mengaitkan pengetahuan di atas dalam konteks diri sendiri, keluarga, sekolah, masyarakat

dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan

regional

Standar Kompetensi Lulusan SMP

Keterampilan

Standar Kompetensi Lulusan SMP – Keterampilan Permendikbud No. 20 Tahun 2016 Keteram Memiliki keterampilan
Standar Kompetensi Lulusan SMP – Keterampilan Permendikbud No. 20 Tahun 2016 Keteram Memiliki keterampilan

Permendikbud No. 20 Tahun 2016

Keteram

Memiliki keterampilan berpikir dan

bertindak:

-pilan

1.

kreatif,

2.

produktif,

3.

kritis,

4.

mandiri,

5.

kolaboratif, dan

6.

komunikatif

melalui pendekatan ilmiah sesuai dengan yang

dipelajari di satuan pendidikan dan sumber lain

secara mandiri

Kurikulum & Pengembangan Berpikir Pengembangan Keterampilan Berpikir

Pengembangan Berpikir Pengembangan Keterampilan Berpikir (level kognitif) merupakan Tujuan Utama Implementasi

(level kognitif) merupakan Tujuan Utama Implementasi Kurikulum

Level Kognitif (Menurut Bloom)

Level Kognitif (Menurut Bloom ) Sumber: https://www.unthsc.edu/center-for-innovative-learning/blooms-taxonomy-
Level Kognitif (Menurut Bloom ) Sumber: https://www.unthsc.edu/center-for-innovative-learning/blooms-taxonomy-
Level Kognitif (Menurut Bloom ) Sumber: https://www.unthsc.edu/center-for-innovative-learning/blooms-taxonomy-
Level Kognitif (Menurut Bloom ) Sumber: https://www.unthsc.edu/center-for-innovative-learning/blooms-taxonomy-
Level Kognitif (Menurut Bloom ) Sumber: https://www.unthsc.edu/center-for-innovative-learning/blooms-taxonomy-

Sumber: https://www.unthsc.edu/center-for-innovative-learning/blooms-taxonomy-

learning-objectives-and-higher-order-thinking/

*

* * Taksonomi Bloom
* * Taksonomi Bloom
* * Taksonomi Bloom

* Taksonomi Bloom

* * Taksonomi Bloom

Tabel berikut mengklasifikasi instruksi-instruksi yang umum digunakan dalam soal/pertanyaan sesuai

kategori Bloom taxonomy

Pengetahuan

Pemahaman

Aplikasi

Analisa

Evaluasi

Kreasi

(Knowledge)

(Comprehension

(Application)

(Analysis)

(Evaluation

(Create)

Uraikan

Berikan contoh

Aplikasikan

Analisa

Susun

generalisasi

Identifikasi

Uraikan

Tunjukkan

Kategorikan

Rakit

merencanakan

Urutkan

Tentukan

Gunakan

Bandingkan

Kumpulkan

Menyusun

Sebutkan

Jelaskan

Manfaatkan

Simpulkan

Buat

Mengembangkan

Ingat kembali

Ekspresikan

Ilustrasikan

Bedakan

Bangun

Mengkreasi

Kenali

Jelaskan dengan -

Operasikan

Temukan

Rancang

mengorganisasi

Catat

kata-kata sendiri Identifikasi

Terapkan

Gambarkan

Kembangkan

Mengontruksi

Hubungkan

Artikan

Rumuskan

Memproduksi

Ulangi

Temukan

Telaah

Kelola

Mendesain

Garis bawahi

Ulangi

Prediksi

Modifikasi

menyarankan

Pilih

Mengubah

Sebutkan

Hasilkan

Terjemahkan

Bentuk

Sintesa

16

Level Kognitif (Puspendik/K13)

Level Kognitif (Puspendik/K13) Mengetahui/ Memahami (Knowing) Menerapkan (Applying) Menalar (Reasoning)
Level Kognitif (Puspendik/K13) Mengetahui/ Memahami (Knowing) Menerapkan (Applying) Menalar (Reasoning)
Level Kognitif (Puspendik/K13) Mengetahui/ Memahami (Knowing) Menerapkan (Applying) Menalar (Reasoning)
Level Kognitif (Puspendik/K13) Mengetahui/ Memahami (Knowing) Menerapkan (Applying) Menalar (Reasoning)
Mengetahui/ Memahami (Knowing) Menerapkan (Applying) Menalar (Reasoning)
Mengetahui/ Memahami
(Knowing)
Menerapkan (Applying)
Menalar (Reasoning)

Tinjauan Level Kognitif

Mengetahui/Memahami

Mengetahui/Memahami

Mengetahui/Memahami
Mengetahui/Memahami
Mengetahui/Memahami
Mengetahui/Memahami

(Knowing)

Soal pada level ini menilai

pengetahuan siswa tentang fakta,

proses, konsep, dan prosedur.

Kata kerja operasional: mengingat/

mengenali, mengklasifikasi,

menghitung, mengungkap kembali

dan mengukur.

Sumber: framework aksi matematika, Puspendik

Menerapkan ( Applying )

Menerapkan (Applying)

Menerapkan ( Applying )
Menerapkan ( Applying )
Menerapkan ( Applying )
Menerapkan ( Applying )

Soal pada level ini menilai kemampuan

siswa dalam menerapkan pengetahuan

tentang fakta, hubungan, proses,

konsep, prosedur, dan metode pada konteks situasi nyata/ sesungguhnya.

Kata kerja operasional : memilih,

merepresentasikan/ memodelkan, dan

menerapkan/ mengimplemantasikan.

Sum ber: framework aksi matemati ka, Puspendik

Menalar ( Reasoning ) Soal pada level ini menilai kemampuan menalar siswa dalam menganalisis data

Menalar (Reasoning)

Menalar ( Reasoning ) Soal pada level ini menilai kemampuan menalar siswa dalam menganalisis data dan
Menalar ( Reasoning ) Soal pada level ini menilai kemampuan menalar siswa dalam menganalisis data dan
Menalar ( Reasoning ) Soal pada level ini menilai kemampuan menalar siswa dalam menganalisis data dan
Menalar ( Reasoning ) Soal pada level ini menilai kemampuan menalar siswa dalam menganalisis data dan

Soal pada level ini menilai kemampuan menalar

siswa dalam menganalisis data dan informasi,

menarik kesimpulan, serta mengembangkan

pemahaman terhadap situasi baru. Soal pada

level ini meliputi situasi yang belum dikenal atau

pada konteks yang lebih rumit. Soal tersebut

dapat meliputi soal open-ended approach.

Kata kerja operasional : menganalisis, menilai,

menarik kesimpulan, membuat simbolisasi.

Sumber: framework aksi matematika, Puspendik