Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH

ORGANISASI YANG RAMPING DAN KAYA FUNGSI ADALAH


BUKTI ORGANISASI PEMERINTAH

Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pendidikan Pancasila


Yang dibimbing oleh Bapak H. Ali Badjri, Drs., MM

KELOMPOK 3

Ketua : Teguh

Sekretaris : Amalia Putri Nugraha

Anggota :

Ade Khoerul Mutaqin Irna Nurliana


Afni Hasna Fiqriyah Muhammad Handi
Amelia Putri Nuranisa Nivi Daniah
Dadang Rijal Retna Nurmala
Deprilla Fadilah R Siti Nurjanah
Hevi Herdiana Siti Ariella

PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
SEBELAS APRIL SUMEDANG
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyusun dan menyelesaikan makalah yang
berjudul “Organisasi yang Ramping dan Kaya Fungsi adalah Bukti Organisasi Pemerintah”
dengan sebaik-baiknya. Makalah ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat tugas Mata
Kuliah Pendidikan Pancasila. Makalah ini ditulis dari hasil penyusunan yang penulis peroleh
dari informasi beberapa buku dan media massa. Dalam penyusunan makalah ini penulis
mengucapkan terimakasih kepada :
1. Tuhan Yang Maha Esa
2. Bapak H. Ali Badjri, Drs., MM selaku dosen mata kuliah Pendidikan Pancasila yang
telah membimbing penulis dalam menyelesaikan makalah pembahasan ini.
3. Orang tua penulis yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini jauh dari kata sempurna, baik
dari segi penyusunan bahasan ataupun penulisannya. Mungkin dalam makalah pembahasan
ini terdapat banyak kata yang kurang tepat, untuk itu penulis mohon maaf. Oleh karena itu,
penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun guna menjadi acuan dalam
bekal pengalaman bagi penulis untuk lebih baik di masa yang akan datang. Akhir kata
semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Sumedang, Oktober 2019

Penulis
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG................................................................................................. 5

1.2 RUMUSAN MASALAH ............................................................................................ 6

1.3 TUJUAN PENELITIAN ............................................................................................. 6

1.3 METODE PENELITIAN ........................................................................................... 6

BAB II TINJAUAN TEORI

2.1 PENGERTIAN ORGANISASI.................................................................................. 8

2.2 ORGANISASI YANG RAMPING .......................... Error! Bookmark not defined.

2.3 ORGANISASI KAYA FUNGSI............................... Error! Bookmark not defined.

2.4 PENGERTIAN PEMERINTAHAN SECARA UMUM............................................ 9

2.5 PENGERTIAN PEMERINTAHAN SECARA LUAS DAN SEMPIT .............Error!


Bookmark not defined.

2.6 HUBUNGAN ANTARA ORGANISASI DAN PEMERINTAHAN ................Error!


Bookmark not defined.

2.7 KINERJA SUATU ORGANISASI DALAM PEMERINTHAN .. Error! Bookmark


not defined.

2.8 DAMPAK DARI ORGANISASI YANG RAMPING DAN KAYA FUNGSI .Error!
Bookmark not defined.

BAB III PENUTUP

4.1 KESIMPULAN ........................................................ Error! Bookmark not defined.

4.2 SARAN .................................................................... Error! Bookmark not defined.

DAFTAR PUSTAKA
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Organisasi merupakan sebuah wadah yang dapat dijadikan sebagai alat untuk
mencapai tujuan bersama. Dengan tujuan yang sama tersebut, maka semua anggota
organisasi selanjutnya akan berusaha dan mengadakan rencana kegiatan, pelaksanaan,
dan semua hal yang berkaitan dengan pencapaian tujuan. Setiap organisasi didirikan
mempunyai tujuan tertentu yang ingin dicapai. Organisasi pemerintah didirikan dengan
maksud memberikan pelayanan hak-hak sipil dan ekonomi kepada setiap warga negara
secara optimal.
Organiasi yang ramping adalah organisasi yang memiliki jumlah anggota tidak
terlalu banyak. Biasanya sekitar 30-50 orang , sedangkan organisasi yang gemuk adalah
organisasi yang memiliki banyak anggota di dalamnya biasa sekitar 50 orang ke atas.
Pemerintah secara umum adalah sebuah organisasi atau sekelompok orang yang
berkumpul dalam suatu wadah bernama negara untuk membuat hukum dan undang-
undang serta menerapkannya pada wilayah tertentu. Sedangkan pemerintahan adalah
orang atau sekelompok orang yang berada dalam pemerintah. Orang tersebut
mempunyai kekuasaan dan kewenangan melaksanakan kepemimpinan dan mengelola
serta mengkoordinasi lembaga-lembaga pemerintah dimana dia ditempatkan. Jadi,
pemerintah mengacu kepada organisasi atau lembaga dan pemerintahan mengacu
kepada orang yang berada didalamnya.
Pemerintahan secara luas adalah seluruh kegiatan badan-badan publik yang
meliputi kegiatan legislatif, eksekutif, dan yudikatif yang mempunyai fungsi dan
wewenang masing-masing untuk mencapai tujuan negara atau tujuan pembangunan
nasional. Sedangkan pemerintahan secara sempit adalah seluruh kegiatan yang
dilakukan oleh badan-badan dan lembaga publik yang berkait dengan lembaga
eksekutif.
Berdasarkan pengertian organisasi dan pemerintahan di atas, maka yang
dimaksud organisasi pemerintahan adalah sebuah wadah atau lembaga yang
melaksanakan seluruh kegiatan pemerintahan baik secara luas maupun secara sempit.

5
Berarti organisasi pemerintahan adalah semua organisasi yang akan terlibat dalam
proses politik, sosialisasi politik, pendidikan politik, dan ilmu kenegaraan. Baik itu
berupa lembaga negara, partai politik, kelompok advokasi, dan semua yang melakukan
pelaksaan kebijakan, pembuat kebijakan, memberi masukan terhadap kebijakan yang
akan atau sudah dibuat, dan sebagainya.

1.2 RUMUSAN MASALAH


1. Apa Pengertian dari Organisasi?

2. Bagaimana itu Organisasi yang Ramping?

3. Apa yang dimaksud dengan Organisasi yang Kaya Fungsi?

4. Apa Pengertian dari Pemerintahan secara Umum ?

5. Apa Pengertian dari Pemerintahan secara Luas?

6. Bagaimana kaitannya Organisasi dan Pemerintahan?

7. Bagaimana Kinerja suatu Organisasi di dalam Pemerintahan?

8. Dampak apa yang ditimbulkan dari Organisasi yang Ramping dan Kaya Fungsi?

1.3 TUJUAN
1.3.1 Tujuan Umum

Mengetahui tentang apakah dengan organisasi yang ramping dan kaya fungsi
adalah bukti organisasi pemerintah yang baik.

1.3.2 Tujuan Khusus

1. Mengetahui Pengertian dari Organisasi

2. Mengetahui bagaimana itu Organisasi yang Ramping

3. Mengetahui Apa yang dimaksud dengan Organisasi yang Kaya Fungsi

4. Mengetahui Pengertian dari Pemerintahan secara Umum

5. Mengetahui Pengertian dari Pemerintahan secara Luas

6. Mengetahui apa kaitannya Organisasi dan Pemerintahan

6
7. Mengetahui Bagaimana Kinerja suatu Organisasi di dalam Pemerintahan

8. Mengetahui Dampak yang ditimbulkan dari Organisasi yang Ramping dan


Kaya Fungsi

1.4 METODE PENELITIAN

Metode yang digunakan oleh penulis dalam penalitian ini adalah :

1. Metode literatur yaitu metode mengumpulkan bahan, alat atau sumber dari
berbagai buku untuk mencari teori tentang penelitian dan dapat mengumpulkan
keseluruhan.
2. Metode internet yaitu metode mengumpulkan data, bahan, atau sumber dari
berbagai website terkait.
3. Metode survei yaitu metode meneliti langsung kepada narasumber dengan cara
melakukan wawancara.

7
BAB II

TINJAUAN TEORI

2.1 PENGERTIAN ORGANISASI


Organisasi adalah perkumpulan atau wadah bagi sekelompok orang untuk
bekerjasama, terkendali dan terpimpin untuk tujuan tertentu. Organisasi biasanya
memanfaatkan suatu sumber daya tertentu misalnya lingkungan, cara atau metode,
material, mesin, uang, dan beberapa sumber daya lain dalam rangka mencapai tujuan
organisasi tersebut. Orang-orang yang berkumpul dalam sebuah organisasi sepakat untuk
mencapai tujuan tertentu melalui sumber daya secara sistematis dan rasional yang
terkendali dan adanya pemimpin organisasi yang akan memimpin operasional organisasi
dengan terencana. Ada beberapa bentuk organisasi diantaranya, organisasi politik,
organisasi sosial, organisasi mahasiswa, organisasi olahraga, organisasi sekolah, dan
organisasi negara.
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut :
a. Organisasi Menurut Stoner

Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-


orang dibawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

b. Organisasi Menurut James D. Mooney

Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan


bersama.

c. Organisasi Menurut Chester I. Bernard

Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh
dua orang atau lebih.

2.2 ORGANISASI YANG RAMPING

Organiasi yang ramping adalah organisasi yang memiliki jumlah anggota tidak
terlalu banyak, biasanya sekitar 30-50 orang. Gemuknya organisasi di instansi pusat
atau lainnya menjadi penyebab utama biaya operasional pegawai melambung. Apalagi
sebagian besar instansi pusat dan daerah masih mengutamakan jabatan struktural

8
daripada fungsional. Selain itu, jumalah organisasi tak efisien, satu fungsi menjadi satu
unit, dan menghindari pengelompokan fungsi.
Struktur organisasi yang gemuk serta pengutamaan jabatan struktural masih
menjadi masalah utama. Karena itu perlu perampingan agar visi miskin struktur kaya
fungsi bisa tercapai sehingga biaya operasional pegawai berkurang dan dapat
memaksimalkan pelayanan publik.

2.3 ORGANISASI KAYA FUNGSI


Kaya Fungsi tetapi Miskin Struktur” dalam suatu organisasi kalimat tersebut
bermakna dengan struktur pemerintahan yang ramping, efisiensi anggaran bisa optimal
dan efektivitas kinerja akan terdongkrak, mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri
dengan perkembangan keadaan. Di indonesia sendiri kalimat tersebut populer terutama
sejak pemerintah memberlakukan PP No. 41/2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah
yaitu Peraturan yang terbit pada Juli 2007 mengatur tentang komposisi ideal lembaga
teknis, dinas, dan satuan kerja lain di tubuh pemerintah daerah. PP (Perangkat Daerah)
tersebut memiliki target utama, yakni menciptakan pemerintahan yang miskin struktur
tapi kaya fungsi. Dalam perampingan tersebut, ada salah satu aturan yang dijadikan
patokan. Yakni, penentuan kategori dan besaran organisasi di tiap daerah.

2.4 PENGETIAN PEMERINTAHAN SECARA UMUM


Pemerintah secara umum adalah sebuah organisasi atau sekelompok orang
yang berkumpul dalam suatu wadah bernama negara untuk membuat hukum dan
undang-undang serta menerapkannya pada wilayah tertentu. Sedangkan pemerintahan
adalah orang atau sekelompok orang yang berada dalam pemerintah. Orang tersebut
mempunyai kekuasaan dan kewenangan melaksanakan kepemimpinan dan mengelola
serta mengkoordinasi lembaga-lembaga pemerintah dimana dia ditempatkan. Jadi,
pemerintah mengacu kepada organisasi atau lembaga dan pemerintahan mengacu
kepada orang yang berada didalamnya.

2.5 PENGERTIAN PEMERINTAHAN SECARA LUAS DAN SEMPIT


Pemerintahan dalam arti luas adalah semua yang meliputi aparatur negara yang
mencakup semua badan atau lembaga, alat kelengkapan negara, dan organ-organ yang
menjalankan berbagai kegiatan atau aktivitas untuk mencapai tujuan negara. Sedangkan
pemerintahan dalam arti sempit adalah merupakan seluruh aktivitas atau kegiatan, tugas,

9
kewajiban, dan fungsi yang dijalankan oleh suatu lembaga untuk mencapau tujuan
negara.

2.6 HUBUNGAN ANTARA ORGANISASI DAN PEMERINTAHAN


Organisasi dan pemerintahan berkepentingan atau terlibat dalam proses politik
dan dalam ilmu kenegaraan, secara aktif berperan dalam menentukan nasib bangsa.
Organisasi politik dapat mencakup berbagai jenis organisasi seperti kelompok advokasi,
partai politik yang mengajukan kandidat pada pemilihan umum, dan kelompok teroris
yang menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan politiknya. Dalam pengertian
yang lebih luas, suatu organisasi dapat pula dianggap sebagai suatu sistem politik jika
memiliki sistem pemerintahan yang lengkap. Organisasi merupakan bagian dari suatu
kesatuan yang berkepentingan dalam pembentukan tatanan sosial pada suatu wilayah
tertentu oleh pemerintahan yang sah.

2.7 KINERJA SUATU ORGANISASI DALAM PEMERINTAHAN


Kinerja berasal dari pengertian performance yaitu sebagai hasil kerja atau
prestasi kerja. Kinerja berkaitan dengan melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai
dari suatu pekerjaan. Terdapat tiga konsep yang dapat dijadikan sebagai acuan guna
mengukur kinerja organisasi dalam pemerintah, yaitu :
1. Responcivitas, mengacu kepada keselarasan antara pogram dan kegiatan
pelayanan yang diberikan oleh suatu organisasi yang sesuai dengan kebutuhan dan
keinginan masyarakat. Semakin banyak kebutuhan dan keinginan masyarakat yang
diprogramkan dan dijalankan oleh suatu organisasi maka kinerja suatu organisasi
tersebut semakin baik.
2. Responsibilitas, menjelaskan sejauh mana pelaksanaan kegiatan suatu
organisasi itu dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip administrasi yang benar atau
sesuai dengan kebijaksanaan peraturan yang berlaku.
3. Akuntabilitas, mengacu kepada seberapa besar kebijaksanaan dan kegiatan
organisasi tunduk kepada para pejabat politik yang dipilih oleh rakyat. Kinerja
organisasi dapat dinilai baik apabila sebagian besar kegiatannya didasarkan pada
upaya-upaya untuk memenuhi harapan dan keinginan para masyarakat.

10
2.8 DAMPAK DARI ORGANISASI YANG RAMPING DAN KAYA FUNGSI
1. Menghindari penghamburan anggaran penyelenggaraan pemerintah yang tidak
perlu.
2. Meningkatkan kinerja dalam melaksanakan fungsi dan tugas pelayanan terhadap
masyarakat.
3. Memaksimalkan pelayanan publik.
4. Evektivitas kerja lebih optimal.
5. Mencegah terjadinya tumpang tindih dalam pemerintahan.

11
BAB III

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

3.2 SARAN

12