Anda di halaman 1dari 5

PENGENALAN DAN KARAKTERISTIK CLOUD COMPUTING

FERNANDO NABABAN (160401013)


MIFTAHURROYAN (160401057)
M JUNIZAR ADI SAPUTRA (160401071)
DESWANTA GINTING (160401020)
RANDY PRANA JAYA (160401128)

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU


PEKANBARU
2019
BAB 1

Tahun 1960-an Cloud Computing telah berkembang bersamaan dengan


perkembangan Internet dan Web. Namun tahun 1990 perubahan teknologi
bandwidth cukup besar dan membuat perkembangan internet lebih berkembang
dibanding Cloud Computing. Pada tahun 1999 perkembangan cloud computing
berkembang dengan adanya Salesforce.com yang merupakan pencetus pertama
aplikasi perusahaan dijalankan melalui internet. Perkembangan berikutnya
adalah adanya Amazon Web Services di tahun 2006, di mana dengan teknologi
Elastic Compute Cloud (EC2), terdapat situs layanan web yang di komersialkan
yang memungkinkan perusahaan kecil dan individu untuk menyewa komputer
atau server, agar dapat menjalankan aplikasi komputer mereka.[1]

Teknologi Cloud Computing

Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat telah membuat


banyak perubahan bagi kehidupan manusia. Salah satu system informasi yang
berkembang saat ini adanya system informasi awan, atau disebut Cloud
Computing. Cloud Computing adalah sebuah model client server, dimana
resource seperti server , storage, network dan software dapat dipandang sebagai
layanan oleh pengguna secara remote dan setiap saat.[2]
Secara umum penerapan konsep cloud computing untuk kegiatan sehari-
hari adalah penggunaan aplikasi pekerjaan secara online. Dimana para pengguna
tidak memerlukan untuk membeli perangkat lunak untuk melakukan pekerjaan,
karena sudah tersedia di internet. Penyedia jasa dalam hal ini menyediakan akses
jaringan, keamanan, perangkat lunak aplikasi dan tempat penyimpanan data
dalam bentuk pusat data yang terletak di internet.[3]
Komputasi awan terdiri dari 3 dasar yang menyusunnya :
1. Software as a Service (SaaS) yaitu kemampuan yang diberikan pada
pengguna untuk menggunakan aplikasi penyedia layanan (provider) dapat
beroperasi dengan koneksi internet.
2. Platform as a Service yaitu kemampuan yang diberikan kepada pengguna
untuk menyebarkan aplikasi yang dibuat oleh pengguna ke infrastruktur
komputasi awan yang mendasari. Infrastruktur tersebut adalah jaringan,
server, system operasi , penyimpanan dan bahan baku lainnya.
3. Infrastrukture as a Service (IaaS) merupakan kemampuan yang diberikan
kepada pengguna untuk memproses , menyimpan, berjaringan, dan
komputasi sumberdaya lain yang penting, dimana pengguna dapat
menyebarluaskan dan menjalankan perangkat lunak secara bebas, dapat
mencakup system operasi dan aplikasi.[4]
Karakteristik Cloud Computing
National Institute of Standard and Technology (NIST) mengidentifikasi 5
karakteristik penting dari komputasi awan sebagai berikut:
1. Broad network access
Sebuah layanan cloud computing harus dapat diakses dari mana saja,
kapan saja, dengan alat apapun, asalkan terhubung dengan jaringan
internet.
2. On-demand self-service
Sebuah layanan cloud computing harus dapat dimanfaatkan oleh
pengguna melalui mekanisme yang langsung tersedia saat di butuhkan,
dan campur tangan penyedia layanan yang sangat sedikit.
3. Resource pooling
Sebuah layanan cloud computing harus tersedia secara terpusat dan
dapat membagi sumber daya secara efisien.
4. Measured service
Sebuah layanan cloud computing harus disediakan secara raterukur
5. Rapid elasticity
Sebuah layanan cloud computing harus dapat menaikkan atau
menurunkan kapasitas sesuai kebutuhan.[5]

BAB II
Salah satu contoh aplikasi komputasi awan yaitu seperti Google Drive,
Edmodo, google Clashroom dan lainnya. Aplikasi aplikasi tersebut merupakan
aplikasi yang dapat diakses oleh pengguna dengan device dan lokasi dimana saja.
Aplikasi seperti google drive , edmodo dan google Clashroom memberikan
layanan yang terpusat dan dapat membagi sumberdaya secara efisien. Bahkan
user juga mampu mengubah data dan membagikan data melalui aplikasi aplikasi
tersebut.

BAB III

Kesimpulan
Hasil dari keseluruhan materi di atas membahas dan menjelaskan dasar-dasar
dari Komputasi awan (cloud computing) beserta komponennya. Mengenalkan
apa itu komputasi awan (sejarah dan perkembangan), karakteristik komputasi
awan yang terdapat 5 : Broad network access, on-demand self service, resource
pooling, measured service, rapid elasticity. Dan juga memberi tahu apa saja
contoh implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.
REFERENSI

[1] I. Mutia, “Pemanfaatan Komputasi Awan (Cloud Computing) Bagi


Pembelajaran Mahasiswa Perguruan Tinggi,” STRING (Satuan Tulisan Ris.
dan Inov. Teknol., vol. 1, no. 1, pp. 1–9, 2016.
[2] M. A. Muslim and N. A. Retno, “Implementasi Cloud Computing
Menggunakan Metode Pengembangan Sistem Agile,” Sci. J. Informatics,
vol. 1, no. 1, pp. 29–37, 2015.
[3] R. L. Rahardian, L. Linawati, and M. Sudarma, “Implementasi Layanan
Cloud Computing Software As a Service Pada Usaha Mikro Kecil dan
Menengah,” Maj. Ilm. Teknol. Elektro, vol. 17, no. 3, p. 365, 2018.
[4] L. Christiani, “Peluang dan Tantangan Penerapan Cloud Computing
(Komputasi Awan) Sebagai Solusi Automasi Kerjasama Antar
Perpustakaan,” Anuva, vol. 2, no. 1, p. 43, 2018.
[5] E. A. A. A. P et al., “Berbasis Komputasi Awan,” no. 2, pp. 1–6, 2015.