Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN

_____________________________________________________________________________

1. Dasar : 005/817/436.7.2.49/2017
2. Tujuan : Penyuluhan Demo Toga dan Asuhan Mandiri Akupresure
3. Hasil :
Kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri akupressur dibuka oleh fasilitator,
menjelaskan maksud dan tujuan diadakan kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri
akupressur ini kepada kader TOGA. Kegiatan ini diadakan agar kader dapat memberikan
ilmu pengetahuan tentang pemanfaatan TOGA dan akupressur untuk meningkatkan
kesehatan masyarakatdi wilayah kerja Puskesmas Wiyung.

Pertama-tama, fasilitator memberikan handout dan leaflet kemudian merefresh


materi akupressur pada pertemuan bulan lalu tentang akupresure ringan, titik-titiknya
adalah Hegu (LI 4), Neiguan (PC 8), Zusanli (ST 36) dan Sanyinjiao (SP 6). Titik tersebut
merupakan titik dasar yang akan ada di setiap aplikasi rangkaian akupresure untuk
mengatsi gejala penyakit ringan. Peserta pun turut mempraktekkan teknik penekanan di
titik-titik tersebut. Kemudian fasilitator memberikan kesempatan peserta untuk tanya
jawab.

Setelah materi akupressur, dibuka materi kedua yaitu praktek atau Demo TOGA
membuat “ Bir pletok ”. Fasilitator menerangkan bahan-bahan apa saja yang diperlukan
dan cara meracik ramuan dengan benar. Fasilitator juga menerangkan khasiat apa saja
yang ada di Bir Pletok. Kemudian diisi dengan sesi tanya jawab.

Materi yang didapat oleh peserta diantaranya adalah kader TOGA wajib
diinformasikan kepada masyarakat. Kader TOGA juga harus memiliki keluarga binaan
minimal 5-10 KK. Keluarga binaan tersebut dibina agar menanam tanaman Toga minimal
5 tanaman di rumah dan mempraktekkan akupressur kepada anggota keluarga. Kegiatan
ini diwajibkan agar masyarakat khususnya Kecamatan Wiyung lebih sehat.

4. Kesimpulan / Saran Perbaikan :


Kegiatan Demo TOGA dan Asuhan Mandiri Akupressur berjalan dengan lancar, tidak ada
kendala selama kegiatan berlangsung peserta semangat dan aktif dalam bertanya serta
memberikan saran kepada fasilitator. Selain itu ada tanggapan baik dari kader Toga
puskesmas Wiyung tentang keberadaan Poli Kestrad, karna program Kestrad sejalan
dengan keinginian masyarakat yang menginginkan pengobatan komplementer yang
terstandar dengan baik.

Surabaya, 15 Mei 2017


Pelapor :

(Hilda Mulya Dewi )


LAPORAN
_____________________________________________________________________________

1. Dasar : 005/817/436.7.2.49/2017
2. Tujuan : Penyuluhan Demo Toga dan Asuhan Mandiri Akupresure
3. Hasil :
Kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri akupressur dibuka oleh fasilitator,
menjelaskan maksud dan tujuan diadakan kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri
akupressur ini kepada kader TOGA. Kegiatan ini diadakan agar kader dapat memberikan
ilmu pengetahuan tentang pemanfaatan TOGA dan akupressur untuk meningkatkan
kesehatan masyarakatdi wilayah kerja Puskesmas Wiyung.

Pertama-tama, fasilitator memberikan handout dan leaflet kemudian merefresh


materi akupressur pada pertemuan bulan lalu tentang akupresure ringan, titik-titiknya
adalah Hegu (LI 4), Neiguan (PC 8), Zusanli (ST 36) dan Sanyinjiao (SP 6). Kemudian
ditambahkan dengan materi akupressur baru yaitu untuk akupressur pusing karena
beberapa indikasi. Titik-titiknya adalah Hegu (LI 4) pusing karena gejala flu, Taiyang
untuk pusing daerah pelipis mata, Fengchi untuk pusing karena masuk angin dan
Cuanzhu untuk pusing karena lelah pada mata. Peserta pun turut mempraktekkan teknik
penekanan di titik-titik tersebut. Kemudian fasilitator memberikan kesempatan peserta
untuk tanya jawab.

Setelah materi akupressur, dibuka materi kedua yaitu praktek atau Demo TOGA
membuat “ Kemaruk ”. Fasilitator menerangkan bahan-bahan apa saja yang diperlukan
dan cara meracik ramuan dengan benar. Fasilitator juga menerangkan khasiat apa saja
yang ada di Kemaruk. Kemudian diisi dengan sesi tanya jawab.

Materi yang didapat oleh peserta diantaranya adalah kader TOGA wajib
diinformasikan kepada masyarakat. Kader TOGA juga harus memiliki keluarga binaan
minimal 5-10 KK. Keluarga binaan tersebut dibina agar menanam tanaman Toga minimal
5 tanaman di rumah dan mempraktekkan akupressur kepada anggota keluarga. Kegiatan
ini diwajibkan agar masyarakat khususnya Kecamatan Wiyung lebih sehat.

4. Kesimpulan / Saran Perbaikan :


Kegiatan Demo TOGA dan Asuhan Mandiri Akupressur berjalan dengan lancar, tidak ada
kendala selama kegiatan berlangsung peserta semangat dan aktif dalam bertanya serta
memberikan saran kepada fasilitator.

Surabaya, 10 Juli 2017


Pelapor :

(Hilda Mulya Dewi )


LAPORAN
_____________________________________________________________________________

1. Dasar : 005/817/436.7.2.49/2017
2. Tujuan : Penyuluhan Demo Toga dan Asuhan Mandiri Akupresure
3. Hasil :
Kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri akupressur dibuka oleh fasilitator,
menjelaskan maksud dan tujuan diadakan kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri
akupressur ini kepada kader TOGA. Kegiatan ini diadakan agar kader dapat memberikan
ilmu pengetahuan tentang pemanfaatan TOGA dan akupressur untuk meningkatkan
kesehatan masyarakatdi wilayah kerja Puskesmas Wiyung.

Pertama-tama, fasilitator memberikan handout dan leaflet kemudian merefresh


materi akupressur pada pertemuan bulan lalu tentang akupresure ringan, Kemudian
ditambahkan dengan materi akupressur baru yaitu untuk akupressur meredakan batuk
pada balita yaitu menggunakan titik akupresure Funglong, hegu, Zusanli, Liuque.
Kemudian titik untuk memeperlancar Asi adalah tititk Zusalnli dan saochong. Peserta pun
turut mempraktekkan teknik penekanan di titik-titik tersebut. Kemudian fasilitator
memberikan kesempatan peserta untuk tanya jawab.

Setelah materi akupressur, dibuka materi kedua yaitu praktek atau Demo TOGA
membuat “ Sinom ”. Fasilitator dibantu dengan kader menerangkan bahan-bahan apa saja
yang diperlukan dan cara meracik ramuan dengan benar. Fasilitator juga menerangkan
khasiat apa saja yang ada di Sinom. Kemudian diisi dengan sesi tanya jawab.

Materi yang didapat oleh peserta diantaranya adalah kader TOGA wajib
diinformasikan kepada masyarakat. Kader TOGA juga harus memiliki keluarga binaan
minimal 5-10 KK. Keluarga binaan tersebut dibina agar menanam tanaman Toga minimal
5 tanaman di rumah dan mempraktekkan akupressur kepada anggota keluarga. Kegiatan
ini diwajibkan agar masyarakat khususnya Kecamatan Wiyung lebih sehat.

4. Kesimpulan / Saran Perbaikan :


Kegiatan Demo TOGA dan Asuhan Mandiri Akupressur berjalan dengan lancar, tidak ada
kendala selama kegiatan berlangsung peserta semangat dan aktif dalam bertanya serta
memberikan saran kepada fasilitator.

Surabaya, 8 Agustus 2017


Pelapor :

(Hilda Mulya Dewi )


LAPORAN
_____________________________________________________________________________

1. Dasar : 005/817/436.7.2.49/2017
2. Tujuan : Penyuluhan Demo Toga dan Asuhan Mandiri Akupresure
3. Hasil :
Kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri akupressur dibuka oleh fasilitator,
menjelaskan maksud dan tujuan diadakan kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri
akupressur ini kepada kader TOGA. Kegiatan ini diadakan agar kader dapat memberikan
ilmu pengetahuan tentang pemanfaatan TOGA dan akupressur untuk meningkatkan
kesehatan masyarakatdi wilayah kerja Puskesmas Wiyung.

Pertama-tama, fasilitator memberikan handout dan leaflet kemudian merefresh


materi akupressur pada pertemuan bulan lalu tentang akupresure ringan, kemudain
ditambahkan titik baru untuk meningkatkan nafsu makan pada anak yaitu titik sanyinjiao,
neiguan, hegu dan zusanli. Dan titik untuk mengatasi masalah gatal biduran yaitu quchi,
hegu, xuehai dan sanyinjiao. Peserta pun turut mempraktekkan teknik penekanan di titik-
titik tersebut. Kemudian fasilitator memberikan kesempatan peserta untuk tanya jawab.

Setelah materi akupressur, dibuka materi kedua yaitu praktek atau Demo TOGA
membuat “ Lamisreh ”. Fasilitator menerangkan bahan-bahan apa saja yang diperlukan
dan cara meracik ramuan dengan benar. Fasilitator juga menerangkan khasiat apa saja
yang ada di Lamisreh. Kemudian diisi dengan sesi tanya jawab.

Materi yang didapat oleh peserta diantaranya adalah kader TOGA wajib
diinformasikan kepada masyarakat. Kader TOGA juga harus memiliki keluarga binaan
minimal 5-10 KK. Keluarga binaan tersebut dibina agar menanam tanaman Toga minimal
5 tanaman di rumah dan mempraktekkan akupressur kepada anggota keluarga. Kegiatan
ini diwajibkan agar masyarakat khususnya Kecamatan Wiyung lebih sehat.

4. Kesimpulan / Saran Perbaikan :


Kegiatan Demo TOGA dan Asuhan Mandiri Akupressur berjalan dengan lancar, tidak ada
kendala selama kegiatan berlangsung peserta semangat dan aktif dalam bertanya serta
memberikan saran kepada fasilitator.

Surabaya, 11 September 2017


Pelapor :

(Hilda Mulya Dewi )


LAPORAN
_____________________________________________________________________________

1. Dasar : 005/817/436.7.2.49/2017
2. Tujuan : Penyuluhan Demo Toga dan Asuhan Mandiri Akupresure
3. Hasil :
Kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri akupressur dibuka oleh fasilitator,
menjelaskan maksud dan tujuan diadakan kegiatan demo TOGA dan asuhan mandiri
akupressur ini kepada kader TOGA. Kegiatan ini diadakan agar kader dapat memberikan
ilmu pengetahuan tentang pemanfaatan TOGA dan akupressur untuk meningkatkan
kesehatan masyarakatdi wilayah kerja Puskesmas Wiyung.

Pertama-tama, fasilitator memberikan handout dan leaflet kemudian merefresh


materi akupressur pada pertemuan bulan lalu tentang akupresure ringan, kemudian
ditambahkan titik baru untuk mengatsi nyeri haid yaitu, sanyinjiao, hegu dan zusanli.
Titik untuk mengatasi stress di waktu kerja Shenmen, Fengchi, Dazhui, Zusanli. Titik
yang digunakan untuk mengatsi kram otot atau pegal daerah kaki yaitu Chengsan,
zusanli. Peserta pun turut mempraktekkan teknik penekanan di titik-titik tersebut.
Kemudian fasilitator memberikan kesempatan peserta untuk tanya jawab.

Setelah materi akupressur, dibuka materi kedua yaitu praktek atau Demo TOGA
membuat “ Telaga Manis”. Fasilitator menerangkan bahan-bahan apa saja yang
diperlukan dan cara meracik ramuan dengan benar. Fasilitator juga menerangkan khasiat
apa saja yang ada di Talaga Manis . Kemudian diisi dengan sesi tanya jawab.

Materi yang didapat oleh peserta diantaranya adalah kader TOGA wajib
diinformasikan kepada masyarakat. Kader TOGA juga harus memiliki keluarga binaan
minimal 5-10 KK. Keluarga binaan tersebut dibina agar menanam tanaman Toga minimal
5 tanaman di rumah dan mempraktekkan akupressur kepada anggota keluarga. Kegiatan
ini diwajibkan agar masyarakat khususnya Kecamatan Wiyung lebih sehat.

4. Kesimpulan / Saran Perbaikan :


Kegiatan Demo TOGA dan Asuhan Mandiri Akupressur berjalan dengan lancar, tidak ada
kendala selama kegiatan berlangsung peserta semangat dan aktif dalam bertanya serta
memberikan saran kepada fasilitator.

Surabaya, 6 Oktober 2017


Pelapor :

(Hilda Mulya Dewi )