Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN SUKABUMI

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS LIMBANGAN
Jln. Goalpara Km.5 Desa Limbangan Telp. (0266) 242334
Email : Pkm.limbangangoalpara@gmail.com
Kecamatan Sukaraja Kabupaten Sukabumi Jawa Barat Kode Pos 43192

KERANGKA ACUAN PROGRAM

A. PENDAHULUAN
Pembangunan Nasional pada hakekatnya adalah pembangunan manusia
Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat. Pembangunan manusia
yang seutuhnya, yang bermula sejak saat pembuahan dan berlangsung sepanjang
hidupnya meliputi aspek fisik, mental, sosial dan tidak dapat dilepaskan dari seluruh
segi kehidupan keluarga dimana Ia dibesarkan.
Keberhasilan pembangunan Nasional memberikan dampak meningkatnya Umur
Harapan Hidup waktu lahir (UHH) yaitu dari 68,6 tahun 2004 menjadi 70,6 pada tahun
2009. Meningkatnya UHH menyebabkan peningkatan jumlah lanjut usia dimana pada
tahun 2020 diperkirakan mencapai 28,8 juta jiwa.
Lanjut usia adalah suatu proses alami yang tidak dapat dihindarkan, umur
manusia sebagai makhluk hidup terbatas oleh suatu peraturan alam, maksimal sekitar 6
kali masa bayi sampai dewasa, atau 6x20 tahun sama dengan 120 tahun. Proses
menjadi tua yang berlangsung secara alamiah yang menyebabkan perubahan anatomis,
fisiologis dan biokemis pada jaringan tubuh dan akhirnya akan mempengaruhi fungsi
dan kemampuan badan secara keseluruhan.
Mengingat kebutuhan pelayanan kesehatan merupakan masalah utama bagi para
lanjut usia, perlu untuk dilakukan peningkatan upaya pencegahan, pemeliharaan, dan
peningkatan kesehatan, disamping upaya penyembuhan dan pemulihan. Salah satu
bentuk upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan peningkatan kualitas
pelayanan berupa penguatan prosedur pelayanan dan pengembangan kegiatan.

B. LATAR BELAKANG
Menurut sensus tahun 2010 jumlah lansia adalah 18,1 juta jiwa. Berdasarkan
Riset Kesehatan Dasar tahun 2007, lansia dengan kondisi sehat di Indonesia tidak
sampai 2 persen dari total populasi lansia. Kebanyakan lansia menderita penyakit
sendi, hipertensi, katarak, stroke, jantung, gangguan mental emosional, dan diabetes.
Dari 7 milyar penduduk dunia, 1 milyar diantaranya adalah penduduk lanjut usia
(lansia). Indonesia sendiri memiliki 24 juta jiwa lansia, yang paling banyak tersebar di 5
profinsi yaitu Jogyakarta, Jawa timur, Jawa Tengah, Bali, dan Jawa Barat. (data badan
pusat stasistik).
Dari 64171 jiwa jumlah penduduk kecamatan Cisaat 11 ribu diantaranya adalah
penduduk lanjut usia, yang terdiri dari 6000 pra lansia dan 5000 lansia. Dengan
banyaknya lansia di wilayah cisaat maka perlu peningkatan kualitas pelayanan
posyandu lansia. Pelayanan di Puskesmas lebih mengutamakan upaya promotif dan
preventif tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Upaya promotif dan
preventif dapat pula dilakukan diluar gedung dengan melibatkan peran aktif
masyarakat. Salah satu wadah yang potensial di masyarakat adalah Posyandu Lansia
atau Posbindu yang dikembangkan oleh Puskesmas atau yang muncul dari aspirasi
masyarakat sendiri.
Pembinaan kesehatan lansia merupakan salah satu kegiatan yang harus terus
digalakkan untuk mewujudkan lansia sejahtera, bahagia dan berdaya guna bagi
kehidupan keluarga dan masyarakat sekitarnya. Hal ini merupakan suatu upaya
menghadapi peningkatan status dan derajat kesehatan rakyat Indonesia yang
memberikan dampak pada meningkatnya usia harapan hidup bangsa.

C. TUJUAN
A. Tujuan umum
Meningkatkan status kesehatan dan kualitas kehidupan lansia agar dapat
menikmati masa tua yang sejahtera, bahagia dan berdaya guna bagi diri,
kehidupan keluarga dan masyarakat sesuai dengan lingkungannya. Dalam
pelaksanaan upaya tersebut mengacu pada RUK Kesehatan Lansia diselaraskan
dengan Tata Nilai Puskesmas yakni SIAP (Santun, Ikhlas, Akuntabel, dan Prima)

B. Tujuan khusus
1. Menjaga dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran lansia baik secara
psikis maupun fisik.
2. Menjalin tali silaturahmi para lansia di desa
3. Menjaga kestabilan psikologi dan psikososial para lansia.
4. Meningkatnya kemudahan bagi lanjut usia dalam mendapatkan pelayanan
kesehatan dasar dan rujukan.

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


No. Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan
1 Upaya Kesehatan Perorangan Pelayanan Santun Lansia:
(UKP) - Proses pendaftaran di bagian pendaftaran
dengan mengambil nomor antrian khusus
lansia
- Pasien lanjut usia didahulukan dengan nomor
antrian yang berbeda dengan pasien umum
- Pemeriksaan dan pengobatan di ruang periksa
yang dilakukan oleh Dokter
- Pengambilan obat di loket obat khusus lansia
2 Upaya Kesehatan Masyarakat Kegiatan Posyandu Lansia yg terdiri dari:
(UKM) - Pemeriksaan Kesehatan terdiri dari
pemeriksaan aktifitas kegiatan sehari-hari mis:
makan, minum, BAK, BAB, berjalan,
berpakaian dsb, pengukuran Tekanan Darah,
menghitung denyut nadi, pemeriksaan status
gizi melalui penimbangan BB dan pengukuran
TB (dicatat di KMS)
- Pemeriksaan laboatorium sederhana (GDS,
Asam Urat, Cholesterol)
- Pelaksanaan rujukan ke Puskesmas (bilamana
ada keluhan serius atau kelaianan)
- Penyuluhan Kesehatan/Konseling
- Kunjungan Rumah bagi anggota kelompok
lansia yang resti disertai penyakit atau lansia
yang tidak datang ke Posbindu
- Kegiatan Olahraga/senam Lansia

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Lintas Program Lintas Sektor
No. Kegiatan Pokok Pelaksanaan Program Ket
Terkait Terkait
1 Upaya Kesehatan Perorangan : - Menyusun rencana Kegiatan 1. Pendaftaran
Pelayanan Santun Lansia: - Pendataan pasien lansia 2. Poli Umum
- Proses pendaftaran di - Membuat Laporan Bulanan 3. Gizi
bagian pendaftaran 4. Poli Gigi
dengan mengambil nomor 5. Laboratorium
antrian khusus lansia 6. Farmasi
- Pasien lanjut usia
didahulukan dengan nomor
antrian yang berbeda
dengan pasien umum
- Pemeriksaan dan
pengobatan di ruang
periksa yang dilakukan
oleh Dokter
- Pengambilan obat di loket
obat khusus lansia

2 Upaya Kesehatan Masyarakat :


Kegiatan Posyandu Lansia: - Menyusun rencana 1. Promkes Mengkoordina Sumber
- Pemeriksaan Kesehatan Kegiatan (KAK, SOP, 2. Gizi sikan kegiatan anggarand
terdiri dari pemeriksaan Notulen, DaftarHadir, 3. Pembina Desa ke : ari BOK
aktifitas kegiatan sehari-hari Materi, dokeumentasi) 1. Desa
mis: makan, minum, BAK, - Koordinasi LP/LS 2. Kader
BAB, berjalan, berpakaian - Menentukan jadwal Posyandu
dsb, pengukuran Tekanan pelaksanaan
Darah, menghitung denyut - Menyiapkan alat dan
nadi, pemeriksaan status bahan
gizi melalui penimbangan - Menyiapkan materi
BB dan pengukuran TB - Membuat Laporan
(dicatat di KMS)
- Pemeriksaan laboatorium
sederhana (GDS, Asam
Urat, Cholesterol)
- Pelaksanaan rujukan ke
Puskesmas (bilamana ada
keluhan serius atau
kelaianan)
- Penyuluhan
Kesehatan/Konseling
- Kunjungan Rumah bagi
anggota kelompok lansia
yang resti disertai penyakit -
atau lansia yang tidak
datang ke Posbindu
- Kegiatan Olahraga

F. SASARAN
1. Sasaran Langsung
a. Pra lansia ( usia 45-59 tahun )
b. Usia lanjut 60-69 tahun
c. Usia lanjut beresiko tinggi 70 tahun ke atas dan usia 60 tahun ke atas
memiliki masalah kesehatan
2. Sasaran tidak langsung
a. Keluarga dimana usila berada
b. Masyarakat yang ada di lingkungan sekitar usila
c. Organisasi social yang peduli terhadap usia lanjut
d. Petugas kesehatan
e. Petugas lain yang menangani usia lanjut
f. Masyarakat luas
G. JADUAL KEGIATAN TAHUN 2019 (GAMBAR DALAM BAGAN GANTT
UNTUK RENCANA SATU TAHUN)
2019
No Kegiatan
Jan Peb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des

1 Upaya Kesehatan
Perorangan:
Pelayanan santun V V V V V V V V V V V V
lansia

Upaya Kesehatan
Masyarakat:
2 V V V V V V V V V V V V
(Kegiatan Posyandu
Lansia):
Pemeriksaan
3 V V V V V V V V V V V V
Kesehatan
Pemeriksaan
4 V V V V V V V V V V V V
Laboratorium
Pelaksanaan rujukan
5 V V V V V V V V V V V V
ke Puskesmas

6 Penyuluhan/Konseling V V V V V V V V V V V V

7 Home visite V V V V V V V V V V V V

8 Kegiatan Olahraga V V V V V V V V V V V V
H. MONITORING EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORANNYA
Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan terhadap pelaksanaan
program/kegiatan dilaksanakan setiap bulan oleh Kepala Puskesmas dan
Penangggung Jawab Upaya Kesehatan. Pelaporan dibuat dengan cara melihat
kesesuaian jadwal pelaksanaan kegiatan dengan pelaksanaannya dalam satu
bulan berjalan, dilaksanakan pada setiap akhir bulan, hasil laporan evaluasi
pelaksanaan kegiatan ditujukan kepada Kepala Puskesmas dan penanggung
jawab Upaya Kesehatan

I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


1. Pencatatan
Pencatatan dengan menggunakan register dan format laporan yang telah
ditetapkan.
2. Pelaporan
Pelaporan dibuat satu bulan sekali yang ditujukan kepada Kepala Puskesmas
dan Dinas Ksehatan.
3. Evaluasi Kegiatan
Evaluasi kegiatan dilakukan pertriwulan atau 3 bulan sekali sesuai dengan
jadwal evaluasi kegiatan yang sudah ditetapkan. Evaluasi kegiatan dilakukan
melalui PDCA (Plan, Do, Chek, Act).