Anda di halaman 1dari 7

TUGAS FISIKA KESEHATAN

“GAYA MEMBENTUK SUDUT”

DI SUSUN OLEH : 1.Lisa Apriani

2.Lusi yant

3.Marda tlasari

4.Marina Citra Sari

5.Mitra Yuniart

6.Monawat

7.Niayu Meilansari

8.Nindi Mawarni

9.Nopi isnaeni

10.Novia Zulaiha

11.Pingka Triyana

D0SEN PEMBIMBING : dr.Tri Indriani

AKADEMI KEBIDANAN
PEMERINTAH KABUPATEN MUARA ENIM
TAHUN AJARAN 2011/2012
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-nya kami
dapat menyelesaikan makalah ini “Gaya membentuk sudut”.

Makalah Fisika Kesehatan ini ini di peruntukan untuk semua pihak khususnya untuk
Mahasiswa program studi kebidanan Muara Enim agar memudahkan proses belajar mengajar di
Akbid Muara Enim ini.

Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dosen pembimbing kami Dr. Tri
Indriani. Serta teman-teman sekalian yang sudah membantu menyelesaikan makalah ini.

Muara Enim, Mei 2012

Penyusun

Ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Persamaan diatas (W = F.s) itu hanya berlaku jika gaya yang berkerja segaris dan
searah dengan perpindahan. Jika gaya yang bekerja membentuk sudut terhadap perpindahan
maka persamaan tersebut tidak dapat digunakan. Akan dapat digunakan jika kita
menambahkan cos θ dalam persamaan tersebut

1.2 Rumusan Masalah

 Bagaimana usaha oleh gaya yang membentuk sudut ?


 Bagaimana ketika usaha bernilai nol(tidak melakukan usaha) ?

1.3 Tujuan

 Untuk mengetahui oleh gaya yang membentuk sudut


 Untuk mengetahui usaha bernilai nol(tidak melakukan usaha)

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan

Gaya dan perpindahan membentuk sudut 90 derajat. Contohnya ketika kita


menenteng tas dan berjalan maju, sudut yang dibentuk gaya penyebab dengan
perpindahan yang dihasilkan adalah 90 derajat. Jika kita masukkan kedalam
persamaan gaya yang membentuk sudut maka akan kita peroleh hasil Usaha sama
dengan nol atau kita dikatakan tidak melakukan usaha.

3.2 Saran

Semoga dengan dibuatnya Makalah ini dapat lebih mengetahui gaya dalam
membentuk sudut, sehingga kita dapat mengert dan paham.

3
DAFTAR PUSTAKA

file:///D:/USAHA%20DAN%20ENERGI%20%C2%AB%20Dunia%20Fisika.htm

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang...................................................................................................................1

1.2 Rumusan Masalah.............................................................................................................1

1.3 Tujuan...............................................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Usaha oleh gaya yang membentuk sudut.........................................................................2

2.2 Usaha bernilai nol(tdak melakukan usaha)......................................................................2

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan.......................................................................................................................3

3.2 Saran.................................................................................................................................3

DAFTAR PUSTAKA..................................................................................................................4

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Usaha oleh gaya yang membentuk sudut

Persamaan diatas (W = F.s) itu hanya berlaku jika gaya yang berkerja segaris dan
searah dengan perpindahan. Jika gaya yang bekerja membentuk sudut terhadap perpindahan
maka persamaan tersebut tidak dapat digunakan. Akan dapat digunakan jika kita
menambahkan cos θ dalam persamaan tersebut. Dimana θ adalah besar sudut antara gaya
terhadap perpindahan.

Hasil akhir persamaannya menjadi :

W = Fcos θ.s

2.2 Usaha bernilai nol(tidak melakukan usaha)

Tidak semua gaya yang sudah bekerja dikatakan melalukan usaha atau semua benda
yang berpindah telah dikenai usaha. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas, berikut ini
peristiwa yang usahanya bernilai nol

 Gaya penyebab ada tetapi tidak ada perpindahan. F tidak sama dengan nol dan s sama
dengan nol, contohnya adalah ketika kita mendorong tembok. Walaupun kita sudah
mengeluarkan gaya tetapi tembok tidak berpindah maka kita dikatakan tidak
melakukan usaha.
 Gaya penyebab tidak ada tetapi terjadi perpindahan. Contohnya adalah ketika kita
bermain sky dan kita sedang ber GLB maka resultan gayanya sama dengan nol tetapi
kita mengalami perpindahan. Kejadian ini juga tergolong usaha bernilai nol atau kita
dikatakan tidak melakukan usaha.

 Gaya dan perpindahan membentuk sudut 90 derajat. Contohnya ketika kita menenteng
tas dan berjalan maju, sudut yang dibentuk gaya penyebab dengan perpindahan yang
dihasilkan adalah 90 derajat. Jika kita masukkan kedalam persamaan gaya yang
membentuk sudut maka akan kita peroleh hasil Usaha sama dengan nol atau kita
dikatakan tidak melakukan usaha.