Anda di halaman 1dari 20

TUGAS AKHIR

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MENGANALISIS
PERHITUNGAN HARGA JUAL
BUSANA RUMAH

PPG DALJAB TAHAP 4


An. NOVIANTI DWI RATNASARI, S.Pd
(SMK NEGERI 2 BLORA)
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2019
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 2 Blora


Mata Pelajaran : Pembuatan Busana Industri
Kelas/ Semester : 11 / Gasal
Program : Tata Busana
Materi Pokok : Perhitungan Harga Jual Busana Rumah (Daster)
Alokasi Waktu : 2 kali pertemuan x 7 JP
: 14 JP

A. Kompetensi Inti (KI) :


KI – 3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan
faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang
dan lingkup kerja Tata Busana pada tingkat tenis, spesifik, detil dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya, dan humaniora
dalam konteks pengembangan potensi diri sebagian bagian dari keluarga,
sekolah, dunia kerja, warga nasional, regional, dan internasional.
KI – 4 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang
kerja Tata Busana. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan
kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif,
kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,
serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan,
gerak mahir, menjadikan gerak alami alami dalam ranah konkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

B. Kompetensi Dasar (KD) dan Indikator Pencapaian Kompetensi :

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.6 Menganalisis perhitungan 3.6.1 Menelaah pengertian harga pokok
harga jual busana rumah produksi
3.6.2 Menelaah pengertian BEP (Break Event
Point)
3.6.3 Menguraikan perkiraan-perkiraan yang
terkait dengan perhitungan harga pokok
produksi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.6.4 Menguraikan perkiraan-perkiraan yang
terkait dengan BEP (Break Event Point)
3.6.5 Menelaah perhitungan harga pokok
produksi

4.6 Menghitung harga jual 4.6.1 Merumuskan kebutuhan material pada


busana rumah busana rumah (daster)
4.6.2 Menghitung Biaya Langsung dan Tidak
Langsung pada pembuatan busana
rumah (daster).
4.6.3 Menghitung Laba.
4.6.4 Menghitung pajak.
4.6.5 Menghitung harga jual per satuan dan
keseluruhan.

C. Tujuan Pembelajaran :
Pertemuan Pertama
1. Setelah berdiskusi dan menggali informasi dari berbagai sumber, diharapkan peserta
didik akan dapat menelaah konsep harga pokok produksi secara komprehensif.
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi dari berbagai sumber, diharapkan peserta
didik akan dapat menelaah pengertian BEP (Break Event Point) secara komprehensif.
3. Setelah berdiskusi dan menggali informasi dari berbagai sumber diharapkan peserta
didik akan dapat menguraikan perkiraan-perkiraan yang terkait dengan perhitungan
harga pokok produksi dengan tepat.
4. Setelah berdiskusi dan menggali informasi dari berbagai sumber diharapkan peserta
didik akan dapat menguraikan perkiraan-perkiraan yang terkait dengan BEP (Break
Event Point) dengan tepat.
5. Setelah berdiskusi, menggali informasi dari berbagai sumber, diharapkan peserta
didik akan dapat menelaah harga pokok produksi dengan tepat.

Pertemuan Kedua
1. Setelah berdiskusi, menggali informasi dari berbagai sumber dan melakukan praktek,
diharapkan peserta didik akan dapat merumuskan kebutuhan material pada busana
rumah dengan benar.
2. Setelah berdiskusi, menggali informasi dari berbagai sumber dan melakukan praktek,
diharapkan peserta didik akan dapat menghitung biaya langsung dan tidak langsung
pada busana rumah dengan tepat.
3. Setelah berdiskusi, menggali informasi dari berbagai sumber dan melakukan praktek,
diharapkan peserta didik akan dapat menghitung laba dan pajak dengan tepat.
4. Setelah berdiskusi, menggali informasi dari berbagai sumber dan melakukan praktek,
diharapkan peserta didik akan dapat menghitung harga jual busana rumah per satuan
dan keseluruhan dengan tepat.
D. Materi Pelajaran :
1. Materi Reguler :
a. Fakta : Harga Pokok Produksi
b. Konsep : Pengertian Harga Pokok Produksi, BEP (Break Even Point)
dan Harga Jual
c. Prinsip : Menghitung Harga Pokok Produksi
d. Prosedur : Langkah-langkah Menentukan Kebutuhan Material, Biaya
Langsung dan Tidak Langsung, Menghitung Laba, Pajak
dan Harga jual per satuan dan keseluruhan
e. Meta Kognitif :
2. Materi Pengayaan :
a. Mewawancarai pelaku usaha industri kecil busana rumah dalam menentukan
harga jual produknya
3. Materi Remidial :
a. Menguraikan langkah-langkah menentukan harga jual busana rumah (daster)

E. Metode Pembelajaran :
1. Pertemuan Pertama
1 Pendekatan Saintifik (Student centered learning)
2 Model Inquiry Learning System dan Problem base learning
3 Metode Diskusi, Ceramah, Praktek
2. Pertemuan Kedua
1 Pendekatan Saintifik (Student centered learning)
2 Model Problem base learning
3 Metode Diskusi, Ceramah, Praktek

F. Media dan Bahan :


1. Media yang digunakan dalam proses pembelajaran ini adalah :
 Gambar berbagai model busana rumah (daster dan baby doll)
 Chart / diagram BEP, HPP, dan Harga jual
 Powerpoint Presentation,
 Film pendek tentang HPP dan BEP (youtube.com).
 CAD software
2. Bahan yang digunakan dalam proses pembelajaran :
 Contoh produk busana rumah (beberapa potong daster berbagai model), sebagai
model realita.
 Alat ukur (penggaris, pita ukur, skala)
 Alat tulis dan buku pola
G. Sumber Belajar

Materi Ajar :
 Handout dan jobsheet Menghitung Harga Jual Busana Rumah (Daster)

Modul dan Buku


 Abas, T dan Suciati. 2007. Modul bahan ajar Manajemen Usaha Busana. Prodi
Pendidikan Tata Busana, Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga,
Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Pendidikan
Indonesia. Bandung.
 Jerusalem, M.A. 2011. Manajemen Usaha Busana. Fakultas Teknik Universitas
Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.
 Rinartati, A dan Mustofani, H. 2019. Pembuatan Busana Industri. Tata Busana.
Ikatan Penata Busana Indonesia. Surabaya.
Literasi Pengayaan
 https://ontbpwjt.wordpress.com/info-penting/3-pengayaan/3-kelas-
xii/perhitungan-harga-jual/
 https://manajemenkeuangan.net/cara-menghitung-hpp/
 https://cpssoft.com/blog/manajemen/break-even-point-mengetahui-titik-impas/
 http://kursusjahityogya.blogspot.com/2015/02/anali.html
 https://carasiiumi.com/cara-menghitung-bep/
Film Pendek
 https://www.youtube.com/watch?v=y_jp6DDTQDw Menghitung BEP (Break
Even Point) Manual - Titik Pulang Pokok Kasus-1
 https://www.youtube.com/watch?v=IcJpwjhal3I Analisis Titik Impas dan Target
Laba
 https://www.youtube.com/watch?v=RNyAooUMsLg Cara Menentukan Harga
Jahitan Bagi Seorang Pemula
 https://www.youtube.com/watch?v=2v4S4tGm9GQ Cara Mudah Menghitung
Harga Pokok Produksi | Edi Zubaedi

H. Langkah-langkah Pembelajaran :
Pertemuan Pertama ( 7 x 45 menit)
No Kegiatan Pembelajaran Waktu

A. Pendahuluan 1. Salam Pembuka : guru memberi salam, 15 menit


berdoa dan mengecek kehadiran peserta
didik dan peserta didik merespon salam
tanda syukur pada anugerah Tuhan dan
saling mendoakan
2. Guru mengajak peserta didik untuk
menyanyikan lagu wajib.
No Kegiatan Pembelajaran Waktu

3. Apersepsi : Guru melakukan


pengkondisian peserta didik dan
memberikan beberapa pertanyaan untuk
pre test guna mengetahui kompetensi yang
sudah dikuasai.
4. Guru mengajak peserta didik untuk
membaca materi yang sudah dibawa
selama 2 menit.
5. Prediksi: guru menginformasikan
pencapaian kompetensi yang akan
dicapai Peserta didik proaktif
menerima informasi tentang keterkaitan
pembelajaran sebelumnya dengan
pembelajaran yang akan dilaksanakan
6. Guru menjelaskan lingkup
penilaian kompetensi ini berupa tes
pengetahuan dan penilaian unjuk kerja.
B Kegiatan Inti 285 menit

a. Pemberian Mengamati (Observing)


Rangsangan  Guru memberikan hand out dan tayangan
(Stimulation) tentang pengertian harga pokok produksi
dan BEP (break event point)
 Siswa menyimak penjelasan atau tayangan
tentang pengertian harga pokok produksi
(HPP) dan BEP (break event point)
 Guru memberikan tayangan dan
menjelaskan tentang langkah menentukan
harga pokok produksi (HPP) dan BEP
(break event point)
 Siswa menyimak penjelasan atau tayangan
tentang langkah menentukan harga pokok
produksi (HPP) dan BEP (break event
point)
 Guru menyampaikan manfaat mempelajari
pengertian dan langkah untuk menentukan
harga pokok produksi (HPP) dan BEP
(break event point)
b. Pernyataan / Menanya (Questioning)
Identifikasi  Guru menyampaikan hal-hal pokok terkait
Masalah dengan materi pembelajaran,
(Problem menghubungkan dengan usaha busana
Statement) rumah dan memberikan pertanyaan untuk
didiskusikan oleh siswa
 Siswa secara berkelompok mendiskusikan
No Kegiatan Pembelajaran Waktu

pertanyaan-pertanyaan guru dan


menyusunnya dalam bentuk paparan
c. Pengumpulan Mengumpulkan informasi (experimenting)
data (Data  Siswa mencari informasi melalui hand out,
collection) modul atau media lain untuk menjawab
pertanyaan guru.
d. Pembuktian Menalar (Associating)
(Verification)  Guru mempersilakan siswa untuk
membandingkan data dari satu sumber
dengan sumber yang lain
 Secara berkelompok siswa membandingkan
informasi yang diterima dengan data yang
didapatkannya serta mengkritisi kelompok
lain berdasarkan data yang dimilikinya
e. Menarik Mengkomunikasikan (Communicating)
simpulan/  Siswa menarik kesimpulan dari hasil
generalisasi diskusi
(Generalization)  Siswa memaparkan hasil diskusi dan
ditanggapi oleh kelompok lainnya
 Hasil diskusi tiap kelompok dicopy dan
didistribusikan kepada kelompok lainnya
Mencipta
 Setiap kelompok menyusun diagram
langkah-langkah penentuan harga jual
busana rumah (daster)
C Penutup 15 menit

1. Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan


hasil pembelajaran.
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap
kesimpulan dari hasil pembelajaran
3. Guru memberikan evaluasi (post test)
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan menyampaikan
pesan kepada siswa tentang materi berikutnya
5. Guru mengajak siswa berdoa untuk mengakhiri pelajaran
Pertemuan Kedua ( 7 x 45 menit)
No Kegiatan Pembelajaran Waktu

A. Pendahuluan 1. Salam Pembuka : guru memberi salam, 15 menit


berdoa dan mengecek kehadiran peserta
didik dan peserta didik merespon salam
tanda syukur pada anugerah Tuhan dan
saling mendoakan
2. Guru mengajak peserta didik untuk
menyanyikan lagu wajib.
3. Apersepsi : Guru melakukan
pengkondisian peserta didik dan
memberikan beberapa pertanyaan untuk
pre test guna mengetahui kompetensi yang
sudah dikuasai.
4. Guru mengajak peserta didik untuk
membaca materi yang sudah dibawa
selama 2 menit.
5. Prediksi: guru menginformasikan
pencapaian kompetensi yang akan
dicapai Peserta didik proaktif
menerima informasi tentang keterkaitan
pembelajaran sebelumnya dengan
pembelajaran yang akan dilaksanakan
6. Guru menjelaskan lingkup
penilaian kompetensi ini berupa tes
pengetahuan dan penilaian unjuk kerja.
B Kegiatan Inti 285 menit

a. Pemberian Mengamati (Observing)


Rangsangan  Guru memberikan job sheet dan tayangan
(Stimulation) tentang harga pokok produksi dan BEP
(break event point)
 Siswa menyimak tayangan tentang harga
pokok produksi (HPP) dan BEP (break
event point)
 Guru memberikan penjelasan tentang
prosedur menghitung harga jual, dari
menentukan rancang bahan dan rancang
harga, menghitung BTKL dan overhead,
menentukan laba dan pajak hingga
menghitung harga jual.
 Siswa menyimak penjelasan prosedur
menghitung harga jual, dari menentukan
rancang bahan dan rancang harga,
menghitung BTKL dan overhead,
menentukan laba dan pajak hingga
menghitung harga jual
No Kegiatan Pembelajaran Waktu

Guru menyampaikan manfaat mempelajari


pengertian dan langkah untuk menentukan
harga jual.
b. Pernyataan / Menanya (Questioning)
Identifikasi  Guru menyampaikan hal-hal pokok terkait
Masalah dengan materi pembelajaran,
(Problem menghubungkan dengan usaha busana
Statement) rumah dan memberikan pertanyaan untuk
didiskusikan oleh siswa dengan simulasi
usaha industri kecil.
 Siswa secara berkelompok mendiskusikan
pertanyaan-pertanyaan guru dan
menyusunnya dalam bentuk job sheet.
c. Pengumpulan Mengumpulkan informasi (experimenting)
data (Data  Siswa mencari informasi melalui media
collection) lain untuk menjawab pertanyaan guru.
 Siswa melakukan pengukuran terhadap
media real (daster) yang telah disiapkan.
 Siswa mencari informasi harga terkini atas
material bahan busana rumah untuk dasar
perhitungan.
d. Pembuktian Menalar (Associating)
(Verification)  Guru mempersilakan siswa untuk
membandingkan data dari satu sumber
dengan sumber yang lain
 Secara berkelompok siswa membandingkan
informasi yang diterima dengan data yang
didapatkannya serta mengkritisi kelompok
lain berdasarkan data yang dimilikinya
 Siswa melakukan praktik menghitung
harga jual dan membuat laporan laba rugi
sebagaimana dicontohkan.
e. Menarik Mengkomunikasikan (Communicating)
simpulan/  Siswa menarik kesimpulan dari hasil
generalisasi diskusi
(Generalization)  Siswa memaparkan hasil diskusi dan
ditanggapi oleh kelompok lainnya
 Hasil diskusi tiap kelompok dicopy dan
didistribusikan kepada kelompok lainnya
No Kegiatan Pembelajaran Waktu

Mencipta
 Setiap kelompok melakukan praktek
menghitung harga jual dengan mengacu
pada ukuran yang telah ditentukan.
 Membuat laporan hasil perhitungan.
C Penutup 15 menit

1. Secara bersama-sama siswa diminta untuk menyimpulkan


hasil pembelajaran.
2. Guru memberikan konfirmasi dan penguatan terhadap
kesimpulan dari hasil pembelajaran
3. Guru memberikan evaluasi (post test)
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan menyampaikan
pesan kepada siswa tentang materi berikutnya
5. Guru mengajak siswa berdoa untuk mengakhiri pelajaran

I. Penilaian Proses dan Hasil Belajar (PHB)


1. Teknik Penilaian :
a. Test
b. Non Test
2. Bentuk Penilaian :
a. Sikap (spiritual dan sosial)
Berdasarkan pengamatan sikap setiap peserta didik, dengan memberi skor 4, 3,
2, atau 1 pada Lembar Observasi dengan ketentuan sebagai berikut:
i. 4 = apabila SELALU melakukan perilaku yang diamati.
ii. 3 = apabila SERING melakukan perilaku yang diamati.
iii. 2 =apabila KADANG-KADANG melakukan perilaku yang diamati.
iv. 1= apabila TIDAK PERNAH melakukan perilaku yang diamati.

Rubrik Penilaian Sikap Peserta Didik


Sikap yang diamati
No Nama siswa Rasa Rerata Predikat
Jujur ingin Teliti Disiplin
tahu
1.
2.
3.
4.
5.
b. Pengetahuan

Penilaian pengetahuan dengan menggunakan : Test tertulis uraian

c. Keterampilan

Penilaian Keterampilan menggunakan penilaian Kinerja dengan menyelesaikan


tugas menentukan harga jual busana rumah yang telah ditentukan.

3. Pembelajaran Remedial

Berdasarkan hasil analisis penilaian, bagi siswa yang belum mencapai ketuntasan
belajar diberikan kegiatan pembelajaran dengan bentuk remedial, yaitu:
a. Pembelajaran ulang, jika 50% atau lebih siswa belum mencapai ketuntasan.
b. Pemanfaatan tutor sebaya, jika 11-49% siswa belum mencapai ketuntasan.
c. Bimbingan perorangan, jika 1-10% siswa belum mencapai ketuntasan
4. Pembelajaran Pengayaan

Berdasarkan hasil analisis penilaian, bagi siswa yang sudah mencapai ketuntasan
belajar diberikan kegiatan pembelajaran dengan bentuk pengayaan

Blora, . .
Mengetahui,
KEPALA SMK NEGERI 2 Guru Mata Pelajaran
BLORA

(...............................) Novianti Dwi Ratnasari, SPd


NIP. -
Lampiran 1. Penilaian Sikap Spiritual

LEMBAR OBSERVASI SIKAP SPIRITUAL

Mata Pelajaran : Pembuatan Busana Industri


Kelas : 11
Semester : Gasal
Tahun Pelajaran : 2019 / 2020
Periode pengamatan : ..........s/d...................

PETUNJUK:
Berilah tanda centhang ( V ) pada nilai dalam tabel berdasarkan pengamatan yang Anda
lakukan terhadap setiap peserta didik!

No. Nama Peserta Didik Nilai Skor Kategori


A B C D
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10 Dstnya
.
Lampiran 2. Penilaian Sikap Sosial

LEMBAR OBSERVASI SIKAP SOSIAL

Mata Pelajaran : Pembuatan Busana Industri


Kelas : 11
Semester : Gasal
Tahun Pelajaran : 2019 / 2020
Periode pengamatan : ..........s/d...................

PETUNJUK:
Berilah tanda centhang (V) pada nilai dalam tabel berdasarkan pengamatan yang Anda
lakukan terhadap setiap peserta didik!

Nilai
No. Nama Peserta Didik Skor Kategori
A B C D
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10 Dstnya
.
Lampiran 3. Penilaian Pengetahuan

RUBRIK TES PENGETAHUAN

No Indikator Teknik Bentuk Indikator Soal


Instrumen
3.6 Menganalisis perhitungan
harga jual busana rumah
1. 3.6.1 Menelaah pengertian Test Soal uraian 1. Peserta didik dapat
harga pokok produksi tertulis menjelaskan metode
penetapan harga
jual untuk usaha
busana.
2. 3.6.2 Menelaah Pengertian Test Soal uraian 2. Peserta didik dapat
BEP (Break Event tertulis menjelaskan
Point) pengertian harga
pokok produksi dan
komponen yang
mempengaruhi
harga pokok
produksi
3. 3.6.3 Menguraikan perkiraan- Test Soal uraian 3. Peserta didik dapat
perkiraan yang terkait tertulis menjelaskan
dengan perhitungan pengertian Break
harga pokok produksi Event Point.
4. 3.6.4 Menguraikan perkiraan- Test Soal uraian 4. Peserta didik dapat
perkiraan yang terkait tertulis menjelaskan fungsi
dengan BEP (Break analisis BEP
Event Point)
5. 3.6.5 Menelaah perhitungan Test Soal uraian 5. Peserta didik dapat
harga pokok produksi tertulis menentukan harga
jual produk busana
rumah.
Soal-soal Test Tertulis Uraian
1. Karakteristik usaha busana berbeda dengan usaha lainnya. Terdapat beberapa metode
untuk menetapkan suatu harga jual dari produk busana berdasarkan teknik
produksinya. Semakin sulit dan indah suatu busana maka penentuan harga jualnya
berbeda dengan yang diproduksi dalam jumlah banyak.
a. Jelaskan beberapa metode penentuan harga jual produk busana!
b. Metode yang mana yang lebih sesuai untuk produk busana rumah secara industri!
2. Harga jual produk busana rumah tidak dapat dilepaskan dari perhitungan bagaimana
harga pokok produksi atas busana tersebut tersusun.
a. Jelaskan apa yang dimaksud dengan harga pokok produksi!
b. Jelaskan komponen apa saja yang mempengaruhi HPP!
3. Untuk memulai usaha busana rumah, perhitungan kelayakan usaha juga tergantung
terhadap berapa break event point yang diperhitungkan. Jelaskan apa yang dimaksud
dengan break event point (BEP)!
4. Pengetahuan tentang BEP dapat digunakan untuk analisis usaha industri busana
rumah. Jelaskan apa saja fungsi BEP!
5. Sebuah industri kecil “UD Tiga Malaikat” membuatkan busana rumah bagi seorang
pelanggannya dengan pengeluaran untuk bahan baku sebanyak Rp.125.000,00, jasa
desain Rp. 10.000,00, bahan pembantu Rp. 7.500,00, bahan pelengkap Rp.25.000,00,
ongkos jahit sebesar Rp.50,000,00 ( jahit + payet ), biaya penyusutan Rp.10.000,00,
biaya sewa gedung Rp. 5.000,00 dengan laba 12% dan pajak 5%. Berapa harga jual
yang harus dikenakan pada produk tersebut

Jawaban Soal Test Tertulis Uraian


1. Berikut ini adalah metode penetapan harga jual yang dilakukan oleh usaha busana.
a. Metode harga jual usaha busana dapat ditetapkan melalui 3 cara yaitu :
i. Cost Based Pricing ( harga berdasarkan pada biaya produksi )
ii. Value Based Pricing ( harga berdasarkan nilai artistik yang bagus )
iii. Competition Based Pricing ( harga berdasarkan pada persaingan
produksi )
b. Penetapan harga jual Cost Based Pricing dan Competition Based Pricing
dapat digunakan untuk usaha busana bentuk garment, konveksi, tailor, serta
modiste.
2. Harga Pokok Produksi :
a. Yang dimaksud dengan harga pokok produksi yaitu jumlah semua
pengeluaran-pengeluaran langsung atau tidak langsung yang berhubungan
dengan perolehan, produksi, dan penyiapan produk agar dapat dijual.
b. Komponen yang mempengaruhi HPP adalah :
Harga pokok produksi = biaya tetap ( konstan ) + biaya langsung dan biaya
tidak langsung.
i. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah meskipun jumlah
produksinya bertambah atau dikurangi, misalnya gaji karyawan, biaya
penyusutan, biaya asuransi, biaya perawatan, sewa gedung dan mesin.
ii. Biaya langsung yaitu biaya yang secara langsung masuk dalam proses
produksi, misalnya bahan baku langsung, upah buruh langsung, bahan
penolong, barang gagal, dan biaya lembur.
iii. Biaya tidak langsung yaitu biaya yang secara tidak langsung ikut
menentukan proses produksi. Misalnya penggunaan listrik.
3. Break Even Point adalah titik dimana suatu perusahaan atau bisnis dalam keadaan
belum memperoleh keuntungan, namun tidak pula merugi. BEP juga dapat diartikan
sebagai sebuah analisis untuk menentukan dan mencari jumlah barang atau jasa yang
harus dijual kepada konsumen pada harga tertentu guna menutupi biaya-biaya yang
timbul dan memperoleh keuntungan. BEP juga bisa disebut sebagai suatu keadaan di
mana dalam operasi perusahaan, perusahaan tersebut tidak mendapatkan laba dan juga
tidak mengalami kerugian..
4. Fungsi BEP adalah :
a. Mengetahui jumlah penjualan minimum yang harus dipertahankan supaya
perusahaan tidak mengalami kerugian. Jumlah penjualan minimum artinya
adalah jumlah produksi minimum yang harus dibuat oleh perusahaan.
b. Menentukan jumlah penjualan yang harus dicapai agar memperoleh laba yang
telah direncanakan. Bisa juga diartikan bahwa tingkat produksi harus
ditetapkan untuk memperoleh laba tersebut.
c. Mengukur dan menjaga agar penjualan dan tingkat produksi tidak lebih rendah
dari BEP.
d. Menganalisis perubahan harga jual, harga pokok dan besarnya hasil penjualan
atau tingkat produksi.
e. Suatu alat perencanaan penjualan dan sekaligus perencanaan tingkat produksi,
supaya perusahaan secara minimal tidak mengalami kerugian.
5. Berikut ini perhitungan harga jual busana tersebut.

Dari perhitungan tersebut dapat diperoleh harga jual sebesar Rp.272.420.00, dari hasil
tersebut kita bulatkan menjadi Rp. 275.000,00.
Norma Penilaian
No Soal Skor Maksimal Jumlah Nilai Maksimal
1 20 100
2 20
3 20
4 20
5 20
Lampiran 4. Penilaian Keterampilan

LEMBAR PENILAIAN MENGHITUNG HARGA JUAL


BUSANA RUMAH (DASTER)

Mata Pelajaran : Pembuatan Busana Industri


Kelas : 11
Semester : Gasal
Tahun Pelajaran : 2019 / 2020
Hari / Tanggal :
Waktu : 45 menit

Langkah Langkah
Pembuatan Pembuatan Ketepatan Sikap Total
No Nama
Rancang Rancang Perhitungan Mandiri Nilai
Bahan Harga
1

10
- Kriteria Penilaian dan skor
Scoring / Penilaian
No Kriteria (4) (3) (2) (1)
Sangat Baik Baik Cukup Kurang
1 Langkah Sangat sesuai Sesuai dalam Sesuai dalam Tidak
Pembuatan dalam prosedur prosedur prosedur mengikuti
Rancang pembuatan pembuatan pembuatan prosedur
Bahan rancang bahan rancang bahan rancang bahan
2 Langkah Sangat sesuai Sesuai dalam Sesuai dalam Tidak
Pembuatan dalam prosedur prosedur prosedur mengikuti
Rancang pembuatan pembuatan pembuatan prosedur
Harga rancang harga rancang harga rancang harga
3 Ketepatan Tepat dan Tepat namun Tidak tepat Tidak tepat dan
Perhitungan lengkap sesuai tidak lengkap namun tidak lengkap
dengan rumus lengkap
4 Sikap Tugas Sebagian besar Tugas Belum dapat
mandiri diselesaikan tugas diselesaikan menyelesaikan
dengan mandiri diselesaikan dengan tugas meski
dengan motivasi dan telah diberikan
mandiri bimbingan motivasi dan
guru bimbingan

Beri Nilai