Anda di halaman 1dari 3

Kelompok 1

1. Sari
2. Syarifah Intan Jamilah
3. Polina Rika Julianti
4. Vanny Alpanesa Butar-Butar

Klasifikasi Radiasi
Radiasi adalah pancaran energy melalui suatu materi atau ruang dalam bentuk
panas, partikel atau gelombang elektromaknetik/cahaya (foton) dari sumber radiasi.

Klasifikasi radiasi dapat dibagi menjadi dua, yaitu berdasarkan :

1. Karakteristik

Berdasarkan karakteristiknya radiasi dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :

a. Radiasi Elektromagnetik yaitu pancaran gelombang yang mempunyai medan


listrik dan medan magnet yang dapat menyebabkan perubahan struktur dalam
atom dari bahan yang dilaluinya, disebut juga dengan radiasi yang tidak memiliki
massa. Energi radiasi elektromagnetik yaitu bentuk energi yang dapat dipantulkan
atau dipancarkan dari benda-benda melalui gelombang listrik atau magnet yang
bergerak melalui ruang. Contoh: sinar gamma, sinar-X, cahaya tampak, radiasi
ultra violet, gelombang mikro, gelombang radio dan radiasi inframerah.

b. Radiasi partikel yaitu radiasi yang berupa partikel yang memiliki massa.
Contohnya : partikel alpa, partikel beta dan neutron.
2. Kemampuan ionisasi

Ionisasi adalah peristiwa terbentuknya ion positif dan ion negatif. Ion akan
melepaskan apabila kelebihan muatan dan akan menangkap apabila kekurangan
muatan. Berdasarkan kemampuan ionisasinya radiasi dibedakan menjadi:

a. Radiasi Pengion yaitu radiasi yang apabila menumbuk atau menabrak sesuatu
akan muncul partikel bermuatan listrik yang disebut ion. Radiasi ion mempunyai
panjang gelombang kurang dari 100 amstrong. Contohnya : sinar-X, sinar gamma,
sinar kosmik, partikel alpa, beta dan neutron. Radiasi pengion dapat dibedakan
menjadi radiasi ion langsung dan radiasi ion tak langsung.

i. Radiasi ion langsung adalah partikel bermuatan listrik (alpa, beta dan lain-lain)
secara langsung menyebabkan terjadinya ionisasi pada atom/molekul dalam
suatu materi. Contoh : partikel alpa, partikel beta, dan lain-lain.

ii. Radiasi ion tak langsung adalah gelombang elektromagnetik seperti sinar-X
atau gamma (termasuk foton) akan berinteraksi dengan elektron dalam suatu
atom melalui peristiwa fotolistrik dan hamburan Compton. Sedangkan neutron
yang merupakan partikel tidak bermuatan listrik akan menimbulkan radiasi
partikel bermuatan melalui interaksinya dengan inti atom. Disini partikel
bermuatan yang dihasilkan secara sekunder oleh partikel neutron berperan pada
proses ionisasinya. Contoh : sinar-X, sinar gamma, dan sinar kosmik.

b. Radiasi Non-ion yaitu radiasi yang tidak dapat menimbulkan ionisasi. Radiasi non
ion mempunyai panjang gelombang lebih dari 100 amstrong Contoh : gelombang
radio, gelombang mikro, inframerah, cahaya tampak dan ultraviolet.