Anda di halaman 1dari 7

TUGAS INDIVIDU

PELAYANAN KEFARMASIAN

“SKRINING RESEP”

OLEH :

NAMA : NURHYUNI

NIM : O1A1 16 040

KELAS :A

JURUSAN FARMASI

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2019
Buat atau cari satu resep dari dokter spesialis apakah resep itu rasioanal atau tidak

Resep ini adalah resep untuk obat batuk pada anak-anak.


a. Skrining resep
1. Administratif (kelengkapan resep)

No Uraian Pada Resep


Ada Tidak Ada
Inscriptio
1 Identitas dokter -
Nama dokter Ada -
2 SIP dokter Ada -
3 Alamat dokter Ada -
4 No. Telp. Ada -
5 Tempat dan tanggal penulisan resep Ada -
Invocatio
6 Tanda R diawal penulisan resep ada
Prescriptio
7 Nama obat Ada -
8 Kekuatan obat Ada -
9 Jumlah obat Ada -
Signature
10 Nama pasien ada -
11 Umur Tidak ada
12 Tinggi badan - Tidak ada
13 Berat badan - Tidak ada
14 alamat - Tidak ada
15 Jenis kelamin - Tidak ada
16 iter - Tidak ada
Suscriptio
17 Tanda tangan/ paraf dokter Ada -
Kesimpulan: -
Resep tersebut lengkap atau tidak
lengkap
Resep tidak lengkap karena: pada
bagian signature tidak memenuhi
kelengkapan administrasi,
diantaranya umur pasien, tinggi
badan, berat badan dan jenis
kelamin
Cara pengatasan: menghubungi
atau langsung kepada keluarga atau
pasien.

2. Kesesuaian farmasetik
1. Pasaba ekspektoran

Kriteria permasalah pengatasan


1 Bentuk sediaan Sirup berwarna merah sesuai
muda
2 Stabilitas obat Simpan dalam wadah yang sesuai
tertutup rapat
3 inkompatibilitas - sesuai
4 Cara pemberian Oral sesuai
5 Jumlah dan aturan 3x1 hari ¾ sendok teh sesuai
pakai

2. Cloracef
Kriteria permasalah pengatasan
1 Bentuk sediaan Larutan/sirup sesuai
2 Stabilitas obat - sesuai
3 inkompatibilitas - sesuai
4 Cara pemberian - sesuai
5 Jumlah dan aturan - sesuai
pakai

3. Dosis
Nama obat Dosis resep Dosis literatur
1 Pasaba 3 x sehari ¼  Anak 1-2 th 3 x sehari ½ sendok teh
expektoran sendok teh.  Anak 2-6 thn 3-4 x sehari 1 sendok teh
 Anak 6-12 thn 3 x sehari 1-2 sendok teh
 Bayi dibawah 1 thn 3 x sehari ¼ sendok teh.

2 Cloracef 3x1 hari 1  dewasa: 4 kali sehari tiap 8 jam 150-750mg.


sendok teh maks. 4 gram per hari. anak > 1 bulan 20-
40mg/kgBB/hari dalam 3 dosis terbagi.
maks. 1 gram per hari

4. Pertimbangan klinis

No Kriteria Permasalahan pengatasan


1 indikasi
2 Kontra indikasi
3 interaksi
4 Polifarmasi/duplikasi
5 alergi
6 Efek samping
7 Reaksi obat yang -
merugikan

b. Karakteristik obat
1. Obat 1
Komposisi : Guaiafenesin 50 mg dan Chlorpheniramine Maleate 1 mg
Dosis : Bayi dibawah 1 thn 3 x sehari ¼ sendok teh.
Pemberian obat : sebelum makan atau sesudah makan
Kontra indikasi : hipersensitivitas
Mekanisme kerja : sebagai refleks memperbanyak sekresi dari kelenjar yang berada
disaluran napas (Tjay, 2007).
Peringatan : harus dengan resep dokter
Efek samping : mengantuk, mulut kering

2. Obat 2
Komposisi : sefaklor 125mg/5ml
Dosis : dewasa: 4 kali sehari tiap 8 jam 150-750mg. maks. 4 gram per
hari. anak > 1 bulan 20-40mg/kgBB/hari dalam 3 dosis terbagi. maks. 1 gram per hari
Pemberian obat : diminum sebelum atau sesudah makan
Kontra indikasi : hipersensitivitas
Mekanisme kerja ; dewasa: 4 kali sehari tiap 8 jam 150-750mg. maks. 4 gram per
hari. anak > 1 bulan 20-40mg/kgBB/hari dalam 3 dosis terbagi. maks. 1 gram per hari
Peringatan : gangguan fungsi ginjal, hipersensitif terhadap penisilin,
penggunaan jangka panjang
Efek samping : gangguan saluran cerna dan reaksi alergi
C. PENYERAHAN DAN PEMBERIAN INFORMASI OBAT/PIO, KOMUNIKASI
INFORMASI EDUKASI/KIE, DAN KONSELING
a) Informasikan mengenai nama obat, aturan pakai, kegunaan masing-masing obat, dan cara
penyimpanan yang benar.
b) Obat yang diberikan harus diminum secara teratur, agar terapi pengobatan yang
diinginkan tercapai.
c) Jika gejala sudah tidak dirasakan lagi, maka pengobatan dapat dihentikan.