Anda di halaman 1dari 4

CIR

Nama Mahasiswa : Leni Dirgahayu

NIM : R014172006

1. Pendahuluan:
Tindakan keperawatan : Penyadapan Elektrokardiografi (EKG)
Definisi tindakan : gambar perekaman aktivitas elektrik jantung yang
dideteksi lewat elektroda dan di ukur dengan
menggunakan galvanometer.
Rasional tindakan : menilai fungsi jantung (kecepatan denyut, irama, dan
hantaran listrik)
No Tindakan Keperawatan Rasionalisasi
1 Mengecek rekam medik dan identifikasi pasien Mengecek kembali instruksi dari
dokter
2 Cuci tangan Mencegah infeksi
3 Jelaskan prosedur kepada pasien Mengurangi kecemasan dan
membantu pasien agar dapat bekerja
sama saat memasukkan selang
4 Pastikan mesin EKG berfungsi dengan baik
5 Pastikan standarisasi mesin yang baik Standarisasi mesin yang baik
a. Atur kecepatan kertas 25 mm/menit memastikan perekaman EKG yang
b. Atur sinyal standar mesin EKG mV akurat
sehingga puncak gelombang yang
terbentuk mempunyai tinggi 00 mm atau
dua kotak besar
c. Pastikan mesin sudah dipasang arde
(grounding0 dengan benar
6 Instruksikan pasien untuk berbaring telentang dan Postur yang kaku dan kontraksi otot-
relaks otot menimbulkan atefak pada
perekaman EKG
7 Instruksikan buka baju pasien bagian dada. Untuk memberikan rasa nyaman
Membersihkan permukaan kulit tangan dan kaki pada kaki dan tangan
dengan kapas alkohol serta memberikan jelly
secukupnya
8 a. Periksa warna sadapan ekstremitas dan pasang Kontak yang baik antar kulit dan
elektroda ekstremitas ke semua empat elektroda serta pelekatan elektroda
ekstremitas sesuai dengan kode warna dari pada lokasi sangat penting untuk
pabrik pembuat mendapatkan hasil yang baik
b. Pasang elektroda dada pada lokasi yang benar
C1 : ruang interkostal IV sisi kanan,
parastermal
C2 : ruang interkostal IV sisi kiri, para sternal
C3 : pertengahan garis lurus yang
menghubungkan C2 dan C4
C4 : ruang interkostal V pada sisi kiri di garis
midklavikula
C5 : ruang interkostal V pada sisi kiri di garis
aksila anterior
C6 : ruang interkostal V pada sisi kiri di garis
midaksilaris
c. Pastikan kontak baik antara sadapan dengan
kulit
9 Beritahu pasien bahwa akan memulai perekaman Pergerakan pasien selama
dan instruksikan pasien untuk tetap berbaring perekaman menimbulkan artefak
diatas ranjang dan tidak bergerak sampai proses pada rekaman EKG
perekaman selesai
10 Lakukan perekaman EKG
11 Periksa rekaman EKG apakah sudahbenar dan Bila hasil perekaman tidak benar
lihat adanya artefak pada hasil rekamannya atau ada aretefak, perekaman perlu
diulang
12 Beritahu pasien bahwa proses perekaman telah
selesai
13 Lepaskan semua elektroda dari keempat
ekstremitas dan dada. Bersihkan gel menggunakan
tissue dan batu pasien memakai baju kembali
14 Menuliskan identitas klien di pojok kiri atas: Memberikan data identifikasi yang
akurat
nama, usia, jenis kelamin, tanggal dan jam

pemeriksaan

15 Bersihkan gel dari elektroda a. Setelah kering, gel akan


membentuk kerak pada
elektroda yang akan
mengganggu proses
perekaman yang akan datang
16 Mencuci tangan Mengurangi transmisi mikro-
organisme
17. Dokumentasi Catat prosedur secara tepat

2. Kesenjangan antara teori dan praktik


No. Teori Praktik Rekomendasi
1 Sebelum penggunaan alat, Tidak dilakukan Sebaiknya dilakukan
memastikan bahwa alat pemeriksaan terlebih pemeriksaan rutin pada alat
dapat digunakan dahuu, sehingga EKG
membutuhkan waktu
dalam pemeriksaan karena
tidak terbaca, dan terbaca
setelah beberapa menit di
pasang
2 Setelah dilakukan Tidak dibersihkan Setelah dilakukan penyadapan
penyadapan EKG, sebaiknya dibersihkan terlebih
membersihkan gel dari dahulu elektroda dari gel,
elektroda sehingga pada saat pemakaian
selanjutnya dapat dilakukan
pasien merasa nyaman dengan
alat dan tidak terbentukkerak
serta menyebarkan
mikroorganisme

3. Analisa berdasarkan EBP


 (Jacob, Rekha, & Tarachnand, 2014) menjelaskan bahwa hal-hal yang dapat
menimbukan sinyal EKG yang buruk atau artefak pada perekaman EKG yaitu
elektroda yang kotor atau atau berkerak, mesin yang yang berfungsi dengan baik. Hal
ini juga dijelaskan oleh (Kligfield et al., 2007) menyatakan bahwa alat akan
mempengaruhi sinyal EKG pada perekaman EKG.
4. Daftar Pustaka

Jacob, A., Rekha, R., & Tarachnand, J. S. (2014). Buku ajar clinical nursing procedure.
Tangerang Selatan: Binarupa Aksara.

Kligfield, P., Gettes, L. S., Bailey, J. J., Childers, R., Deal, B. J., Hancock, E. W., … Wagner, G.
S. (2007). Standardization and Interpretation of the Electrocardiogram. Journal of the
American College of Cardiology, 49(10), 1109–1127.
https://doi.org/10.1016/j.jacc.2007.01.024