Anda di halaman 1dari 15

1.

pengertian
Rentang manajemen atau rentang kendali adalah kemampuan manajer
untuk melakukan koordinasi secara efektif yang sebagian besar tergantung jumlah
bawahan yang melapor kepadanya. Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan
jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer.
Bawahan yang terlalu banyak kurang baik, demikian pula jumlah bawahan yang
terlalu sedikit juga kurang baik.
Istilah-istilah lain rentang manajemen, yaitu :
1. Span of control
2. Span of authority
3. Span of attention atau span of supervision

2. PENENTUAN RENTANG YANG TEPAT


Alasan mengapa penentuan rentang yang tepat sangat penting adalah :
1. Rentang manajemen mempengaruhi penggunaan efisien dari manajer dan
pelaksanaan kerja efektif dari bawahan mereka. Jika terlalu banyak anak buah,
maka anak buah akan semakin kurang terkontrol dan kurang arahan. Kalau terlalu
sedikit, maka manajer yang kurang dimanfaatkan tenaganya dan para bawahan
terlalu diawasi.
2. Ada hubungan antara rentang manajemen di seluruh organisasi dan struktur
organisasi. Jika rentang terlalu sempit, yaitu anak buahnya sedikit, maka
organisasi jadi terlalu tinggi dan berjenjang sehingga efiktifitas manajer ditiap
tingkatan akan terpengaruh. Jika anak buah merasa frustasi dan ada kecurangan
maka dapat disimpulkan bahwa rentang organisasi terlalu lebar, jadi tak efisien
dan banyak tenaga yang tak termanfaatkan dengan baik.

3. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJER DALAM PENENTUAN


RENTANG MANAJEMEN
Menurut Lockheed’s tujuh faktor yang mempengaruhi manajer dalam
penentuan rentang manajemen adalah :
1) Kesamaan fungsi diawasi : sejauh mana fungsi atau tugas bawahan yang
manajer bertanggungjawab adalah sama atau berbeda.
2) Kedekatan geografis fungsi diawasi : seberapa dekat terletak kepada pengelola
fungsi atau bawahan.
3) Kompleksitas fungsi diawasi : sifat fungsi atau tugas yang bertanggungjawab
manajer.
4) Arah dan kontrol yang diperlukan bawahan : derajat pengawasan yang
dibutuhkan bawahan.
5) Koordinasi yang diperlukan pengawas : sejauh manajer harus mencoba untuk
mengintegrasikan fungsi atau tugas dalam subunit atau di antara subunit dan
bagian lain dari organisasi.
6) Perencanaan yang diperlukan pengawas : sejauh mana manajer harus meninjau
program dan kegiatan subunitnya.
7) Bantuan pada atasan atas adanya organisasi : berapa banyak membantu dalam
hal asisten dan personil pendukung dapat diandalkan manajer.
Pertimbangan ekonomis sebagai hal terpenting dalam penentuan rentang
manajemen adalah :
- Semakin lebar rentang manajemen maka biaya untuk manajer menurun dan
biaya untuk aktivitas operasional meningkat dan sebaliknya.
- Semakin sempit rentang manajemen maka biaya untuk manajer meningkat dan
biaya untuk aktivitas operasional menurun.

4. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENTANG MANAJEMEN


Pada dasarnya faktor-faktor yang dipertimbangkan adalah :
1. Kesamaan fungsi-fungsi. Semakin sejenis fungsi-fungsi yang dilaksanakan oleh
kelompok kerja, rentangan semakin melebar.
2. Kedekatan geografis. Semakin dekat kelompok kerja ditempatkan, secara fisik,
rentang semakin melebar.
3. Tingkat pengawasan langsung yang dibutuhkan. Semakin sedikit pengawasan
langsung dibutuhkan, rentang semakin melebar.
4. Tingkat koordinasi pengawasan yang dibutuhkan. Semakin berkurang
koordinasi yang dibutuhkan, rentangan semakin melebar.
5. Perencanaan yang dibutuhkan manajer. Semakin sedikit perencanaan yang
dibutuhkan, rentangan semakin melebar.
6. Bantuan organisasional yang tersedia bagi pengawas. Lebih banyak bantuan
yang diterima pengawas dalam fungsi-fungsi seperti penarikan, latihan, dan
pengawasan mutu, rentang semakin melebar.
Secara ringkas, tidak ada rumusan ajaib yang dapat menentukan ukuran rentang
manajemen yang tepat.

5. JUMLAH RENTANG YANG IDEAL


- Menurut Henri Fayol :
Jumlah maksimum bawahan yang dapat dikendalikan oleh setiap pengawas
produksi dalam organisasi adalah 20 sampai 30 karyawan, sedangkan setiap
kepala pengawas (super intendent) dapat mengawasi hanya 3 atau 4 pengawas
produksi.
- Menurut V.A. Gracinus
Dalam memilih suatu rentangan, manajer harus mempertimbangkan tidak hanya
hubungan satu dengan satu secara langsung dengan bawahan yang diawasi tetapi
juga hubungan mereka dengan bawahan dalam kelompok dua atau lebih. Jadi,
dengan tiga karyawan seorang manajer mempunyai hubungan dengan setiap
individu, dan dengan tiga kelompok yang berbeda, yaitu kombinasi dari setiap dua
karyawan, dan dengan kelompok yang terdiri dari ketiganya.

6. RENTANG MANAJEMEN LEBAR VERSUS SEMPIT


1. Rentang manajemen yang melebar
Alasan digunakan :
- Tingkatan hirarki yang semakin tinggi cenderung mengurangi kecepatan waktu
penyebaran informasi dari atas ke bawah.
- Lebih banyak jumlah tingkatan yang dilalui informasi, lebih besar
kemungkinan penyimpangan atau distorsi.
- Penambahan tingkatan manajemen memakan biaya, karena memerlukan
penambahan gaji materil.
- Penggunaan sumber daya manajer secara efisien.
2. Rentang manajemen yang menyempit
Alasan digunakan :
- Pada umumnya moral dan produktifitas karyawan akan meningkat dalam
organisasi-organisasi kecil daripada dalam organisasi-organisasi besar.
- Penggunaan rentang manajemen terlalu melebar berarti manajer tidak akan
dapat menjalankan fungsi-fungsi dengan efektif dan mencurahkan perhatiannya
kepada seluruh bawahan secara perseorangan.
- Koordinasi dan koperasi berkembang baik, karena setiap individu mengelola
fungsi sendiri dan dengan bantuan minimum dari atasan.
DAFTAR PUSTAKA

Handayaningrat, Soewarno (1985). Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan


Managemen. Cetakan Keenam. Jakarta: PT Gunung Agung.
Handoko, T. Hani (2003), Manajemen. Edisi Kedua. Cetakan Kedelapanbelas.
Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.
Hasibuan, Malayu S.P. (2007), Manajemen: Dasar, Pengertian, dan Masalah.
Edisi Revisi. Cetakan Keenam. Jakarta: Bumi Aksara.

http://aditiaa.blogspot.com/2009/03/koordinasi-dan-rentang-manajemen.html
Mukhyi, Muhammad Abdul dan Imam Hadi Saputro, Pengantar Manajemen
Umum. Depok : Universitas Gunadarma
http://pou-pout.blogspot.com/2010/05/koordinasi-dan-rentang-manajemen.html
http://loekman-loekman.blogspot.com/2012/02/makalah-teori-manajemen-tema-
rentang.html
http://aditiaa.blogspot.com/2009/03/koordinasi-dan-rentang-manajemen.html

http://bimosakti15.wordpress.com/2013/01/10/koordinasi-dan-rentang-
manajemen/
https://www.google.co.id/url? Makalah pengantar manajemen/
http://saydasyarifa.wordpress.com/2013/01/07/koordinasi-rentang-manajemen/

https://sukronlail.wordpress.com/koordinasi-dan-rentang-manajemen/
https://saydasyarifa.wordpress.com/2013/01/07/koordinasi-rentang-manajemen/

http://aditiaa.blogspot.co.id/2009/03/koordinasi-dan-rentang-manajemen.html

http://arsdaniel.blogspot.co.id/2013/05/koordinasi-dan-rentang-manajemen-2.html
Rentang Manajemen/Rentang Kendali (Span of Control, Span of Attention, Span of
Supervision)

Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat


dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer atau atasan, yang menunjukkan
keluasan dan ruang lingkup fungsi pengawasan. Rentang manajemen juga berarti
jumlah bawahan yang secara langsung memberikan laporan kepada seorang
manajer tertentu. Rentang manajemen dan koordinasi saling berhubungan erat;
semakin besar jumlah rentangan semakin sulit untuk mengkoordinasikan
kegiatan-kegiatan bawahan secara efektif. Semakin banyak jumlah bawahan yang
melapor ke setiap manajer, organisasi hanya membutuhkan sedikit manajer.

Ada dua alasan utama penentuan jumlah rentangan yang tepat ;


1) penggunaan efisien dari manajer dan pelaksanaan kerja efektif dari bawahan
mereka ; terlalu lebar rentangan berarti manajer harus mengendalikan bawahan
yang besar, sehingga menyebabkan tidak efisien, sebaliknya rentangan yang terlalu
sempit, dapat menyebabkan manajer tidak digunakan sepenuhnya.
2) hubungan antara rentang manajemen di seluruh organisasi dan struktur
organisasi ; semakin sempit rentang manajemen, stuktur organisasi akan berbentuk
“tall” dengan banyak tingkat pengawasan antara manajemen puncak dan tingkat
paling rendah, rentang manajemen yang melebar akan menghasilkan struktur yang
berbentuk “flat” dengan tingkatan manajemen sedikit, akan mempengaruhi
efektifitas manajemen di semua tingkatan.

Jumlah rentang manajemen yang ideal tergantung dari banyak variable, seperti ;
1) besarnya organisasi,
2) teknologi,
3) spesialisasi,
4) kegiatan-kegiatan rutin,
5) tingkatan manajemen,
6) sifat-sifat pekerjaan lainnya.

Henry Fayol mengemukakan, bahwa jumlah maksimum bawahan yang dapat


dikendalikan oleh setiap pengawas produksi dalam organisasi adalah 20-30
karyawan, sedangkan setiap kepala pengawas (superintendent) dapat mengawasi 3-
4 pengawas produksi. V.A.Graicunas, seorang konsultan dan ahli matematika
Perancis, menyatakan bahwa dalam memilih suatu rentangan, manajer harus
mempertimbangkan tidak hanya hubungan secara langsung dengan bawahan yang
diawasi, tetapi juga hubungan mereka dengan bawahan dalam kelompok lainnya,
yang dapat digambarkan secara matematik hubungan-hubungan tersebut, dan
dinyatakan dengan rumus ;
R = n ( 2(n-1) + n-1 ), dimana ;
R = jumlah hubungan dan n = jumlah bawahan,
berarti ; * Bila ada 5 bawahan, akan ada 100 hubungan,
* dengan 10 bawahan akan ada 5.210 hubungan.

Lyndall F. Urwick menyimpulkan tidak ada eksekutif yang dapat mengendalikan


secara langsung kerja lebih dari 5-6 bawahan, sedangkan Jenderal Ian Hamilton,
berdasarkan pengalaman militernya, mempunyai kesimpulan yang sama, bahwa
otak rata-rata manusia hanya memiliki ruang lingkup yang efektif dalam
penanganan 3-6 otak manusia.

6. Rentang Manajemen Dan Tingkatan Organisasional

Dalam kenyataan, adalah tidak biasa mempunyai rentang manajemen yang sama
pada setiap tingkatan struktur organisasi. Dalam hal ini dapat digambarkan tiga
struktur rentang manajemen, yaitu ;
1) rentangan datar (flat), dimana seorang manajer mengawasi langsung keseluruhan
bawahan, yang menghasilkan rentang manajemen yang sangat lebar dan struktur
organisasi yang datar.
2) rentangan lebih tinggi, dengan rentangan manajemen lebih sempit dan struktur
organisasi yang lebih tinggi.
3) rentangan tinggi (tall), dengan rentang manajemen sangat sempit dan struktur
organisasi sangat tinggi.

Dengan meningkatnya jumlah karyawan, organisasi mempunyai tiga pilihan ;


1) rentang manajemen naik,
2) hiraki manajemen naik,
3) kombinasi keduanya.

Dampak digunakannya rentang manajemen yang melebar (naik), adalah ;


1) tingkatan hirarki yang semakin tinggi cenderung mengurangi kecepatan waktu
penyebaran informasi dari atas kebawah.
2) lebih banyak jumlah tingkatan yang harus dilalui informasi, lebih besar
kemungkinan penyimpangan atau distorsi.
3) penambahan tingkatan manajemen juga memakan biaya, karena memerlukan
penambahan gaji manajerial.
4) penggunaan sumber daya manajerial lebih efisien.
5) sangat baik untuk kegiatan riset dan pengembangan.

Dampak digunakannya rentang manajemen yang menyempit (hirarki manajemen


naik) ;
1) pada umumnya moral dan produktifitas karyawan akan meningkat dalam
organisasi-organisasi kecil daripada organisasi-organisasi besar.
2) manajer tidak akan dapat menjalankan fungsinya dengan efektif, dan
mencurahkan perhatiannya kepada seluruh bawahan secara perseorangan.
3) koordinasi dan kooperasi berkembang baik, karena setiap individu harus
mengelola fungsi sendiri dan dengan bantuan minimum dari atasan.
4) untuk kegiatan yang berulang, rentangan yang menyempit akan menaikkan moral
dan efisiensi.
Kelompok Lockheed mengembangkan suatu pendekatan yang memperhitungkan
segala kemungkinan (contingency approach) untuk mendapatkan rentangan yang
tepat bagi manajer tertentu, mempertimbangkan factor-faktor pengaruh ; 4)
1) Kesamaan fungsi-fungsi,
2) Kedekatan geografis,
3) Tingkat pengawasan langsung yang dibutuhkan,
4) Tingkat koordinasi pengawasan yang dibutuhkan,
5) Perencanaan yang dibutuhkan manajer,
6) Bantuan organisasional yang tersedia bagi pengawas.

Pedoman lainnya yang dapat dipakai untuk menentukan rentang manajemen


mencakup beberapa factor ; 5)
1) Factor-faktor yang berhubungan dengan situasi, dimana rentang manajemen
dapat melebar bila ;
(1) pekerjaan bersifat rutin,
(2) operasi-operasi stabil,
(3) pekerjaan bawahan sejenis,
(4) bawahan dapat bekerja independent,
(5) prosedur-prosedur dan metoda-metoda baik dan formal,
(6) pekerjaan tidak membutuhkan tingkat pengawasan yang tinggi.
2) Faktor-faktor yang berhubungan dengan bawahan, dimana rentang manajemen
dapat melebar bila ;
(1) bawahan terlatih baik untuk pekerjaan tertentu,
(2) bawahan lebih senang bekerja tanpa pengawasan ketat.
3) Faktor-faktor yang berhubungan dengan atasan, dimana rentangan manajemen
dapat melebar bila ;
(1) manajer terlatih baik dan berkemampuan tinggi,
(2) manajer menerima bantuan dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan tambahan
selama pengawasan dilaksanakan,
(3) manajer lebih menyukai gaya pengawasan yang lepas daripada ketat.

Sumber Pustaka :
1) James D. Thompson, Organization in Action, Mc.Graww Hill, New York, 1967,
ch.2.
2) James A.F. Stoner, Management, Prentice Hall International, Inc, Englewood
Cliffs, New york, 1982, hal.283.
3) James A.F. Stoner, ibid, hal 285-289.
4) C.W.Barkdull, Span of Control, A Method of Evaluation, Michigan Business
Review, 15, no.3, 1963, hal. 27-29, dan Harold Steilitz, Span of Control,
Management Record, 24 September 1962, hal.27.
5) Michael Keren dan David Levhari, The Optimum Span of Control in a Pure
Hierarchy, Management Science, 25, No.11, Nopember 1976, hal. 1162-1172.
Pengertian Rentang Manajemen
Bila kegiatan-kegiatan dibagi dan didepartementalisasikan, manajer perlu
untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan itu untuk mencapai tujuan.
Kemampuan manajer untuk melakukan koordinasi secara efektif sebagian besar
tergantung pada jumlah bawahan yang melapor kepadanya, yang dikenal sebagai “
rentang manajemen ” atau “ rentang kendali ”. Rentang manajemen atau rentang
kendali adalah kemampuan manajer untuk melakukan koordinasi secara efektif
yang sebagian besar tergantung jumlah bawahan yang melapor kepadanya. Prinsip
rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan
secara efektif oleh seorang manajer. Bawahan yang terlalu banyak kurang baik,
demikian pula jumlah bawahan yang terlalu sedikit juga kurang baik. Istilah-istilah
lain rentang manajemen mencakap span of control atau Span of authority atau Span
of attention atau span of supervision.
Hubungan rentang manajemen dan koordinasi: ”Semakin besar jumlah
rentang, semakin sulit untuk mengoordinasi kegiatan-kegiatan bawahan secara
efektif.” Adapun, Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan
yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer. Pengertian rentang
manajemen dapat bermacam-macam ada yang mengatakan span of control, span of
authority, span of attention atau span of supervision, Berapa sebenaranya bawahan
seorang manajer agar manajer dapat melaksanakan tugasnya dengan efektif dan
efisien. Disini belum ada ketentuan yang pasti berapa seharusnya bawahan yang
ada dalam tanggung jawabnya. Bawahan yang terlalu banyak kurang baik,
demikian pula jumlah bawahan yang terlalu sedikit juga kurang baik. Ada dua
alasan mengapa penentuan rentang yang baik dan tepat. *9 Pertama rentang
manajemen memperngaruhi penggunaan efisien dari manajer dan pelaksanaan kerja
efektif dari bawahan mereka. Kedua, adanya hubungan antara rentang manajemen
dengan struktur organisasi, dimana semakin sempit rentang manajemen struktur
organisasi akan berbentuk “tall” sedang rentang manajemen yang melebar akan
membentuk struktur organisasi “flat” yang berarti tingkatan manajemen semakin
sedikit.
Oleh karena itu, Untuk memilih suatu rentang manajemen, manajer harus
mempertimbangkan hubungan manajer dengan bawahan dalam dua kelompok dua
atau lebih, juga memeperhatikan hubungan satu dengan satu secara langsung
dengan bawahan. Secara matematik V.A. Graicunas menetapkan rumus
matematikan untuk menghitung jumlah hubungan yang akan dilakukan, yaitu : R=
n (2n1+ n 1)
Dimana R = Jumlah hubungan
n = Jumlah bawahan
B. Alasan Penentu Rentang Manajemen Yang Tepat
1. Retang manajemen mempengaruhi penggunaan efisien dari manajer dan
pelaksanaan kerja efektif dari bawahan mereka. Terlalu melebarnya rentang berarti
manajer harus mengendalikan jumlah bawahan yang besar sehingga menyebabkan
tidak efisien. Sebaliknya jika rentang terlalu sempit dapat menyebabkan manajer
tidak digunakan sepenuhnya.
2. Ada hubungan antara rentang manajemen di seluruh organisasi dan struktur
organisasi.
Semakin sempit rentang manajemen, struktur organisasi akan berbebtuk ”tall”
dengan banyak tingkat pengawasan di antara manajemen puncak dan tingkat paling
rendah. Sedangkan rentang manajemen yang melebar akan menghasilkan struktur
yang berbentuk ”flat” yang berarti tingkat manajemen semakin sedikit dan akan
mempengaruhi efektifitas manajer di semua tingkatan.
C. Rentang Manajemen dan Tingkatan Organisasional
Hubungan antara rentang manajemen dan tingkatan organisasional
digambarkan dalam gambar 7.1. Suatu organisasi (secara teoritik) dengan 32 tenaga
operatif ditunjukkan dalam tiga struktur rentang manajemen, dimana setiap struktur
memerlukan jumlah manajer yang berbeda. Dalam kenyataannya, adalah tidak
biasa mempunyai rentang manajemen yang sama pada setiap tingkatan dalam mana
setiap struktur diorganisasikan. Pada struktur A, seorang manajer mengawasi secara
langsung keseluruhan 32 bawahan, yang menghasilkan rentang manajemen yang
sangat lebar dan struktur organisasi yang datar (flat). Struktur B menunjukkan
rentang manajemen yang lebih sempit dan struktur organisasi yang lebih tinggi.
Pada struktur C, dengan rentang manajemen hanya 4, ada 11 manajemen dengan
tiga tingkatan, yang membuat rentang manajemen dangat sempit dan struktur
organisasi sangat tinggi.
D. Rentang Manajemen Lebar Versus Sempit
Umumnya, Organisasi dengan meningkatnya jumlah karyawan mempunyai
tiga pilihan yakni rentang manajemen naik; hirarki tingkatan manajemen naik; atau
kombinasi keduanya. Adapun, Pertimbangan ekonomis sebagai hal terpenting
dalam penentuan rentang manajemen adalah : Semakin lebar rentang manajemen
maka biaya untuk manajer menurun dan biaya untuk aktivitas operasional
meningkat dan sebaliknya. Dan Semakin sempit rentang manajemen maka biaya
untuk manajer meningkat dan biaya untuk aktivitas operasional menurun. Berikut
ini merupakan penjelasan atas rentang manajemen lebar dan rentang manajemen
sempit:
1. Rentang Manajemen Yang Melebar Alasan digunakan: Tingkatan hirarki yang
semakin tinggi cenderung mengurangi kecepatan waktu penyebaran informasi dari
atas ke bawah. Lebih banyak jumlah tingkatan yang dilalui informasi, lebih besar
kemungkinan penyimpangan atau distorsi. Penambahan tingkatan menajemen
memakan biaya, karena memerlukan penambahan gaji meterial. Penggunaan
sumber daya manajer secara efisien.
2. Rentang Manajemen Yang Menyempit Alasan digunkan: pada umumnya moral
dan produktifitas karyawan akan meningkat dalam organisasi-organisasi kecil
daripada dalam organisasi-organisasi besar. Penggunaan rentang manajemen terlalu
melebar berarti manajer tidak akan dapat menjalankan fungsi-fungsi dengan efektif
dan mencurahkan perhatiannya kepada seluruh bawahan secara perseorangan.
Koordinasi dan kooperasi berkembang baik, karena setiap individu mengelola
fungsi sendiri dan dengan bantuan minimum dari atasan.
Beberapa realita yang dihadapi adalah :
1. Realitas Bisnis. Ini tidak hanya mempertimbangan nilai ekonomi dasar seperti
yang baru saja kita bahas, tetapi juga hal-hal lain seperti bagaimana tersebarnya
operasional organisasi. Semakin tersebar suatu organisasi (dalam hal fungsi atau
operasi), maka kebutuhan akan manajer tingkat menengah dan manajer tingkat yang
lebih rendah kemungkinan akan diperlukan lebih banyak lagi.
2. Realitas Manajemen. Sistem organisasi manajemen juga akan mempengaruhi
jenis rentang yang diperlukan. Sebagai contoh, dalam organisasi dimana bawahan
diizinkan banyak kemerdekaan, rentang yang lebih luas mungkin diperlukan.
Bawahan akan membuat lebih banyak keputusan menurut mereka sendiri. Hal
seperti itu terjadi pula, dalam organisasi dengan program perencanaan yang efektif,
bawahan akan lebih sadar akan tanggung jawab mereka dan kemungkinan akan
membutuhkan pengawasan kurang.
3. Realitas Manusia. Kepribadian dan kemampuan para manajer dan bawahan juga
akan mempengaruhi rentang yang dipilih. Beberapa manajer mungkin ingin
mengawasi (atau lebih mampu mengawasi) bawahan mereka lebih dekat daripada
yang lain, dalam hal rentang yang mereka sukai akan cenderung sempit. Bawahan
yang terlatih dan sangat mam pu (ahli) biasanya tidak begitu suka diawasi terlalu
ketat. Manajer dengan bawahan seperti itu akan memerlukan rentang yang lebih
luas.
E. Faktor - Faktor yang mempengaruhi Rentang Manajemen
Pada dasarnya faktor-faktor pengaruh yang dipertimbangkan adalah:
1. Kesamaan fungsi-fungsi Semakin sejenis fungsi-fungsi yang dilaksanakan oleh
kelompok kerja, rentangan semakin melebar.
2. Kedekatan geografis Semakin dekat kelompok kerja ditempatkan, secara fisik,
rentangan semakin melebar.
3. Tingkat pengawasan langsung yang dibutuhkan Semakin sedikit pengawasan
lengsung dibutuhkan, rentangan semakin melebar.
4. Tingkat koordinasi pengawasan yang dibutuhkan Semakin berkurang
koordinasi yang dibutuhkan, rentangan semakin melebar.
5. Perencanaan yang dibutuhkan manajer. Semakin sedikit perencanaan yang
dibutuhkan, rentangan semakin melebar.
6. Bantuan organisasional yang tersedia bagi pengawas. Lebih banyak bantuan
yang diterima pengawas dalam fungsi-fungsi seperti penarikan, latihan, dan
pengawasan mutu, rentangan semakin melebar.
Faktor lain yang dipakai untuk menentukan rentang manajemen dan
dijadikan sebagai pedoman yang mencakup beberapa faktor yang berhubungan
dengan situasi, bawahan dan atasan, yang secara ringkas dapat ditunjukkan berikut
ini :
1. Faktor-faktor yang berhubungan dengan situasi. Rentang manajemen dapat relatif
melebar bila :
a. Pekerjaan bersifat rutin
b. Operasi-operasi stabil
c. Pekerjaan bawahan sejenis
d. Bawahan dapat bekerja tidak tergantung satu dengan yang lain
e. Prosedur-prosedur dan metoda-metoda dibuat secara baik dan telah
diformalisasikan.
f. Pekerjaan tidak membutuhkan tingkat pengawasan yang tinggi.
2. Faktor-faktor yang berhubungan dengan bawahan. Rentang manajemen dapat
relatif melebar apabila :
a. Bawahan adalah terlatih baik untuk pekerjaan tertentu.
b. Bawahan lebih senang bekerja tanpa pengawasan ketat.
3. Faktor-faktor yang berhubungan dengan atasan. Rentang manajemen dapat relatif
melebar apabila :
a. Manajer adalah terlatih baik dan berkemampuan tinggi.
b. Manajer menerima bantuan dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan
pengawasannya.
c. Manajer tidak mempunyai kegiatan-kegiatan tambahan selama pengawasan
dilaksanakan.
d. Manajer lebih menyukai gaya pengawasan yang lepas dari pada ketat.

Kepustakaan
Handayaningrat, Soewarno. 1985. Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Managemen.
Cetakan Keenam. PT Gunung Agung. Jakarta.
Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Edisi Kedua. Cetakan Kedelapanbelas. BPFE-
Yogyakarta.
Hasibuan, Malayu S.P. 2007. Manajemen: Dasar, Pengertian, dan Masalah. Edisi Revisi.
Cetakan Keenam. Bumi Aksara. Jakarta
http://aditiaa.blogspot.com/2009/03/koordinasi-dan-rentang-manajemen.html
Mukhyi, Muhammad Abdul dan Imam Hadi Saputro, Pengantar Manajemen Umum.
Depok : Universitas Gunadarma
P4,64*tia, R4,ta,6 Ma,aj4m4,
Rentang manajemen atau rentang kendali adalah
kemampuan manajer untuk melakukan koordinasi se'ara e*ekti* yang sebagian
besar tergantung jumlah ba)ahan yang melapor kepadanya. Prinsip rentang
manajemen berkaitan dengan jumlah ba)ahan yang dapat dikendalikan se'ara
e*ekti* oleh seorang manajer. "a)ahan yang terlalu banyak kurang baik, demikian
pula jumlah ba)ahan yang terlalu sedikit juga kurang baik.$stilah-istilah lain
rentang manajemen( . span o* 'ontrol+. &pan o* authority:. &pan o* attention
atau span o* super;ision0ubungan rentang manajemen dan koordinasi(!&emakin
besar jumlah rentang, semakin sulit untuk mengoordinasi kegiatan-
kegiatan ba)ahan se'ara e*ekti*.!Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan
jumlah ba)ahan yang dapat dikendalikan se'ara e*ekti* oleh seorang manajer.
Pengertian rentang manajemen dapat berma'am-ma'am

ada yang mengatakan span o* 'ontrol, span o* authority, span o* attention atau
span o* super;ision,"erapa sebenaranya ba)ahan seorang manajer agar manajer
dapat melaksanakan tugasnya dengan e*ekti* dan e*isien. %isini belum ada
ketentuan yang pasti berapa seharusnya ba)ahan yang ada dalam tanggung
ja)abnya. "a)ahan yang terlalu banyak kurang baik, demikian pula jumlah ba)ahan
yang terlalu sedikit juga kurang baik. da dua alasan mengapa penentuan rentang
yang baik dan tepat.
=
Pertama rentang manajemen memperngaruhi penggunaan e*isien dari manajer
dan pelaksanaan kerja e*ekti* dari ba)ahan mereka. Kedua, adanya hubungan
antara rentang manajemen dengan struktur organisasi, dimana semakin sempit
rentang manajemen struktur organisasi akan berbentuk “tall! sedang rentang
manajemen yang melebar akan membentuk struktur organisasi “*lat! yang berarti
tingkatan manajemen semakin sedikit.#ntuk memilih suatu rentang manajemen,
manajer harus mempertimbangkan hubungan manajer dengan ba)ahan dalam dua
kelompok dua atau lebih, juga memeperhatikan hubungan satu dengan satu se'ara
langsung dengan ba)ahan. &e'ara matematik C. . @rai'unas menetapkan rumus
matematikan untuk menghitung jumlah hubungan yang akan dilakukan, yaitu
(%imana D >umlah hubungann D >umlah ba)ahan
2.2

A3a/a, P4,4,tu R4,ta,6 Ma,aj4m4, "a,6 t4 at


. etang manajemen mempengaruhi penggunaan e*isien dari manajer dan
pelaksanaan kerja e*ekti* dari ba)ahan mereka. Terlalu melebarnya rentang
berarti manajer harus mengendalikan jumlah ba)ahan yang besar sehingga
menyebabkan tidak e*isien. &ebaliknya jika rentang terlalu sempit dapat
menyebabkan manajer tidak digunakan sepenuhnya.+. da hubungan antara
rentang manajemen di seluruh organisasi dan struktur organisasi.&emakin sempit
rentang manajemen, struktur organisasi akan berbebtuk !tall! dengan banyak
tingkat penga)asan di antara manajemen pun'ak dan tingkat paling rendah.
&edangkan rentang manajemen yang melebar akan menghasilkan struktur yang
berbentuk
R C , #2
,1
, 1(

!*lat! yang berarti tingkat manajemen semakin sedikit dan akan mempengaruhi
e*ekti*itas manajer di semua tingkatan.
akto* @ akto* "a,6 m4m 4,6a*u-i R4,ta,6 Ma,aj4m4,
Pada dasarnya faktor-faktor pengaruh yang dipertimbangkan adalah:
. Kesamaan *ungsi-*ungsi&emakin sejenis *ungsi-*ungsi yang dilaksanakan
oleh kelompok kerja, rentangan semakin melebar.+. Kedekatan
geogra*is&emakin dekat kelompok kerja ditempatkan, se'ara *isik, rentangan
semakin melebar.:. Tingkat penga)asan langsung yang dibutuhkan&emakin
sedikit penga)asan lengsung dibutuhkan, rentangan semakin melebar.4. Tingkat
koordinasi penga)asan yang dibutuhkan&emakin berkurang koordinasi yang
dibutuhkan, rentangan semakin melebar./. Peren'anaan yang dibutuhkan
manajer.&emakin sedikit peren'anaan yang dibutuhkan, rentangan semakin
melebar.5. "antuan organisasional yang tersedia bagi penga)as.1ebih banyak
bantuan yang diterima penga)as dalam *ungsi-*ungsi seperti penarikan, latihan,
dan penga)asan mutu, rentangan semakin melebar

Anda mungkin juga menyukai