Anda di halaman 1dari 2

LK-04 : Pengelolaan Tenaga Laboratorium Sekolah

Tujuan Penugasan:
1. Mengidentifikasi kualifikasi akademik tenaga laboratorium sekolah
2. Merencanakan pengembangan kompetensi tenaga laboratorium sekolah
3. Menumbuhkan karakter gotong royong khususnya pada sub nilai aktif diskusi dan
kerjasama dalam proses mengerjakan LK-04

Tabel berikut data yang dikumpulkan dari berbagai sumber kondisi laboratorium di
sekolah pada umumnya.

SD SMP SMA/SMK
 Pada umumnya hanya berupa  Telah ada kegiatan praktikum di  Masing-masing mata
peragaan dan siswa tidak aktif samping peragaan alat pelajaran yang
dalam mengerjakan sesuatu  Bahan dan alat dipersiapkan secara memerlukan praktikum
kegiatan praktikum bersama oleh laboran dan guru telah punya laboratorium
 Alat peraga dapat dimainkan terkait dan laboran
oleh siswa, misalnya  Sekolah hanya punya 1 atau 2 orang Bahan dan alat
timbangan, garpu tala, laboran, terjadi perangkapan kerja dipersiapkan oleh laboran
kompas, alat musik, dan lain-  Ruang laboratorium bersifat  Praktikum dikerjakan
lain multiguna untuk keperluan beberapa secara terpisah dari
 Bahan dan alat peraga kegiatan peragaan/praktikum pengajaran, kadang
dipersiapkan oleh guru yang  Praktikum dikerjakan secara terpisah dikerjakan pada sore hari
bersangkutan dari pengajaran tapi ada yang  Laboran aktif dalam
 Praktikum merupakan satu memasukkan jadualnya pada jam pelaksanaan praktikum
kesatuan dengan pengajaran, pelajaran, ada juga yang di luar jam  Pada laboratorium
tidak ada acara/waktu pelajaran (sore). komputer, laboran
praktikum khusus  Laboran tidak hadir/aktif dalam merangkap sebagai
 Tidak ada laboratorium, alat pelaksanan praktikum teknisi, bahkan juga aktif
peraga dititipkan di ruang-  Tidak ada tenaga laboran, sehingga dalam proses
ruang kelas/auditorium/ruang tenaga administrasi yang pembelajaran.
rapat diperbantukan/ diperankan sebagai
 Bahan dipersiapkan oleh guru laboran.
yang bersangkutan, bila  Petugas laboran tidak intensif
memerlukan bantuan tenaga mengingat harus melayani berbagai
diambilkan dari tenaga kegiatan praktikum pada berbagai
administrasi sekolah tingkat kelas dan kelas paralel

Temuan di lapangan kondisi laboran sebagai berikut:
 Belum ada pendidikan yang khusus menyiapkan Tenaga laboran.
 Rekruitmen biasanya dari tamatan SMA IPA yang umumnya PTT/Honorer, bukan PNS, kecuali
PNS administrasi yang difungsikan sebagai laboran
 Di SMA/SMK/MA/MAK, tenaga laboran ada yang pernah mengikuti kursus khusus laboran/teknisi
spesifik laboratorium, sementara di SD/MI maupun di SMP / MTs tidak ada
 Hubungan yang erat dengan tenaga pengajar, menyebabkan secara teknis laboran mahir dalam
tugasnya, meskipun tidak dicukupi oleh scientific backgroundnya. ”bisa karena biasa”
 Tidak ada tunjangan khusus tenaga laboran, seperti halnya tunjangan Pustakawan.
 Tunjangan berasal dari dana Komite dan/atau block grand.
 Ada yang mengusulkan insentif dari Dinas/Pemda tapi diatasnamakan sebagai tenaga administrasi
dan berupa lemburan (di luar jam kerja). HR + tunjangan bulanan ada yang masih berada di bawah
UMR regional.
 Untuk SMA tugas tenaga laboran cukup full time sehingga sangat perlu diperhatikan tunjangannya.

1
Pertanyaan:
1. Adakah permasalahan Pengelolaan laboratorium di sekolah Saudara? Jelaskan!
Permasalahan pengelolaan laboratorium di Sekolah Luar Biasa sebagai sebuah Unit
Layanan Pendidikan yang terdiri dari berbagai satuan pendidikan. Berkaitan dengan
keragaman tingkat satuan pendidikan, maka satu ruangan laboratorium saja tidak cukup,
karena fungsi laboratorium untuk setiap tingkat satuan pendidikan berbeda. Mulai dari
peragaan dengan alat dan bahan yang disiapkan guru, kemudian adanya kegiatan
praktek bahan dan alat dipersiapkan secara bersama oleh laboran dan guru, dalam hal ini
Ruang laboratorium bersifat multiguna untuk keperluan beberapa kegiatan peraga, tidak
dikhususkan untuk salah satu mata pelajaran tertentu saja. Sehingga terkadang ruangan
laboratorium yang terbatas hanya satu tetapi beberapa guru di waktu yang bersamaan
akan menggunakan ruangan tersebut. Hingga diperlukan koordinasi dalam hal
penjadwalan penggunaan ruangan agar tidak bentrok satu sama lain.

2. Bagaimana tingkat kesesuaian kualifikasi dan kompetensi tenaga laboratorium sekolah


Saudara?
Tenaga laboran yang ada di sekolah belum memiliki kualifikasi akademik yang sesuai.

3. Upaya apa yang Saudara lakukan untuk mengembangkan kompetensi tenaga


laborartorium di sekolah Saudara?
Mengikutsertakannya dalam pelatihan-pelatihan yang berhubungan dengan kompetensi
tenaga laboran di sekolah dan cara pengelolaan ruang laboratorium yang efektif dan
efisien.

Rubrik Penilaian:
Skor 86-100 : apabila dapat mengidentifikasi masalah, analisis kesesuaian
kualifikasi dan kompetensi, dan upaya pengembangan kompetensi
tenaga laboratorium dengan sangat sesuai.
Skor 76-85,99 : apabila dapat mengidentifikasi masalah, analisis kesesuaian
kualifikasi dan kompetensi, dan upaya pengembangan kompetensi
tenaga laboratorium dengan sesuai
Skor 66-75,99 : apabila dapat mengidentifikasi masalah, analisis kesesuaian
kualifikasi dan kompetensi, dan upaya pengembangan kompetensi
tenaga laboratorium dengan cukup sesuai
Skor 0-65,99 : apabila dapat mengidentifikasi masalah, analisis kesesuaian
kualifikasi dan kompetensi, dan upaya pengembangan kompetensi
tenaga laboratorium dengan kurang sesuai