Anda di halaman 1dari 33

RANCANGAN

AKTUALISASI
NILAI-NILAI
DASAR
PROFESI
PEGAWAI
NEGERI SIPIL

OPTIMALISASI LITERASI UNTUK


MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA
DI SD NEGERI 3 LUMBUNG

Disusun Oleh :
Nama : I PUTU EKA CANDRA WIGUNA, S.Pd.SD.
NIP/NDH : 19881114 201903 1 004 / 16
Unit Kerja : SD NEGERI 3 LUMBUNG

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


GOLONGAN III ANGKATAN XLV
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI BALI
2019

LEMBAR PERSETUJUAN SEMINAR

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PROFESI

i
PEGAWAI NEGERI SIPIL

NAMA : I PUTU EKA CANDRA WIGUNA, S.Pd.SD


NIP : 19881114 201903 1 004
JABATAN : GURU KELAS AHLI PERTAMA
INSTANSI : SD NEGERI 3 LUMBUNG
JUDUL RANCANGAN : OPTIMALISASI LITERASI UNTUK
MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA DI SD
NEGERI 3 LUMBUNG

Telah disetujui dan memenuhi syarat untuk diujikan pada seminar Rancangan
Aktualisasi pada hari Rabu, 18 September 2019 di Hotel Wisata Indah Denpasar,
Bali.

Denpasar, 16 September 2019


Pembimbing/Coach Mentor,

I Made Gde Partha Kesuma Setiawan, SSTP, M.Si. I Wayan Sarwanadi, S.Pd.SD
NIP. 19780201 199711 1 002 NIP. 19851230 201101 1 015

LEMBAR PENGESAHAN

ii
NAMA : I PUTU EKA CANDRA WIGUNA, S.Pd.SD
NIP : 19881114 201903 1 004
JABATAN : GURU KELAS AHLI PERTAMA
INSTANSI : SD NEGERI 3 LUMBUNG
JUDUL RANCANGAN : OPTIMALISASI LITERASI UNTUK
MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA DI
SD NEGERI 3 LUMBUNG

Telah mengikuti Seminar Rancangan Aktualisasi Niali – nilai dasar ASN di


Hotel Wisata Indah yang dilaksanakan pada tanggal 18 September 2019
sebagai persyaratan sebelum melakukan kegiatan aktualisasi nilai – nilai dasar
ASN (off campus) di Unit Kerjanya masing – masing.

Menyetujui, Denpasar, 16 September 2019


Pembimbing / Coach, Mentor,

I Made Gde Partha Kesuma Setiawan, SSTP, M.Si I Wayan Sarwanadi, S.Pd.SD
NIP. 19780201 199711 1 002 NIP. 19851230 201101 1 015

Penguji

I Nyoman Suirka, S.Sos, MAP


NIP. 19720621 200212 1 008

iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat
dan rahmat-Nyalah dapat diselesaikan laporan pelaksanaan aktualisasi nilai-nilai
dasar profesi Aparatur Sipil Negara tepat pada waktu yang telah ditentukan.
Laporan ini disusun untuk memenuhi syarat kelulusan Diklat Prajabatan
Golongan III Angkatan XLIV dan XLV. Dalam proses penyusunan laporan ini
banyak mendapat bimbingan, dorongan, arahan, dan saran dari berbagai pihak.
Untuk itu, dalam kesempatan ini diucapkan terima kasih kepada:
1. Bapak Dr. Ida Bagus Sedhawa, S.E., M.Si., selaku Kepala BPSDM
Propinsi Bali beserta jajarannya yang telah memberikan kesempatan
kepada penulis menjadi peserta dalam penyelenggaraan diklat ini.
2. Bapak Ir. I Wayan Sugatra, selaku Kepala BKPSDM Kabupaten Tabanan
berserta jajarannya kerana telah memberikan kami kesempatan serta
memberikan motivasi selama mengikuti diklat.
3. I Made Gde Partha Kesuma Setiawan, SSTP, M.Si selaku coach yang
senantiasa dengan sabar, cermat, teliti dan sepenuh hati membimbing
penulis dalam menyusun rancangan aktualisasiini.
4. I Wayan Sarwanadi, S.Pd.SD yang telah bersedia menjadi mentor selama
kegiatan Pelatihan Dasar CPNS.
5. Bapak/Ibu Widyaiswara yang telah membagi ilmunya, sehingga dapat
memahamkan penulis tentang ANEKA.
6. Orang tua dan Istri tercinta yang senantiasa memberikan dukungan baik
moril maupun material kepada penulis setiap saat sehingga penulis
memiliki kekuatan dalam menyelesaikan semua kewajiban penulis pada
masa Latsar.
7. Para panitia dan satgas Pendidikan dan Latihan Dasar yang telah bekerja
keras dalam mennyukseskan penyelenggaraan diklat ini.

iv
Rancangan ini, penulis sadari masih jauh dari sempurna dan mungkin
banyak terdapat kesalahan atau kekeliruan, oleh karena itu saran dan kritik sangat
penulis harapkan demi penyempurnaan pelaksanaan kegiatan.
Denpasar,16 September 2019

Penulis

v
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ………………………………………………… i


LEMBAR PERSETUJUAN SEMINAR…………………………………...ii
LEMBAR PENGESAHAN……………………………………….……….iii
KATA PENGANTAR ………………………………………….………….iv
DAFTAR ISI ………………………………………………………………vi
BAB I PENDAHULUAN …………………………………………………1
1.1 Latar Belakang …………………………………………1
1.2 Tujuan ………………………………………………….2
1.3 Lokus Aktualisasi ……………………………………...3
1.4 Visi dan Misi SD Negeri 3 Lumbung…………………..7
1.5 Penetapan Core Isu……………………………………..8

BAB II RANCANGAN AKTUALISASI …………………………….12


2.1 Formulir Rancangan Aktualisasi ...…………………12
2.2 Barchart Aktualisasi ……………………………......25

BAB III PENUTUP …………………………………………………...26


DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

vi
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur utama sumber daya
manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peranan penting dalam
menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.
sosok PNS yang mampu memainkan peranan tersebut adalah PNS yang
memiliki kompetensi yang diindikasikan dari sikap dan perilakunya yang
penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental
baik, profesional, sadar akan tanggung jawab sebagai pelayan publik, serta
mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
Membentuk sosok ASN profesional perlu dilaksanakan pembinaan
melalui jalur pelatihan. Selama ini pelatihan pembentukan Calon Pegawai
Sipil Negara (CPNS) dilakukan melalui Pendidikan dan Pelatihan Dasar
(Latsar). Sejalan dengan telah ditetapkan Undang-Undang Nomer 5 Tahun
2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) dan merujuk pasal 63 Ayat (3)
dan ayat (4); CPNS wajib menjalani masa percobaan yang dilaksankan
melalui proses Latsar terintegrasi yang membangun integritas moral,
kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter
kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat
profesionalisme serta kompetensi bidang.
Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan XLIV dan XLV yang
diselenggarakan oleh Badan Diklat Provinsi Bali merupakan bentuk
nyata internalisasi nilai-nilai moral untuk menyiapkan ASN yang mampu
mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut di tempat kerja, sehingga tercipta suatu
lingkungan yang kondusif dan berdaya saing tinggi. Pelaksanaan Pelatihan
Dasar ini bertujuan agar setiap peserta Latsar mampu menginternalisasi
dan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar profesi ASN, yang dimaksud nilai-
nilai dasar profesi ASN adalah Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA), sehingga mampu

1
melaksanakan tugas dan perannya secara profesional sebagai pelayan
masyarakat di instansi masing-masing. ASN khususnya guru memiliki tugas
untuk melaksanakan salah satu tujuan bangsa yang tertuang dalam Pembukaan
UUD 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Berdasarkan tugas pokok dan fungsinya tersebut guru memiliki peran
penting dalam menjamin mutu pendidikan. Akan tetapi tidak semua tupoksi
tersebut dapat berjalan dengan baik. Dengan kemajuan teknologi informasi
seperti sekarang seorang guru harus kreatif, inovatif, dan memiliki semangat
tinggi untuk memberikan pelajaran yang menarik kepada peserta didiknya.
Guru juga harus bisa menguasai teknologi yang sedang berkembang. Hal
tersebut juga dapat menjadi beban tersendiri bagi guru-guru yang sebelumnya
tidak fasih dalam menggunakan teknologi, selain itu juga penggunaan model
pembelajaran dan media pembelajaran yang sesuai dengan tujuan
pembelajaran yang ingin dicapai harus dibuat semenarik mungkin dan
sekreatif mungkin agar peserta didik lebih antusias dalam mengikuti
pembelajaran. Kendala lain yang terjadi di SD Negeri 3 Lumbung yang
berpengaruh terhadap kegiatan pembelajaran adalah minat baca peserta didik
yang masih belum optimal sehingga membuat mutu pendidikan juga semakin
menurun. Belum optimalnya minat baca siswa menyebabkan merosotnya
kualitas lulusan dan prestasi peserta didik. Padahal dengan membaca peserta
didik menjadi tahu apa yang sebelumnya belum diketahui. Membaca juga
dapat meningkatkan pengertian, pemahaman dan pengetahuannya dalam
menguasai informasi dan perkembangan teknologi, oleh karena itu dalam
kesempatan ini penulis akan mengangkat permasalahan mengenai minat baca
siswa melalui gemar membaca.

1.2 Tujuan
Tujuan dari aktualisasi nilai-nilai profesi Aparatur Sipil Negara ini
adalah untuk :

2
1.2.1 Mengerti dan memahami lebih dalam tentang nilai-nilai profesi
Aparatur Sipil Negara yang mencangkup Akuntabilitas, Nasionalisme,
Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi (ANEKA).
1.2.2 Merancang kegiatan aktualisasi sesuai dengan isi yang di identifikasi
Rancangan aktualisasi dibuat berdasarkan nilai-nilai ANEKA.

1.3 Lokus Aktualisasi


Kegiatan aktualisasi akan dilaksanakan di SD Negeri 3 Lumbung yang berada
di Dusun Pengreregan Tengah, Desa Lumbung, Kecamatan Selemadeg Barat,
Kabupaten Tabanan. Sebelah utara SD Negeri 3 Lumbung berbatasan dengan
perumahan penduduk. Disebelah selatan sekolah berbatasan dengan kebun warga.
Disebelah timur sekolah berbatasan dengan kebun warga dan disebelah barat
berbatasan dengan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Lumbung, terdapat
juga pintu masuk sekolah yang berhadapan langsung dengan jalan Desa Adat
Lumbung.
Dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi diperlukan peran serta kepala sekolah,
dewan guru serta seluruh siswa di SD Negeri 3 Lumbung. Adapun peta, denah dan
tampilan depan SD Negeri 3 Lumbung disajikan pada gambar berikut.

Gambar 01. Peta Satelit Google Maps Lokasi SD Negeri 3 Lumbung

3
Gambar 02. Halaman Depan SD Negeri 3 Lumbung

1.4 Visi dan Misi SD Negeri 3 Lumbung


A. Tugas Pokok/Penugasan
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan
Dosen, Pasal 1 angka 1 menyatakan bahwa Guru adalah pendidik profesional
dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih,
menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur
pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah (Pemerintah
Indonesia: 2005). Adapun penjabaran dari tugas pokok dan fungsi guru tersebut
adalah sebagai berikut :

1. Tugas Guru dalam Mengajar

Mengajar merupakan rangkaian kegiatan penyampaian bahan pelajaran


kepada siswa agar dapat menerima, menanggapi, menguasai, dan
mengembangkan bahan pelajaran dan merupakan sebuah cara serta proses
hubungan timbal balik antara siswa dengan guruyang sama-sama aktif
melakukan kegiatan. Proses mengajar membutuhkan pemikiran dan pengertian
yang mendalam terhadap motivasi siswa, serta penilaian yang baik. Guru dalam
memahapi komleksitas mengajar, harus memiliki pengetahuan tentang diri
sendiri, siswa, maupun bahan ajarnya.

2. Tugas Guru dalam Mendidik

4
Mendidik berarti melakukan tindakanberdasarkan tujuan untuk
memengaruhi perkembangan perserta didik sebagai pribadi dalam kesatuan
sistem budaya, dimana dia hidup. Selain itu mendidik juga diartikan sebagai
usaha untuk menyiapkan siswa menjadi manusia yang berkepribadian,
bertanggung jawabkepada diri sendiri dan pembangunan bangsa dan Negara.

3. Tugas Pokok Guru dalam Meatih dan Mengarahkan


Dalam rangka mempersiapkan siswa untuk memiliki bekal hidup di
dalam masyarakat, guru mengemban tugas melatih dan mengarahkan siswa
dengan keterampilan dasar yang sesuai dengan tingkat erkembangannya,
dengan penerapan teknologi dan keterampilan. Guru sebagai pelatih siswa
berarti membentuk kompetensi dasar siswa, keterampilan siswa baik
intelektual maupun motoric.

4. Tugas Guru dalam Membimbing

Program bimbingan di Sekolah Dasar diarahkan pada pencapaian


kecakapan siswa dalam melaksanakan seluruh tugas perkembangannya secara
efektif. Bimbingan yang diberikan dalam kelas merupakan tugas pokok guru
sekolah dasar

5. Tugas Guru dalam Menilai dan Mnegevaluasi

Kualitaspenilaian akan menentukan kualitas evaluasi. Fungsi dari


penilaian guru adalah untuk membantu belajar siswa, mengetahui kekutan dan
kelemhan, menilai efektivitas pembelajaran

Selain itu menurut Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2018 tentang


Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah pada
pasal (3) angka (1), tugas pokok guru mencakup:
1. Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan
2. Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan
3. Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan
4. Membimbing dan melatih peserta didik

5
5. Melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan tugas
pokok sesuai dengan Beban Kerja Guru (Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan : 2018)

B. Identitas Sekolah
1. NPSN : 501101064
2. Nama Sekolah : SD Negeri 3 Lumbung
3. Mulai Berdiri : 1 Januari 1970
4. Alamat Sekolah
a. Lingkungan : Dusun Pengreregan Tengah
b. Kecamatan : Selemadeg Barat
c. Kabupaten/Kota : Tabanan
d. Provinsi : Bali
e. Kode Pos : 82162
f. Telepon :-
5. Status Sekolah : Negeri
6. Gugus Sekolah : Gugus I Kecamatan Selemadeg Barat
7. Kepala Sekolah : I Wayan Sarwanadi, S.Pd.SD
8. Jumlah Tenaga Pengajar : 9 orang
9. Jumlah Tenaga
Non Kependidikan :-
10. Jumlah Siswa : 40 orang
11. Sarana Prasarana :
a. Ruang Kelas :6
b. Ruang Perpustakaan :1
c. Ruang Guru :1
d. Ruang Kepala Sekolah :1
e. Mes sekolah :-
f. Ruang WC/Toilet :2
g. Kantin :1

6
C. Visi dan Misi SD Negeri 3 Lumbung
Visi Sekolah
“Unggul dalam prestasi dan berakar pada nilai-nilai budaya bangsa”
Misi Sekolah
a. Mewujudkan pembelajaran dan bimbingan secara efektif dan
optimal
b. Mewujudkan semangat keunggulan dibidang aktivitas dan
kreativitas
c. Mendorong siswa agar mengenali potensi dirinya
d. Menanamkan kedisiplinan
e. Menumbuhkan penghayatan siswa terhadap ajaran agama yang
dianut
f. Menerapkan management partisipatif dengan melibatkan
seluruh warga dan komite sekolah
Tujuan Sekolah
Mengacu pada visi dan misi sekolah, serta tujuan umum
pendidikan dasar, tujuan sekolah dalam mengembangkan
pendidikan adalah sebagai berikut :
1. Mengembangkan keimanan peserta didik yang religious
melalui kegiatan keagamaan
2. Semua kelas melaksanakan pendekatan pembelajaran yang
aktif, kreatif, efektif dan inovatif pada semua mata pelajaran
3. Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar
dikelas berbasis pendidikan karakter bangsa
4. Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang menjadi
bagian dari pendidikan karakter bangsa
5. Menjalin kerjasama dengan lembaga lain dalam merealisasikan
program sekolah
6. Menumbuhkan dan melestarikan tradisi budaya daerah
7. Memanfaatkan dan memelihara fasilitas pendukung proses
pembelajaran berbasis TIK.

1.5 Core Issue


Budaya literasi sebagai suatu langkah yang dapat meningkatkan
imajinasi dan memunculkan ide-ide baru untuk berkreativitas. Berdasarkan
the World Most Literate Nations (WMNL), tingkat literasi tertinggi di dunia

7
urutan satu Finlandia, sementara negara yang dijuluki creator seperti Amerika
dan Jerman ada di posisi 7 dan 8, dan Indonesia ada di urutan ke 60 dari 61
negara yang diambil sampel ujinya. Selain itu berdasarkan observasi selama
satu bulan bertugas di SDN 3 Lumbung memperlihatkan bahwa siswa masih
sangat jarang membaca buku di perputakaan, masih belum adanya literasi
pada pagi hari sebelum siswa masuk kelas dan belum diterapkannya membaca
buku pada saat jam istirahat berlangsung.
Melihat data tersebut, guru dituntut bekerja keras untuk meningkatkan
minat baca para siswa dengan gerakan literasi sekolah. Penerapan budaya
literasi di sekolah, diharapkan dapat menjadi suatu embrio untuk
meningkatkan minat membaca pada peserta didik. Adapun cara yang dapat
dilakukan dengan menyediakan fasilitas membaca seperti pengoptimalan
fungsi perpustakaan, membiasakan setiap hari membaca 15 menit sebelum
proses pembelajaran dimulai, dan membaca buku pada saat jam istirahat,
menumbuhkan motivasi, kreativitas dan inovasi peserta didik untuk giat
membaca.
Beberapa isu yang berhasil diidentifikasi di SD Negeri 3 Lumbung
dan telah divalidasi dengan metode AKPL dan USG adalah sebagai berikut.

1. Masih rendahnya minat baca siswa

2. Masih kurang tertatanya kebun sekolah

3. Masih kurangnya sanitasi sekolah

4. Belum maksimalnya tata kelola perpustakaan

5. Kurangnya kesadaran siswa akan kebersihan diri sendiri

Dari permasalahan-permasalahan yang telah diidentifikasi tersebut,


dilakukan validasi isu dengan metode AKPL, Hasil analisis AKPL disajikan
dalam tabel berikut.
Tabel 1 Analisis Penetapan Isu Dengan Metode AKPL

No ISU A K P L Ket

8
Masih rendahnya minat baca siswa Memenuhi
1 √ √ √ √
syarat
Masih kurang tertatanya kebun Tidak
2 sekolah √ √ x x memenuhi
syarat
Tidak
3 Masih kurangnya sanitasi sekolah √ √ x √ memenuhi
syarat
Belum maksimalnya tata kelola Tidak
4 perpustakaan √ √ x x memenuhi
syarat
Kurangnya kesadaran siswa akan Memenuhi
5 kebersihan diri sendiri √ √ √ √
syarat
Keterangan: A: Aktual, K: Kekhalayakan, P: Problematik, L: Kelayakan
Dari hasil analisis AKPL diatas maka didapatkan 2 isu yang memenuhii syarat
untuk dikembangkan sebagai pemasalahan yang harus segera mendapat penanganan
dan dianalisis kembali menggunakan metode analisis USG seperti pada tabel 1.2
berikut
Tabel 1.2 Analisis Penetapan Prioritas Isu Dengan Metode USG

NO ISU U S G Skor Ranking


Masih rendahnya minat
1 baca siswa 5 5 5 15 1

Masih kurang
2 tertatanya kebun 4 3 3 10 5
sekolah
Masih kurangnya
3 sanitasi sekolah 4 4 4 12 3

Belum maksimalnya
4 tata kelola 4 3 4 11 4
perpustakaan
Kurangnya kesadaran
5 siswa akan kebersihan 5 5 4 14 2
diri sendiri
Keterangan: U: Urgent, S: Seurious, G: Growth
Skor 5: Sangat U, S, G
Skor 4: Baik U, S, G
Skor 3: Cukup U, S, G

9
Skor 2: Kurang U, S, G
Skor 1: Tidak U, S, G
Berdasarkan analisis isu menggunakan metode USG diatas dapat disimpulkan bahwa
isu nomor 1 (satu) mendapatkan jumlah terbesar sehingga menjadi prioritas utama
yang akan dipecahkan permasalahannya.

Dari hasil analisis AKPL (Aktual, Kekhalayakan, Problematik, dan


Kelayakan) dan Analisis USG (Urgency, Seriously, Growth), maka di tetapkan :
a. Isu yang diangkat :
“Masih rendahnya minat baca siswa di SD Negeri 3 Lumbung”

b. Judul yang diangkat :


“Optimalisasi Literasi Untuk menumbuhkan Minat Baca Siswa di SD Negeri 3
Lumbung”.

c. Gagasan Pemecahan Isu


Upaya Guru Untuk Meningkatkan minat baca melalui kegiatan literasi, melalui
kegiatan:

1. Membuat “POKBA” Pojok Baca


2. Membuatan Madding kelas
3. Membuatan Kotak Sedekah ilmu (inovasi)
4. Sosialisasi pentingnya Gerakan Literasi pada siswa
5. Pembacaan buku pelajaran non pelajaran sebelum proses pembelajaran
dimulai.
6. Pohon Literasi (inovasi)
7. Posterisasi kelas

10
11
BAB II
RANCANGAN KEGIATAN AKTUALISASI

2.1 Formulir Rancangan Aktualisasi


Keterkaitan kegiatan-kegiatan tersebut dengan Nilai dasar ANEKA tercantum pada tabel 2.1 sebagai berikut.
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1. Membuat Pojok Baca a. Menyiapkan tempat a. Tersedianya Akuntabilitas : Aktualisasi ini
untuk pokba tempat untuk Partisipatif berkontribusi pada
b. Menyiapkan meja dan pokba  Guru terlibat misi sekolah yaitu
Rak buku b. Tersedia meja dalam kegiatan mewujudkan
c. Mengumpulkan buku dan rak buku membuat pojok semangat
cerita dan menata buku untuk pokba baca. keunggulan
cerita sebagus dan c. Buku tertata dibidang aktivitas
semenarik mungkin dengan rapi Nasionalisme : dan kreativitas
d. Menghias pokba dan menarik Musyawarah
semenarik mungkin d. Tersedianya  Guru menekankan
Pojok baca pentingnya
e. Dokumentasi musyawarah
dalam membuat
pojok baca

Etika Publik :
Cermat
 Guru harus

12
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
terampil mengatur
dan mengarahkan
siswa, dalam
membuat pojok
baca
Komitmen Mutu :
Inovasi
 Guru dituntut
untuk melakukan
sebuah inovasi
baru demi
kemajuan siswa

Anti Korupsi :
Disiplin, Tanggung
Jawab
 Guru harus
menyelesaikan
tugas secara
disiplin dan guru
juga harus
bertanggung jawab
terhadap tugasnya

13
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7

2. Membuatan Madding a. Membeli perlengkapan a. Tersedianya alat Akuntabilitas : Aktualisasi ini


kelas untuk membuat dan bahan untuk Tanggung Jawab, berkontribusi pada
madding. membuat Kejelasan Target misi sekolah yaitu
b. Mengajak siswa untuk madding  Dalam pembuatan mewujudkan
membuat madding b. Peran aktif siswa madding guru semngat keunggulan
c. Mencari contoh bacaan dalam membuat harus menjelaskan dibidang aktivitas
yang cocok untuk madding tata cara dan kreativitas
ditempelkan di c. Terbentuknya pembuatan kepada
madding mading siswa
d. Dokumentasi
Nasionalisme :
Kerjasama
 Guru menekankan
pentingnya kerja
sama dalam
membuat madding

Etika Publik :
Sopan
 Guru
menggunakan
Bahasa yang sopan
dalam
mengarahkan

14
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
siswa membuat
madding

Komitmen Mutu :
Efektif
 Dengan membuat
mading siswa akan
mampu
mengeluarkan
kreativitas

Anti Korupsi :
Tanggung Jawab
 Guru dapat
mempertanggung
jawabkan madding
kelas yang dibuat
sesuai dengan
topik minat baca
3. Pembuatan Kotak a. Menugaskan siswa a. Tersedianya Akuntabilitas : Aktualisasi ini
Sedekah ilmu mencari dan informasi yang Tanggung Jawab berhubungan
menulis informasi akan  Guru bertanggung dengan misi sekolah
dari berbagai dimaksukkan jawab dalam yaitu mewujudkan
media kedalam kotak meningkatkan semangat
sedekah ilmu minat baca peserta keunggulan

15
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
b. Siswa b. Terlaksananya didik melalui kotak dibidang aktivitas
memasukkan kegiatan kotak sedekah ilmu dan kreativitas
lembar informasi sedekah ilmu
yang didapat c. Terlaksanya Nasionalisme :
didalam kotak kegiatan yang Hormat
sedekah ilmu dapat Menghormati
c. Siswa lain Meningkatkan  Guru membimbing
mengambil secara kreativitas siswa agar
acak lembar siswa dalam menghormati apa
informasi didalam membaca, yg ditulis teman
kotak menulis dan dan memberikan
d. Siswa membaca menganalisis tanggapan secara
dan menuliskan permasalahan sopan dan santun
pertanyaan dari d. Dokumentasi
informasi yang Etika Publik :
didapat Integritas Tinggi
e. Siswa  Memberikan
menyerahkan layanan kepada
lembar pertanyaan peserta didik
kepada pemberi secara cepat dan
informasi (siswa) tanggap
untuk di jawab
Komitmen Mutu :
Inovasi
 Guru menugaskan

16
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
siswa menulis
materi apa yang
sudah dibaca
sebelum
dimasukkan
kedalam kotak
sedekah ilmu

Anti Korupsi :
Peduli, Tanggung
Jawab
 Guru bertanggung
jawab atas manfaat
dari kotak sedekah
ilmu
4. Sosialisasi pentingnya a. Mengumpulkan seluruh a. Siswa dapat Akuntabilitas : Aktualisasi ini
Gerakan Literasi pada siswa pada ruangan berkumpul Tanggung jawab berkontribusi pada
siswa b. Memberi pengarahan dengan tertib  Guru bertanggung misi sekolah yaitu
pada siswa tentang b. Siswa jawab akan mewujudkan
pentingnya gerakan memahami keberhasilan siswa pembelajaran dan
literasi pentingnya tentang pentingnya bimbingan secara
c. Menayangkan sebuah gerakan literasi membaca efektif dan optimal
video tentang literasi c. Siswa
sekolah memahami
makna yang

17
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
disampaikan Nasionalisme :
dalam video Adil
d. Dokumentasi  Guru bersifat adil,
Pengamalan sila
kelima yaitu semua
siswa harus
mendapatkan hak
yang sama pada
saat sosialisasi

Etika Publik :
Integritas tinggi
 Sebagai guru harus
berintegritas tinggi
menjalankan tugas
secara professional
mensosialisasikan
kegiatan minat
baca ini.

Komitmen Mutu:
Efektivitas
 Dengan diberikan
sosialisai ini ,
siswa lebih paham

18
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
akan pentingnya
literasi

Anti korupsi :
Jujur, Adil
 Sebagai seorang
guru hendaknya
kita harus jujur dan
adil dalam
penyampaian
sosialisasi kepada
siswa.

5. Pembacaan buku a. Mensosialisasikan a. Menambah Akuntabilitas : Aktualisasi ini


pelajaran maupun non kepada siswa tentang wawasan peserta Tanggung Jawab berkontribusi pada
pelajaran sebelum kegiatan membaca didik serta  Guru bertanggung misi sekolah yaitu
proses pembelajaran yang rutin akan meningkatkan jawab menanamkan
dimulai dilasanakan (membaca kegemaran membimbing kedisiplinan
bacaan 15 menit peserta didik peserta didik untuk
sebelum pembelajaran dalam hal membiasakan
dimulai dan diceritakan membaca membaca sebelum
kembali serta b. Menambah proses
menunjukkan buku imajinasi anak pembelajaran
literasi siswa yang telah melalui dimulai
dituliskan ringkasan berbagai

19
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
dari cerita tersebut) referensi yang Nasionalisme :
b. Melaksanakan kegiatan siswa baca Kerja keras
literasi c. Setelah selesai  Guru semaksimal
c. Membimbing siswa merangkum, mungkin
untuk merangkum langsung menanamkan
bacaan dibacakan pemahaman
kembali apa pentingnya budaya
yang telah membaca bagi
dirangkum siswa
d. Dokumentasi
Etika Publik :
Bertanggung jawab
 Guru bertanggung
jawab keberhasilan
kegiatan kegiatan
literasi siswa

Komitmen Mutu :
Inovasi
 Dengan dilakukan
kegiatan ini guru
berinovasi dalam
meningkatkan
minat peserta didik
dalam membaca

20
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Anti Korupsi :
Tanggung Jawab,
Disiplin
 Guru
betanggungjawab
untuk melatih
kedisiplinan peserta
didik dalam
melaksanakan
kegiatan membaca.
6. Pembuatan Pohon a. Menyiapkan alat dan a. Tersedianya alat Akuntabilitas : Aktualisasi ini
Literasi bahan untuk pembuatan dan bahan untuk Konsisten berkontribusi pada
pohon literasi membuat pohon  Guru secara misi sekolah yaitu
b. Merancang dan memilih literasi konsisten mewujudkan
bentuk pohon literasi b. Terlaksananya mengawasi pembelajaran dan
yang akan dibuat kegiatan kegiatan bimbingan secara
c. Siswa menulis pada membuat pohon pembuatan pohon efektif dan optimal
daun pohon literasi literasi literasi
nama siswa, cita-cita c. Terbentuknya
siswa, karakter mulia pohon literasi Nasionalisme :
yang harus dilakukan d. Dokumentasi Cinta tanah air
 Guru menugaskan
siswa menulis
nama pahlawan
pada daun pohon

21
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
literasi sebagai
rasa semangat
kebangsaan.

Etika Publik :
Integritas tinggi
 Memberikan
layanan kepada
peserta didik
secara tanggap,
cepat, akurat dan
berdaya guna
untuk
meningkatkan
minat membaca
peserta didik

Komitmen Mutu :
Inovasi
 Guru berinovasi
membuat pohon
literasi untuk
meningkatkan
minat baca peserta
didik

22
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Anti korupsi :
Disiplin
 Pada pohon literasi
akan terisi sikap
dan perilaku luhur
yang wajib
dilakukan siswa

7. Posterisasi Kelas a. Membuat desain , a. Terlaksanya Akuntabilitas : Aktualisasi ini


merangkai gambar, kegiatan Konsisten berkontribusi pada
huruf dan kalimat membuat  Guru secara misi sekolah yaitu
b. Merancang dan poster konsisten mewujudkan
memilih warna, sebab b. Terbentuknya mengawasi siswa semangat
warna dapat memiliki poster dalam pembuatan keunggulan
banyak makna c. Dokumentasi poster dibidang aktivitas
c. Mempertimbangkan dan kreativitas
keseimbangan antara Nasionalisme :
ukuran poster dengan Kerjasama
gambar  Guru mengarahkan
d. Menyederhanakan siswa siswa agar
Bahasa poster dapat bekerja sama
sehingga mudah dalam pembuatan
dipahami poster kelas

Etika Publik

23
Kontribusi Penguatan
Keterkaitan Subtansi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Ouput/Hasil Terhadap Visi-Misi Nilai
Mata Pelajaran
Organisasi Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
Sopan
 Dalam
membimbing
membuat poster
guru menggunakan
Bahasa yang sopan
dan santun

Komitmen Mutu :
Inovasi
 Guru berinovasi
kegiatan membuat
poster untuk
meningkatkan
minat baca peserta
didik

Anti korupsi :
Disiplin
 Guru melatih
kedisiplinan siawa
melalui makna dari
tulisan pada poster
yang dibuat

24
2.2 Barchart Aktualisasi
Kegiatan aktualisasi akan dilaksanakan di SD Negeri 3 Lumbung pada tanggal 19
September 2019 sampai dengan 30 Oktober 2019. Kegiatan aktualisasi akan
dijabarkan pada tabel 2.2 berikut:
Tabel 2.2 Barchart Aktualisasi
2019
No. Kegiatan September Oktober
I II III IV I II III IV V

1. Membuat Pojok baca

2. Membuat madding kelas

3 Membuat kotak sedekah ilmu


Sosialisasi pentingnya gerakan
4
literasi pada siswa
Membaca buku pelajaran non
5 pelajaran sebelum proses
pembelajaran dimulai
6 Membuat Pohon Literasi

7 Posterisasi Kelas

25
BAB III
PENUTUP
Rancangan aktualisasi ini disusun berdasarkan beberapa permasalahan yang
terdapat di SD Negeri 3 Lumbung unit kerja tempat penulis bertugas.
Permasalahan tersebut terlihat dari kurang adanya gerakan literasi sebelum
memulai pembelajaran, yang mengakibatkan rendahnya minat baca peserta didik.
Selain hal tersebut peran orang tua yang semakin tidak peduli terhadap kebiasaan
belajar dan kebiasaan membaca peserta didik juga mempengaruhi rendahnya
minat belajar siswa, sifat malas yang terjadi kian merajalela di kalangan peserta
didik dan perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat kebanyakan siswa
lebih tertarik bermain gadget dibandingkan membaca buku. Oleh karena itu
penulis merancang kegiatan untuk meningkatkan minat baca peserta didik melalui
kegiatan :
1. Sosialisasi pentingnya Gerakan Literasi pada siswa
2. Membuat “POKBA” pojok baca
3. Pembuatan Madding kelas
4. Pembuatan Kotak Sedekah ilmu (inovasi)
5. Pembacaan buku pelajaran non pelajaran sebelum proses pembelajaran
dimulai.
6. Pohon Literasi
7. Posterisasi kelas
Kegiatan rancangan ini mengandung nilai-nilai ANEKA (Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi).

26
DAFTAR PUSTAKA
Edukasi.kompas.com/read/2016/08/29 (Diakses pada tanggal 28 Juni 2019)
https://www.pendidikan.denpasarkota.go.id/index.php/baca-berita/12892/Rai-Mantra-
Dorong-Sekolah-di-Denpasar-Budayakan-Literasi (Diakses pada tanggal 28
Mei 2019)
Peraturan Menteri Negara Perdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatran Fungsional Guru dan Angka
Kreditnya
Permendikbud Nomer 15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala
Sekolah, dan Pengawas Sekolah seorang guru harus memiliki 5 (Lima)
kegiatan pokok melaksanakan tugasnya
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN)
Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 3

27