Anda di halaman 1dari 5

Nama : Ruth Kristina Tambunan

Npm : 1712018

1. Uraikan secara singkat persamaan dan perbedaan yang esensial antara wirausaha dengan
kewirausahaan

2. Tuliskan tujuan dan manfaat matakuliah kewirausahaan diberikan di perguruan tinggi sesuai dengan
tuntunan kurikulum KKNI secara khusus di lembaga pendidikan dan tenaga kependidikan (LPTK)

3. Jika mahasiswa berkeinginan memulai wirausaha langkah-langkah apa saja yang dapat dilakukan?
Jelaskan

4. Jelaskan hubungan konsep sukses berwirausaha model 3M(motivated,mind set,make it) dengan
pelaksanaan ATM(Amati,tiru,modifikasi) dalam memulai sebuah usaha bisnis

5. Banyak orang yang berkeinginan menjadi wirausahaan,tetapi tidak sedikit yang mengalami kegagalan
menurut saudara faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kegagalan wirausaha? Bagaimana
karakteristik seorang wirausahawan sejati? Jelaskan menurut pendapat saudara

6. Menurut pendapat saudara apakah wirausaha itu adalah warisa,naluriah,atau


cetakan(buatan/bentukan) jelaskan

7. Jelaskan karakteristik pengambil keputusan dalam memulai usaha/bisnis dengan resiko yang
ditimbulkan dan bagaimana kepemimpinan transaksional,transformasional,kharismatis serta visioner
dapat mewujudkan tujuan wirausaha tersebut.

JAWAB

1.Perbedaan: wirausaha lebih mengarah kepada orang yang melakukan


usaha secara mandiri dengan semua sumber daya yang dia miliki dan
kewirausahaan lebih mengarah kepada kemampuan seseorang dalam
menciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain.

persamaanya: sama sama menciptakan lapangan pekerjaan baru

2. Tujuan dan manfaat mata kuliah kewirausahaan

1) menumbuhkan motivasi berwirausaha di kalangan mahasiswa


2) membangun sikap mental wirausaha, yakni: percaya diri, sadar akan
jati dirinya, bermotivasi untuk meraih suatu cita-cita, pantang
menyerah, mampu bekerja keras,kreatif, inovatif, berani mengambil
risiko dengan perhitungan, berperilaku pemimpin dan memiliki visi ke
depan, tanggap terhadap saran dan kritik, memiliki kemampuan empati
dan keterampilan sosial

3) meningkatkan kecakapan dan keterampilan para mahasiswa


khususnya sense of business

4) menumbuhkembangkan wirausaha-wirausaha baru yang


berpendidikan tinggi,

5) menciptakan unit bisnis baru yang berbasis ilmu pengetahuan,


teknologi dan seni

6) membangun jejaring bisnis antarpelaku bisnis,khususnya antara


wirausaha pemula dan pengusaha yang sudah mapan.

3. Langkah-langkah melakukan wirausaha:

1. Tahap memulai ~berniat melakukan usaha dan mempersiapkan


segala sesuatu yang diperlukan

2. Tahap melaksanakn usaha ~mengelola berbagai aspek yang


berkaitan dengan usahanya.

3. Tahap mempertahankan usaha ~melakukan analisis tentang


perkembangan yang dicapai untuk ditindak lanjuti

4. Tahap mengembangkan usaha

4. Hubungan konsep sukses berwirausaha model 3 M (motivated, mind


set, make it) dengan pelaksanaan ATM (amati, tiru, modifikasi) dalam
memulai sebuah usaha bisnis yaitu dengan diawali pelaksanaan sistem
ATM lalu dilanjutkan dengan konsep wirausaha model 3 M (motivated,
mindset dan make it) maka hasil pengamatan dapat direalisasikan
segera.Berwirausaha bukanlah suatu yang mudah, perlunya keteguhan
dan sikap pantang menyerah, seorang wirausahawan yang baik
tentukan sebelum memulai usaha ia akan melakukan penelitian atas
usaha yang akan dilakukannya, dengan cara mengamati, meniru dan
memodifikasi, kemudian merealisasikannya.

5. Faktor yang menyebabkan kegagalan wirausaha

 Tidak Memahami Usaha yang Dijalankan


 Menjalankan Usaha Hanya Sekedar Iseng atau Coba-Coba
 Tidak Berpengalaman dalam Pemasaran
 Tidak Bisa Mengelola Modal dan Kendali Kredit
 Sumber Daya Manusia yang Kurang Berwawasan Wirausaha
 Tidak Fokus Pada Bisnis yang Dijalankan
 Bekerjasama Dengan Pihak yang Salah

karakteristik seorang wirausahawan sejati

 Selalu berpikir positif


 Bersikap percaya diri
 Berani mengambil setiap resiko yang ada
 Berjiwa pemimpin
 Berorientasi pada hasil
 Kreatif dan inovatif
 Mandiri serta realistis

6. Menurut saya wirausaha itu berasal dari naluriah karena dalam


berwirausaha langkah awal untuk memulainya yaitu niat. Maka dari itu
dibutuhkan naluriah/gerakan dari hati tanpa paksaan dari orang lain
dan dia ingin berwirausaha karena keinginan hatinya

7. Gaya Kepemimpinan Transaksional

Pemimpin transaksional merupakan pemimpin yang dapat memandu


atau memotivasi para pengikutnya menuju sasaran yang telah
ditetapkan dengan memperjelas peran dan tugas para pengikutnya.

Gaya Kepemimpinan Transformasional

Dalam gaya kepemimpinan ini, pemimpin dapat mencurahkan


perhatian pada hal-hal dan kebutuhan yang berkaitan dengan
pengembangan masing-masing pengikutnya. Selain itu, pemimpin
transformasional mampu mengubah kesadaran para pengikutnya
mengenai persoalan-persoalan dengan cara membantu mereka
mengubah pandangan mereka akan masalah lama dengan cara-cara
yang baru. Pemimpin transformasional juga mampu membangkitkan
para pengikutnya untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan dalam
kelompok.

Gaya Kepemimpinan Kharismatik

Seorang pemimpin dengan tipe kharismatik sangat diperlukan dalam


keadaan tertentu. Akan tetapi, sifat negatif yang dimiliki oleh seorang
pemimpin kharismatik dapat mengalahkan sifat positif yang dimilikinya

Gaya Kepemimpinan Visioner

Pemimpin dengan gaya kepemimpinan visioner mampu menciptakan


dan mngartkulasikan visi secara realistis, kredibel, serta menarik. Selain
itu, visi yang diciptakan oleh pemimpin visioner dapat
diimplementasikan secara tepat dan memiliki kekuatan yang besar,
sehingga mampu membangkitkan keterampilan, bakat, dan sumber
daya untuk mewujudkannya

Anda mungkin juga menyukai