Anda di halaman 1dari 10

PENTINGNYA KREATIVITAS

DALAM PENINGKATAN MUTU

Disusun oleh :
1. Tri Surahmi Widhaningsih J3K118120
2. Rizqi Pratama Kurnia J3K118121
3. Dikka Wardhani J3K118139
4. M. Rizaldi Maulana J3K118095

PROGRAM STUDI MANAJEMEN INDUSTRI


SEKOLAH VOKASI
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
Prakata
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan rahmat-Nya, kami dapat
menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Pentingnya Kreativitas dalam Peningkatan
Mutu” dengan lancar.
Adapun maksud penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas responsi mata
kuliah Manajemen Kualitas. Terima kasih kepada yang terhormat Bapak….. selaku dosen dari
mata kuliah Manajemen Kualitas yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan
penyusunan makalah ini. Terima kasih juga kami sampaikan kepada semua pihak yang telah
mendukung dalam penyusunan makalah ini yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.
Harapan kami bahwa makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca untuk
menambah wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya kreativitas dalam peningkatan mutu.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna dengan keterbatasan
yang kami miliki. Kritik dan saran dari pembaca akan kami terima dengan tangan terbuka demi
perbaikan dan penyempurnaan karya tulis ini.

Bogor, 19 Agustus 2019

Penulis

ii
Daftar Isi
Prakata........................................................................................................................................ii
BAB I Pendahuluan .................................................................................................................. 4
1.1 Latar Belakang ............................................................................................................ 4
1.2 Tujuan Penulisan ......................................................................................................... 4
BAB II Pembahasan ................................................................................................................... 5
2.1 Definisi Kreativitas .......................................................................................................... 5
2.2 Pentingnya Kreativitas dalam Rangka Peningkatan Mutu............................................... 6
2.3 Fungsi R&D dalam Perusahaan sebagai Penampung Ide Kreatif .................................... 7
2.4 Mengembangkan Sifat Kreativitas ................................................................................... 7
BAB III Penutup ....................................................................................................................... 9
3.1 Kesimpulan ...................................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................. 10

iii
BAB I
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang


Perkembangan zaman yang terjadi saat ini menuntut segala sesuatunya bersifat praktis
dan berkualitas. Salah satu usaha yang dapat mendukung tuntuan tersebut ialah dengan
menghadirkan inovasi – inovasi terbaru yang dapat menjawab kebutuhan dan keinginan
pasar. Inovasi yang dapat diciptakan tak lepas dari beberapa hal salah satunya ialah
kreativitas. Kreativitas yang dimiliki oleh setiap individu mendukung terciptanya hal baru
yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Inovasi terus menerus diperlukan bagi organisasi karena sekarang ini segala sesuatu
menjadi semakin cepat, siklus hidup produk menjadi semakin singkat. Munculnya banyak
produsen yang menawarkan berbagai produk dan jasa bagi kebutuhan konsumen yang
beraneka ragam mengakibatkan pilihan konsumen menjadi lebih banyak. Dengan kondisi
perubahan dan perkembangan tersebut inovasi berperan penting, dan untuk melahirkan
inovasi, organisasi memerlukan adanya kreativitas.

1.2 Tujuan Penulisan


1. Menjelaskan mengenai definisi dan jenis-jenis kreativitas.
2. Menjelaskan pentingnya dan manfaat kreativitas dalam rangka meningkatkan mutu
suatu produk.
3. Menjelaskan fungsi R&D dalam perusahaan sebagai penampung ide kreatif.
4. Menjelaskan cara untuk meningkatkan kreativitas pekerja.

4
BAB II
Pembahasan

2.1 Definisi Kreativitas


Menurut kamus Webster (2007:9) kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk
mencipta yang ditandai dengan orisinilitas dalam berekspresi yang bersifat imajinatif.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005:599), kreativitas adalah kemampuan untuk
mencipta, perihal berkreasi dan kekreatifan. Menurut James J. Gallagher, “Creativity is a
mental process by which an individual crates new ideas or products, or recombines existing
ideas and product, in fashion that is novel to him or her “ (kreativitas merupakan suatu
proses mental yang dilakukan individu berupa gagasan ataupun produk baru, atau
mengkombinasikan antara keduanya yang pada akhirnyakan melekat pada dirinya).
Kreativitas merupakan potensi yang dimiliki oleh para tenaga kerja yang sangat penting
dan harus dibina serta dikembangkan pada diri setiap pekerja. Kreativitas pekerja akan
sangat menunjang produktivitas kerja, dan secara keseluruhan akan meningkatkan
performance kerja atau kinerja suatu perusahaan, sehingga efisiensi serta efektivitas kerja
perusahaan akan tercapai.
Individu yang kreatif adalah individu yang penuh dengan keterbukaan terhadap segala
sumber yang dimilikinya, mempermainkan dan mengolah sumber tersebut untuk mencari
alternatif. Karena itu terkadang akan terasa sulit bagi orang lain untuk menarik kesimpulan
apakah individu kreatif tersebut sedang bersungguh-sungguh atau tidak, dalam perilaku
mereka.
Ditambahkan bahwa seseorang yang kreatif akan selalu melihat segala sesuatu dengan
cara berbeda dan baru, dan biasanya tidak dilihat oleh orang lain. Orang yang kreatif, pada
umumnya mengetahui permasalahan dengan sangat baik dan disiplin, biasanya juga dapat
melakukan sesuatu yang menyimpang dari cara-cara tradisional. Proses kreativitas
melibatkan adanya ide-ide baru, berguna, dan tidak terduga tetapi dapat diimplementasikan
(Dewi, 2010).
Berdasarkan peneitian, kreativitas dapat diidentifikasikan menjadi tiga jenis kreativitas
yang berbeda yaitu :

1. Menciptakan
Menciptakan adalah proses berupa untuk mencari sesuatu dari tidak ada menjadi ada.

5
2. Memodifikasi sesuatu
Yaitu mencari cara-cara untuk membentuk fungsi-fungsi baru atau menjadikan sesuatu
menjadi berbeda penggunaannya oleh orang lain.
3. Mengkombinasikan
Yaitu menghubungkan dua hal atau lebih yang sebelumnya tidak saling berhubungan.

2.2 Pentingnya Kreativitas dalam Rangka Peningkatan Mutu


Kreativitas dengan gagasan-gagasan baru yang ada dalam organisasi atau perusahaan
terdapat keterkaitan. Sebuah kreativitas selalu dihubungkan dengan adanya suatu inovasi
atau dengan kata lain membuat ide baru serta gagasan-gagasan yang dapat merubah system
perusahaan menjadi lebih baik dan dapat juga meningkatkan kualitas produk yang
dihasilkan oleh perusahaan.
Banyak cara yang dilakukan perusahaan agar karyawan-karyawan yang ada ikut andil
dan ikut berpikir kreatif dalam menentukan sebuah gagasan-gagasan baru. Seperti yang kita
ketahui, membuat suatu gagasan baru tidak harus berpacu pada pimpinan/manajer sebuah
perusahaan yang ada, dengan mengambil dan menggabungkan beberapa pedapat dari
karyawan/bawahan juga bisa menimbulkan gagasan yang mungkin jauh lebih inovatif.
Dengan adanya kerativitas, perusahaan dapat menciptakan inovasi produk baru.
Peranan Inovasi dan kreativitas dalam pengembangan produk dan jasa memegang peranan
penting dalam mengembangkan bisnis. Berbagai kesuksesan perusahaan di dunia
disebabkan oleh kreativitas dalam mengembangkan produk. Persaingan pasar yang ketat
mendorong perusahaan untuk memiliki kreativitas yang tinggi. Daya kreativitas tersebut
harus dilandasi cara berpikir yang maju, gagasan-gagasan baru yang berbeda dibandingkan
produk-produk yang telah ada.
Saat ini berbagai hasil inovasi yang didasarkan kreativitas wirausaha menjadi produk
dan jasa yang memiliki kualitas atau mutu yang unggul. Kualitas yang unggul tersebut
dapat dicapai karena perusahaan baik manufaktur ataupun jasa akan terus berusaha untuk
melampaui standar-standar yang sudah ada sebelumnya, sehingga akan muncul standar-
standar baru. Dengan terciptanya produk yang unggul dari hasil inovasi yang dilakukan
oleh perusahaan, maka akan meningkatkan daya tarik konsumen untuk membeli produk
yang memiliki kualitas unggul tersebut sehingga goals produksi dapat tercapai.

Kreativitas juga sangat berperan penting dalam penyelesaian masalah dalam industri.
Jika seseorang pekerja dirangsang dan diajari oleh pelatih yang kreatif, tentunya pekerja
tersebut juga bisa menghasilkan ide-ide baru yang lebih besar dari ide kreatif pelatihnya
6
sendiri dalam memecahkan masalah. Hal ini bisa menjadi proses peningkatan pendapatan
usaha serta menghemat biaya dan membuat para karyawan memiliki daya saing.
Selain itu, kreativitas juga dapat meningkatkan produktiitas perusahaan. Dengan
memberi pelajaran keterampilan kepada pekerja untuk mengembangkan kreativitas mereka
dan memberi waktu serta sumber daya untuk menjelajahi hal-hal yang baru adalah salah
satu cara yang efektif untuk meningkatkan produktifitas. Kreativitas dan inovasi yang
dikelola dengan baik di dalam organisasi sangat diakui sebagai jalan untuk menuju
kesuksesan.

2.3 Fungsi R&D dalam Perusahaan sebagai Penampung Ide Kreatif


Kreativitas yang dimiliki oleh setiap karyawan memang sangat penting dalam
peningkatan mutu suatu produk. Akan tetapi, kreativitas yang dimiliknya tidak serta-merta
dapat dituangkan langsung ketika proses produksi berlangsung. Jika para karyawan yang
terlibat dalam proses produksi menuangkan kreativitasnya dengan cara melakukan sesuatu
yang tidak sesuai dengan SOP, maka dikhawatirkan output berupa produk yang dihasilkan
para karyawan tidak seragam. Karena ketidakseragaman output berupa produk tersebut
maka dapat dikatakan bahwa produk yang dihasilkan tidak berkualitas.
Oleh karena itu diperlukan bagian khusus dalam suatu perusahaan yang berfungsi untuk
menampung ide-ide kreatif para karyawannya dalam memproduksi suatu produk, yaitu
bagian Research and Development. Ide-ide kreatif tersebut kemudian harus disaring
terlebih dahulu agar dan selanjutnya dapat dilakukan riset dan pengembangan terhadap ide
tersebut hingga dapat menciptakan inovasi dan standar-standar baru.

2.4 Mengembangkan Sifat Kreativitas


Untuk mengembangkan sifat kreativitas, perusahaan harus menginvestasikan beberapa
hal yang dapat menjadi sumber berkembangnya kreativitas pada individu karyawannya :
1. Pengetahuan
Membutuhkan waktu tertentu bagi individu untuk menguasai keahlian lapangan
sehingga perusahaan harus memberikan pandangan jangka panjang dan juga waktu
kepada individu untuk berkembang. Untuk menambah pengetahuan karyawan,
perusahaan dapat memberikan seminar-seminar internal ataupun eksternal.
2. Kemampuan Intelektual
Mencakup kemampuan analisa, sintetik dan praktek, dan kadar campuran antara
ketiganya berubah-ubah sesuai dengan situasi atau produknya. Dalam membangun
ide-ide kemampuan sintetik adalah pemegang peran yang dominan.
7
3. Kecenderungan Gaya Berfikir
Dari penelitian mmenunjukkan orang-orang kreatif lebih menyukai gaya menemukan.
Bagaimana kebanyakan sekolah-sekolah dan bisnis mendorong gaya implementasi.
Guru dan manajer lebih sering menginginkan murid dan karyawan untuk melakukan
apa yang mereka katakan. Sehingga karyawan cenderung bergaya implementasi.
4. Motivasi
Orang–orang akan menjadi kreatif hanya pada saat mengejar apa yang mereka sukai.
Apabila tidak menyukai aktivitas tersebut maka orang tidak akan memberikan waktu
dan tenaga yang cukup untuk menyukseskannnya.
5. Kepribadian
Orang yang memiliki cara berfikir tersendiri kadang terlihat aneh untuk orang- orang
berfikir konvensional, karena mereka melihat realita dimana kebanyakan orang tidak
mampu melihatnya. Hal ini menjadi nilai yang sangat berarti dalam pengembangan
kreatifitasnya.
6. Lingkungan
Karena kita tidak dapat mempredidiksikan masa depan perusahaan dan lingkungan
sekitar yang diperlukan kreatifitas keduanya. Perlu mengatur risiko dalam membangun
pikiran kreatif.

8
BAB III
Penutup

3.1 Kesimpulan
Kreativitas merupakan potensi yang dimiliki oleh para tenaga kerja yang sangat penting
dan harus dibina serta dikembangkan pada diri setiap pekerja. Kreativitas pekerja akan
sangat menunjang produktivitas kerja, dan secara keseluruhan akan meningkatkan
performance kerja atau kinerja suatu perusahaan, sehingga efisiensi serta efektivitas kerja
perusahaan akan tercapai. Berdasarkan peneitian, kreativitas dapat diidentifikasikan
menjadi tiga jenis kreativitas yang berbeda yaitu menciptakan, memodifikasi dan
mengkombinasikan.
Kreativitas sangat penting bagi perusahaan agar dapat melakukan inovasi. Saat ini
berbagai hasil inovasi yang didasarkan kreativitas wirausaha menjadi produk dan jasa yang
memiliki kualitas atau mutu yang unggul. Kualitas yang unggul tersebut dapat dicapai
karena perusahaan baik manufaktur ataupun jasa akan terus berusaha untuk melampaui
standar-standar yang sudah ada sebelumnya, sehingga akan muncul standar-standar
baru.Selain itu jika seseorang pekerja dirangsang dan diajari oleh pelatih yang kreatif,
tentunya pekerja tersebut juga bisa menghasilkan ide-ide baru yang lebih besar dari ide
kreatif pelatihnya sendiri dalam memecahkan masalah.
Diperlukan bagian khusus dalam suatu perusahaan yang berfungsi untuk menampung
ide-ide kreatif para karyawannya dalam memproduksi suatu produk, yaitu bagian
Research and Development. Ide-ide kreatif tersebut kemudian harus disaring terlebih
dahulu agar dan selanjutnya dapat dilakukan riset dan pengembangan terhadap ide tersebut
hingga dapat menciptakan inovasi dan standar-standar baru.

9
DAFTAR PUSTAKA
Depdikbud. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka

A. Wawandan Dewi, 2010, Teori dan Pengukuran Pengetahuan dan, Sikap dan Perilaku
Manusia, Yogyakarta : Nuha Medika

Guilford, J.P., (1968), Intelegence, Creativity and Their Educational Implications. San Diego,
Calif: R.R Knapp.

http://repository.wima.ac.id/3026/2/Bab%201.pdf

https://www.wartaekonomi.co.id/read216098/apa-itu-rd.html

https://konsultankarir.com/perspective/konsultasi/2009/05/15/research-dev

10