Anda di halaman 1dari 2

Pemecahan Masalah

Bu woro

1. Kerja otak menurut pembagian otak kanan dan kiri


A. Ada orang yg punya dominasi besar di otak kanan/kiri
B. Karakteristik otak kiri-> ilmiah, analitis, sekuensial. Pemecahan masalah secara urut. Sedikit
kesulitan jika melakukan keg tdk sekuensial cth: memasak (secukupnya)
C. Ketika menghadapi masalah harus meluaskan sudut pandang
2. Problem solving:
A. Critical thinking: kemampuan individu utk menganalisa, breakdown, membandingkan,
mengkategori, list, sekuens, mengurutkan
B. Creative thinking: imajinasi, perubahan, desain, membuat, menciptakan
C. Ketika bisa 2-2nya problem solving bisa dilakukan
3. Definisi
A. Berpikir kreatif: proses pikir yang mencari alternative jalan baru
B. Pemecahan masalah: proses pengambilan keputusan tepat utk capai tujuan
C. Keputusan: solusi yg dipilih antara beberapa alternative
D. Pengambilan keputusan: pemilihan kecenderungan tindakan yg akan mengarah pd
pemecahan masalah
4. Hambatan berpikir kreatif
A. Mental set-> udah pikir kalo hal itu mustahil akan menyempitkan proses pikir orang tersebut
B. Functional fixedness: ketika mau melakukan sesuatu ga hanya memikirkan fungsi utamanya
5. Siklus pemecahan masalah
A. Identifikasi masalah: masalah di bag apa, siapa yg terlibat, asal masalah, apa yg bisa diubah,
apa yg diharapkan
B. Eksplorasi informasi: kumpulkan info yang ada, berpikir kreatif, mencari ide pemecahan
masalah, timbang solusi yg mungkin dan potensial. Hambatan berpikir kreatif adalah
functional fixedness.
C. Mencari ide penyelesaian masalah-> menelaah kemungkinan yang ada
D. Memilih pemecahan masalah yang paling baik
E. Menerapkannya
F. Mengevaluasi hasil dan follow up-> akan ketauan apa yang kurang dalam pemecahan
masalah sebelumnya, diidentfikasi sebagai cara pemecahan masalah yang lebih baik
6. Faktor yang berpengaruh dalam pemecahan masalah
A. Hasil belajar sebelumnya: makin orang sering memecahkan masalah, makin cepet mecahin
masalah
B. Derajat kewaspadaan: kalo ngerasa masalah itu urgent jd lebih cepat mecahin masalah
C. Temukan bedanya: yang pertama cukup langkah sederhana. Yg kedua butuh penafsiran,
inteprestasi dan strategi tertentu
7. Penafsiran masalah
A. Proses ini tidak berjalan perlahan2, bisa dilakukan dengan cepat
B. Memahami kasus
C. Menentukan bagaimana kasus akan dilakukan
D. Ada beberapa hal yg merupakan faktor kunci bagaimana masalah ditafsirkan.
E. thinking out of the box. Org2 yang punya pemikiran yg tdk biasa dengan mudah memikirkan
kasus tersebut
8. pemecahan masalah: masalah lilin-> melakukan percobaan brp org yg bisa nyelesain masalah.
Hanya ada 5 persen yg bisa menyelesaikan. Kemampuan orang bisa menyelesaikan masalah
beberapa ditentukan pada orang bisa mikir out of the box (memikirkan fungsi lain dari suatu
objek). Orang bisa merubah dunia karena berpikir hal yang tidak wajar
9. definisi maslaah dan jenis masalah
A. puzzle problem: TTS, sudoku, scrabble, anagram
B. well structured problem: cth: CBT. Permasalahan yang sudah ada panduannya (ada panduan
gmn cara ngerjainnya). Mudah utk dianalisa. Banyak ditemui di bidang akademis
C. ill structured problem: masalah yang panduannya tdk jelas. Sehingga org butuh effort utk
memecahkannya. Kalo bukan masalah sendiri, bisa mikir dengan jernih. Kalo masalah
sendiri, sulit untuk mikir dengan jernih. Permasalahan kehidupan sehari2 lebih ke ill
structured problem.
10. Strategi pemecahan masalah
A. Well structured problem
a. Informational retrieval: memanggil memori di masa lalu
b. Alogaritma: menggunakan langkah2 tertentu dan terstruktur utk memecahkan masalah
B. Ill structured problem
a. Insight-> cth: ketika kita sedang aktivitas tertentu tbtb ada ide cara pemecahan masalah.
Mengandung kata2 sudden understanding (pemahaman secara tiba2), bentuknya
adalah tertentu dan melibatkan mengkonseptual kembali. Walaupun kaya tiba2, tp
proses insight dipengaruhi oleh pengetahuan sebelumnya
b. Insight akan lebih sering muncul ketika orang punya waktu istirahat tertentu dan
muncul saat kegiatan yang relax
c. Insight terkait dengan neuroscience dan neurobehavior