Anda di halaman 1dari 35

PROPOSAL PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA

SENSOR FIBER OPTIK BERSTRUKTUR DIRECTIONAL


COUPLER UNTUK MENGUKUR KONSENTRASI LARUTAN NaCl

BIDANG KEGIATAN
PKM KARSA CIPTA

Diusulkan oleh:

Laurena Widyawati 1641160059 2016


Diky Dwi Antono 1731130107 2017
Reza Ali Machrus 1731130082 2017

POLITEKNIK NEGERI MALANG


MALANG
2019
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENERAPAN TEKNOLOGI

1. Judul Kegiatan : SENSOR FIBER OPTIK


BERSTRUKTUR DIRECTIONAL
COUPLER UNTUK MENGUKUR
KONSENTRASI LARUTAN NaCl

2. Bidang Kegiatan : PKM-KC


3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Laurena Widyawati
b. NIM : 1641160059
c. Jurusan : Teknik Elektro / D4 Jaringan Telekomunikasi
Digital
d. Perguruan Tinggi : Politeknik Negeri Malang

e. Alamat Rumah dan No : Ds Tengaran RT 01 /RW 01 Kec Peterongan


Tel./HP Kab Jombang
f. Email : laurenawidya@gmail.com
4. Anggota Pelaksana : 3 Orang
Kegiatan/Penulis
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Ir. Hudiono ,MT
b. NIDN/NIDK : 1196301151988111001
c. Alamat Rumah dan No : Perum Joyo Asri A/3 Malang
Tel./HP
6. Biaya Kegiatan Total
a. Kemristekdikti : Rp. 12.000.000
b. Sumber lain (sebutkan . . .) : Rp. -
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 5 Bulan

i
Malang, 17 Oktober 2019

Menyetujui,
Ketua Jurusan Ketua Pelaksana Kegiatan

Mochammad Junus, ST., MT Laurena Widyawati


NIP. 19720619 199903 1 002 NIM. 1641160059

Pembantu Direktur III Dosen Pendamping

Dr. Eng. Anggit Murdani, ST., M.Eng Ir. Hudiono ,MT


NIP. 197109151999031001 NIP. 1196301151988111001

ii
DAFTAR ISI

PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENERAPAN TEKNOLOGI ............................ i


DAFTAR ISI .............................................................................................................. iii
BAB 1. PENDAHULUAN .......................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang .............................................................................................. 1
1.2 Tujuan ............................................................................................................ 1
1.3 Manfaat .......................................................................................................... 2
1.4 Luaran ............................................................................................................ 2
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ................................................................................. 3
2.1 Fiber Optik .................................................................................................... 3
2.2 Directional Coupler ....................................................................................... 3
2.3 Sensor Fiber Optik......................................................................................... 4
2.4 Optical Light Source ..................................................................................... 5
2.5 Optical Power Meter ..................................................................................... 6
2.7 Larutan NaCl ................................................................................................. 6
BAB 3. TAHAP PELAKSANAAN ............................................................................. 7
3.1 Persiapan Kegiatan ........................................................................................ 7
3.2 Pengadaan Alat dan Perlengkapan Kebutuhan .............................................. 7
3.3 Persiapan Produksi ........................................................................................ 7
3.4 Proses Produksi ............................................................................................. 7
3.5 Uji Coba dan Penelitian ................................................................................. 7
3.6 Penyusunan Laporan ..................................................................................... 7
3.7 Blok Diagram ................................................................................................ 8
3.8 Cara Kerja Alat ......................................................................................... 8
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ......................................................... 12
4.1 Anggaran Biaya ........................................................................................... 12
4.2 Jadwal Kegiatan .......................................................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................ 13
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota ................................................................... 14
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan ............................................................... 25
Lampiran 3. Sususan Organisasi Tim Peneliti Dan Pembagian Tugas ...................... 27
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana ........................................................ 28
Lampiran 5. Gambaran Teknologi yang Hendak Diterapkembangkan ..................... 29

iii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Bagian-bagian serat optik ................................................................... 3


Gambar 2.2 Directional coupler 10 dB 1,7 ............................................................ 3
Gambar 2.3 Sensor BF5R-D1-N ............................................................................ 4
Gambar 2.4 optical light source ............................................................................. 5
Gambar 2.5 Contoh OPM ...................................................................................... 6
Gambar 3.1 Diagram Pelaksaan Program .............................................................. 8
Gambar 3.2 Directional Coupler ............................................................................ 9

DAFTAR TABEL
Tabel 1 Rincian Biaya 1 ........................................................................................ 12
Tabel 2 Jadwal Kegiatan 1 .................................................................................... 12

iv
1
BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Serat optik pada dasarnya adalah pandu gelombang, dan sering dimanfaatkan sebagai
media transmisi informasi dalam bidang komunikasi. Selain itu, serat optik juga dapat
dimanfaatkan menjadi perangkat optik yang memiliki fungsi yang lebih luas. Salah
satu contoh perangkat optik yang memanfaatkan serat optik adalah fiber optik sensor.
Dibandingkan dengan sensor biasa, fiber optik sensor memiliki beberapa keunggulan
yaitu tidak mengalami kontak langsung dengan obyek pengukuran, akurasi yang
sangat tinggi, tidak menggunakan arus listrik, tidak terpengaruh oleh medan listrik
maupun medan magnet, dimensinya kecil dan ringan serta dapat dimonitor dari
jauh[1].

Fiber optik sensor dapat digunakan untuk mendeteksi beberapa besaran fisis
seperti temperatur, regangan, kelembaban udara, pergeseran , stress dan strain,
kekeruhan. Selain itu fiber optik sensor juga dapat digunakan untuk mendeteksi
konsentrasi larutan dengan memanfaatkan perubahan indeks bias pada larutan seiring
berubahnya kerapatan atau konsentrasi larutan yang diuji.

Pada penelitian ini dilakukan pengujian sensor konsentrasi larutan NaCl


menggunakan plastic optical fiber (POF) multimode FD-620-10 berbasis directional
coupler (DC) dengan probe sensing di salah satu ujungnya dengan menambahkan
cermin datar. Penggunaan cermin datar ini digunakan sebagai pengembangan cermin
cekung yang telah digunakan untuk mengukur pergeseran . Dan juga penggunaan
cermin datar ini sebagai bentuk pengembangan dari pekerjaan sebelumnya yang
menggunakan struktur W. Perubahan loss cahaya pada probe sensing seiring
berubahnya konsentrasi larutan NaCl membuat cahaya yang terdeteksi mengalami
perubahan dan dapat digunakan untuk menentukan konsentrasi larutan NaCl. Bentuk
probe pada penelitian ini digunakan yang berbentuk

1.2 Tujuan
Tujuan dari pembuatan alat ini adalah merancang dan membuat sensor fiber optic
untuk mendeteksi konsentrasi larutan dengan memanfaatkan perubahan indeks
bias pada larutan seiring berubahnya kerapatan atau konsentrasi larutan yang diuji.

1
1.3 Manfaat
Manfaat dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah sensor yang digunakan
untuk mendeteksi larutan NaCl

1.4 Luaran
Luaran yang diharapkan dari program ini adalah :
1. Terciptanya desain dan produk sensor larutan NaCl dengan fiber optik yang dapat
diaplikasikan ke masyarakat untuk membantu dalam kegiatan lab .
2. Terpublikasikannya sensor larutan NaCl dengan fiber optik dalam media Polinema
serta media massa sehingga dapat menginspirasi dan memberikan informasi kepada
mahasiswa Polinema lainnya dan masyarakat.

2
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Fiber Optik


Fiber optik adalah se buah media transmisi fisik yang terbuat dari kaca dilapisi
isolator sebagai pelindung berguna untuk menyalurkan informasi berupa gelombang
cahaya. Serat optik mempunyai bentuk yang halus dan memiliki ketebalan hingga 1
mm untuk dua puluh helai serat. Selain ringan, kapasitas kanal dari serat ini sangat
besar. Struktur serat optik ada 3 yaitu core, cladding dan coating[2].

Gambar 2.1 Bagian-bagian serat optik

2.2 Directional Coupler


Directional coupler adalah perangkat pasif yang sebagian besar digunakan di bidang
teknologi radio. Mereka menggabungkan sejumlah daya elektromagnetik dalam
saluran transmisi ke port yang memungkinkan sinyal digunakan di sirkuit lain. Fitur
penting dari directional coupler adalah bahwa mereka hanya mengalirkan daya
pasangan dalam satu arah. Daya memasuki port keluaran digabungkan ke port
terisolasi tetapi tidak ke port digabungkan. Directional coupler yang dirancang untuk
membagi daya secara merata antara dua port disebut hybrid coupler .

Gambar 2.2 Directional coupler 10 dB


1,7

3
2.3 Sensor Fiber Optik

fiber optik sekarang telah dimanfaatkan sebagai sensor atau yang dikenal
dengan Fiber Optic Sensor (FOS). Pemanfaatan fiber optik sebagai sensor memiliki
banyak kelebihan dibandingkan dengan sensor elektrik yang telah dimanfatkan selama
ini. Fiber optik memiliki beberapa kelebihan, termasuk diameter kecil, ringan, tahan
terhadap interferensi elektromagnetik, dapat digunakan dalam lingkungan yang
kurang ramah (seperti di letakkan di tegangan tinggi dan suhu tinggi), sensitivitas
tinggi dan kemampuan untuk merasakan serta mengirimkan informasi (Malla, 2008).
Selain itu fiber optik juga tidak mudah korosi, mempunyai bahan isolasi elektrikal
(tidak membutuhkan kabel listrik), tidak memicu terjadinya kebakaran atau ledakan
akibat dari loncatan elektron seperti halnya pada sensor elektrik.

Gambar 2.3 Sensor BF5R-D1-N

Pemanfaatan Fiber Optic Sensor (FOS) sebagai sensor tekanan, temperatur, strain,
bertumpu pada kinerja fiber optik sebagai sensor pergeseran dengan memanfaatkan
daerah kerja sensor pergeseran tersebut. Namun ada pula sensor fiber optik yang
memanfaatkan rugi-rugi pada fiber optik itu sendiri. Rugi-rugi ini terjadi karena
terjadinya pelemahan intensitas cahaya dalam fiber optik karena adanya gangguan,
seperti bengkokan (bending). Karena adanya pelemahan intensitas ini, maka intensitas
yang ditangkap oleh receiver otomatis berkurang. Prinsip inilah yang dapat
dimanfaatkan sebagai sensor. Selain itu ada pelemahan intensitas pada fiber optik juga
dapat dilakukan dengan cara menggores fiber itu sendiri. Saat cahaya yang lewat pada
fiber optik melewati daerah yang tergores, maka sebagian cahaya akan terhambur
keluar dan juga intensitas cahaya yang ditangkap receiver otomatis juga berkurang.
Prinsip ini juga dimanfaatkan untuk sensor fiber optik, seperti sensor fiber
berbasis evanescent wave (sensor gas, uap, maupun sensor berbasis kimia).

4
2.4 Optical Light Source

Gambar 2.4 optical light source

Optical Light Source, yaitu suatu suatu alat yang berfungsi sebagai pemancar sinyal
optik.Alat ini adalah memancarkan sinar LASER, dengan Class yang sudah ditetapkan
oleh pabrik. Optical Laser Source (OLS) adalah sebuah alat yang dapat mengeluarkan
sinar cahaya / infra merah. Alat ini biasanya digunakan untuk mengukur redaman
kabel serat optik yang penggunaannya harus dibarengi dengan alat Optical Power
Meter (OPM). Optical Laser Source (OLS) memiliki panjang gelombang (λ) yang
dapat diubah-ubah yaitu 1310 dan 1550 nm.

Optical Laser Source (OLS) yang baik harus memiliki keluaran cahaya yang stabil
dimana cahaya tersebut dapat bersumber dari laser atau LED. Pada tugas akhir ini,
Optical Laser Source (OLS) yang digunakan adalah merek Wandel & Goltermann
(WG) tipe OLS-15 dengan daya pancar sebesar -7 dBm atau 0,19952623 m

5
2.5 Optical Power Meter

Gambar 2.5 Contoh OPM

alat yang baru dirancang untuk mengetest serat optik, yang bertujuan untuk instalasi,
penerimaan gambaran dan pemeliharaan jaringan serat .OPM dipakai untuk mengukur
total loss dalam sebuah link optik baik saat instalasi (uji akhir) atau pemeliharaa
Diukur dalam satuan Decibel (dB) .

Loss atau redaman dinyatakan : L (dB) = Pin (dBm) – Pout (dBm) L (dB) = 10 Log
(Pin / Pout)

2.7 Larutan NaCl


Natrium klorida, juga dikenal dengan garam dapur, atau halit, adalah senyawa
kimia dengan rumus molekul NaCl, mewakili perbandingan 1:1
ion natrium dan klorida. Dengan massa molar masing-masing 22,99 dan 35,45 g/mol,
100 g NaCl mengandung 39,34 g Na dan 60,66 g Cl. Senyawa ini adalah garam yang
paling memengaruhi salinitas laut dan cairan ekstraselular pada banyak organisme
multiseluler. Sebagai komponen utama pada garam dapur, natrium klorida sering
digunakan sebagai bumbu dan pengawet makanan. Sejumlah besar natrium klorida
digunakan dalam banyak proses industri, dan merupakan sumber utama senyawa
natrium dan klorin yang digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis kimia lebih
lanjut. Aplikasi utama kedua natrium klorida adalah untuk menghilangkan lapisan
jalan pada cuaca sub-bek

6
BAB 3. TAHAP PELAKSANAAN

3.1 Persiapan Kegiatan


Persiapan kegiatan yang dilakukan meliputi:
a. Survei harga peralatan yang akan digunakan

3.2 Pengadaan Alat dan Perlengkapan Kebutuhan


Tahap ini merupakan tahap lanjutan setelah tahap persiapan kegiatan, yaitu berupa
penyiapan alat serta perkengkapan untuk menunjang kesiapan proses pembuatan.

3.3 Persiapan Produksi


a. Mempersiapkan tempat dan fasilitas penunjang di tempat produksi
b. Pemasangan alat dan kelengkapan penunjang produksi

3.4 Proses Produksi


Tahapan yang harus dilakukan dalam tahap ini adalah:
a. Perancangan alat
b. Pembuatan alat

3.5 Uji Coba dan Penelitian


Setelah alat berhasil dibuat, tahap selanjutnya adalah uji coba dari penelitian. Pada
tahap ini alat diuji dengan cara aquades diberi NaCl dengan konsentrasi tertentu
lalu Fiber Optik di masukkan ke larutan NaCl dan mencatat indek bias Fiber Optik
setelah itu menganalisis hubungan antara larutan NaCl dengan indek bias Fiber
Optik.

3.6 Penyusunan Laporan


Tahap akhir dari kegiatan ini adalah penyusunan laporan dari setiap analisa kegiatan
yang telah dilaksanakan

7
3.7 Blok Diagram

Gambar 3.1 Diagram Pelaksaan Program

3.8 Cara Kerja Alat


Secara umum, percobaan dilakukan dengan beberapa tahap, tahap pertama adalah
fabrikasi DC, selanjutnya karakterisasi DC menggunakan cahaya merah dengan alat
BF5R-D1-N, tahap terakhir adalah pengujian DC sebagai sensor konsentrasi larutan
NaCl.

A. Fabrikasi Directional Coupler

8
Fabrikasi DC dilakukan dengan teknik pengupasan coating, kemudian perendaman
daerah kupasan pada campuran aseton dan alkohol serta yang terakhir penggabungan
dua buah fiber pada wadah akrilik. Setelah melalui proses perendaman, cladding pada
daerah kupasan fiber akan terkelupas dan hanya menyisakan core yang
sangat kecil dan jika pada fiber ditransmisikan sinar laser merah, maka pada daerah
kupasan akan didapatkan kebocoran dan terlihat cahaya merah yang sangat terang.
Peristiwa ini menunjukkan adanya medan dari moda cahaya keluar dari core dan moda
tersebut akan mengalami

Gambar 3.2 Directional Coupler

coupling ketika dipasangkan dengan fiber lainnya dan dapat diamati secara kualitatif.
Kedua buah fiber yang sudah terkopling akan dimasukkan ke dalam wadah,
penggunaan wadah akrilik dimaksudkan agar bentuk dari DC tidak mengalami
perubahan, karena seperti diketahui pantulan dari cahaya sangat bergantung pada
bentuk permukaan, ketika bentuk DC tidak menentu alias berubah-ubah, maka arah
pantulan cahaya juga akan berubah dan akhirnya menyebabkan daya output yang tidak
menentu. Dilakukan variasi daerah kontak dengan panjang interaksi 20, 25, dan
30 mm.

B. Karakterisasi DC

Karakterisasi DC dilakukan menggunakan dua buah sensor BF5R-D1-N. BF5R-D1-


N pertama digunakan sebagai sumber input cahaya merah dengan panjang

9
gelombang 660nm dan BF5R-D1-N kedua digunakan sebagai detektor. Proses
karakterisasi juga dilakukan pada tegangan yang konstan yaitu pada tegangan sekitar
13 Volt, hal ini bertujuan agar cahaya yang dihasilkan BF5R-D1-N memiliki intensitas
yang cukup konstan. Langkah pertama untuk karakterisasi DC adalah dengan
mengukur intensitas dari cahaya yang dihasilkan oleh BF5R-D1-N dengan cara
menyambungkan kedua buah BF5R-D1-N menggunakan fiber optik lurus dengan
panjang 50 cm, salah satu ujung fiber optik dihubungkan dengan port laser sedangkan
ujung lainnya dihubungkan dengan port detektor pada BF5R-D1-N yang berbeda,
cahaya didalam fiber optik akan mengalami pemantulan dalam total dan sehingga
menyebakan cahaya terpandu dengan arah propagasi menuju ujung fiber yang
dihubungkan dengan detektor. BF5R-D1-N yang digunakan sebagai sumber cahaya
dihubungkan pada dua portinput (Gambar 1) pada setiap DC dengan tujuan untuk
mengetahui perbedaan pembagian intensitas yang dihasilkan untuk masing-masing
portinput (input 1 dan input 2). BF5R-D1-N yang digunakan sebagai detektor
dihubungkan pada portoutput dan dilakukan pengukuran nilai intensitas keluaran dari
masing-masing output tersebut (output 1 dan output 2), dari hasil pengukuran tersebut
akan diketahui hasil karakterisasi dari DC yang telah di fabrikasi. Set-up peralatan
untuk karakterisasi DC seperti ditunjukkan Gambar 2(a).

C. Pengukuran konsentrasi NaCl

Setelah proses karakterisasi, DC kemudian dapat digunakan sebagai sensor


konsentrasi NaCl. Larutan NaCl dibuat dengan mencampurkan beberapa gram NaCl
ke dalam 100 ml aquades, jumlah massa garam di setiap konsentrasi larutan diperoleh
melalui perhitungan konsentrasi larutan. Garam yang dimasukkan ke dalam aquades
kemudian dilarutkan dengan cara diaduk menggunakan magnetic
stirrer, proses pengadukan dilakukan dengan memasukkan magnet batang ke dalam
larutan yang akan dibuat kemudian larutan diletakkan diatas magnetic stirrer lalu
magnetic stirrer dinyalakan sehingga membuat magnet batang pada larutan akan
berputar, perputaran ini terjadi akibat medan elektromagnetik yang juga dihasilkan
perputaran magnet di bawah plate dari magnetic stirrer ketika dialiri listirk. Setelah
larut, larutan NaCl dimasukkan ke dalam botol kecil yang digunakan sebagai wadah
untuk sensor. Larutan uji (NaCl) dibuat dengan variasi konsentrasi dari nol hingga

10
konsentrasi 20%. DC yang digunakan untuk pengujian konsentrasi NaCl dipilih DC
dengan panjang interaksi 30 mm dengan coupling ratio 65% : 35%. Probe sensing
yang sudah terpasang cermin datar dimasukkan ke dalam wadah yang berisi larutan
NaCl. Saat proses pengujian, cahaya dengan panjang gelombang 660 nm yang
dihasilkan BF5R-D1-N dikirimkan melalui port input dari sensor, cahaya tersebut
dipandu oleh fiber dan saat melewati daerah interaksiintensitas cahaya akan dibagi
sesuai coupling rationya, artinya 65 % dari intensitas cahaya yang dikirimkan menuju
probe sensing, setelah itu cahaya akan mengenai cermin datar dan dipantulkan
kembali, sehingga cahaya akan kembali terkopling dan 35 % dari cahaya yang
terpantul akan menuju sensing port dan nilai intensitas cahaya terbaca pada BF5R-
D1-N. Set-up peralatan untuk pengukuran konsentrasi NaCl seperti ditunjukkan
Gambar 2(b).

C. Pengujian dan Analisis Alat


Pengujian ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa kinerja alat yang telah
dibuat dapat berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Pengujian dilakukan untuk
mengetahui:

1. Sentivitas sensor serat optik.


2. Keefektifan alat dalam mengukur konsentrasi NaCl.

D. Penyempurnaan Alat
Setelah alat mengalami pengujian dan berhasil berfungsi sesuai yang diinginkan,
maka dilakukan penyempurnaan alat. Sistem serta komponen-komponen yang belum
bekerja maksimal akan di disempurnakan agar alat dapat bekerja dengan efektifias
maksimal. Serta bentuk alat juga disempurnakan agar terlihat lebih menarik.

E. Penyusunan Laporan
Penyusunan laporan adalah tahap akhir pelaksanaan program. Laporan akhir
berisi tahap-tahap pelaksanaan yang telah dilakukan dan menjelaskan keseluruhan
proses yang dilaksanakan serta hasil yang didapatkan.

11
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya

No Jenis pengeluaran Biaya


1 Peralatan penunjang Rp 5.00.000
2 Bahan habis pakai Rp 490.000
3 Transportasi dan komunikasi Rp 800.000
4 Lain-lain Rp 1.951.000
Jumlah Rp 8.241.000
Tabel 1 Rincian Biaya 1

4.2 Jadwal Kegiatan

Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5


No Nama Kegiatan
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1. Perumusan Masalah

2. Studi Literatur
3. Pembelian Alat dan
Bahan
4. Perancangan Sistem dan
Model.
5. Pembuatan Alat

6. Pengujian dan Analisis


Alat
7. Penyempurnaan Alat

8. Pembuatan Laporan
Akhir
Tabel 2 Jadwal Kegiatan 1

12
DAFTAR PUSTAKA

[1] T. Hidayat, S. Sudarsono, and G. Yudoyono, “Sensor Fiber Optik Plastik


berstruktur Directional Coupler untuk Mengukur Konsentrasi Larutan NaCl,”
J. Sains dan Seni ITS, vol. 8, no. 1, pp. 7–10, 2019.
[2] B. Dermawan, I. Santoso, and T. Prakoso, “Analisis Jaringan Ftth (Fiber To the
Home) Berteknologi Gpon (Gigabit Passive Optical Network),” vol. 18, no. 1,
pp. 30–37, 2016.

13
LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota


Lampiran 1.1 Biodata Ketua
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Laurena Widyawati
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Program Studi Jaringan Telekomunikasi Digital
4 NIM 1641160059
5 Tempat dan Tanggal Jombang, 18 September 1998
Lahir
6 E-mail laurenawidya@gmail.com
7 No. Hp atau Telepon 085733572027

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Isntitusi SDN Tengaran 1 SMPN 1 Peterongan SMAN 2
Jombang
Jurusan - - IPA
Tahun Masuk- 2004-2010 2010 – 2013 2013 – 2016
Lulus
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (oral Presentation)
N Nama Pertemuan ilmiah / Judul Artikel Waktu dan Tempat
o. Seminar Ilmiah
1
2

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir


No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1
2.
3.

14
Data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Karsa Cipta.

Malang, 17 Oktober 2019


Pengusul,

Laurena Widyawati
NIM. 1641160059

15
Lampiran 1.2 Biodata Anggota
E. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Diky Dwi Antono
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Program Studi Teknik Telekomunikasi
4 NIM 1731130107
5 Tempat dan Tanggal Trenggalek, 26 Februari 1999
Lahir
6 E-mail dikydwi600@gmail.com
7 No. Hp atau Telepon 083845546331

F. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Isntitusi SDN Gador 1 SMPN 2 Durenan SMK Islam 1
Durenan
Jurusan - - TKJ
Tahun Masuk- 2005-2011 2011 – 2014 2014 – 2017
Lulus
G. Pemakalah Seminar Ilmiah (oral Presentation)
N Nama Pertemuan ilmiah / Judul Artikel Waktu dan Tempat
o. Seminar Ilmiah
1
2

H. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir


No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1
2.
3.

16
Data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Karsa Cipta.

Malang, 17 Oktober 2019


Pengusul,

Diky Dwi Antono


NIM. 1731130107

17
Lampiran 1.3 Biodata Anggota
I. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Reza Ali Machrus
2 Jenis Kelamin Laki-Laki
3 Program Studi Teknik Telekomunikasi
4 NIM 1731130082
5 Tempat dan Tanggal Lamongan, 20 April 2000
Lahir
6 E-mail ralimachrus@gmail.com
7 No. Hp atau Telepon 085799229929

J. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Isntitusi SDN Glagah 2 MTSN Lamongan SMAKN 2

Jurusan - - TKJ
Tahun Masuk- 2005-2011 2011 – 2014 2014 – 2017
Lulus
K. Pemakalah Seminar Ilmiah (oral Presentation)
N Nama Pertemuan ilmiah / Judul Artikel Waktu dan Tempat
o. Seminar Ilmiah
1
2

L. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir


No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1
2.
3.

18
Data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Karsa Cipta.

Malang, 17 Oktober 2019


Pengusul,

Reza Ali Machrus


NIM. 1731130082

19
Lampiran 1.4 Biodata Pembimbing
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

A. Identitas Diri
1. Nama Lengkap Ir. Hudiono, M.T.
2. Jenis Kelamin Laki-laki
3. Jabatan Fungsional Pembina
4. NIP/NIK/Identitas Lainnya 1196301151988111001
5. NIDN 0015016303
6. Tempat dan Tanggal Lahir Gresik, 15 Januari 1963
7. E-mail hudiono@polinema.ac.id
8. Nomor Telepon/HP 0818599111
9. Alamat Kantor JL. Soekarno-Hatta 9 Malang
10. Nomor Telepon/Faks 0341-404424/0341-404420
11. Lulusan yang Telah S1= … Orang ;S2= … orang;
Dihasilkan S3= … Orang
12. Mata Kuliah yang diampu Sistem Komunikasi Radio
Sistem Transmisi
Teknik Gelombang Mikro
Sistem Video
Jaringan Transmisi Radio
Antena dan Propagasi

B. Riwayat Pendidikan
S-1 S-2 S-3
Nama Perguruan Institut Teknologi Institut Teknologi -
Tinggi Sepuluh Nopember Sepuluh Nopember

Bidang Ilmu Elektro/ Teknik Elektro/ Sistem -


Telekomunikasi Pengaturan
Tahun Masuk-
1981-1986 1994-1998 -
Lulus
Cara Eksitasi Studi tentang
gelombang Pemanfaatan Energi
Judul Skripsi/
Elektromagnetik ke Tenaga Dalam untuk -
Thesis/ Disertasi
Waveguide dan Penyembuhan
Resonator Leukemia
Nama Pembimbing Dr. Ir. Agus Mulyanto Prof. Dr. Ir. -
Soekardjono

20
C. Pengalaman Penelitian dalam 5 Tahun Terakhir
(Bukan Skripsi, Tesis, maupun Disertasi)
Pendanaan
No. Tahun Judul Penelitian
Sumber Jumlah (Rp)
Desain Penerapan 3G Di
1 2016 Jaringan Seluler Indoor Base Swadana 5.000.000
Station (IBS)
Pembuatan Cell Planning
2 2014 Sebagai Dasar Pengaturan Dan Swadana 3.500.000
Pengendalian Menara
Telekomunikasi Seluler
Desain Sistem Jaringan Mikrosel
3 2013 Berbasis Hotel BTS (Base Swadana 3.500.000
Transceiver Station)
Implementasi Fiber Optik
4 2011 sebagai Jalur Komunikasi Utama Swadana 3.000.000
pada Jaringan SCADA
5 2010 Desain Jaringan Indoor GSM Swadana 3.000.000

D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir

Judul Pengabdian Kepada Pendanaan


No. Tahun
Masyarakat Sumber Jumlah (Rp)
1 Pelatihan Pembuatan Bel
2017 Cerdas Cermat Pada Siswa Swadana 3.500.000
Smp Islam Ma'arif 03 Malang

E. Pengalaman Penulisan Artikel Ilmiah dalam Jurnal dalam 5 Tahun


Terakhir
Volume/
No. Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal
Nomor/Tahun
1 Pemanfaatan Sistem GPS Jurnal Jaringan Volume 3/
(Global Positioning Telekomunikasi Nomor 2/ 2016
System) pada Announcer
Otomatis untuk
Pemberhentian Kereta

21
Api dan Monitoring
Kecepatan
2 Aplikasi Pencarian Rute Jurnal Jaringan Volume 4/
dan Site BTS (Base Telekomunikasi Nomor 1/ 2017
Transceiver Station)
menggunakan Speech to
Text pada perangkat
Android
3 Rancang Bangun Jurnal Jaringan Volume 4/
Aplikasi E-Money Telekomunikasi Nomor 1/ 2017
Menggunakan NFC
dengan Jaringan Internet
pada Payment Car Wash
4 Evaluasi Jaringan Jurnal Jaringan Volume 4/
DCS1800 dan U2100 Telekomunikasi Nomor 1/ 2017
Indoor Base Station
Existing di Gedung
Bertingkat Wilayah Kota
Malang
5 Studi dan Analisis Jurnal Jaringan Volume 5/
Performansi Perangkat Telekomunikasi Nomor 2/ 2017
CSHU pada Sistem
Transmisi Radio
Microwave
6 Rancang Bangun Sistem Jurnal Jaringan Volume 5/
Antrian Perbankan Telekomunikasi Nomor 2/ 2017
Dengan Fasilitas
Booking Online
7 Analisis Potensi Jurnal Jaringan Volume 6/
Kebutuhan Penempatan Telekomunikasi Nomor 1/ 2018
FEMTOCELL 3G di
SMA Negeri 3 Malang

F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir


Nama Pertemuan Waktu dan
No Judul Artikel
Ilmiah/Seminar Tempat
1 Seminar Nasional 2010/ SENTIA
Teknologi Informasi dan Politeknik Negeri
Aplikasi (SENTIA’10) Malang
No.Sertifikat:
1583/K13/PG/2010

22
2 Seminar Nasional Rancang Bangun 2017/ SENTIA
Teknologi Informasi dan Aplikasi Pengenalan Politeknik Negeri
Aplikasi (SENTIA’17) Warna Obyek bagi Malang
Penyandang Buta
No.Sertifikat: Warna berbasis Web
1583/K13/PG/2017

G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir


No. Judul Buku Tahun Jumlah Halaman Penerbit
1 Sistem Politeknik Negeri
2018 182 halaman
Komunikasi Radio Malang

H. Perolehan HKI dalam 5 – 10 Tahun Terakhir


No Judul/Tema HKI Tahun Jenis Nomor P/ID
1 Aplikasi pengenalan 2018 Program EC00201814098
obyek Bagi Komputer
penyandang buta
warna berbasis web

I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya


dalam 5 Tahun Terakhir
Judul/Tema/Jenis
Tempat Respon
No. Rekayasa Sosial Tahun
Lainnya yang Telah Penerapan Masyarakat
Diterapkan
1. - - - -

J. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)

No. Jenis Penghargaan Institusi Tahun


Pemberi
Penghargaan
1. Satyalancana Karya
Satya 20 Tahun, Presiden
KEPRES RI No. : Republik 2013
1065/TK/TAHUN Indonesia
2013

23
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
Dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam Pengabdian Masyarakat.

Malang, 17 Oktober 2019


Ketua Peneliti,

Ir. HUDIONO, M.T.


NIP. 1196301151988111001

24
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan
1. Peralatan penunjang
Justifikasi Harga Satuan Jumlah (Rp)
Material Kuantitas
pemakaian (Rp)
Sebagai alat
Fiber Optik Rp 400.000
transmisi dan 4 buah Rp 400.000
FD-620-10
sensor
Untuk
perlengkapan
Directional Rp 100.000
membuat 2 buah Rp 50.000
Coupler
rangkaian
elektronik
BF5R-D1-N Untuk sensor 2 buah Rp 1000.000 Rp 2.000.000
Untuk sumber
Power Rp 1.000.000
energi 1 buah Rp 1.000.000
Supply
peralatan
Peleleh timah
Solder yang akan 1 buah Rp 100.000 Rp 100.000
dipergunakan
Untuk
Penyangga menyangga Rp 30.000
1 buah Rp 30.000
Solder solder ketika
panas
Permbersih
Pembersih solder yang Rp 20.000
1 buah Rp 20.000
solder terlengketi
timah
Alat untuk
Toolbox menyimpan 1 buah Rp 150.000 Rp 150.000
alat
Sebagai
pengukur Rp 600.000
OPM 1 buah Rp 600.000
redaman serat
optik
Sebagai input Rp 600.000
OLS 1 buah Rp 600.000
serat optik
SUB TOTAL ( Rp ) Rp 5.000.000

25
2. Bahan Habis Pakai

Justifikasi Harga Jumlah (Rp)


Material Kuantitas
pemakaian Satuan (Rp)
Gelas Sebagai wadah Rp 450.000
3 buah Rp 150.000
Ukur larutan NaCl
Larutan Rp 40.000
Bahan yang diuji 2 liter Rp 20.000
NaCl
SUB TOTAL ( Rp ) Rp 490.000

3. Perjalanan
Justifikasi Harga Jumlah
Material Kuantitas
pemakaian Satuan
Bahan Perjalanan pulang 3 orang Rp 200.000 Rp 500.000
bakar survei pergi untuk survey
alat dan bahan dan alat
bahan

Bahan bakar Perjalanan pulang 3 orang Rp 100.000 Rp 300.000


pengambilan pergi untuk
alat dan pengambilan alat
bahan dan bahan

SUB TOTAL (Rp) Rp 800.000


4. Lain – lain
Justifikasi Jumlah
Material Kuantitas Harga Satuan
pemakaian
Untuk membuat Rp 50.000
Kertas A4 1 rim Rp 50.000
Proposal Laporan
Tinta Untuk mencetak Rp 240.000
4 Buah Rp 60.000
Printer proposal Laporan
Alat Tulis Untuk menulis 1 paket Rp 50.000 Rp 50.000

Pulsa Untuk mencari Rp 300.000


3 bulan Rp 100.000
Modem literatur
Surat
Materai Rp 40.000
Pertanggungjawa 10 buah Rp 4.000
3000
ban ADD-MIS
Surat
Materai 3 buah Rp 21.000
Pertanggungjawa Rp 7.000
6000
ban ADD-MIS

26
Untuk publikasi Rp 150.000
Roll Banner 1 buah Rp 150.000
ADD-MIS
Untuk publikasi 20 Rp 100.000
Poster Rp 5.000
ADD-MIS lembar
Untuk
Pengajuan Rp 1.000.000
mematenkan 1 karya Rp 1.000.000
Hak Paten
karya produk
SUB TOTAL (Rp) Rp 1.951.000
Total (keseluruhan) Rp 7.546.000

Lampiran 3. Sususan Organisasi Tim Peneliti Dan Pembagian Tugas


Bidang Alokasiwaktu
No. Nama/Nim Program Studi UraianTugas
Ilmu (jam/minggu)

1. Hana Via Eka Amalia Jaringan Elektro 14


Hartono/1641160008 Telekomunikasi Jam/Minggu
- Mengkoordinasi
Digital
anggota
- Pembuatan sistem
- Pembuatan proposal

2 Diky Dwi Antono / Teknik Elektro 14 - Pembuatan sistem


1731130107 Telekomunikasi Jam/Minggu - Pembuatan proposal

3 Reza Ali Machrus Teknik Elektro 14 - Pembuatan sistem


/1731130082 Telekomunikasi Jam/Minggu - Pembuatan proposal

27
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


POLITEKNIK NEGERI MALANG
Jl. Soekarno Hatta No.9 Malang 65141
Telp (0341) 404424 – 404425 Fax (0341) 404420
Laman://www.poltek-malang.ac.id

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Laurena Widyawati


NIM : 1641160059
Program Studi : D4 Jaringan Telekomunikasi Digital
Jurusan : Teknik Elektro

Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM-KC saya dengan judul:

“SENSOR FIBER OPTIK BERSTRUKTUR DIRECTIONAL COUPLER


UNTUK MENGUKUR KONSENTRASI LARUTAN NaCl” Yang
diusulkan untuk tahun anggaran 2019 bersifat original dan belum pernah
dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain. Bilamana di kemudian hari
ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut
dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan
seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara. Demikian
pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.

28
Malang, 17 Oktober 2019

Mengetahui, Yang menyatakan,


Pembantu Direktur III Ketua Pelaksana

Materai 6000

Dr. Eng. Anggit Murdani, ST., M.Eng Laurena Widyawati


NIP. 197109151999031001 NIM. 1641160059

Lampiran 5. Gambaran Teknologi yang Hendak Diterapkembangkan

29