Anda di halaman 1dari 2

Begini Hebatnya Pengaruh Ekonomi China

pada Dunia
Mei
23
/ 2016
00:14 WIB
Oleh : Anitana Widya Puspa
Share this post :





Kota Shanghai di China, salah satu pusat ekonomi dan bisnis Negeri Tirai Bambu -
Reuters/Carlos Barria

Kabar24.com, BEIJING - Hasil penelitian HSBC mengungkapkan bahwa tingkat


pertumbuhan ekonomi China telah melambat, namun pengaruhnya pada ekonomi terus
berkembang. Laporan itu menyebutkan China bertanggung jawab untuk sekitar 12% dari total
PDB dunia.

China sedang dalam masa transisi dari ekonomi yang didominasi manufaktur menjadi
ekonomi yang didorong oleh konsumsi domestik, dan menyumbang 30% dari total
permintaan investasi global. Bergerak di luar komoditas yang akrab, investasi China mengalir
ke industri yang lebih luas seperti ritel, properti, dan jasa keuangan.

Konsumen China, yang merupakan kontributor dari konsumsi domestik yang belum
ditingkatkan akan menjadi semakin kaya.

HSBC memperkirakan bahwa lebih dari dua-pertiga dari penduduk China akan menjadi
bagian dari kelas menengah perkotaan yakni mereka yang berpenghasilan 12 dolar AS hingga
50 dolar per hari - pada 2025.

Estimasi ini membawa implikasi yang meluas, populasi China tidak hanya mengalami
pertumbuhan pendapatan dan rasa namun yang lebih penting, membuat dampaknya terasa di
seluruh dunia.

Chile, misalnya, manfaat dari berkembang kelas menengah China. Ekspor ke China sekarang
terhitung sebesar 25% dari total ekspor Chili, dibandingkan pada 2000 yang kurang dari 5%.

HSBC mencontohkan negara lain, yakni permintaan dari China dapat meningkatkan GDP
Korea Selatan antara 0,2 dan 1,8 poin persentase tergantung pada laju pertumbuhan di China.
Pangsa pemirsa Cina untuk film global baru-baru ini melonjak menjadi lebih dari 10% untuk
sebagian besar film, dibandingkan dengan hanya 2% pada 2007, kata laporan itu.

Adapun film yang dibuat oleh Amerika Serikat yang paling diuntungkan. Box-office Cina
yang menayangkan film-film Amerika tumbuh sekitar 49% pada 2015 dibandingkan dengan
2014.

Sumber : Xinhua