Anda di halaman 1dari 11

TENAGA VULKANIK

03.29 No comments

Tenaga Vulkanik (Vulkanisme) adalah proses pergeseran magma di dalam bumi. Proses
terjadinya vulkanisme dipengaruhi oleh aktivitas magma yang menyusup
ke lithosfer (kulit bumi). Apabila penyusupan magma hanya sebatas kulit bumi bagian dalam
maka dinamakan intrusi magma, sedangkan apabila penyusupan magma sampai keluar ke
permukaan bumi disebut ekstrusi magma.

Istilah Aktifitas Magma


Berikut merupakan istilah yang digunakan pada proses aktifitas magma,

 Lava / Volkanic Mudflow / Lahar (Magma yang keluar ke permukaan bumi, baik
melalui lelehan atau letusan)
 Batholith (Dapur Magma)
 Lakolith (Intrusi magma berbentuk datar)
 Sill / Plat (Intrusi magma membentuk kawah / gang)
 Apofisa (Intrusi magma merupakan cabang kawah / gang)
 Diatrema (Lorong tempat keluarnya magma ke permukaan bumi)
 Crater / Kawah / Kepundan (Lubang tempat keluarnya magma, merupakan ujung dari
diatrema, namun tidak semua kepundan berada di puncak gunung).

Bentuk Ekstrusi Magma


Ekstrusi magma memiliki berbagai macam bentuk,
1. Ekstrusi Sentral
Proses magma keluar melalui gunung berapi
2. Ekstrusi Linear
Proses magma keluar melalui patahan atau garis yang memanjang
3. Ekstrusi Area
Proses magma keluar pada daerah yang sangat luas biasanya di daerah ini merupakan
wilayah yang dekat dengan sumber magma (dapur magma)
C. Tipe-tipe letusan gunung
Tipe-tipe letusan gunung api dibedakan menjadi :
1. Tipe Merapi
2. Tipe Hawai
3. Tipe Peele
4. Tipe Peret
5. Tipe Stromboli
6. Tipe St. Vincent.
7. Tipe vulkano
Material yang dikeluarkan oleh gunung api tersebut, antara lain:
1) Eflata (material padat) berupa lapili, kerikil, pasir dan debu.
2) Lava dan lahar, berupa material cair.
3 )Eksalasi (gas) berupa nitrogen belerang dan gas asam.

Ciri ciri gunung api yang akan meletus, antara lain:


1.Suhu di sekitar gunung naik.
2.Mata air mejadi kering
3.Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang kadang disertai getaran (gempa)
4.Tumbuhan di sekitar gunung layu, dan
5.Binatang di sekitar gunung bermigrasi.
http://alwingeografi.blogspot.com/2012/04/tenaga-vulkanik.html

Ringkasan Materi SMA IPS geografi-Bentuk Gunung Api Berdasarkan tipe letusannya

Bentuk Gunung Api Berdasarkan tipe letusannya

a) Tipe hawaii

 Letusan berupa letupan dan lelehan


 Dapur magma dangkal
 Tekanan gas rendah dan lava cair

b) Tipe stromboli

 Letusan berupa letupan dan lelehan


 Tekanan gas sedang
 Meletus secara periodik
 Mengeluarkan lava disertai bom dan lapili
 Contoh: G. Raung (Jatim), G. Stromboli

c) Tipe vulkano

 Vulkano lemah: tekanan gas sedang, dapur magma dangkal, letusan mengeluarkan
material padat. Contoh: G. Bromo, G. Semeru
 Vulkano kuat: tekanan gas tinggi, dapur magma dalam, letusan kuat

d) Tipe merapi

 Letusan berupa hembusan gas


 Lava kental
 Dapur magma dangkal
 Tekanan gas rendah

e) Tipe st. vincent

 Lava cair liat


 Letusan hebat

f) Tipe pelle

 Sumbat kawah tinggi


 Dapur magma dalam
 Tekanan gas tinggi
 Memancarkan gas pijar bersuhu 2000 C
 Contoh: G. Montagna Pelle (Amerika Tengah)

g) Tipe perret

 Letusan paling hebat


 Dapur magma sangat dalam
 Tekanan gas sangat tinggi
 Lava kental
 Contoh: G. Krakatau (Th. 1883)

http://duniasoal.com/ringkasan-materi-sma-ips-geografi-bentuk-gunung-api-
berdasarkan-tipe-letusannya.html

Bentuk dan Tipe Letusan Gunung Berapi

October 26, 2009 by Mr.Cou

Gunung berapi merupakan fenomena geologi yang mengundang banyak pertanyaan dan rasa
penasaran bagi para pengagum karunia Tuhan

Disini akan sedikit dijelaskan mengenai tipe-tipe dan bentuk letusan gunung berapi:

1. Tipe-Tipe gunung api


Berdasarkan bahan lepas yang dihasilkan
* Gunungapi lava/gunungapi tameng (shield volcano) yang menghasilkan lava
basalan.Gunungapi tameng dibentuk oleh lava yang sangat cair dari lava basalan atau
andesitan.Ada dua tipe jenis gunungapi tameng,yaitu tipe Hawaii dan tipe Iceland yang
dibedakan berdasarkan skala dan jalur retakan yang ada:

a) Tipe Hawaii : Tipe ini akan membentuk gunungapi tameng yang dibangun oleh leleran
lava yang keluar dari beberapa retakan dan memencar membentuk suatu jalur celah yang
cukup besar contoh : mauna Loa di Hawaii.

b) Tipe Iceland : Dicirikan dengan lavanya yang keluar dari kawah utama dan mempunyai
skala yang lebih kecil dari tipe Hawaii.contoh : Izu peninsula (Iceland),Hakone (jepang), dan
fase pertama gunung Tambora (Sumbawa)

* Gunungapi piroklastik,merupakan gunungapi yang dibentuk oleh bahan lepasgunungapi


piroklastik.Contoh gunung Lamongan,Gunung Tambora (Sumbawa)

* Gunungapi gas yaitu gunungapi yang terjadi karena kegiatan magmatik umumnya
membentuk mar yaitu suatu lekukan yang disebabkan oleh letusan tunggal yang bersifat
meledak,dikelilingi oleh kawah berbentuk cincin dan umumnya terisi air.contoh : kaki uatar
pegunungan tengger (jawa timur), Iwo Jima (Jepang).

2. Bentuk-bentuk Gunungapi

* Bentuk kerucut, umumnya dijumpai pada gunungapi berlapis.Bentuk kerucut ini dapat
dibangun oleh bahan lepas gunungapi.Onggokan batuapung akan membentuk kerucut
batuapung.

* Bentuk kubah,biasanya dijumpai pada gunungapi lava.Kubah lava merupakan bentukan


dari leleran lava kental yang keluar melalui celah dan dibatasi oleh sisi curam di
sekelilingnya.Bentuk-bentuk kubah sangat dipengaruhi oleh viskositas lava.Contoh :
disepanjang sesar lampung

* Bentuk maar yaitu pada gunungapi gas.

* Bentuk datar tinggi dijumpai pada gungapi lava,berupa datartinggi yang relatif menonjol
pada daerah sekitarnya yang tersusun oleh lava tebal dan umumnya bersifat basalan sehingga
disebut juga dengan basal tinggi.Tapi ada juga yang dikenal dengan datar tinggi bahan lepas
gunungapi,yang tersusun oleh endapan batuapung dan abu yang diletuskan dari celah dan
mempunyai struktur kaldera atau lekuk ambrukan.Contoh : daerah disekitar danau Toba
(Sumatera Utara).

* Bentuk barangko (barronco), yaitu alur-alur pada tubuh gunungapi yang kasar dan tak
teratur yang disebabkan oleh erosi dan sesar

Cinder Cones, merupakan tipe gunungapi yang sederhana yang terbentuk oleh partikel dan
lava yang dikeluarkan oleh vent tunggal.Karena tekanan gas, lava tersembur keras ke udara
dan pecah menjadi fragmen kecil yang padat sehingga jatuh sebagai cinder di sekitar vent
yang kemudian membentuk melingkar atau cone yang oval.Sebagian cinder cone mempunyai
kawah berbentuk mangkok dan jarang muncul lebih dari seratus kaki atau di bawah
lingkungannya, cinder core ini kebanyakan terdapat di Amerika Utara bagian barat sebagai
bagian dari terrain vulkanik dunia.

Cinder cones

* Composite Volcanoes, kadang-kadang dinamakan stratovolcanoes,biasanya saaling


bersisisan,berbentuk kerucut simetris yang besar sengan lapisan berasal daria aliran lava,debu
vulkanik,cinder,block dan bomb yang dimungkinkan muncul di sekitar 8000 kaki di atas
pusatnya.Contoh composite volcano adalah gunung fuji di Jepang,Gn st Helens,Gunung
Merapi,Gunung Agung.Gunung Rinjani. Pada puncak composite volcano kebanyakan
terdapat kawah yang berisikan vent utama atau kumpulannya.lava yang mengalir memecah
dinding kawah atau melalui sisi cone.Bagian terpenting dari composite volcano adalah
sebuah sistem conduit (saluran), dimana magma dari reservoir di bawah kerak bumi
meningkat ke permukaan volcano dibangunoleh ekumulasi material yang tererupsi melalui
conduit dengan meningkatnya ukuran lava,cinder,debu serta yang lainnya, yang menambah
kemiringan volcano. Apabila composite volcano sedang tidak aktif, erosi atau pengikisan
terjadi pada cone.Magma yang telah keras/beku mengisi saluran (sumbat vulkanik) mengikuti
jalur pada cone,dan rekahan (dikes) membuka dimana prosesnya akan berkurang perlahan-
lahan oleh adanya erosi.Sampai akhirnya, dari proses lengkapnya hanya tersisa plug dan dike
di bawah permukaan tanah, tinggal volcano dengan kenampakan bagian yang hilang.

Composite volcano
* Shield Volcano, merupakan tipe gunungapi yang terbentuk kebanyakan dari aliran lava cair,
aliran setelah tertuang ke segala arah dari vent pusat atau kumpulan vent, yang
meluas,menumpahkan vent dari daratan,domical shape, dengan profil dengan tameng
prajurit.Aliran tsb terbentuk secara perlahan dengan akresi ribuan lava cair yang disebut lava
basalt, yang melebar seiring bertambahnya jarak.lava juga biasanya bererupsi dari vent
selama retakan yang berkembang di pinggir cone.

Shield volcano

* Lava Domes, tipe ini terbentuk relative kecil, berbentuk seperti umbi lava, konsekuensinya,
timbunan lava yang berasal dari sekitar vent.Sebuah dome (kubah) tumbuh besar dengan
ekspansi dari dalam.ketika tumbuh, permukaan luarnya dingin dan keras,kemudian hancur,
menumpahkan fragmen di sis-sisinya. Beberapa dome berbentuk tonjolan karang atau spine
yang bentuk lainnya pendek,aliran lava bersisisan (steep side).Volcanic dome biasanya
berada dalam kawah atau pada sisi composite volcano.

Lava dome

3. Struktur Gunungapi

* Main Vent

Merupakan tempat yang diterobos oleh batuan cair dari magma chamber ke permukaan.Ini
seperti pipa dimana lava dapat mengalir.Terkadang main vent memiliki cabang, jika mereka
mencapai permukaan dari bentukan secondary cone atau fumarole.Ketika gunungapi meletus,
lava, gas, dan fragmen batuan menuju ke main vent dan bergerak keluar melalui crater.Ketika
letusan berhenti,lava dapat turun kembali ke pipa atau membentuk danau lava di dalam
crater.

* Lava Flow

Aliran lava merupakan letusan yang berupa molten rock di bawah permukaan bumi yang
keluar dari vulkanik vent (magma).Lava berwarna merah panas saat keluar dari vent,tetapi
secara cepat berubah menjadi warna merah gelap. Abu-abu, hitam atau warna yang lain
berdasarkan pengaruh proses yang dialaminya.Lava yang sangat panas mengandung gas yang
terdiri dari besi dan magnesium berupa cairan, yang mengalir seperti tar panas.sedangkan
yang agak dingin, mengandung silicon, sodium dan potassium yang berupa cairan dan
mengalir seperti madu yang kental.

Struktur gunungapi
* Strata lava dan Abu

Strata lava dan abu merupakan lapisan yang terbentuk pada gunungapi ketika lava dan abu
dari gunungapi aktif terlempar keluar.Abu berisikan fragmen kecil batuan, beberapa sama
baiknya dengan partikel debu kecil, bongkahan lainnya dapat lebih besar dari kepalan
tangan.Abu gunungapi biasanya keluar dari gung berapi sebelum lava. Abu yang mengendap
ke bawah dan membentuk kumpulan di pinggir yang curam.

* Secondary Cone

Merupakan kerucut yang brau terbentuk pada gunungapi, ketika saluran utama membentuk
cabang.Lapisan batuan and abu yang membentuk gunung berapi sering retak dan terlemahkan
oleh ledakan yang terjadi selama letusan gunung berapi.jika retakan ini membentuk
garis/jalur dari main vent ke permukaan,magma mampu bergerak ke saluran baru dan
mencapai permukaan.Karena letusan, abu dan lava menyebar ke udara seperti air mancur

* Magma chamber

Magma chamber atau dapur magma merupakan daerah sebagai tempat induk magma
berada.Ukuran magma chamber baik yang berhubungan langsung dengan gunungapi ataupun
yang terpisah hanya berupa tubuh magma dapat mencapai ratusan ribu kilometer
kubik.Pembentukan magma chamber primer pada kerak sangat dipengaruhi oleh ukuran, pola
dan kecepatan gerak rekahan,disamping macam batuan dan ketebalan kerak bumi.Titik
potong dua rekahan akan mempermudah jalannya magma,sedangkan jalur gerus akan
memperlambat pergerakannya karena selain sifat bidang rekahan yang rapat,juga adanya
milonit.

* Fumarole

Fumarole merupakan retak pada terusan permukaan dimana uap panas dan gas dapat
keluar.Magma di bawah permukaan memanaskan air sampai titik dimana air berubah menjadi
uap panas dan mampu melarutkan mineral dari batuan di sekitarnya. Ketika gas mencapai
permukaan maka gas tersebut panas dan bertekanan rendah.Gas ini mendingin dan
mngembang,mengendapkan mineral yang terlarut di sekitar saluran.

* Crater

Crater gunungapi merupakan struktur amblesan yang terjadi di permukaan gunungapi karena
kegiatan gunungapi biasanya membuat lubang di bagian atas saluran. Kawah dibentuk dari
lava, gas, dan debu yang meledak kea rah aras dari main vent.materila jatuh kembali ke bumi
di sekitar saluran dan secara perlahan menumpuk membentuk rim di sekitarnya.Di dalam
kawah selalu tetap bersih disebabkan adanya gaya gerakan ke atas material yang secara
konstan memindahan runtuhan yang jatuh.

4. Letusan Gunungapi
Tipe-tipe letusan Gunungapi

* Tipe strombolian Contoh pada gunungapi Irazu di Costa Rica tahun 1965. Material halus
dari lava cair menyembur dari kawah membentuk suatu gugusan cahaya di langit.terkumpul
di cekungan gunung, lava cair tsb kemudian meluncur ke bawah membentuk suatu aliran
yang berapi.

Sebaliknya,aktivitas letusan gunungapi Paricutin pada tahun 1947 menunjukkan tipe


vulcanian, dimana awan tebal yang terdiri dari abu dan letusan gas dari kawah kemudian
timbul hingga di atas puncak.Abu yang terdiri dari gas tersebut membentuk awan keputih-
putihan pada dekat puncak.

* Tipe VesuvianTipe letusan vesuvian disesuaikan dengan letusan gunung Vesuvius di Italia
pada tahun 79 Bc, abu seta gas pada kuantitas yang sangat besar keluar pada saat letusan
kemudian terdapat awan yang berbentuk kembang kol melambung tinggi diatas gunungapi

tersebut.

* Tipe Peelean

Di erupsi Pelean atau awan terang seperti yang terjadi di letusan Gunung Mayon Philipina
1968, material yang sangat besar dan banyak gas seperti debu, abu, gas dan fragmen-fragmen
lava keluar dari tengah kawah, jatuh ke bawah, membentuk seperti lidah. Massa yang sangat
besar dan bercahaya yang meluncur menuruni kemiringan dengan kecepatan yang sebanding
dengan 100 mil per jam. Erupsi semacam itu akan menyebabkan kerusakan yang sangat besar
dan akan menyebabkan kematian pada populasi area tersebut seperti di St Pierre tahun 1902
saat terjadi letusan Gunung Peele

Mauna Loa

* Tipe erupsi Phreatik

Erupsi tipe phreatik (semburan Uap) dikendalikan oleh ledakan uap hasil dari tanah yang
dingin atau permukaan air yang bersinggungan dengan hot rock atau magma. Yang
membedakan tipe ini dengan tipe lain adalah tipe ini hanya mengeluarkan fragmen batuan
dari saluran vulkanik, tidak ada magma yang dikeluarkan. Aktivitas phreatik secara umum
lemah tetapi juga beruabh menjadi dahsyat seperti pada tahun 1965 saat letusan gunungapi

Taal di Philipina.

Gunungapi Taal

* Tipe Erupsi Plinian

Erupsi yang paling kuat adalah tipe plinian.Tipe ini ditandai dengan ledakan lava
kental.Contoh erupsi Plinian yang paling besar seperti pada 18 mei 1980 di Gunung St.
Helens atau tahun 1991 di Pinatubo PHilipina.letusan tersebut membawa abu dan gas sejauh
10 mil ke udara, aliran piroklastik yang sangat cepat dan mematikan juga merupakan ciri
letusan dari erupsi Plinian,

Gunung St Helens

Tipe – tipe letusan Gunungapi menurut Escher, berdasarkan tekanan gas, derajat kecairan
magma dan kedalaman dapur magma :
1.Tipe Hawaii, ciri-cirinya : lava cair, dapur magma yang dangkal, tekanan gas rendah.
Contoh : gunungapi perisai di Hawaii, yaitu Kilaueaa dan Maunaloa
2.Tipe stromboli, ciri-cirinya : lava cair, dapur magma dangkal tapi lebih dalam dari tipe
Hawaii, tekanan gas sedang.
3.Tipe Volcano, ciri-cirinya : lava agak cair, terbentuk awan debu berbentuk bunga kol,
tekanan gas sedang. Contoh : Gunung Raung dan Vesuvius.
4.Tipe Merapi, ciri-cirinya : lava agak kental, dapur magma agak dangkal, tekanan gas

rendah, terdapat sumbat lava dan kubah lava.

Gunung Merapi
5.Tipe Peele, ciri-cirinya : viskositas lava hampir sama dengan tipe merapi, tekanan gasnya
cukup besar, peletusan mendatar, Contoh : Gunung Peele
6.Tipe Vincent, ciri-cirinya : lava agak kental, tekanan gas sedang, kawahnya terdapat danau.
Contoh : gunung kelud.
7.Tipe Perret, ciri-cirinya : tekanan gas sangat kuat, lava encer, penyebab kaldera. Contoh :
gunung krakatau.
diunduh dari udhnr.blogspot.com

http://copetfisika05.wordpress.com/2009/10/26/bentuk-dan-tipe-letusan-gunung-berapi/