Anda di halaman 1dari 1

Nama : Umi Reston

NIM : 1809511032

Kelas : A

Berhubung dengan tugas yang diberikan oleh Dr. drh. I Nengah Wandia, M.Si. selaku
dosen anatomi veteriner mengenai ringkasan materi kuliah pada tanggal 15 februari 2019
tentang organ sensoris. Esthesiology merupakan ilmu yang mempelajari organ sensorik yang
meliputi: Organ pelihat, organ pendengar, organ perasa, organ pengecap, dan organ pencium.
Organ pelihat (mata) tersusun atas: orbita, organ accesorius mata (fascia orbita, otot orbita,
kelopak mata (palpebrae), konjungtiva, dan aparatus lacrimalis), Bulbus oculi (bola mata),
nervus opticus, serta jaringan pengisi orbita. Organ pendengar/telinga (organum
vestibulocochleare/auris) merupakan organ pendengaran dan keseimbangan. Organ auris
terbagi atas 3 bagain yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Telinga luar
tersusun atas auricula/pinna/daun telinga dan meatus acousticus externus (lubang telinga
luar). Telinga luar ditemukan hanya pada mammalia. Telinga tengah/auris media/cavum
tympani adalah ruang tidak teratur dalam tulang temporale yang terisi oleh udara naso-faring
melalui tuba auditiva/Eustachius. Telinga tengah mengandung tulang-tulang telinga kecil
(malleus, incus, stapes). Telinga dalam sering disebut labirinth karena bentuknya sangat
kompleks. Telinga dalam tersusun atas 2 bagian yaitu labirinth osseosa (sederetan cavitas di
dalam tulang petrosa) dan labirinth membranosa (sederetan saccus dan ductus membranosa
yang saling berkomunikasi di dalam cavitas tulang). Organ perasa/kulit merupakan organ
penutup seluruh tubuh secara komplit dan beberapa membaur dengan membrana mukosa di
beberapa lobang tubuh. Kulit berfungsi untuk melindungi permukaan tubuh dari perlukaan
dan invasi mikroba, termoregulator, dan mencegah kelebihan kemasukan air pada hewan
aquatik. Kulit disusun atas 2 bagian yaitu epidermis dan dermis. Rambut merupakan ciri
mammalia, rambut tumbuh lebat di seluruh permukaan tubuh, kecuali di sekitar mulut dan
lobang lainnya, serta pada permukaan telapak kaki. Rambut pelindung merupakan
pembungkus tubuh paling luar, tumbuh dari folikel, ukuran dan bentuk bervariasi, serta
waktu hidup terbatas. Rambut wool biasanya lebih banyak dan merupakan lapisan lebih
dalam. Rambut taktil utamanya ada pada wajah. Tanduk ada yang permanen dan sementara.
Tanduk permanen tumbuh menerus mulai dari awal pemunculannya setelah kelahiran
ditemukan pada ruminansia domestik sedangkan tanduk sementara ditemukan pada keluarga
rusa (Cervidae) jantan. Tanduk ini dilepas dan digantikan setiap tahun. Tori/bantalan kaki
dilapisi oleh lapisan epidermis yang mengalami cornifikasi padat dan telanjang (tanpa
rambut). Kuku, cakar, dan teracak merupakan organ yang sama karna modifikasi lokal dari
kulit yang dicirikan oleh adaya lapisan epidermis, dermis dan subkutan. Kuku, cakar, dan
teracak melindungi jaringan yang ada di bawahnya, dan pada spesies tertentu memiliki fungsi
tambahan seperti mencakar atau menggaruk. Glandula suderiferus/kelenjar keringat ada 2 tipe
yaitu kelenjar keringan apokrin dan kelenjar ekrin. Reseptor dapat dikelompokkan atas 3
yaitu eksteroseptor, proprioseptor, dan enteroseptor. Eksteroseptor menerima rangsangan dari
dunia luar. Proprioseptor ditemukan pada otot rangka bertanggung jawab atas keseimbangan
posisi hewan (diam atau bergerak). Enteroseptor ditemukan pada organ dalam berongga yang
bertanggung jawab atas dilatasi (pelebaran), dan iritasi bahan kimia.