Anda di halaman 1dari 14

KE-PMII-AN

Oleh :
JUNISKA, SH
(Ketua Umum PC. PMII Kab. OKI 2017 – 2018)

Disampaikan pada forum MAPABA PC.PMII Kabupaten OKI


Apa PMII itu?

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia


atau disingkat dengan PMII adalah organisasi
yang bersifat : Keagamaan, Kemahsisiwaan,
Kebangsaan, Kemasyarakatan, Independen
dan Profesional.

PC. PMII OKI


Batu, 10 Oktober
Dzikir, Fikir dan Amal
Shaleh 2015
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia

Indonesian Moslem Students Movement

Anak Putune NU

PC. PMII OKI Dzikir, Fikir dan Amal


Shaleh
Sejarah Singkat

Banyak organisasi Mahasiswa bermunculan


dibawah naungan payung induknya. misalkan
saja HMI yang dekat dengan Masyumi, SEMI
dengan PSII, KMI dengan PERTI, IMM dengan
Muhammadiyah dan Himmah yang bernaung
dibawah Al-Washliyah. Wajar saja jika kemudiaan
anak-anak NU ingin mendirikan wadah tersendiri
dan bernaung dibawah panji bintang sembilan,
dan benar keinginan itu kemudian diwujudkan
dalam bentuk IMANU (Ikatan Mahasiswa
Nahdlatul Ulama) pada akhir 1955 yang
PC. PMII OKI
diprakarsai Dzikir, Fikirpusat
oleh beberapa tokoh pimpinan dan Amal
Shaleh
Namun IMANU tak berumur panjang, dikarenakan PBNU
menolak keberadaannya. ini bisa kita pahami kenapa Nu bertindak
keras. sebab waktu itu, IPNU baru saja lahir pada 24 Februari 1954.
Apa jadinya jika organisasi yang baru lahir saja belum terurus
sudah menangani yang lain? hal ini logis seakli. Jadi keberatan NU
bukan terletak pada prinsip berdirinya IMANU ( PMII ), tetapi lebih
pada pertimbangan waktu, pembagian tugas dan efektifitas
organisasi.
Oleh karenanya, sampai pada konggres IPNU yang ke-2 (awal
1957 di pekalongan) dan ke-3 (akhir 1958 di Cirebon). NU belum
memandang perlu adanya wadah tersendiri bagi anak-anak
mahasiswa NU. Namun kecenderungan ini nsudah mulai
diantisipasi dalam bentuk kelonggaran menambah Departemen
Baru dalam kestrukturan organisasi IPNU, yang kemudian
dep[artemen ini dikenal dengan Departemen Perguruan
Tinggi IPNU.

PC. PMII OKI Dzikir, Fikir dan Amal


Shaleh
Dan baru setelah konferensi Besar IPNU (14-16
Maret 1960 di kaliurang), disepakati untuk mendirikan
wadah tersendiri bagi mahsiswa NU, yang disambut
dengan berkumpulnya tokoh-tokoh mahasiswa NU yang
tergabung dalam IPNU, dalam sebuah musyawarah
selama tiga hari(14-16 April 1960) di Taman Pendidikan
Putri Khadijah (Sekarang UNSURI) Surabaya. Dengan
semangat membara, mereka membahas nama dan
bentuk organisasi yang telah lama mereka idam-
idamkan.
PMII didirikan di Surabaya pada tanggal 21 Syawal
1379 H, bertepatan dengan 17 April 1960 M.

PC. PMII OKI Dzikir, Fikir dan Amal


Shaleh
ALASAN DIDIRIKANNYA PMII
 Ketidakmampuan Departemen Perguruan Tinggi IPNU dalam menampung
aspirasi.
 Sebagai rekayasa politik mahasiswa NU untuk mengembangkan
kelembagaan menjadi underbow NU dalam upaya merealisasikan aspirasi
politiknya.
 Mengembangkan paham Ahlus sunnah Wal jama’ah (Aswaja) dikalangan
mahasiswa.
 Ketidakpuasan mahasiswa NU yang pada saat itu ada di HMI, karena HMI
tidak lagi merepresentasikan paham Aswaja dan HMI ditengarai lebih dekat
dengan partai MASYUMI (urusan politik) dan MUHAMMADIYAH (golongan
Modernis).
 Merupakan wujud kebebasan berpikir, artinya sebagai mahasiswa harus
menyadari sikap menentukan kehendak sendiri atas dasar pilihan sikap
dan idealisme yang dianutnya.

PC. PMII OKI Dzikir, Fikir dan Amal


Shaleh
13 Pendiri PMII
1) Cholid Mawardi (Jakarta)
2) Munsif Nahrawi (Yogyakarta)
3) Said Budairy (Jakarta)
4) Nuril Huda Suaidy HA (Surakarta)
5) M. Sobich Ubaid (Jakarta)
6) Laily Mansur (Surakarta)
7) M. Maksum Syukri BA (Bandung)
8) Abd. Wahab Jailani (Semarang)
9) Hilman (Bandung)
10) Hisbullah Huda (Surabaya)
11) H. Isma’il Makky (Yogyakarta)
12) M. Cholid Narbuko (Malang)
13) Ahmad Husain (Makassar)

PC. PMII OKI Dzikir, Fikir dan Amal


Shaleh
Makna Filosofi PMII
 Pergerakan: Menuntut upaya sadar untuk membina dan mengembangkan
potensi ke-tuhanan dan potensi kemanusiaan, agar gerak dinamika menuju
tujuannya selalu berada didalam kualitas kekhalifaannya.
 Mahasiswa: Golongan generasi muda yang menuntut ilmu di perguruan
tinggi yang mempunyai identitas diri. Identitas diri terbangun oleh citra diri
sebagai insan religius, akademis, sosial dan mandiri.
 Islam: Sebagai agama yang dipahami dengan paradigma “Ahlussunnah
Wal Jama’ah”, yaitu konsep pendekatan terhadap ajaran agama islam
secara proporsional antara iman, islam dan ihsan yg dalam perilakunya
tercermin sifat selektif, akomodatif dan integritas.
 Indonesia: Masyarakat bangsa dan negara Indonesia yang mempunyai
falsafah dan ideologi bangsa (Pancasila) serta UUD 1945 dengan
kesadaran kesatuan dan keutuhan bangsa dan negara yang terbentang
dari sabang sampai merauke yang diikat dengan kesadaran wawasan
Nusantara.
PC. PMII OKI
Batu, 10 Oktober
Dzikir, Fikir dan Amal
Shaleh 2015
Fase PMII

 Dependen; 12 Tahun, (17 April 1960 –


14 Juli 1972).
 Independen; 19 Tahun, (14 Juli 1972 –
24 Desember 1991).
 Interdependen; (24 Desember 1991 –
Sekarang).

PC. PMII OKI Dzikir, Fikir dan Amal


Shaleh
 Dependen; menjadi underbow NU, baik dalam urusan
politik maupun paham.
 Independen; PMII tidak lagi terikat pada organisasi
apapun.
 Interdependen; PMII menegaskan kembali bahwa
perjuangan dan cita-cita PMII selaras dengan NU.

PC. PMII OKI Dzikir, Fikir dan Amal


Shaleh
PMII Bertujuan “Terbentuknya pribadi muslim
indonesia yang bertaqwa kepada allah swt, berbudi
luhur, berilmu, cakap dan bertanggung jawab
dalam mengamalkan ilmunya dan komitmen
memperjuangkan cita-cita kemerdekaan
Indonesia”. (AD PMII BAB IV Pasal 4).

PC. PMII OKI Dzikir, Fikir dan Amal


Shaleh
“Hidupilah Organisasi,
Tapi Jangan Numpang Hidup
di Organisasai”.
Sekali Bendera Dikibarkan
Harap Lipat Kembali Untuk Kegiatan Yang Akan Datang.

Hentikan Ratapan dan Tangisan,


Duduk Tertindas atau Bangkit Melawan.

Tangan Terkepal dan Maju Kemuka

SALAM PERGERAKAN…!!!