Anda di halaman 1dari 6

untuk melakukan proses seleksi secara

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASIakurat.


MANAJEMEN REKRUTMEN
PEGAWAI PADA KOPERASI BEGUWAI SEWU

Keny Puspitasari, Pebriyan Setiawan


STMIK Pringsewu Lampung
Jl. Wisma Rini No. 09 Pringsewu 35373
Website : www.stmikpringsewu.ac.id
Email : keny@yahoo.com febriyansetiawan870@gmail.com

ABSTRAK
Proses pengelolaan nilai hasil seleksi pegawai pada Koperasi Beguwai Sewu selama ini masih dilakukan
secara manual, sehingga masih banyak membutuhkan tenaga terutama untuk mengkompilasi data nilai
hasil seleksi. Oleh sebab itu perlu dikembangkan suatu Sistem Informasi Manajemen Rekruitmen Calon
Pegawai Koperasi yang mampu mengelola pendaftaran, penilaian pada setiap tahap proses seleksi dan
nilai akhir hasil rekruitmen menjadi lebih baik dan terstruktur. Metode penelitian yang dipakai adalah
metode waterfall, yang bertujuan untuk mengembangkan metode kerja yang efektif sesuai dengan tahapan-
tahapan yang dibutuhkan. Sistem yang dikembangkan adalah sistem yang dapat mengompilasi nilain akhir
dengan mempertimbangkan nilai pada setiap tahap proses seleksi serta berbasis pada konfigurasi
pembobotan nilai di setiap tahap seleksi.

Kata Kunci : Manajemen Rekruitmen, Koperasi.

1. Pendahuluan Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem


1.1 Latar Belakang informasi yang dapat membantu pelaksanaan
Menurut Sihotang (2007:89), Rekrutmen rekrutmen pegawai Koperasi Beguwai Sewu.
(Recruitment) adalah kegiatan mencari dan Dengan sistem informasi ini nantinya akan bisa
menarik para pelamar pekerjaan dengan membantu melakukan proses rekrutmen
motivasi kemampuan, keahlian dan pegawai yang lebih akurat dan dapat melakukan
pengetahuan sumber daya manusia yang pencatatan administrasi dan penilaian pegawai
diperlukan oleh organisasi untuk mengisi dari tahun ke tahun.
lowongan kerja yang telah diidentifikasi
sebelumnya di dalam rencana kepegawaian. 1.2 Rumusan Masalah
Maksud rekrutmen untuk mendapatkan Dari latar belakang yang telah dikemukakan,
persediaan calon pelamar sebanyak mungkin maka terdapat beberapa permasalahan,
sehingga organisasi/ perusahaan antara lain:
berkesempatan untuk memilih calon-calon 1. Bagaimana merancang sistem
pekerja yang memenuhi standar kualifikasi informasi manajemen pada Koperasi
yang ditentukan. Beguwai Sewu yang dapat membantu
pelaksanaan rekrutmen
Koperasi Beguwai Sewu merupakan 2. Bagaimana menerapkan sistem
koperasi yang bergerak dibidang simpan informasi manajemen rekrutmen pada
pinjam bagi guru-guru ataupun PNS yang Koperasi Beguwai Sewu dengan
berdiri sejak tahun 2010. Setiap tahunya menggunakan metode waterfall.
koperasi mempunyai agenda melakukan
rekrutmen pegawai baru untuk mengelola
sistem kinerja pada koperasi. Proses 2. Landasan Teori
rekrutmen pegawai dibantu oleh ketua 2.1 Definisi Recruitment
koperasi yang turun langsung dalam sistem Menurut Sihotang (2007:89), Rekrutmen
perekrutan pegawai tersebut. (Recruitment) adalah kegitan mencari dan
menarik para pelamar pekerjaan dengan
Dalam bebrapa tahun ini proses seleksi motivasi kemampuan, keahlian dan
pegawai Koperasi Beguwai Sewu masih pengetahuan sumber daya manusia yang
dilakukan secara manual, baik dalam hal diperlukan oleh organisasi untuk mengisi
pengumpulan syarat administrasi calon lowongan kerja yang telah diidentifikasi
pegawai baru, pendapatan, maupun dalam sebelumnya di dalam rencana kepegawaian.
hal penilaian. Peningkatan jumlah peserta
rekrutmen pegawai koperasi setiap tahunya Adapun tujuan dari recruitment itu sendiri
akan semakin memakan waktu dan tenaga. adalah sebagai berikut:
a. Rekrutmen sebagai alat keadilan

45
sosial menghapus keseluruh bagian
b. Rekrutmen sebagai teknik untuk dengan mudah
memaksimumkan efisiensi d. Scalablity, situs mampu
c. Rekrutmen sebagai strategi mendukung peningkatan di dalam
responsivitas politik. jumlah pengguna yang banyak.

Tujuan lain dari rekrutmen adalah bahwa Intuisi dari orang yang bukan
upaya-upaya perekrutan hendaknya efek pemrogram tentang pemrograman web
luberan, yakni citra umum organisasi harus telah dihasilkan, begitu pula dengan
menanjak dan bukan pelamar-pelamar yang daftar perhatian yang lebih panjang
gagal haruslah mempunyai kesan positif untuk contoh stateless HTTP dan
terhadap organisasi dan produknya. keperluan untuk manajemen sesi,
parameter yang melewatkan halaman
2.2 Definisi Pegawai atau modul sebuah ,aplikasi, validasi
Pegawai adalah orang pribadi yang bekerja masukan dan penentuan dan
pada pemberi kerja, baik sebagai pegawai pengetahuan koneksi basis data.
tetap atau tidak, berdasarkan kesepakatan
kerja baik tertulis maupun tidak tertulis,
untuk melaksanakan suatu pekerjaan dalam 3. Perancangan Sistem
jabatan atau kegiatan tertentu yang 3.1 Analisis Sitem Baru
ditetapkan oleh pemberi kerja untuk Analisis berguna untuk meminimalisir
memenuhi kebutuhan hidupnya. (Robbins, terjadinya kesalahan pada saat akan di
2006:10) rancangnya sebuah sistem. Tahapan
yang digunakan dalam analisis sitem
2.3 Definisi Rekayasa Web yang baru ini menggunakan tahapan
Rekayasa web adalah proses yang diunakan waterfall yang terdiri dari rekayasa
untuk menciptakan aplikasi web yang sistem dan analisis, analisis kebutuhan
berkualitas tinggi. Rekayasa web perangkat lunak, desain, penulisan
mengadaptasi rekayasa perangkat lunak program, pengujian dan pemeliharaan.
dalam hal konsep dasar yang menekankan
pada aktifitas teknis dan manajemen. 3.2 Kebutuhan Sistem
Sistem dirancang sebagai aplikasi
Bagian pertimbangan dari situs web yang berbasis web menggunakan bahasa
terekayasa dengan baik adalah sebagai pemograman PHP dan basis data
berikut: MySQL. Fitur-fitur yang terdapat pada
a. Correctness, yaitu situs SIPER ini diantaranyaadalah
melaksanakan fungsi yang telah manajemen rekrutmen, dan penilaian
ditetapkan dan mengerjakannya rekrutmen. Manajemen rekrutmen
sehingga jika muncul kesalahan, adalah fitur yang digunakan untuk
situs akan dibebaskan (bebas dari menambahkan rekrutmen kemudian
kesalahan). Ketepatan adalah suatu dilakukan pengaturan pada rekrutmen
kualitas yang sulit untuk tersebut. Sedangkan penilaian
ditetapkan yaitu situs mungkin rekrutmen adalah penilaian rekrutmen,
menampilkan yang benar namun fitur ini melakukan penilaian pada
juga dapat berisi kompeten yang setiap rekrutmen.
salah (bentuk cacat)
b. Testability, yaitu situs dapat Kebutuhan sistem yang dapat
mempunyai kemampuan dan diterapkan dalam perekrutan pegawai
pengujian usabilitas secara koperasi adalah sebagai berikut:
menyeluruh ketika dimungkinkan,
teruama dengan scenario tes dan a. Kebutuhan Perangkat Lunak
tes data untuk situs yang berisi Spesifikasi software yang
komponen interaktif digunakan untuk membangun
c. Maintaintainability, pembuatan sistem adalah sebagai berikut:
perubahan terhadap situs sedapat
mungkin harus mudah dan No Jenis Software Spesifikasi
menangkup kemampuan untuk 1 Oprarating System Windows XP
membuat perubahan kecil, bahkan 2 Software Suport Xampp 1.7.0
untuk menambahkannya, atau 3 Text Editor Dreamweaver 8.0
4 Broswer Google Chrome

46
b. Kebutuhan Perangkat Keras
Spesifikasi minimum hardware
yang direkomendasikan untuk
dapat mengakses sistem adalah
sebagai berikut:

No Jenis Hardware Spesifikasi


1 Prosesor Intel Pentium 4
2 Hardisk 80 GB
3 Ram 512 GB Gambar 1.2. Pengguna Sistem

Setiap user memiliki hak akses yang


3.3 Proses Bisnis
berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan.
Proses bisnis yang dilakukan dalam proses Adapun penjelasan dari gambar tersebut
rekrutmen adalah sebagai berikut: adalah sebagai berikut:
a. Administrator (super admin) adalah
user yang dapat mengakses sistem
secara keseluruhan. Super admin dapat
melakukan manajemen user,
rekrutmen, penilaian maupun isi dari
sistem.
b. Admin koperasi adalah user yang
dibuat oleh super admin untuk
menangani rekrutmen pada koperasi.
User ini dapat melakukan manajemen
rekrutmen untuk koperasi yang
dikelola.
Gambar 1.1 Proses Bisnis c. Penilai adalah user yang dibuat oleh
super admin untuk membrikan
Pada gambar tersebut dapat dilihat proses penilaian pada setiap komponen
bisnis dari rekrutmen pegawai Koperasi penilaian pada rekrutmen. Setiap
Beguwai Sewu. Proses rekrutmen dimulai penilaian memiliki hak penilaian yang
dengan koordinator rekrutmen yang berbeda, berdasarkan dari yang
melakukan persiapan. Persiapan dilakukan diberikan oleh super admin.
meliputi pengumuman rekrutmen, d. Calon pegawai adalah user yang
penentuan jenis seleksi, penentuan tim melakukan pendaftaran rekrutmen.
penguji dan penentuan syarat pendaftaran
dengan mempertimbangkan kebijakan 3.5 Konfigurasi Pembobotan Nilai
kepala koperasi. Konfigurasi pembobotan nilai seleksi
untuk mendapatkan nilai akhir dan
Mendaftar sebagai calon pegawai dengan peringkat calon pegawai. Sistem ini
memberikan syarat-syarat pendaftaran didesain agar koperasi dapat melakukan
yang telah ditentukan. Koordinator konfigurasi pembobotan nilai yang
membentuk tim penguji untuk menguji berbeda, hal ini dilakukan dengan alasan
calon pegawai. Penguji memberikan hasil sebagai berikut:
penilaian kepada koordinator, keudian a. Program rekrutmen memikat banyak
koordinator melakukan kompilasi nilai pelamar yang memenuhi syarat
akhir dan menyerahkan nilai tersebut b. Program rekrutmen tidak pernah
kepada kepala koperasi sebagai bahan mengkompromikan standar seleksi
pertimbangan penerimaan pegawai. Kepala c. Koperasi memiliki kebutuhan akan
koperasi menentukan kelulusan calon pegawai dengan tingkat kompentensi
pegawai menjadi pegawai dan yang dimungkinkan bisa memperbaiki
mengumunkan daftar pegawai yang sistem yang sudah ada
diterima. d. Setiap kepala koperasi dimungkinkan
memiliki pandangan yang berbeda
3.4 Pengguna Sistem terkait dengan kebijakan mengenai
Pengguna sistem yang dilakukan dalam penilaian kompentensi calon pegawai.
proses rekrutmen adalah sebagai berikut:

47
3.6 Adaptable System
Sistem didesain sedemikian rupa agar
mampu beradaptasi dengan perubahan
yang mungkin terjadi pada setiap
rekrutmen. Perubahan yang akan
ditoleransi dalam sistem ini antara lain
adalah:
a. Perubahn jenis seleksi
b. Perubahan syarat untuk desk
evaluation awal untuk koperasi Gambar 1.4 Use Case Penilai
c. Perubahan pembobotan nilai setiap
tahap seleksi untuk melakukan Pada gambar ini memperlihatkan fitur-fitur apa
penghitungan nilai akhir dan saja yang dapat dilakukan oleh tim penilai.
perangkaian
d. Perubahan penguji pada setiap seleksi

Dengan melakukan dinamisasi di area


tersebut diharapkan sistem akan lebih
bermanfaat daripada jika didesain statis
untuk kebutuhan yang lebih spesifik.

4. DESAIN SISTEM
Sebagai tindak lanjut dari analisi sistem
yang dilakukan, maka pada gambar dibawah
ini dapat dilihat desain sistem yang ingin
dibuat. Gambar 1.5 Use Calon Pegawai

Gambar ini memperlihatkan fitur apa saja


yang dapat dilakukan oleh calon pegawai.

Gambar1.6 Use Case Admin Koperasi

Pada gambar ini memperlihatkan fitur apa


saja yang dapat dilakukan oleh seorang
admin koperasi. Dapat terlihat bahwa
seorang admin koperasi dapat melakukan
konfigurasi bobot penilaian disetiap tahap
seleksi. Sehingga dimungkinkan terjadi
perbedaan pembobotan untuk masing-
masing tahap seleksi.

5. IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN


Gambar 1.3 Use Case Super Admin Hasil implementasi dari perancangan yang
sudah dibuat, sistem ini memiliki fitur-fitur
Pada gambar ini memperlihatkan fitur-fitur apa seperti manajemen rekrutmen dan penilaian
saja yang dapat dilakukan oleh super admin. rekrutmen.

48
Gambar 1.10 Halaman Penilai

Pada gambar halaman penilai menjelaskan


Gambar 1.7 Halaman Pendaftaran bahwa seorang penilai yang dibuat oleh super
admin dan diberikan hak penilaian, hanya bisa
Pada gambar tersebut menunjukan halaman melakukan penilaian pada komponen yang
pendaftaran untuk calon pegawai. Calon sudah diberikan tersebut.
pegawai wajib mengisikan dan wajib mengisi
gambar KRS yang digunakan untuk validasi 6. PENGUJIAN
nilai prasyarat dalam rekrutmen. Pengujian yang dilakukan terhadap sistem
masih terbatas pada pengujian pada sisi
Selain itu seorang super admin juga memiliki fungsionalitas dan dari sudut pandang
hak akses yang paling tinggi dalam SIPER, pengembang. Dari pengujian yang dilakukan
super admin dapat melakukan manajemen oleh pengembang dari sisi fungsionalitas
rekrutmen, penilaian rekrutmen dan manajemen secara umun sistem sudah berjalan sesuai
user. dengan desain sistem berdasarkan dari
analisis sistem yang telah dilakukan. Untuk
pengujian dilakukan tahapan-tahapan
sebagai berikut. Pengujian dilakukan dengan
menjalankan sistem sesuai dengan ketentuan
dan memberikan masukan data yang
dibutuhkan. Seperti pada gambar dibawah
ini, yaitu menunjukan halaman yang
digunakan untuk melakukan penambahan
penilai pada sistem.

Gambar 1.8 Halaman Super Admin

Dalam halaman super admin tersebut terdapat


modul-modul yang dapat diakses oleh user yaitu
admin koperasi, penilai maupun calon pegawai.

Gambar 1.11 Halaman Tambah Penilai

Lalu setelah dilakukan penambahan, akan


dilakukan juga pemberian hak agar bisa
memberikan penilaian pada komponen
Gambar 1.9 Halaman Admin Koperasi tertentu. Pada gambar di bawah ini
menunjukan halaman setelah dilakukan
Gambar diatas menunjukan halaman untuk user penambahan user penilai.
admin koperasi. Pada halaman user admin
terdapat juga menu untuk melakukan generate
nilai pada rekrutmen.

49
koperasi saja dengan melakukan kajian di
proses bisnis dan pengembangan di dalam
sistem.

DAFTAR PUSTAKA

Indra Setiawan, Fuad. Dkk. 2012. Indonesian


Journal on Networking and Security.
Yogyakarta: Dalam Jurnal Ilmiah

Gambar 1.12 Halaman Penilai Robbins, Alfa. 2006. Sistem Kerja


Kepegawaian. Jakarta: Andi Offset
Pemberian hak penilaian pada penilai dilakukan
untuk membatasi penilai hanya dapat Sihotang, A. 2007. Manajemen Sumber Daya
memberikan penilaian pada komponen Manusia. Jakarta: PT. Pradnya
rekrutmen tertentu saja. Seperti pada gambar di Paramitha
bawah ini menunjukan halaman pemberian hak
penilaian pada komponen tertentu. Sulaksana, U. 2004. Managemen Perubahan.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset

Wikipedia bahasa Indonesia, (10 Maret 2015).


Internet, 15 desember 2015.
http://id.wikipedia.org/wiki/Internet.

Wikipedia bahasa Indonesia, (17 April 2014).


Sistem Informasi, 15 Desember
2015.http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem
Gambar Halaman Add Privilage Informasi.

7. KESIMPULAN
Sebelumnya rekrutmen pegawai pada Koperasi
Beguwai Sewu masih menggunakan sistem
manual dan hal tersebut menyebabkan
memakan waktu yang cukup lama untuk proses
tersebut. Sistem informasi manajemen
rekrutmen pegawai koperasi ini adalah sebuah
sistem yang dibutuhkan untuk mengelola
pelaksanaan rekrutmen terutama dalam
pengolaan nilai hasil seleksi. Dengan dinamisasi
konten dan konfigurasi, sistem ini dapat
menampung perubahan-perubahan yang
mungkin dilakukan pada proses rekrutmen di
tahun-tahun mendatang.

8. FUTURE WORK
Dengan selesainya pengembangan sistem
sampai titik ini, perlu ditindaklanjuti dengan
pengembangan-pengembangan selanjutnya.
Pengujian yang baru dilakukan pasa sisi
fungsionalitas perlu dilakukan pengajian
mengenai usabilitasnya yang tidak hanya dilihat
dari sudut pandang pengembang melainkan juga
dari sudut pandang pengguna.

Sistem ini memiliki prospek yang


dikembangkan menjadi sebuah sistem
rekrutmen yang lebih general dan tidak hanya
dikhususkan hanya dalam rekrutmen pegawai

50