Anda di halaman 1dari 5

RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN

No.

Hari/Tanggal

Tahap

Uraian Kegiatan

Tujuan

Kendala

Hasil

Keterangan

1

Senin/6 Mei 2019

Cek Bahan

mengecek bahan yang akan digunakan dalam sinetsis

       

2

Rabu/8 Mei 2019

Ambil Bahan dan Alat

mengatur alat dan bahan

       
   

Pengenceran etilendiamin

         

3

Kamis/9 Mei 2019

Sintesis Ni

0,24 g NiCl2.6H2O dilarutkan dalam sedikit air

   

larutan warna hijau

 
     

ditambah 0,66 g KI

mengganti ligan air yang terikat dalam kompleks Ni

 

larutan warna hijau

 
     

ditambah 1 mL en 1 M

mengganti ligan Iodida dengan ligan en

 

larutan warna biru

 
     

ditambah 0,34 g AgNO3

mengikat ligan iodida sehingga digantikan menjadi ligan air dalam kompleks Ni

 

endapan warna jingga dan larutan kembali hijau

 
     

disaring

endapan AgI yang terbentuk disaring sebelum ditambahkan KCl

 

endapan berada di kertas saring, dan larutan kembali hijau

 
         

tidak terbentuk

   

menggantikan ligan air dengan klorida

endapan ketika

ditambah KCl 0,68 g

kegiatan ini

larutan warna hijau

 

dilakukan

     

ditambah 4 mL etilendiamin

agar larutan kembali berubah warna karena diragukan pada saat pengendapan iodida, etilendiamin ikut bereaksi juga dengan AgNO3

tidak terdapat kristal atau padatan ketika dilakukan penambahan

larutan warna ungu

 
       

karena tidak terbentuk padatan, maka ditambahkan aseton untuk mengurangi kelarutan kompleks, serta dipanaskan agar pelarutnya menguap

padatan yang

   

Kristalisasi senyawa

kompleks

terbentuk sangat

terbentuk padatan berwarna ungu yang gosong ketika sangat panas

perlu disintesis

ulang

4

Jumat/10 Mei 2019

ditambah aseton dan dipanaskan

lama dipanaskan

sehingga berwarna

 

kehitaman (gosong)

 
   

Sintesis Zn

0,14 g ZnCl2 dilarutkan dalam sedikit air

   

larutan warna bening

 
     

ditambah 0,66 g KI

mengganti ligan air yang terikat dalam kompleks Ni

 

larutan warna bening

 
     

ditambah 1 mL en 1 M

mengganti ligan Iodida dengan ligan en

 

larutan warna bening

 
     

ditambah 0,34 g AgNO3

mengikat ligan iodida sehingga digantikan menjadi ligan air dalam kompleks Ni

 

endapan warna jingga dan larutan bening

 
     

disaring

endapan AgI yang terbentuk disaring sebelum ditambahkan KCl

 

endapan berada di kertas saring, dan larutan bening

 

RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN

         

tidak terbentuk

   

menggantikan ligan air dengan klorida

endapan ketika

ditambah KCl 0,68 g

kegiatan ini

larutan warna bening

 

dilakukan

     

ditambah 4 mL etilendiamin

agar larutan kembali bereaksi dengan etilendiamin karena diragukan etilendiamin ikut bereaksi juga dengan

tidak terdapat kristal atau padatan ketika dilakukan penambahan

larutan warna bening

 

AgNO3

       

karena tidak terbentuk padatan, maka ditambahkan aseton untuk mengurangi kelarutan kompleks, serta dipanaskan agar pelarutnya menguap

   

berat padatan :

ditambah aseton dan dipanaskan

terbentuk padatan

berwarna kuning

59,08 - 57,63 = 1,35

g

5

Senin/13 Mei 2019

Sintesis ulang Ni

0,24 g NiCl2.6H2O dilarutkan dalam sedikit air

   

larutan warna hijau

 
     

ditambah 0,66 g KI

mengganti ligan air yang terikat dalam kompleks Ni

 

larutan warna hijau

 
     

ditambah 1 mL en 1 M

mengganti ligan Iodida dengan ligan en

 

larutan warna ungu

 
     

ditambah 0,34 g AgNO3

mengikat ligan iodida sehingga digantikan menjadi ligan air dalam kompleks Ni

 

endapan warna jingga dan larutan kembali hijau

 
     

disaring

endapan AgI yang terbentuk disaring sebelum ditambahkan KCl

 

endapan berada di kertas saring, dan larutan kembali hijau

 
         

tidak terbentuk

   

menggantikan ligan air dengan klorida

endapan ketika

ditambah KCl 0,68 g

kegiatan ini

larutan warna hijau

 

dilakukan

     

ditambah 4 mL etilendiamin

agar larutan kembali bereaksi dengan etilendiamin karena diragukan etilendiamin ikut bereaksi juga dengan

tidak terdapat kristal atau padatan ketika dilakukan penambahan

larutan warna ungu

 

AgNO3

RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN

       

karena tidak terbentuk padatan, maka ditambahkan aseton untuk mengurangi kelarutan kompleks, serta dipanaskan agar pelarutnya menguap

   

berat padatan :

6

Rabu/15 Mei 2019

ditambah aseton dan dipanaskan

terbentuk padatan

berwarna ungu

58,84 - 57,63 = 1,21

g

   

Penggantian metode

0,24 g NiCl2.6H2O dilarutkan dalam sedikit air

   

larutan warna hijau

 

sintesis

       

diharapkan setelah penggantian metode akan terbentuk kristal tanpa aseton dan pemanasan

tidak terbentuk

   

ditambah 1 mL en 1 M

padatan

larutan warna biru

     

ditambah aseton dan dipanaskan

 

tidak terbentuk endapan dengan metode yang sudah diganti, semua larutan ikut menguap

larutan warna hijau + biru

 
     

ditambah 2 mL en 1 M

   

larutan warna ungu

 
     

dipanaskan dan didiramkan

diharapkan kristal terbentuk setelah penambahan berlebih etilendiamin

pelarut dan zat terlarut ikut menguap semua

larutan warna hijau + biru

 

7

Senin/10 Juni 2019

Analisis FT-IR

analisis padatan hasil sintesis

memperoleh spektrum yang menunjukkan interaksi antara ligan dan atom pusat

     

8

Rabu/10 Juli 2019

Analisis UV-Vis

analisis larutan hasil sintesis

memperoleh spektrum yang menunjukkan transisi elektron atom pusat yang terikat dengan ligan

     

9

 

Analisis XRD dan XRF

 

mengetahui derajat kekristalan, indeks miller dan bentuk kristal hasil sintesis

pada XRF sampel kompleks nikel, tidak terdapat unsur nikel di dalamnya

   

10

Rabu/26 Juli 2019

Analisis Aktivitas Sel HeLa

mengirim sampel ke Universitas Padjajaran

mengetahui nilai LC50 senyawa hasil sintesis terhadap sel HeLa

waktu pengiriman dan pengerjaan sampel memakan waktu 2 bulan lebih

   

11

Kamis/5 September 2019

Cek Alat dan Bahan

cek kesediaan alat dan bahan yang sudah habis terpakai

 

ada alat yang hilang dan tidak tau siapa yang pinjam

   

RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN

   

Eksperimen tentang

sedikit padatan NiCl2.6H2O dilarutkan dengan akuades dan direaksikan dengan etilendiamin pekat

 

larutan berwarna ungu

sintesis

     

sedikit lelehan ZnCl2 dilarutkan dengan akuades dan direaksikan dengan etilendiamin pekat

 

larutan berwarna

bening

     

sedikit padatan NiCl2.6H2O direaksikan dengan etilendiamin pekat

 

padatan berubah menjadi warna ungu

     

sedikit lelehan ZnCl2 direaksikan dengan etilendiamin pekat

 

lelehan berwarna putih

     

sedikit padatan NiCl2.6H2O dilarutkan dengan sedikit akuades dan ditambahkan etilendiamin encer perlahan

 

perubahan warna dari hijau kemudian biru lalu ungu

     

sedikit lelehan ZnCl2 dilarutkan dengan sedikit akuades dan ditambahkan etilendiamin encer perlahan

 

larutan berwarna putih seperti gelatin kemudian setelah ditambahkan berlebih larut kembali

12

Selasa/8 Oktober 2019

Sintesis ulang Ni

0,24 g NiCl2.6H2O dilarutkan dalam sedikit air

   
     

ditambah 0,66 g KI

mengganti ligan air yang terikat dalam kompleks Ni

 
     

ditambah 1 mL en 1 M

mengganti ligan Iodida dengan ligan en

 
     

ditambah 0,34 g AgNO3

mengikat ligan iodida sehingga digantikan menjadi ligan air dalam kompleks Ni

 
     

disaring

endapan AgI yang terbentuk disaring sebelum ditambahkan KCl

 
     

ditambah KCl 0,68 g

menggantikan ligan air dengan klorida

 
     

ditambah 4 mL etilendiamin

agar larutan kembali bereaksi dengan etilendiamin karena diragukan etilendiamin ikut bereaksi juga dengan

 

AgNO3

     

ditambah aseton dan dipanaskan

karena tidak terbentuk padatan, maka ditambahkan aseton untuk mengurangi kelarutan kompleks, serta dipanaskan agar pelarutnya menguap

 
   

Sintesis ulang Zn

0,14 g ZnCl2 dilarutkan dalam sedikit air

   

RANGKUMAN KEGIATAN PENELITIAN

ditambah 0,66 g KI

mengganti ligan air yang terikat dalam kompleks Ni

ditambah 1 mL en 1 M

mengganti ligan Iodida dengan ligan en

ditambah 0,34 g AgNO3

mengikat ligan iodida sehingga digantikan menjadi ligan air dalam kompleks Ni

disaring

endapan AgI yang terbentuk disaring sebelum ditambahkan KCl

ditambah KCl 0,68 g

menggantikan ligan air dengan klorida

ditambah 4 mL etilendiamin

agar larutan kembali bereaksi dengan etilendiamin karena diragukan etilendiamin ikut bereaksi juga dengan

AgNO3

ditambah aseton dan dipanaskan

karena tidak terbentuk padatan, maka ditambahkan aseton untuk mengurangi kelarutan kompleks, serta dipanaskan agar pelarutnya menguap