Anda di halaman 1dari 2

EVALUASI PANDUAN PRAKTEK KLINIK (PPK)

DAN STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL


RUMAH SAKIT
(SPO) BIDANG KEILMUAN / PROFESI
ISLAM
JOMBANG No. Dokumen No. Revisi Halaman
02/KOMDIS/012 01 1/2
Ditetapkan
Direktur,
Tanggal terbit

SPO 5 Juni 2017

Dr. H. Abdul Ghofir, Sp.PD


Evaluasi Panduan Praktek Klinik (PPK) dan Standar Prosedur
Operasional (SPO) bidang keilmuan / profesi adalah suatu tatacara
menilai kesesuaian Panduan Praktek Klinik (PPK) dan Standar
Pengertian
Prosedur Operasional (SPO) yang telah ditetapkan dan diberlakukan di
Rumah Sakit terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
kedokteran terkini dalam penatalaksanaan pasien di Rumah Sakit.
Tujuan umum : meningkatkan mutu Rumah Sakit Islam Jombang.
Tujuan khusus :
1. Meningkatkan mutu pelayanan medis di Rumah Sakit.
2. Meningkatkan keselamatan pasien di Rumah Sakit.
3. Meningkatkan kepuasan pasien Rumah Sakit.
4. Menilai apakah Panduan Praktek Klinik (PPK) dan Standar
Tujuan
Prosedur Operasional (SPO) bidang keilmuan / profesi masih sesuai
dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran
terkini.
5. Menilai apakah Panduan Praktek Klinik (PPK) dan Standar
Prosedur Operasional (SPO) bidang keilmuan / profesi masih
relevan untuk digunakan di Rumah Sakit Islam Jombang.
Panduan Praktek Klinik (PPK) dan Standar Prosedur Operasional
Kebijakan
(SPO) harus dievaluasi minimal setiap 1 tahun.
1. Ketua Komite Medis mengundang seluruh Staf Medis di Rumah
Sakit Islam Jombang untuk menghadiri rapat Komite Medis dengan
Prosedur
agenda: Evaluasi Panduan Praktek Klinik (PPK) dan Standar
Prosedur Operasional (SPO) bidang keilmuan / profesi.
EVALUASI STANDAR PELAYANAN MEDIS
(SPM) DAN STANDAR PROSEDUR
RUMAH SAKIT OPERASIONAL (SPO)
ISLAM BIDANG KEILMUAN / PROFESI
JOMBANG
No. Dokumen No. Revisi Halaman
02/KOMDIS/012 01 2/2
1. Masing-masing Staf Medis dibagikan formulir yang digunakan
untuk melaksanakan revisi buku Panduan Praktek Klinik (PPK) dan
Standar Prosedur Operasional (SPO).
2. Proses revisi diberikan waktu selama 1 bulan.
3. Formulir yang telah diisi oleh Staf Medis diserahkan kepada
Sekretaris Komite Medis untuk dilaksanakan revisi sesuai dengan
Prosedur hasil evaluasi Staf Medis.
4. Jika terdapat perubahan / revisi, maka Staf Medis menjelaskan
perubahan / revisi apa yang akan dilaksanakan oleh Staf Medis
yang bersangkutan.
5. Hasil evaluasi Panduan Praktek Klinik (PPK) dan Standar Prosedur
Operasional (SPO) bidang keilmuan / profesi kemudian diajukan
kepada Direktur untuk ditetapkan dan diberlakukan.
1. Komite Medis.
Unit Terkait
2. Staf Medis.