Anda di halaman 1dari 6

1.

DEFINISI

Kebersihan diri atau personal hygiene dan lingkungan merupakan bagian dari kehidupan
kita sehari-hari, oleh karena itu sudah seharusnya kita sebagai manusia untuk selalu
memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan kita agar terhindar dari berbagai macam
penyakit. Perawat hendaknya mempunyai pengetahuan yang memadai mengenai kebersihan
diri dan lingkungan ini, sebagai bekal untuk merawat dirinya sendiri juga untuk merawat
orang lain dalam hal ini adalah pasien, baik di Rumah Sakit, Keluarga maupun di
masyarakat.

Perawatan diri merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk


mempertahankan kesehatan, baik secara fisik maupun psikologis (Alimul, 2009).

Menurut Depkes (2000, dalam Scribd, 2011) perawatan diri adalah salah satu
emampuan dasar manusia dalam memenuhi kebutuhannya guna mempertahankan
kehidupannya, kesehatan dan kesejahteraan sesuai dengan kondisi kesehatannya,
seseorang dinyatakan terganggu keperawatan dirinya jika tidak dapat melakukan
perawatan diri. Perawatan diri berorientasi pada manusia, lingkungan, kesehatan, dan
keperawatan yang saling mempengaruhi (Meleis, 2007 dala Herlina, 2013). Penyakit
mungkin saja teratasi dengan upaya pengobatan. Akan tetapi, tanpa perawatan penyakit
itu akan tetap ada dan kondisi sehat tidak akan tercapai (Asmadi, 2008). Jadi, perawatan
diri adalah suatu kemampuan dasar manusia dalam merawat dirinya sendiri yang
dilakukan untuk mempertahankan kesehatannya.
2. KLASIFIKASI

Berdasarkan Waktu

 Perawatan dini hari

Perawatan dini hari merupakan perawatan diri yang dilakukan pada waktu bangun tidur
untuk melakukan tindakan seperti perapian dalam pemeriksaan, mempersiapkan pasien
melakukan sarapan dan lain-lain.

 Perawatan pagi hari

Perawatan pagi hari merupakan perawatan yang dilakukan setelah melakukan pertolongan
dalam memnuhi kebutuhan eliminasi mandi sampai merapikan tempat tidur pasien.

 Perawatan siang hari

Perawatan siang hari merupakan perawatan yang dilakukan setelah melakukan perawatan
diri yang dapat dilakukan antara lain mencuci mukan dan tangan, mebersihkan mulut,
merapikan tempat tidur, serta melakukan pembersihan lingkungan pasien.

 Perawatan menjelang tidur

Perawatan menjelang tidur merupakan perawatan yang dilakukan pada saat menjelang tidur
agar pasien dapat tidur beristirahat dengan tenang. Seperti mencuci tangan dan muka
membersihkan mulut, dan memijat dareah punggung

b. Berdasarkan Tempat

 Perwatan diri pada kulit

Kulit merupakan salah satu bagian penting dari tubuh yang dapat melindungi tubuh dari
berbagai kuman atau tarauma sehingga diperlukan perawatan yang adekuat dalam
mempertahankan fungsinya.

 Fungsi kulit:

1) Proteksi tubuh

2) Pengaturan temperatur tubuh

3) Pengeluaran pembuangan air


4) Sensasi dari stimulus lingkungan

5) Membantu keseimbangan cairan dan elektrolit

6) Memproduksi dan mengabsorsi vitamin D

 Faktor yang mempengaruhi perubahan dan kebutuhan pada kulit:

1) Umur

2) Jaringan kulit

3) Kondisi atau keadaan lingkungan.

 MandiPerawatan tubuh ( Memandikan).

Mandi bermanfaat untuk menghilangkan atau membersihkan bau badan, keringat, dan sel
yang mati serta merangasang sirkulasi darah dan membuat rasa nyaman.

 Perawatan Diri Pada Kaki Dan Kuku

Perawatan kaki dan kuku untuk mencegah infeksi, bau kaki, dan cedera jaringan lunak.
Integritas kaki dan kuku ibu jari penting untuk mempertahankan fungsi normal kaki sehingga
orang dapat berdiri atau berjalan dengan nyaman.

 Perawatan Rambut

Rambut merupakan bagian dari tubuh yang memiliki fungsi sebagai proteksi dan pengatur
suhu.Indikasi perubahan status kesehatan diri juga dapat dilihat dari rambut.Perawatan ini
bermanfaat mencegah infeksi daerah kepala.

 Perawatan Gigi Dan Mulut

Gigi dan mulut adalah bagian penting yang harus dipertahankan kebersihannya. Sebab
melalui organ ini berbagai kuman dapat masuk.

 Perawatan Perineal Wanita

Perawatan perineal wanita meliputi genitalia eksternal.Prosedur biasanya dilakukan selama


mandi.Perawatan perineal mencegah dan mengontrol penyebaran infeksi, mencegah kerusakan
kulit, meningkatkan kenyamanan dan mempertahankan kebersihan.


 Perawatan Perineal Pria

Klien pria memerlukan perhatian khusus selama perawatn perinel, khususnya bila ia tidak di
sirkumsisi. Foreskin menyebakan sekresi mengumul dengan mudah di sekitar mahkota penis
dekat meatus uretral.Kanker penis terjadi lebih sering pada pria yang tidak disirkumsisi dan
diyakini berkaitan kebersihan.

 Kebutuhan kebersihan lingkungan pasien

Yang dimaksud disini adalah kebersihan pada tempat tidur. Melalui kebersihan tempat tidur
diharapakan pasien dapat tidur dengan nyaman tanpa ganguan selama tidur sehingga dapat
membantu proses penyembuhan.

Jenis-jenis Personal Hygiene merupakan salah satu tindakan keperawatan dasar yang rutin
dilakukan oleh perawat setiap hari dirumah sakit, tindakan tersebut meliputi sebagai berikut :

a. Perawatan kulit kepala dan rambut serta seluruh tubuh.

b. Perawatan mata.

c. Perawatan hidung.

d. Perawatan telinga.

e. Perawatan genitalia.

f. Kesehatan pakaian.

3. PROSES FISIOLOGIS
4. PATHWAYS

5. URAIAN PENJELAS
6. MASALAH KEPERAWATAN

Dampak yang sering timbul pada masalah personal hygiene (Tarwoto & Wartonah, 2004)
meliputi:
a. Dampak fisik
Banyak gangguan kesehatan yang diderita seseorang karena tidak terpelihara kebersihan
perorangan dengan baik.Gangguan fisik yang sering terjadi adalah gangguan integritas kulit,
gangguan membran mukosa mulut, infeksi pada mata dan telinga, dan gangguan fisik pada kuku.

b. Dampak psikososial
Masalah sosial yang berhubungan dengan personal hygiene adalah gangguan kebutuhan rasa
nyaman, kebutuhan dicintai dan mencintai, kebutuhan harga diri, aktualisasi diri, dan gangguan
interaksi sosial.