Anda di halaman 1dari 11
LOGO Analisis Kation By Djadjat Tisnadjaja 1
LOGO
Analisis Kation
By Djadjat Tisnadjaja
1
Klasifikasi Kation Klasifikasi kation yang paling umum didasarkan pada perbedaan kelarutan dari: Klorida (asam
Klasifikasi Kation
Klasifikasi kation yang paling umum didasarkan
pada perbedaan kelarutan dari:
Klorida (asam klorida)
Sulfida, (H 2 S, amonium sulfida)
Karbonat (amonium karbonat)
Dasar: apakah suatu kation bereaksi dengan
reagen ini dengan membentuk endapan atau
tidak
2
Klasifikasi Kation Golongan I : membentuk endapan dengan HCl encer Pb 2+ , Hg +
Klasifikasi Kation
Golongan I : membentuk endapan dengan HCl encer
Pb 2+ , Hg + , Ag +
Golongan II : tidak bereaksi dengan HCl, membentuk
endapan dengan H 2 S
Hg(2+), Cu 2+ , Bi 2+ , Cd 2+ , As 3+ , As 5+ , Sb 3+ , Sb 5+ , Sn 2+ ,
Sn
3+,
dan Pb 2+ (PbCl
sedikit larut dalam air, dan Pb
2
tidak pernah mengendap sempurna dengan
penambahan HCl encer, sehingga sisanya akan
terendapkan oleh H 2 S bersama gol II).
Golongan III : membentuk endapan dengan NH 4 S
Co 2+ , Ni 2+ , Fe 2+ , Fe 3+ , Cr 3+ , Al 3+ , Zn 2+ , Mn 2+
Golongan IV : membentuk endapan dengan (NH 4 ) 2 CO 3
Ca 2+ , Sr 2+ , Ba 2+
Golongan V : tidak bereaksi dengan reagen golongan
sebelumnya,
Mg, Na, NH 4 + , Li, H
3
Skematik SAMPEL + HCl Gol II, III, IV, V Golon an I g + H
Skematik
SAMPEL
+
HCl
Gol II, III, IV, V
Golon an I
g
+ H S
Gol III
,
IV
,
V
2
Golongan II
(NH 4 ) 2 S
Gol IV, V
Golongan III
(NH 4 ) 2 CO 3
Golongan V
Golongan IV
4
Golongan kation pertama Pereaksi golongan, HCl encer (2 M) akan memberikan endapan putih dari :
Golongan kation pertama
Pereaksi golongan, HCl encer (2 M) akan memberikan
endapan putih dari : PbCl 2 ; Hg 2 Cl 2 ; AgCl
Bila terhadap endapan ini ditambahkan air panas, Hg 2 Cl 2
dan AgCl akan tetap sebagai endapan, sementara PbCl 2
akan terlarut (33,4 g PbCl 2 /liter pada 100 0 C)
Bila pada bagian terlarut ditambahkan H S suasana
,
asam, terdapat Pb, akan terbentuk endapan hitam PbS
2
Pb 2+ + H 2 S
PbS + 2H +
Endapan hitam PbS akan terurai bila kedalamnya
ditambahkan asam nitrat pekat, dan belerang dalam
bentuk butir halus berwarna putih akan mengendap.
3 PbS + 8 HNO 3
3 Pb
+ 2 NO + 4H 2 O + S
5
Timbal (Pb) Penambahan larutan KI terhadap sampel yang mengandung Pb akan memberikan endapan kuning Pb
Timbal (Pb)
Penambahan larutan KI terhadap sampel yang mengandung Pb
akan memberikan endapan kuning
Pb 2+ + KI
PbI 2
Penambahan KI berlebih tidak menyebabkan perubahan apapun.
Larutan amonia akan memberikan endapan putih timbal hidroksida
bila bereaksi dengan Pb
Pb
2+
+ 2NH 3 + 2H 2 O
Pb(OH) 2 + 2NH 4
+
Endapan tidak larut dalam reagensia berlebih.
Dengan NaOH, Pb akan memberikan endapan putih
Pb2+ + 2OH -
Pb(OH) 2
Endapan larut dalam reagensia berlebih membentuk
tetrahidroksoplumbat (II).
Pb(OH) 2 + 2OH -
(Pb(OH) 4 ) 2-
6
Merkurium (I) 7
Merkurium (I)
7
LOGO Analisis Anion 8
LOGO
Analisis Anion
8
Klasifikasi Anion A. Kelas A : proses yang melibatkan identifikasi produk-produk yang mudah menguap, yang
Klasifikasi Anion
A. Kelas A : proses yang melibatkan
identifikasi produk-produk yang mudah
menguap, yang diperoleh pada
pengolahan dengan asam
(i)
gas-gas dilepaskan dengan HCl atau H 2 SO 4
(ii)
Gas dilepaskan dengan H 2 SO 4 pekat
B. Kelas B : proses yang tergantung pada
reaksi-reaksi dalam larutan
(i)
(ii)
Reaksi pengendapan
Oksidasi dan reduksi dalam larutan
9
Anion Kelas A (i) gas-gas dilepaskan dengan HCl atau H 2 SO 4 Karbonat, bikarbonat,
Anion Kelas A
(i)
gas-gas dilepaskan dengan HCl atau H 2 SO 4
Karbonat, bikarbonat, sulfit, tiosulfat, sulfida,
nitrit, hipoklorit, sianida, sianat
(ii)
Gas dilepaskan dengan H 2 SO 4 pekat
T
ermasu
k
go ongan ( )
l
i
d
an
fl
uor
id
a,
heksafluorosilikat, klorida, bromida, iodida, nitrat,
klorat, perklorat, permanganat, bromat, borat,
heksasianoferat (II), heksasianoferat (III), tiosinat,
format, asetat, oksalat, tartrat dan sitrat
10
Kelas B (i) Reaksi pengendapan Sulfat, peroksodisulfat, fosfat, fosfit, hipofosfit, arsenat, arsenit, arsenat, kromat,
Kelas B
(i)
Reaksi pengendapan
Sulfat, peroksodisulfat, fosfat, fosfit, hipofosfit,
arsenat, arsenit, arsenat, kromat, dikromat,
silikat, heksafluorosilikat, salisilat, benzoat, dan
suksinat
(ii)
Oksidasi dan reduksi dalam larutan
Manganat, permanganat, kromat, dikromat
Analisis kualitatif by D. Tisnadjaja, Universitas Nusa Bangsa, Bogor
11