Anda di halaman 1dari 6

ANALISIS SITUASI SOSIAL PENJUAL ES DAWET

A. ANALISIS SITUASI SOSIAL

Analisis situasi sosial merupakan usaha untuk menganalisis sesuatu keadaan


atau masalah sosial secara objektif. Analisis sosial adalah suatu upaya untuk
memperoleh gambaran secara lengkap mengenai suatu situasi sosial yang ada di dalam
masyarakat pada wilayah tertentu, dengan cara menelaah kaitan-kaitan fenomena
historis. Dengan pemahaman seperti ini, maka pelaksanaan analisis sosial otomatis
harus difokuskan pada uraian faktar yang terjadi di masyarakat, yang meliputi suatu
peristiwa, subyek (pelaku-pelaku) dan obyek (keadaan lapangan). Metode observasi
(pengamatan langsung) adalah metode pengumpulan data dengan mengamati secara
langsung di lapangan. Metode Observasi yang digunakan dalam analisis situasi sosial
Penjual Es Dawet yaitu:

- Pada hari Rabu, 10 April 2019, agen perubahan telah berkunjung dan
membeli es dawet serta berkenalan dengan penjualnya.
- Dilanjut di hari kedua, 11 April 2019, agen perubahan menemui penjual
yang bernama Pak Saiful untuk melakukan wawancara.
- Hari terakhir, agen perubahan tidak mengunjungi tempat Pak Saiful
berjualan, tetapi agen perubahan berkunjung ke rumah Pak Saiful untuk
mengumpulkan informasi yang lebih jelas mengenai kegiatan jual beli di
sekitarnya.

Hasil dari pengumpulan data yang agen perubahan dapat yaitu:

Nama usaha : Es Dawet Rp. 3000

Pendiri usaha : Pak Saiful, 35 tahun, pendidikan SMA

Jenis usaha : Pedagang Kaki Lima

Waktu usaha : 10.00 WITA – selesai

Komoditas usaha : Es batu, gula aren, tepung beras, santan


Latar belakang :

Es dawet Rp. 3000 adalah usaha yang dijalankan oleh bapak Saiful. Pak saipul
berjualan di taman samarendah. Pada awalnya Pak Saiful berjualan secara
berpindah-pindah. Setelah dua tahun terakhir Pak Saiful berjualan di taman
samarendah kerana lebih laris. Pak Saiful sudah berjualan sejak 2001, selama 18 tahun
Pak Saiful berjualan es dawet ini. Pak Saiful juga pernah bekerja sebagai petugas PLN,
kerja di besi tua, dan kerja serabutan. Beberapa pekerjaan ini dilakukan oleh Pak Saiful
untuk mendapatkan uang, tetapi tidak berlangsung lama. Setelah itu Pak Saiful
mendirikan usaha sendiri yaitu berjualan es dawet, dimana ia mendapat inspirasi dari
teman kerjanya.

Pak Saiful sudah tinggal di Samarinda selama 19 tahun. Pak Saiful sudah memiliki
keluarga, satu istri dan belum memiliki anak. Modal awal Pak Saiful membuka usaha
yaitu sekitar Rp. 1.500.000,00. Uamg tersebut digunakan untuk membuat rombong dan
membeli peralatan yang lainnya untuk berjualan dan untuk modal jualan Pak Saiful
sehari-hari biayanya sekitar Rp. 200.00 untuk membeli bahan bahan jualan. Lalu
penghasilan yang di peroleh Pak Saiful per hari yaitu sekitar Rp. 400.000 - 600.000
pada saat sedang ramai. Kendala yang dialami oleh Pak Saiful adalah cuaca yang sering
berubah seperti hujan yang membuat kurangnya pembeli es dawet Pak Saiful.

Penyebab Lemah :

 Ketidakstabilan bahan baku pembuatan yang di beli di pasar, seperti gula,


tepung, dll.

 Tenaga kerja yang kurang karena hanya berjualan sendiri.

 Ketika hujan deras tidak bisa berjualan (modalnya hangus).

 Cuaca juga mempengaruhi banyak nya pembeli.

Potensi yang Dimiliki:


 Harga murah

 Rasa enak

 Lokasi jualan strategis

 Tidak menggunakan pemanis buatan

Perubahan yang Diinginkan :

 Menambah karyawan yang jujur, baik dan benar.

 Meningkatkan kualitas gerobak jualan.

 Penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

 Menambah cabang berjualan.

 Ingin memiliki outlet senditi dan menetap.

B. COMMUNITY DEVELOPMENT
Secara umum community development dapat didefinisikan sebagai kegiatan
pengembangan masyarakat yang diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat untuk
mencapai kondisi sosial-ekonomi-budaya yang lebih baik. Sehingga masyarakat di
tempat tersebut diharapkan menjadi lebih mandiri dengan kualitas kehidupan dan
kesejahteraan yang lebih baik. Program Community Development memiliki tiga karakter
utama yaitu berbasis masyarakat (community based), berbasis sumber daya setempat
(local resource based) dan berkelanjutan (sustainable). Dua sasaran yang ingin dicapai
yaitu: sasaran kapasitas masyarakat dan sasaran kesejahteraan. Sasaran pertama yaitu
kapasitas masyarakat dapat dicapai melalui upaya pemberdayaan (empowerment) agar
anggota masyarakat dapat ikut dalam proses produksi atau institusi penunjang dalam
proses produksi, kesetaraan (equity) dengan tidak membedakan status dan keahlian,
keamanan (security), keberlanjutan (sustainability) dan kerjasama (cooperation),
kesemuanya berjalan secara simultan.

Ruang lingkup CD yang diterapkan dalam analisis situasi sosial penjual es


dawet Pak Saiful adalah community empowerment. Pengertian Community
Empowerment (pemberdayaan masyarakat) adalah merupakan sebuah upaya yang
dilakukan dalam rangka mengembangkan potensi masyarakat dan mengatasi berbagai
permasalahan yang ada di dalam masyarakat.

Menurut Ginandjar Kartasasmita (1996), pemberdayaan ekonomi rakyat


adalah “Upaya yang merupakan pengerahan sumber daya untuk mengembangkan
potensi ekonomi rakyat untuk meningkatkan produktivitas rakyat sehingga, baik
sumber daya manusia maupun sumber daya alam di sekitar keberadaan rakyat, dapat
ditingkatkan produktivitasnya”. Dari berbagai pandangan mengenai konsep
pemberdayaan, maka dapat disimpulkan, bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat
adalah penguatan pemilikan faktor-faktor produksi, penguatan penguasaan distribusi
dan pemasaran, penguatan masyarakat untuk mendapatkan gaji/upah yang memadai,
dan penguatan masyarakat untuk memperoleh informasi, pengetahuan dan ketrampilan,
yang harus dilakukan secara multi aspek, baik dari aspek masyarakatnya sendiri,
maupun aspek kebijakannya.

Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak terlepas dari perluasan


kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat. Terkait dengan
pemberdayaan masyarakat dalam memperluas kesempatan kerja, maka dipengaruhi
salah satunya oleh kebijakan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
(UMKM). Pengembangan UMKM terutama Usaha Kecil Menengah (UKM), memiliki
potensi yang strategis dalam rangka pemberdayaan masyarakat, mengingat
pertumbuhan dan aktifnya sektor riil yang dijalankan oleh UKM mampu memberikan
nilai tambah bagi masyarakat, yaitu tersedianya lapangan kerja dan meningkatnya
pendapatan. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok UKM dapat menjadi penyeimbang
pemerataan dan penyerapan tenaga kerja.

C. TEORI DAVID McCLELLAND: Dorongan berprestasi atau n-Ach

Kebutuhan atau dorongan untuk berprestasi atau the need for achievement atau
yang lebih dikenal dengan sebuah simbol yang disingkat: "n-Ach" merupakan sebuah
konsep yang dicetuskan oleh David McClelland. Konsep ini di pengaruhi oleh pemikiran
Max Weber tentang Etika Protestan. David McClelland berpendapat bahwa untuk
membuat sebuah pekerjaan berhasil, yang paling penting adalah sikap terhadap pekerjaan
tersebut. Untuk itu diperlukan n-Ach yang tinggi. n-Ach seseorang di anggap tinggi
apabila seseorang tersebut menunjukkan optimisme yang tinggi, keberanian untuk
mengubah nasib dan tidak cepat menyerah. Kalau tidak, nilainya di anggap kurang dan
harus di tingkatkan. Untuk menumbuhkan n-Ach tersebut, maka cara yang paling efektif
adalah melalui keluarga. Oleh karena itu, kalau dalam sebuah masyarakat ada banyak
orang yang memiliki n-Ach yang tinggi, maka dapat diharapkan masyarakat tersebut
akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

D. STRATEGI YANG DIGUNAKAN

Berdasarkan konsep-konsep dan teori-teori yang telah dijelaskan, maka strategi yang
dapat diterapkan sebagai upaya pemberdayaan bagi usaha berjualan es dawet Pak Saiful
dalam analisis situasi sosial adalah sebagai berikut.

Perubahan yang ingin dilakukan :

 Membantu menambah karyawan yang jujur, baik dan benar.

 Memiliki cabang di beberapa tempat.

 Ingin tetap berjualan meskipun hujan.

 Pendapatan perhari dapat memenuhi kebutuhan.

 Keuntungan melebihi target modal.

Cara melakukan perubahan :


DAFTAR PUSAKA

Ife, Jim. 2006. Community Developtment. Australia

Suharto, edi. 2005. Kebijakan Sosial. Jakarta.

https://id.wikipedia.org/wiki/Pengembangan_masyarakat

http://www.pendidikanekonomi.com/2012/12/pemberdayaan-ekonomi-masyarakat.ht
ml

https://www.linkedin.com/pulse/tinjauan-konsep-community-development-karel-eram
uri/

http://jurnalapapun.blogspot.com/2014/03/pengertian-community-development.html