Anda di halaman 1dari 18

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Di era globalisasi, kehadiran teknologi sangat mempengaruhi segala bidang


kehidupan baik ekonomi, pendidikan, pertahanan keamanan maupun bidang
lainnya. Terlebih dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi yang selalu
berkembang dan semakin canggih dengan penemuan-penemuan barunya baik dari
ukuran, bentuk, kemampuan dan kecepatannya. Hal ini membawa perubahan
yang besar bagi kehidupan manusia. Manusia harus selalu updateperkembangan
teknologi informasi dan komunikasi serta berpikir lebih maju untuk menghadapi
persaingan, memenuhi kebutuhan serta memudahkan manusia dalam mencari
informasi maupun menerima informasi. Sehingga saat ini jarak dan waktu tidak
lagi menjadi penghalang dalam berkomunikasi.
Organisasi dalam bidang pendidikan yang merupakan organisasi non profit
bidang pemerintahan misalnya sekolah juga memerlukan komunikasi dalam
menjalankan roda organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut
penelitian seorang pakar komunikasi menyimpulkan bahwa sekitar 75% – 90%
waktu kerja digunakan pimpinan atau manajer untuk berkomunikasi. Komunikasi
memang penting dilakukan untuk menyampaikan atau menerima informasi yang
akan berguna sebagai bahan pertimbangan dalam membuat keputusan. Maka
organisasi pendidikan hendaknya memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi secara optimal dalam proses SIM sehingga akan memudahkan
manajer dalam memperoleh informasi yang relevan dan dibutuhkan tanpa harus
menghabiskan banyak waktu. Selain itu penggunaan teknologi informasi dan
komunikasi sangat diperlukan dalam mencapai tujuan pendidikan. Karena melalui
pengembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan
muncullah berbagai jenis kegiatan yang berbasis teknologi seperti e-learning, e-
library dan sebagainya.

1
Berdasarkan hal diatas, maka dalam makalah ini kami akan membahas
mengenai “Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Sistem Informasi
Manajemen”.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Apakah Komunikasi Itu

Komunikasi adalah penyampaian dan pemahaman suatu maksud. Hal


pertama yang harus diperhatikan tentang defenisi itu adalah penekanan pada
penyampaian maksud. Itu artinya bahwa jika tidak ada infomasi atau ide yang
disampaikan, komunikasi tidak terjadi. Pembicara yang tidak didengar atau
penulis yang tidak dibaca belumlah berkomunikasi. Akan tetapi, yang lebih
penting lagi, komunikasi mencakup pemahaman maksud. Agar komunikasi
berhasil, maksud harus ditanamkan dan dipahami.

Fungsi Komunikasi
Komunikasi terdiri dari empat fungsi utama yaitu: kontrol, motivasi,
ekspresi emosional, dan informasi. Komunikasi bertindak sebagai control perilaku
anggota dalam berbagai cara komunikasi mendorong motivasi dengan
menjelaskan pada karyawan apa yang harus diselesaikan, seberapa baik mereka
melakukannya, dan apa yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja jika tidak
sejajar.Komunikasi yang terjadi di dalam kelompok adalah mekanisme
fundamental dimana anggotanya berbagi rasa frustasi dan perasaan puas. Oleh
karena itu, komunikasi memberikan penyaluran perasaan bagi ekspresi emosional
dan untuk mmenuhi kebutuhan social. Komunikasi manajerial mencakup:
a) Komunikasi interpersonal
b) Komunikasi organisasi

2
2.2 KOMUNIKASI INTERNASIONAL

A. Pengertian komunikasi internasional menurut para ahli

1. Menurut Robert O. Angell, meskipun menganggap Komunikasi


Internasional itu adalah komunikasi politik yang dilaksanakan oleh setiap
bangsa/negara. Ia juga menganggap bahwa kunjungan atau perpindahan penduduk
suatu negara ke negara lain misal seperti turis asing, bisnis internasional, sekolah,
tugas belajar pada hakikatnya juga termasuk (bentuk) pelaksanaan Komunikasi
Internasional.
2. Menurut Wilbur Schramm dalam pengantarnya di buku karangan W.
Philips Davison dan Alexander L. George berjudul The Process and Effects of
Massa Communication menyebut juga sebagai Komunikasi Internasional,
walaupun beberapa kali menyebut dengan Komunikasi Politik Internasional.
Hanya saja kedua pengarang tersebut menyebut secara jelas sebagai International
Political Communication.
3. Menurut Davison dan George yang melihat Komunikasi Internasional
itu sebagai hubungan politik antar bangsa menyebutkan sebagai “By International
Political Communication, we refer to the use by national states of Communication
to influence the politically relevent behaviour in other national states (hal 433).
Dengan ini maka dapat dimasukkan ke dalam pengertian ini segala macam bentuk
kegiatan seperti propaganda, informasi, diplomasi dan pertahanan keamanan suatu
negara. Tapi dari pengertian ini, tidak termasuk penyebaran agama dan
pendidikan.
4. menurut Phil Astrid Soesanto yang diambil dari pendapat Heinz-
Dietrich Fischer menyatakan bahwa komunikasi internasional adalah The
communication process different countries or nations across frontiers. Atau
menurut Santoso Sastropoetro menyatakan maksud komunikasi internasional
adalah mempelajari pernyataan antar negara/ pemerintah/bangsa yang bersifat
umum melalui lambang-lambang yang berarti.

3
5. Sumarno AP menyimpulkan bahwa komunikasi internasional adalah
komunikasi antar bangsa-bangsa yang berada dalam lingkup negara nasional
dengan menggunakan pesan-pesan komunikasi yang menyangkut kepentingan
diantara bangsa-bangsa yang berada dalam proses komunikasi tersebut. Dalam
komunikasi internasional terdapat unsur-unsur kepentingan antar negara secara
timbal balik, sehingga terdapat kecenderungan untuk saling menumbuhkan
pengertian dan saling meyakinkan serta tidak mustahil untuk saling
mempengaruhi.

B. Pengertian hubungan internasional menurut para ahli

1. Hubungan Internasional menurut J.C. Johari


Hubungan internasional merupakan sebuah studi tentang interaksi yang
berlansung diantara negara-negara berdaulat disamping itu juga studi tentang
pelaku-pelaku non negara (non states actors) yang prilakunya memiliki dampak
terhadap tugas-tugas Negara.
2. Hubungan International menurut Couloumbis dan Wolfe
Hubungan internasional adalah studi yang sistematis mengenai fenomena-
fenomena yang bisa diamati dan mencoba menemukan variabel-variabel dasar
untuk menjelaskan prilaku serta mengungkapkan karakteristik-Karakteristik atau
tipe-tipe hubungan antar unit-unit social
3. Hubungan Internasional menurut Mochtar Mas’oed (1990)
Hubungan internasional merupakan hubungan yang sangat kompleksitas karena
didalamnya terdapat atau terlibat bangsa-bangsa yang masing-masing berdaulat
sehingga memerlukan mekanisme yang lebih rumit dari pada hubungan antar
kelompok.

C. Perbedaan keduanya
Komunikasi internasional dapat dibedakan dari hubungan internasional
(International Relation). Hubungan internasional yang berlaku menitik beratkan

4
pada etika internasional sebagai dasar yang menentukan moral internasional, yaitu
suatu sikap manusia atau bangsa untuk saling mengindahkan hukum internasional.
Letak perbedaan antara hubungan internasional dan komunikasi internasional
yaitu pada sifat kecenderungan saling mempengaruhi, dimana ide suatu negara,
kepentingan, kehendak dan upaya menguasai pikiran negara lain yang ditransfer
dalam bentuk kemasan komunikasi dengan berbagai macam device dam motivasi,
maka hubungan internasional telah beralih ke komunikasi internasional. Repotnya
kedua istilah ini sering bercampur baur.

D. Hubungan keduanya
Dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat, salah satu hal yang menjadi bagian
fundamental dan sangat vital adalah komunikasi. Setiap manusia pada hakikatnya
merupakan makhluk individu dan sekaligus juga sebagai makhluk sosial yang
tidak dapat hidup sendiri atau bersifat “zoon piliticon”. Oleh karena itu, manusia
berkomunikasi satu dengan lainnya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya.
Komunikasi adalah transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan, dan
sebagainya, dengan menggunakan simbol-simbol kata-kata, gambar, figur grafik,
dan sebagainya. Tindakan atau proses transmisi itulah yang biasanya disebut
komunikasi. ( Bernard Berelson dan Bary A,Stener).
Sebagai sebuah proses perpindahan informasi dari sender kepada receiver,
komunikasi selalu membawa efek yang berbeda bagi penerimanya. Efek yang
ditimbulkan bisa berupa
Cognitive Effects (berupa pengetahuan), Affective Effects (Perasaan), dan
Psychomotor Effects (tindakan/tingkah laku).
Daam kaitannya dengan hubungan internasional, komunikasi menjadi sebuah alat
untuk melakukan interaksi antar negara. Hubungan internasional sendiri berarti
“International Relations is the relationships between individuals and individuals,
between individuals and groups, between groups and groups, between gropus and
states, and between states and states” (Bary Buzan).

5
Dari pengertian di atas, dapat diketahui bahwa hubungan yang terjadi tidak dapat
terlaksanan tanpa adanya komunikasi. Hal inilah yang menjadi dasar mengapa
komunikasi berperan dalam menata hubungan internasiona.
Dalam kaitannya dengan hubungan internasional, komunikasi yang digunakan
adalah komunikasi internasional. Komunikasi internasional (International
Communication) adalah komunikasi yang dilakukan oleh komunikator yang
mewakili suatu negara untuk menyampaikan pesan-pesan yang berkaitan dengan
kepentingan negaranya kepada komunikan yang mewakili negara lain.

E. Ruang Lingkup komunikasi internasional


Komunikasi internasional dapat dipelajari dari tiga perspektif: diplomatik,
jurnalistik, dan propagandistik.
· Perspektif Diploamatik.
Lazim dilakukan secara interpersonal atau kelompok kecil (small group) lewat
jalur diplomatik; komunikasi langsung antara pejabat tinggi negara untuk
bekerjasama atau menyelesaikan konflik, memelihara hubungan bilateral atau
multilateral, memperkuat posisi ataupun meningkatkan reputasi negara di tengah
pergaulan internasional. Dilakukan pada konferensi pers, pertemuan politik,
forum internasional di tingkat PBB atau forum regional, atau bahkan pada
pertemuan diplomatik seperti jamuan makan malam (kenegaraan).
· Perspektif Jurnalistik.
Dilakukan melalui saluran media massa. Karena arus informasi didominasi negara
maju, ada penilaian komunikasi internasional dalam perspektif ini didominasi
negara maju, juga dijadikan negara maju sebagai alat kontrol terhadap kekuatan
sosial yang dikendalikan kekuatan politik dalam percaturan politik internasional.
Penguasa arus informasi menjadi gatekeeper yang mengontrol arus komunikasi.
Jalur jurnalistik ini juga sering digunakan untuk tujuan propaganda dengan tujuan
mengubah kebijakan dan kepentingan suatu negara atau memperlemah posisi
negara lawan.
· Perspektif Propagandistik.

6
Umumnya dilakukan melalui media massa, ditujukan untuk menanamkan gagasan
ke dalam benak masyarakat negara lain dan dipacu sedemikian kuat agar
mempengaruhi pemikiran, perasaan, serta tindakan; perolehan atau perluasan
dukungan, penajaman atau pengubahan sikap dan cara pandang terhadap suatu
gagasan atau peristiwa atau kebijakan luar negeri negara tertentu. Propaganda
merupakan instrumen sangat ampuh untuk memberikan pengaruh.
F. Fungsi komunikasi internasional
Fungsi komunikasi internasional antara lain:
1. Mendinamisasikan hubungan internasioanl yang terjalin antara dua
negara atau lebih serta hubungan di berbagai bidang antara kelompok-kelompok
masyarakat yang berbeda negara/kebangsaan.
2. Membantu/menunjang upaya-upaya pencapaian tujuan hubungan
internasioanl dengan meningkatkan kerjasama internasional serta menghindari
terjadinya konflik atau kesalahpahaman baik antara pemerintah dengan
pemerintah maupun antar penduduk .
3. Merupakan teknik untuk mendukung pelaksanaan politik luar negeri
bagi masing-masing negara untuk memperjuangkan pencapaian kepentingan di
negara lain.

G. Kriteria komunikasi internasional


Ada tiga kriteria yang membedakan komunikasi internasional dengan bentuk
komuniksai lainnya:
1. Jenis isu, pesannya bersifat global.
2. Komunikator dan komunikannya berbeda kebangsaan.
3. Saluran media yang digunakan bersifat internasional.
Dengan kriteria demikian, komunikasi internasional dapat didefinisikan pula
sebagai “sebuah komunikasi yang interaksi dan ruang lingkupnya bersifat lintas
negara serta berlangsung di antara orang-orang yang berbeda kebangsaan dan
memiliki jangkauan penyampaian pesan melintasi batas-batas wilayah suatu
negara”.

7
H. Lingkup Kajian Hubungan Internasional
1. Hubungan internasional sangat berkaitan dengan interaksi yang terjadi
di antara negara-negara. Kajian dalam studi hubungan internasional yang meliputi
segala bentuk hubungan di antara berbagai negara-negara yang ada di dunia dan
juga meliputi kajian mengenai lembaga-lembaga internasional seperti misalnya,
International Red Cross (IRC), kepariwisataan, transportasi, komunikasi dan
sebagainya.
2.Selain itu hubungan internasional juga mencakup masalah-masalah
mengenai perang, konferensi-konferensi internasional, diplomasi, perdagangan
internasional, pariwisata internasional, bantuan-bantuan luar negeri, dan semua ini
merupakan aspek-aspek yang terdapat dalam kajian hubungan internasional.
3.Selain negara yang menjadi subjek hubungan internasional ada juga
individu maupun kelompok-kelompok tertentu. Oleh karena itu hubungan
internasional tidak hanya mencakup hubungan antar bangsa saja tetapi juga
hubungan yang terjadi antar individu maupun kelompok di lingkungan
internasional.
4. Hubungan internasional sebagai subjek studi dapat dipecah ke dalam
studi-studi khusus seperti, studi politik internasional, hukum internasional,
organisasi internasional, ekonomi internasional, pendidikan internasional,
psikologi internasional, dan sosiologi hukum internasional

2. 3 KOMUNIKASI ORGANISASI

Komunikasi organisasi merupakan semua pola, jaringan, sistem


komunikasi dalam suatu organisasi. Komunikasi organisasi mencakup komunikasi
formal dan informal, pola arus komunikasi, serta jaringan komunikasi formal dan
informal.
Komunikasi Formal Versus Informal
Komunikasi formal:

8
komunikasi yang mengikuti rantai komando resmi atau bagian dari
komunikasi yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan. Sebagai contoh,
ketika seorang manajer meminta
karyawannya untuk menyelesaikan suatu tugas, ia berkomunikasi secara formal.
Demikian pula karyawan yang menyampaikan masalah ke manajernya.

Komunikasi informal:

komunikasi yang tidak didefenisikan oleh hierarki struktur organisasi.


Ketika karyawan berbicara satu sama lain dirunag makan, ketika mereka
berpapasan di lorong, atau ketika mereka bersenam di fasilitas olah raga
perusahaan, itu adalah komunikasi informal. Para karyawan membentuk
persahabatan dan berkomunikasi satu sama lain. System komunikasi informal
tersebut memenuhi dua tujuan dalam organisasi:

1) Komunikasi itu member kesempatan para karyawan untuk memuaskan


kebutuhan mereka akan intraksi social.
2) Dapat meningkatkan kinerja organisasi dengan menciptakan saluran
komunikasi alternative yang sering lebih cepat dan efisien.
Arah Arus Komunikasi

a. Komunikasi ke bawah

komunikasi yang mengalir ke bawah dari manajer ke para karyawan.


Komunikasi ke bawah digunakan untuk memberitahu, mengarahkan,
mengoordinasikan, dan mengevaluasi karyawan. Ketika para manajer
membebankan sasaran kepada para karywannya, mereka menggunakan
komunikasi ke bawah. Para manajer juga menggunakan komunikasi kebawah
dengan memberikan kepada karyawannya deskripsi pekerjaan, memberitahu
mereka tentang kebijakan dan prosedur organisasi, menekankan masalah yang
paling memerlukan perhatian, atau menevaluasi kinerja meraka.

9
b. Komunikasi ke atas

komunikasi yang mengalir ke atas dari karyawan ke manajer. Para manajer


juga bergantung pada komunikasi cara memperbaiki sesuatu. Beberapa contoh
komunikasi ke atas mencakup laporan kinerja yang disiapkan oleh karyawan,
kotak saran, survey sikap karyawan, prosedur keluhan, diskusi manajer-karyawan,
dan sesi grup informal di mana karyawan
mempunyai peluang untuk mengindentifikasi dan membahas masalah dengan
manajernya atau bahkan perwakilan dari manajemen tingkat atas.

c. Komunikasi lateral
komunikasi yang terjadi antara semua karyawan ditingkatan organisasi
yang sama. Dalam lingkungan sekarang yang kacau dan cepar berubah,
komunikasi horizontal sering diperlukan untuk menghemat waktu dan
memudahkan koordinasi.

d. Komunikasi diagonal
komunikasi yang memotong bidang kerja dan tingkatan organisasi. Untuk
kepentingan efisiensi dan kecepatan, komunikasi diagonal dapat menguntungkan.
Dan peningkatan penggunaan e-mail memudahkan komunikasi diagonal. Dalam
banyak organisasi, semua karyawan dapat berkomunikasi melalui e-mail dengan
semua karyawan lainnya, tanpa melihat bidang kerja atau tingkatan organisasi.

Jaringan Komunikasi Organisasi

Jenis jaringan komunikasi:



Jaringan rantai, komunikasi mengalir sesuai dengan rantai komando

formal, baik ke bawah maupun ke atas.

Jaringan roda, mencerminkan komunikasi yang mengalir antara pemimpin
yang kuat dan mudah dikenal dengan orang lain dalam kelompok atau tim

10
kerja. Pemimpin tersebut berlaku sebagai pusat jaringan yang semua

komunikasi akan melalui dia.

Jaringan semua saluran, komunikasi mengalir dengan bebas di antara

semua anggota tim kerja.

Grapevine

Merupakan jaringan informal komunikasi organisasi. Dengan berkomunikasi


secara terbuka, sepenuhnya, dan sejujurnya dengan para kryawan, khususnya
dalam situasi di mana para karyawan tidak menyukai keputusan atau tindakan
manajerial yang aktual atau diusulkan

2.4 TEKNOLOGI INFORMASI

Para manajer tertantang untuk membuat organisasi mereka berfungsi


dengan lancer sambil secara terus menerus mengembangkan operasi kerja dan
tetap bersaing walaupun organisasi dan lingkungan beruabah dengan cepatnya.
Perubahan teknologi membuat manajer mampu mengoordinasikan usaha kerja
karyawan melalui cara yang dapat menghasilkan peningkatan efisiensi dan
efektifitas. Dua perkembangan teknologi informasi yang akan berdampak paling
berarti dalam komunikasi manajerial terkini:

a. Sistem komputer jaringan


b. Kemampuan nirkabel

Sistem Komputer Jaringan

Dalam sistem komputer jaringan, organisasi menghubungkan sejumlah


komputernya menjadi satu melalui hardware dan software yang kompatibel,

11
sehingga menciptakan jaringan organisasi. Sehingga anggota arganisasi dapat
berkomunikasi dimanapun mereka berada.

Beberapa aplikasi di bidang komunikasi:


• e-mail: pengiriman pesan tertulis secara instan di sejumlah computer yang
terhubung bersama.
• Instant messaging (IM): komunikasi interaktif seketika ynag terjadi di
antara pengguna computer yang me-login di jaringan computer pada
waktu yang sama.
• Voice mail: system komunikasi yang mendigitalkan pesan lisan,
mengirimkannya melalui jaringan, dan menyimpan pesan itu ke dalam
disket sehingga penerima dapat membuka pesan itu.

• Faks: komunikasi melalui mesin yang memampukan pengirim dokumen


yang mengandung baik teks maupun grafik melalui saluran telepon biasa.
• Electronic data interchange (EDI): cara organisasi untuk bertukar
dokumen transaksi bisnis standar, seperti faktur atau pesanan pembelian,
dengan menggunakan jaringan computer ke computer secara langsung.
• Teleconferencing: system komunikasi yang member kesempatan
sekelompok orang untuk bertukar pikiran secara simultan dengan
menggunakan tlepon atau software komunikasi e-mail.
• Videoconferencing: konferensi komunikasi yang simultan di mana para
peserta dapat melihat satu sama lain.
• Intranet: jaringan komunikasi organisasi yang menggunakan teknologi
internet dan dapat diakses hanya oleh para karyawan organisasi
• Ekstranet: jaringan komunikasi organisasi yang menggunakan teknologi
internet dan member kesempatan para pengguna yang berwenang di dalam
organisasi untuk berkomunikasi dengan pihak luar tertentu.

12
Kemampuan Nirkabel

Komunikasi nirkabel tergantung pada sinyal yang dikirim melalui udaran


dan ruang tanpa penghubung fisik apapun yang menggunakan hal, seperti sinyal
mocrowave, satelit, gelombang radio dan antena radio, atau sinar infra merah.
Penemuan terbaru dalam kemapuan nirkabel adalah akses internet yang
dimungkinkan oleh “titik panas” yg merupakan lokasi dimana pengguna
memperoleh akses nirkabel pada internet.

Bagaimana teknologi informasi memengaruhi organisasi

Dengan teknologi komunikasi dan pertukaran informasi di antara anggota


organisasi tidak lagi terkendala oleh waktu dan kendala geografi. Usaha kerja
yang bekerja sama untuk menyelesaikan tugas tertentu di antara individu dan tim
yang tersebar luas, berbagai informasi, dan integrasi keputusan dan pekerjaan di
seluruh organisasi mempunyai potensi meningkatkan efisiensi dan keefektifan
organisasi.

Hal-hal mengenai komunikasi dalam organisasi kini

• Mengelola situs keluhan di internet


• Mengelola sumber daya pengetahuan organisasi
• Peran komunikasi dalam layanan konsumen

Mengelola situs keluhan di internet

Ketika karyawan meluapkan rasa frustasi mereka atas ketidak adilan yang
diterima, manajer mempunyai peluang untuk masuk ke dalam apa yang mereka
rasakan, bahkan jika interprestasi karyawan akan situasi mungkin tidak akuran
atau tidak lengkap. Selain itu ini juga cara manajer untuk menilai suasana
kerjanya.
Mengelola sumber daya pengetahuan organisasi

13
Menciptakan suatu komunitas praktik, sekelompok orang yang berbagi
perhatian, sejumlah masalah, atau gairah tentang suatu topik, dan ynag
memperdalam pengetahuan mereka dan keahlian dalam bidang itu dengan
berinteraksi secara terus menerus.

Peran komunikasi dalam layanan konsumen

Suatu organisasi dengan budaya layanan yang kuat telah menghargai


dalam memerhatikan konsumen. Mencari apakah kebutuhan mereka, memenuhi
kebutuhan itu, dan mengarahkan untuk memastikan kebbutuhan mereka terpenuhi
secara memuaskan. Tiap kegiatan ini meliputi komunikasi, apakah itu secara
langsung, dengan telepon atau e-mail, atau melalui saluran lain.

sistem politik dan masyarakat Amerika untuk membangun masyarakat


yang lebih terbuka tanpa adanya intervensi atau kepentingan dari pihak mana pun.

2.5 ISSUE-ISSUE KOMUNIKASI DALAM DUNIA MASA KINI

Di masa-masa pesatnya perkembangan teknologi komunikasi saat ini,


dapat kita lihat dan juga rasakan bahwa isu-isu yang menerpa atau isu-isu yang
berkaitan dengan perkembangan teknologi juga semakin berkembang. Ada
banyak hal terkait isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang berkaitan erat
dengan perkembangan teknologi. Jika kita sedikit melihat ke belakang pada saat
awal penemuan media cetak yang membuat masyarakat dapat membaca dan
mendapat pengetahuan dengan bebas. Pada awalnya, media cetak hanya boleh
digunakan untuk kepentingan politik dan para petinggi agama saja. Mereka yang
dapat mengakses buku-buku pun hanya orang-orang tertentu. Hingga akhirnya
muncul First Amendment di Amerika merupakan perwujudan dari freedom of
speech bagi media atau pers. First Amendment muncul karena pers merasa perlu
adanya kebebasan baik bagi individu maupun media dalam sistem politik dan

14
masyarakat Amerika untuk membangun masyarakat yang lebih terbuka tanpa
adanya intervensi atau kepentingan dari pihak mana pun.
Isu ekonomi yang terkait dengan perkembangan teknologi komunikasi
yang tidak kalah penting lainnya adalaha bahwa perkembangan teknologi telah
mengubah cara masyarakat bertransaksi. Hal ini terlihat dengan semakin
maraknya e-commerce yang berkaitan dengan adanya layanan e-banking, e-
mall, dan fasilitas yang menunjang perekonomian lainnya. Toko-toko “maya”
atau online shop pun berkembang dengan sangat pesat dan seiring dengan
berbagai kasus penipuan terkait dengan hal tersebut. Selain itu berkembangnya
teknologi komunikasi juga berdampak pada pelanggaran hak cipta atau hak
kekayaan intelektual yang menjadi hak seseorang atau kelompok yang memiliki
suatu karya seperti lagu, tulisan, atau film, sehingga penggunaan karya mereka
tanpa izin membuat mereka rugi secara finansial. Apalagi pembajakan karya
semakin dipermudah dengan teknologi yang semakin canggih. Kasus pembajakan
ini merupakan suatu kasus yang sampai sekarang belum ada pemecahan pastinya.
Pembajakan dalam perkembangan teknologi saat ini dapat berupa file sharing,
sehingga konten-konten dengan hak cipta dapat diunduh oleh jutaan orang dari
berbagai belahan dunia dengan mudahnya. Tentu saja hal ini sangat merugikan
perekonomian, terutama pihak yang terkait langsung dengan konten dan hak cipta.

15
BAB III
PENUTUP

A. Simpulan
1. Teknologi informasi dan komunikasi adalah teknologi yang menggunakan
komputer atau alat komunikasi lainnya untuk mengumpulkan, mengolah
dan menyampaikan atau mengirim informasi dengan mudah dan akurat.
2. Teknologi komunikasi dan informasi merupakan sarana yang dapat
digunakan untuk mengumpulkan atau menyediakan informasi yang
dibutuhkan organisasi dengan akurat dan tanpa menghabiskan banyak
waktu sehingga lebih mempercepat kinerja organisasi. Sedangkan Sistem
Informasi Manajemen (SIM) berguna bagi organisasi dalam menyediakan
informasi-informasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan
oleh pimpinan dalam pengambilan keputusan. Sehingga pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem informasi manajemen
akan mendukung aliran informasi berjalan dengan cepat dan akurat.
Kemudahan yang ada ini akan mengakibatkan SIM menjadi lebih efisien.
3. Komunikasi data adalah proses pengiriman informasi dari suatu titik ke
titik lain dengan menggunakan kode tertentu melalui media komunikasi.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam komunikasi data adalah transmisi
data, perangkat keras yang diperlukan, serta protokol dan arsitektur
jaringan.
4. Komunikasi data sangat membantu sebuah organisasi dalam mencapai
efisiensi kinerja. Peran – peran komunikasi data yang menonjol adalah
pengumpulan data, tanya jawab, storage dan retrieval, time sharing dan
real time data processing dan process control.
5. Komputerisasi sistem adalah unjuk kerja manusia di dalam sistem yang
masih merupakan unsur yang memegang peranan penting (50%),
selebihnya unjuk kerja tersebut dikerjakan oleh komputer/mesin (50%).
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam komputerisasi sistem yaitu

16
perangkat keras, perangkat lunak yang akan digunakan dan personal
operasi.
B. Saran
1. Sebuah organisasi hendaknya mengaplikasikan teknologi informasi dan
komunikasi dalam sistem informasi manajemen sehingga kinerja
organisasi dalam rangka pengumpulan, penyimpanan, pengolahan dan
pemanggilan kembali akan lebih efisien.
2. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem informasi
manajemen sebuah organisasi juga harus memperhitungkan kebutuhan dan
kondisi organisasi baik dalam rangka pemilihan perangkat keras maupun
perangkat lunak.
3. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem informasi
manajemen memang lebih menjamin tingkat keamanan data namun
seorang pemimpin tetap harus waspada dan mempunyai back up data
tersendiri.

17
DAFTAR PUSTAKA

1. Ruben Brent D dan Lea P Stewart. (2006). Communication and Human


Behavior. United States: Allyn and Bacon
2. Komala, Lukiati. 2009. Ilmu Komunikasi: Perspektif, Proses, dan Konteks.
Bandung: Widya Padjadjaran
3. Mulyana, Deddy Prof. Imu Komunikasi Suatu Pengantar. PT Remaja
Rosdakarya. 2007
4. Rohim,Syaiful.2009. Teori Komunikasi: Perspektif,Ragam, & Aplikasi.
Jakarta: Rineka Cipta

18