Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN KONAWE UTARA

DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN


ALAMAT : KOMPLEKS PERKANTORAN WANGGUDU KEC. ASERA KAB. KONAWE UTARA

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PROGRAM : PEMBANGUNAN/REVITALISASI SARANA


PERDAGANGAN
PEKERJAAN : PEMBANGUNAN PASAR RAKYAT MOLAWE

SATKER/SKPD
DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN
KABUPATEN KONAWE UTARA

NAMA PPK
Ir. ERY ASTUTI HUSAINY, ST, MM.

TAHUN ANGGARAN 2019


PEMERINTAH KABUPATEN KONAWE UTARA
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
ALAMAT : KOMPLEKS PERKANTORAN WANGGUDU KEC. ASERA KAB. KONAWE UTARA

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PEKERJAAN :
PEMBANGUNAN PASAR RAKYAT MOLAWE

1. LATAR BELAKANG : Pasar rakyat adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual
untuk melakukan transaksi ekonomi. Karena itulah Presiden
menginginkan adanya revitalisasi pasar NAWACITA
sebagaimana tertuang dalam RPJMN tahun anggaran 2015-
2019, yaitu sebanyak 5000 pasar yang didukung oleh
pemberdayaan secara terpadu. Penyaluran dana revitalisasi
pasar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Tugas
Pembantuan (TP). Prioritas pasar yang di revitalisasi adalah
pasar-pasar dengan yang berada di Daerah Tertinggal,
Terluar, dan Perbatasan. Selain itu, kriteria juga meliputi
pasar yang sudah berusia lebih dari 25 tahun, pasar yang
mengalami bencana dan jalur distribusinya serta pasar
darurat.
Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi,
prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha
menjual barang, jasa, dan tenaga kerja untuk orang-orang
dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual
menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian. Ini
adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual
untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam
pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang
mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan
setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada
persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak. Pasar
bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi
jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang
dan jasa yang diperdagangkan. Beberapa contoh termasuk
pasar petani lokal yang diadakan di alun-alun kota atau
tempat parkir, pusat perbelanjaan dan pusat perbelanjaan,
mata uang internasional dan pasar komoditas, hukum
menciptakan pasar seperti untuk izin polusi, dan pasar ilegal
seperti pasar untuk obat-obatan terlarang.
Dalam ilmu ekonomi arus utama, konsep pasar adalah setiap
struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk
menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang
atau jasa untuk uang disebut dengan transaksi. Pasar terdiri
dari semua pembeli dan penjual yang baik yang
memengaruhi harganya.
Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah
melahirkan beberapa teori dan model tentang kekuatan
pasar dasar penawaran dan permintaan.
Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual. Pasar
memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi
dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar
mengizinkan semua item yang diperdagangkan untuk
dievaluasi dan harga. Sebuah pasar muncul lebih atau kurang
spontan atau sengaja dibangun oleh interaksi manusia untuk
memungkinkan pertukaran hak (kepemilikan) jasa dan
barang.

2. MAKSUD DAN : a. Maksud


TUJUAN Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi
Unit Layanan Pengadaan (ULP), Kelompok Kerja (POKJA)
yang memuat penetapan sasaran, rencana kegiatan dan
jadwal pelaksanaan pengadaan. Masukan, asas, kriteria,
keluaran dan proses yang harus dipenuhi dan diperhatikan
serta diinplementasikan kedalam pelaksanaan tugas lingkup
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Konawe
Utara.
b. Tujuan
1. Sebagai salah satu dasar dalam rangka pelaksanaan
pelelangan Pembangunan Pasar Rakyat Molawe.
2. Terpilihnya penyedia yang mampu mewujudkan
Pembangunan Pasar Rakyat Molawe sesuai dengan
persyaratan dan standar teknis pembangunan gedung
negara.

3. TARGET/SASARAN : a. Tersedianya Bangunan Pasar Rakyat Molawe yang dapat


memenuhi standar bangunan pasar rakyat.
b. Sedangkan sasaran yang akan dicapai adalah
meningkatkan ketersediaan prasarana perdagangan di
Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara sebagai
usaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, yang
merupakan basis ekonomi rakyat yang memiliki potensi
besar dan mampu menggerakkan roda perekonomian.

4. NAMA : Nama Organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan


ORGANISASI pengadaan barang dan jasa :
PENGADAAN a. K/L/D/I : Pemerintah Kabupaten Konawe Utara
BARANG b. SKPD : Dinas Perindustrian dan Perdagangan
c. Nama PPK : Ir. Ery Astuti Husainy, ST,MM

5. SUMBER DANA : a. Sumber dana berasal dari Dana Tugas Perbantuan (TP)
DAN PERKIRAAN APBN Kementerian Perdagangan Tahun Anggaran 2019.
BIAYA b. Biaya Total Pagu Rp. 3.860.000.000 (Tiga Milyar Delapan
Ratus Enam Puluh Juta Rupiah).
c. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp. 3.859.800.000 (Tiga
Milyar Delapan Ratus Lima Puluh Sembilan Juta Delapan
Ratus Ribu Rupiah).

6. RUANG LINGKUP : a. Ruang lingkup/batasan lingkup Pengadaan Konstruksi


LOKASI yaitu Pembangunan Pasar Rakyat Molawe
PEKERJAAN DAN b. Lokasi Pekerjaan : Desa Molawe Kecamatan Molawe
PASILITAS Kabupaten Konawe Utara.
PENUNJANG c. Pasilitas penunjang yang disediakan oleh PA/KPA/PPK :
(tidak ada).

7. JANGKA WAKTU : Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan 90 (sembilan puluh)


PELAKSANAAN hari kalender.
PEKERJAAN
8. TENAGA : Memiliki kemampuan menyediakan personil dalam bentuk
AHLI/PERSONIL organisasi pelaksanaan pekerjaan dilapangan terdiri dari :
INTI 1. Site Manager 1 (satu) orang berpendidikan minimal
sarjana (S.1) Arsitek/Sipil dengan pengalaman minimal 5
(lima) tahun, memiliki SKA Ahli Madya Manajemen
Proyek.
2. Koordinator Pelaksana 1 (satu) orang berpendidikan
minimal sarjana (S.1) Arsitek/Sipil dengan pengalaman
minimal 5 (tiga) tahun, memiliki SKA Ahli Madya Teknik
Bangunan Gedung
3. Tenaga Ahli K-3 Konstruksi 1 (satu) orang berpendidikan
minimal sarjana (S.1) Teknik dengan pengalaman minimal
5 (tiga) tahun, memiliki SKA Ahli Muda K-3 Konstruksi
4. Pelaksana Lapangan 1 (satu) orang berpendidikan
minimal DIII Teknik Sipil/arsitek, pengalaman minimal 3
(tiga) tahun Memiliki SKT Pelaksana Bangunan Gedung.
5. Staf Administrasi dan Keuangan 1 (satu) orang
berprndidikan minimal sarjana (S.1) keuangan/akuntansi
pengalaman minimal 3 (tiga) tahun
6. Tukang Pasang Batu 1 (satu) orang berpendidikan
minimal SMU sederajat, memiliki pengalaman minimal 3
(tiga) tahun, memiliki SKT Tukang pasang batu.
7. Tukang Pasang Bata 1 (satu) orang berpendidikan
minimal SMU sederajat, memiliki pengalaman minimal 3
(tiga) tahun, memiliki SKT Tukang pasang bata.
8. Tukang Plesteran 1 (satu) orang berpendidikan minimal
SMU sederajat, memiliki pengalaman minimal 3 (tiga)
tahun, memiliki SKT Tukang Plesteran.
9. Tukang Pasang Keramik 1 (satu) orang berpendidikan
minimal SMU sederajat, memiliki pengalaman minimal 3
(tiga) tahun, memiliki SKT Tukang Pasang Keramik.
10. Tukang Pasang Plafond 1 (satu) orang berpendidikan
minimal SMU sederajat, memiliki pengalaman minimal 3
(tiga) tahun, memiliki SKT Tukang Pasang Plafond.
11. Tukang Pekerjaan Baja 1 (satu) orang berpendidikan
minimal SMU sederajat, memiliki pengalaman minimal 3
(tiga) tahun, memiliki SKT Tukang Pekerjaan Baja.
12. Tukang Las 1 (satu) orang berpendidikan minimal SMU
sederajat, memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) tahun,
memiliki SKT Tukang Las.
13. Tukang Instalasi 1 (satu) orang berpendidikan minimal
SMU sederajat, memiliki pengalaman minimal 3 (tiga)
tahun, memiliki SKT Tekhnisi Instalasi.

9. PERSYARATAKAN : Adapun persyaratan kualifikasi yang dipersyaratkan dalam


KUALIFIKASI pengadaan ini adalah sebagai bertikut :
PENYEDIA a. Peserta berbentuk badan usaha dan memiliki izin usaha yang
masih berlaku dan dikeluarakan oleh instansi yang
berwenang. Adapun izin-izin yang dipersyaratkan adalah
sebagai berikut :
 Akta Pendirian Perusahaan dan Perubahannya (apabila
ada)
 SITU
 SIUJK
 TDP
 KTA (Kartu Tanda Anggota) dari asosiasi
 SBU (Sertifikasi Badan Usaha) Bidang Arsitektur dengan
Sub Bidang : Jasa Pelaksana Konstruksi Bangunan
Komersial (BG 004).
 Memiliki SKP dan Kinerja Baik dalam bidang konstruksi.
b. Terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang
dibuktikan dengan Sertifikat Kepesertaan dari Kantor BPJS
Ketenagakerjaan.
c. Memiliki alamat tetap dan jelas yang dibuktikan dengan
Surat Keterangan Domisili dari Pemerintah setempat.
d. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan,
yang dibuktikan dengan Laporan SPT Tahun 2018.
e. Memilik pengalaman paling kurang 1 (satu) pekerjaan dalam
kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan
pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman
subkontrak, kecuali bagi pelaku usaha yang baru berdiri
kurang dari 3 (tiga) tahun.
f. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya
tidak dalam Daftar Hitam yang dilampirkan dalam bentuk
surat pernyataan.
g. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan
usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang
bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang
dalam menjalani sanksi pidana dilapirkan dalam bentuk surat
pernyataan.
h. Siap menerima sanksi atas kerugian negara jika dalam
pelaksanaan pekerjaan pengadaan barang ditemukan tidak
sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam petunjuk
teknis/dokumen lelang sehingga mengakibatkan kerugian
negara yang dilampirkan dalam bentuk surat pernyataan.

Memiliki kemampuan menyediakan peralatan


10. PERALATAN : minimal yang dibutuhkan terdiri dari:
UTAMA 1. Dump Truck Kap : 3,5 Ton ; Sebanyak 1 unit
2. Concrete Mixer ; Sebanyak 3 Unit
3. Generator Listrik ; Sebanyak 1 Unit
4. Mesin Stamper ; Sebanyak 1 Unit
5. Mesin Las; Sebanyak 2 Set
11. RENCANA KERJA : TERLAMPIR
DAN SYARAT
TEKNIS

12. DESAIN DAN : TERLAMPIR


GAMBAR

13. HARGA : TERLAMPIR


PERKIRAAN
SENDIRI (HPS)

Wanggudu, September 2019


PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK)
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
KAB. KONAWE UTARA

ttd

Ir. ERY ASTUTI HUSAINY, ST,MM


NIP. 19830503 200902 2 008