Anda di halaman 1dari 56
SAYUR DAN BUAH Ilmu Bahan Pangan
SAYUR DAN BUAH Ilmu Bahan Pangan
SAYUR DAN BUAH Ilmu Bahan Pangan
SAYUR DAN BUAH Ilmu Bahan Pangan
SAYUR DAN BUAH
Ilmu Bahan Pangan
DEFINISI
DEFINISI
DEFINISI
DEFINISI
DEFINISI
DEFINISI SAYUR  Adalah tumbuhan yang dapat dimakan  KBBI :“Semua jenis tanaman yang dapat
DEFINISI SAYUR  Adalah tumbuhan yang dapat dimakan  KBBI :“Semua jenis tanaman yang dapat
DEFINISI SAYUR  Adalah tumbuhan yang dapat dimakan  KBBI :“Semua jenis tanaman yang dapat
DEFINISI SAYUR
DEFINISI SAYUR

Adalah tumbuhan yang dapat dimakan

KBBI :“Semua jenis tanaman yang dapat dikonsumsi, baik yang diambil dari akar,

batang, daun, biji, bunga atau bagian lain

untuk diolah menjadi makanan

DEFINISI BUAH  Adalah bagian tumbuhan yang berasal dari bunga.  Ilmu botani : “Bagian
DEFINISI BUAH  Adalah bagian tumbuhan yang berasal dari bunga.  Ilmu botani : “Bagian
DEFINISI BUAH  Adalah bagian tumbuhan yang berasal dari bunga.  Ilmu botani : “Bagian
DEFINISI BUAH
DEFINISI BUAH

Adalah bagian tumbuhan yang berasal dari bunga.

Ilmu botani :“Bagian tanaman yang strukturnya mengelilingi biji, dimana

struktur tesebut berasal dari indung telur

atau sebagai bagian dari bunga itu.”

PENGGOLONGAN BUAH
PENGGOLONGAN BUAH
PENGGOLONGAN BUAH
PENGGOLONGAN BUAH
PENGGOLONGAN BUAH
PENGGOLONGAN BUAH • Berdasarkan Habitat Tropis dan Sub Tropis • Berdasarkan Asal Buah Tunggal /
PENGGOLONGAN BUAH • Berdasarkan Habitat Tropis dan Sub Tropis • Berdasarkan Asal Buah Tunggal /
PENGGOLONGAN BUAH • Berdasarkan Habitat Tropis dan Sub Tropis • Berdasarkan Asal Buah Tunggal /
PENGGOLONGAN BUAH •
PENGGOLONGAN BUAH

Berdasarkan Habitat Tropis dan Sub Tropis

Berdasarkan Asal Buah Tunggal / sejati

Buah Agregat / ganda

Buah Majemuk

Berdasarkan Sifat

Berdaging dan Kering

Penggolongan Buah Beradasarkan Habitat

Buah tropis Buah yang tumbuh di daerah kelembapan dingin

Buah tropis Buah yang tumbuh di daerah kelembapan dingin atau mudah tumbuh ; daerah sekitar garis
Buah tropis Buah yang tumbuh di daerah kelembapan dingin atau mudah tumbuh ; daerah sekitar garis

atau mudah tumbuh ; daerah sekitar garis ekuator

Wilayah :Asia tenggara

Buah sub tropis

Buah yang tumbuh dengan iklim dingin dan mengalami 4 musim (Panas, gugur, semi, dingin)

Wilayah : Eropa

BUAH TROPIS

BUAH SUB TROPIS

BUAH TROPIS BUAH SUB TROPIS Cranberry BUAH BERDASARKAN HABITAT
BUAH TROPIS BUAH SUB TROPIS Cranberry BUAH BERDASARKAN HABITAT
BUAH TROPIS BUAH SUB TROPIS Cranberry BUAH BERDASARKAN HABITAT
BUAH TROPIS BUAH SUB TROPIS Cranberry BUAH BERDASARKAN HABITAT
BUAH TROPIS BUAH SUB TROPIS Cranberry BUAH BERDASARKAN HABITAT
BUAH TROPIS BUAH SUB TROPIS Cranberry BUAH BERDASARKAN HABITAT
BUAH TROPIS BUAH SUB TROPIS Cranberry BUAH BERDASARKAN HABITAT
BUAH TROPIS BUAH SUB TROPIS Cranberry BUAH BERDASARKAN HABITAT

Cranberry

BUAH BERDASARKAN
BUAH BERDASARKAN

HABITAT

Penggolongan Buah Beradasarkan Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan
Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan
Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan Asal
Penggolongan Buah Beradasarkan Asal
Buah Tunggal / Sejati  Terbentuk dari satu kuntum bunga dengan satu buah saja 
Buah Tunggal / Sejati  Terbentuk dari satu kuntum bunga dengan satu buah saja 
Buah Tunggal / Sejati  Terbentuk dari satu kuntum bunga dengan satu buah saja 
Buah Tunggal / Sejati
Buah Tunggal / Sejati

Terbentuk dari satu kuntum bunga dengan satu buah saja

Buah ini dapat berisi satu biji atau lebih.

Contoh Buah Tunggal / Sejati
Contoh Buah Tunggal / Sejati

Contoh Buah Tunggal / Sejati

Contoh Buah Tunggal / Sejati
Buah Agregat / Ganda  Terbentuk dari satu kuntum bunga yang memiliki banyak bakal buah
Buah Agregat / Ganda  Terbentuk dari satu kuntum bunga yang memiliki banyak bakal buah
Buah Agregat / Ganda  Terbentuk dari satu kuntum bunga yang memiliki banyak bakal buah
Buah Agregat / Ganda
Buah Agregat / Ganda

Terbentuk dari satu kuntum bunga yang memiliki banyak bakal buah

Tiap bakal buah tumbuh menjadi buah yang tersendiri, lepas - lepas, namun

akhirnya menjadi kumpulan yang tampak seperti satu buah

Contoh Buah Agregat / Ganda

Contoh Buah Agregat / Ganda
Contoh Buah Agregat / Ganda
Contoh Buah Agregat / Ganda
Buah Majemuk  Berasal dari banyak bunga dan bakal buah.  Tumbuh sedemikian, yang akhirnya
Buah Majemuk  Berasal dari banyak bunga dan bakal buah.  Tumbuh sedemikian, yang akhirnya
Buah Majemuk  Berasal dari banyak bunga dan bakal buah.  Tumbuh sedemikian, yang akhirnya
Buah Majemuk
Buah Majemuk

Berasal dari banyak bunga dan bakal buah.

Tumbuh sedemikian, yang akhirnya seakan akan menjadi satu buah saja.

Contoh Buah Majemuk

Contoh Buah Majemuk  Padi Majemuk : Jagung (Tongkol jagung berisi buah jagung, bukan biji jagung)

Padi Majemuk : Jagung (Tongkol jagung berisi buah

jagung, bukan biji jagung)

(Tongkol jagung berisi buah jagung, bukan biji jagung)  Buni Majemuk : Nanas  Kurung Majemuk

Buni Majemuk : Nanas

buah jagung, bukan biji jagung)  Buni Majemuk : Nanas  Kurung Majemuk : Bunga Matahari

Kurung Majemuk :

Bunga Matahari

buah jagung, bukan biji jagung)  Buni Majemuk : Nanas  Kurung Majemuk : Bunga Matahari

Batu Majemuk : Pace

Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat
Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat
Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat
Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat
Penggolongan Buah Beradasarkan
Sifat
Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat  Buah Berdaging Contoh : Rambutan, cabai, jeruk, mangga dan kurma
Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat  Buah Berdaging Contoh : Rambutan, cabai, jeruk, mangga dan kurma
Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat  Buah Berdaging Contoh : Rambutan, cabai, jeruk, mangga dan kurma
Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat  Buah Berdaging Contoh : Rambutan, cabai, jeruk, mangga dan kurma

Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat

Penggolongan Buah Beradasarkan Sifat  Buah Berdaging Contoh : Rambutan, cabai, jeruk, mangga dan kurma 

Buah Berdaging Contoh : Rambutan, cabai, jeruk, mangga dan kurma

Buah kering Contoh : Kemiri dan kacang tanah

PENGGOLONGAN SAYURAN
PENGGOLONGAN SAYURAN
PENGGOLONGAN SAYURAN
PENGGOLONGAN SAYURAN
PENGGOLONGAN SAYURAN
PENGGOLONGAN SAYURAN  Terbagi menjadi 5, yaitu
PENGGOLONGAN SAYURAN
 Terbagi menjadi 5, yaitu
PENGGOLONGAN SAYURAN  Terbagi menjadi 5, yaitu 1. 2. 3. 4. 5. Sayur daun : bayam,

1.

2.

3.

4.

5.

Sayur daun : bayam, selada, kol, sawi, kangkung, bayam merah.

Sayur umbi : kentang, wortel, bawang

merah

Sayur buah : tomat, timun, petai

Sayur biji : kacang tanah, merah, kapri

Sayur Batang : rebung, asparagus

MORFOLOGI BUAH & SAYUR
MORFOLOGI BUAH & SAYUR
MORFOLOGI BUAH & SAYUR
MORFOLOGI BUAH & SAYUR
MORFOLOGI BUAH & SAYUR
MORFOLOGI BUAH • Dikelompokan menjadi 2, yaitu : 1. Buah Berdaging 2. Buah Kering
MORFOLOGI BUAH • Dikelompokan menjadi 2, yaitu : 1. Buah Berdaging 2. Buah Kering
MORFOLOGI BUAH • Dikelompokan menjadi 2, yaitu : 1. Buah Berdaging 2. Buah Kering
MORFOLOGI BUAH
MORFOLOGI BUAH

Dikelompokan menjadi 2, yaitu :

1. Buah Berdaging

2. Buah Kering

MORFOLOGI BUAH 
MORFOLOGI BUAH
1. 
1.

Dikelompokan menjadi 2, yaitu :

Buah Berdaging

Kulit kuat, karena seratnya kompak

Umumnya memiliki tangkai

Cenderung berat, karena terdapat air.

Memiliki warna yang variatif

2.

Buah Kering

Umumnya berbiji tunggal (dari tumbuhan dikotil)

Kulit keras dan kuat

Cenderung ringan, karena hanya terkandng sedikit air

Contoh Buah Berdaging
Contoh Buah Berdaging
Contoh Buah Kering
Contoh Buah Kering

Contoh Buah Kering

Contoh Buah Kering
Contoh Buah Kering
• MORFOLOGI SAYURAN Dikelompokan menjadi 5, yaitu : 1. Sayuran Daun 2. Sayuran Umbi 3.
• MORFOLOGI SAYURAN Dikelompokan menjadi 5, yaitu : 1. Sayuran Daun 2. Sayuran Umbi 3.
•
MORFOLOGI SAYURAN
MORFOLOGI SAYURAN

Dikelompokan menjadi 5, yaitu :

1. Sayuran Daun

2.

Sayuran Umbi

3.

Sayuran Buah

4.

Sayuran Biji

5.

Sayuran Batang

1. Sayuran Daun
1. Sayuran Daun
 

Memiliki lembaran/helaian daun

Umumnya tumbuh pada tangkai atau pangkal

sayur.

Daunnya kompak dan kuat

Umumnya berwarna hijau, walaupun ada yang

tidak berwarna hijau seperti kol putih

Sawi putih

 Umumnya berwarna hijau, walaupun ada yang tidak berwarna hijau seperti kol putih Sawi putih Bayam
 Umumnya berwarna hijau, walaupun ada yang tidak berwarna hijau seperti kol putih Sawi putih Bayam

Bayam Merah

 Umumnya berwarna hijau, walaupun ada yang tidak berwarna hijau seperti kol putih Sawi putih Bayam

Selada Air

2. Sayuran Umbi
2. Sayuran Umbi
 

Bentuk tidak konsisten

Memiliki serabut akar di kulitnya

Tidak memiliki tangkai

Kulit kasar

Berwarna putih atau putih kekuningan

Memiliki serabut akar di kulitnya  Tidak memiliki tangkai  Kulit kasar  Berwarna putih atau
Memiliki serabut akar di kulitnya  Tidak memiliki tangkai  Kulit kasar  Berwarna putih atau
Memiliki serabut akar di kulitnya  Tidak memiliki tangkai  Kulit kasar  Berwarna putih atau
Memiliki serabut akar di kulitnya  Tidak memiliki tangkai  Kulit kasar  Berwarna putih atau
3. Sayuran Buah
3. Sayuran Buah
 

Berkulit licin, namun ada beberapa yang tidak

Memiliki biji didalamnya

Memiliki tangkai dan bentuknya konsisten

Berwarna variatif

ada beberapa yang tidak Memiliki biji didalamnya  Memiliki tangkai dan bentuknya konsisten  Berwarna variatif
4. Sayuran Biji
4. Sayuran Biji
 

Terbungkus dalam kulit sayur

Memiliki tangkai yang berfungsi sebagai tali

pusar dan perkecambahan

Biji ini tertutup oleh kulit ari

Warna relatip gelap

sebagai tali pusar dan perkecambahan  Biji ini tertutup oleh kulit ari  Warna relatip gelap
sebagai tali pusar dan perkecambahan  Biji ini tertutup oleh kulit ari  Warna relatip gelap

Kapri/Polong

5. Sayuran Batang
5. Sayuran Batang
 

Berbentuk memanjang

Memiliki serat yang kompak

Tidak memiliki daun

Kulitnya kasar

  Berbentuk memanjang Memiliki serat yang kompak  Tidak memiliki daun  Kulitnya kasar Rebung

Rebung

  Berbentuk memanjang Memiliki serat yang kompak  Tidak memiliki daun  Kulitnya kasar Rebung

Asparagus

KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI
PADA BUAH DAN SAYURAN
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI
PADA BUAH DAN SAYURAN
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN buah berbeda. Dipengaruhi oleh :  Perbedaan

buah berbeda. Dipengaruhi oleh :

Perbedaan varietas

Keadaan cuaca tempat tumbuh Pemeliharaan tanaman

Cara memanen

Kondisi Penyimpanan

Komposisi kimia & zat gizi pada sayuran dan

KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN 1. Air : 80-95 % bobot
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI
PADA BUAH DAN SAYURAN
1. Air : 80-95 % bobot
ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN 1. Air : 80-95 % bobot 2. Karbohidrat : 

2. Karbohidrat :

2-40 % sebagai polisakarida

Gula pada yang masak : glukosa, fruktosa,

sukrosa

Serat makanan : non digestible polisakarida + selulosa

 Gula pada yang masak : glukosa, fruktosa, sukrosa  Serat makanan : non digestible polisakarida
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN 3. Protein :
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI
PADA BUAH DAN SAYURAN
3. Protein :
KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN 3. Protein :  1 % Pada buah

1 % Pada buah segar 2 % Pada sayuran

4. Lemak : 1 % pada kebanyakan buah dan

sayur

5. Asam Organik : Sitrat, malat 3 % pada buah - buahan masam

Pada sayuran 4. Lemak : 1 % pada kebanyakan buah dan sayur 5. Asam Organik :
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN 6.
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI
PADA BUAH DAN SAYURAN
6.
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN 6. Vitamin & mineral  Vitamin sayuran

Vitamin & mineral Vitamin sayuran yang utama : A, C, B1, B2 Mineral : Kalsium (Ca), Besi (Fe)

SAYURAN 6. Vitamin & mineral  Vitamin sayuran yang utama : A, C, B1, B2 
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN 7. Warna / Pigmen A. Klorofil
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN 7. Warna / Pigmen A. Klorofil
KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI PADA BUAH DAN SAYURAN 7. Warna / Pigmen A. Klorofil

KOMPOSISI KIMIA & ZAT GIZI

PADA BUAH DAN SAYURAN 7.
PADA BUAH DAN SAYURAN
7.

Warna / Pigmen

A.

Klorofil (Semua yang berwarna hijau)

B.

Karotenoid

Karotenoid tidak ada oksigen oranye

(wortel)

Kantofil ada atom oksigen kuning (jagung)

Likopen berwarna merah (tomat, semangka,

pepaya)

Krosetin berwarna kuning orange (kunyit)

C. Flavonoid

Antosianin Ungu(cherry) , biru, merah

Antosantin Kuning, putih

D. Tanin Tidak berwarna (salak, apel, pisang)

PENGOLAHAN DAN JENIS OLAHAN BUAH & SAYUR
PENGOLAHAN DAN JENIS OLAHAN BUAH & SAYUR
PENGOLAHAN DAN JENIS OLAHAN BUAH & SAYUR
PENGOLAHAN DAN JENIS OLAHAN BUAH & SAYUR
PENGOLAHAN DAN JENIS
OLAHAN BUAH & SAYUR
TEKNIK PENGOLAHAN BUAH & SAYUR  MEREBUS
TEKNIK PENGOLAHAN BUAH &
SAYUR
 MEREBUS

MENGHALUSKAN

MENGUKUS

MENCAMPUR

MENYARING / MEMERAS

MENUMIS

CARA MENGOLAH BUAH & SAYUR

AGAR KANDUNGAN VITAMIN & NUTRISI TIDAK HILANG
AGAR KANDUNGAN VITAMIN &
NUTRISI TIDAK HILANG
SAYUR AGAR KANDUNGAN VITAMIN & NUTRISI TIDAK HILANG 1. Untuk buah yang berkulit, dicuci sebelum dikupas.

1.

Untuk buah yang berkulit, dicuci sebelum

dikupas.

2.

Tidak direkomendasikan untuk mencuci dengan direndam, karena kotoran pada

air akan menempel kembali.

3.

Dicuci dengan air mengalir

4.

Jika dimasak, pastikan alat alat bersih

dari kotoran

MENDAPATKAN NUTRISI OPTIMAL SAYUR & BUAH
MENDAPATKAN NUTRISI
OPTIMAL SAYUR & BUAH
MENDAPATKAN NUTRISI OPTIMAL SAYUR & BUAH  Dikonsumsi Mentah  Dikonsumsi Matang ( karena tidak baik

Dikonsumsi Mentah Dikonsumsi Matang ( karena tidak baik dikonsumsi mentah)

NUTRISI OPTIMAL SAYUR & BUAH  Dikonsumsi Mentah  Dikonsumsi Matang ( karena tidak baik dikonsumsi
NUTRISI OPTIMAL SAYUR & BUAH  Dikonsumsi Mentah  Dikonsumsi Matang ( karena tidak baik dikonsumsi
TEKNIK PENGAWETAN DAN PENGOLAHAN BUAH & SAYUR
TEKNIK PENGAWETAN DAN
PENGOLAHAN BUAH & SAYUR
TEKNIK PENGAWETAN DAN PENGOLAHAN BUAH & SAYUR  Tidak menggunakan bahan kimia  Menggunakan Freezer

Tidak menggunakan bahan kimia Menggunakan Freezer (Pendingin)

Pengemasan

Penanganan yang higienis

 Tidak menggunakan bahan kimia  Menggunakan Freezer (Pendingin)  Pengemasan  Penanganan yang higienis
 Tidak menggunakan bahan kimia  Menggunakan Freezer (Pendingin)  Pengemasan  Penanganan yang higienis
BUAH & SAYUR DAPAT DIOLAH MENJADI  MAKANAN
BUAH & SAYUR DAPAT DIOLAH
MENJADI
 MAKANAN
BUAH & SAYUR DAPAT DIOLAH MENJADI  MAKANAN  Makanan cepat saji :  Makanan tradisional

Makanan cepat saji :

Makanan tradisional : Lalapan, salad, keripik, rujak, manisan, pecel, siomay Makanan modern : nugget sayur, burger, donat kentang

MINUMAN

Minuman segar

Minuman tradisional

Minuman Kesehatan

Makanan
Makanan
Makanan Minuman
Makanan Minuman
Minuman
Minuman
Makanan Minuman
CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR DAN BUAH
CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR DAN BUAH
CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR DAN BUAH
CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR DAN BUAH

CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR DAN BUAH

CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR DAN BUAH
CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR 1.
CARA MENENTUKAN KUALITAS
SAYUR
1.
CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR 1. Sayuran Daun : Bayam, sawi, kangkung  Daun berwarna cerah 

Sayuran Daun : Bayam, sawi, kangkung Daun berwarna cerah Tidak sobek/berlubang (dimakan ulat/hama) Batang daunnya mudah dipatahkan (menandakan segar)

Daun tidak terlalu tua. Jika warna daun gelap/tua, menandakan sayur tersebut

sudah mulai layu.

CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR 2. Sayuran Buah :Tomat, cabai, terung,
CARA MENENTUKAN KUALITAS
SAYUR
2. Sayuran Buah :Tomat, cabai, terung,
KUALITAS SAYUR 2. Sayuran Buah :Tomat, cabai, terung, mentimun dsb.  Tidak pecah  Tidak berair,

mentimun dsb.

Tidak pecah

Tidak berair, lunak / tidak berbau busuk Untuk cabai/tomat lebih baik yang tua/masak

Untuk lalapan seperti terung, mentimun,

labu siam dan sebagainya lebih baik yang

masih muda.

CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR 3. Sayuran Polong : Buncis, kacang panjang
CARA MENENTUKAN KUALITAS
SAYUR
3. Sayuran Polong : Buncis, kacang panjang
KUALITAS SAYUR 3. Sayuran Polong : Buncis, kacang panjang  Baik yang masih muda  Bentuk

Baik yang masih muda Bentuk polong silindris Mudah dipatahkan

Batas antara biji belum jelas

Tidak berlubang/berbintik

CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR 4.
CARA MENENTUKAN KUALITAS
SAYUR
4.
CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR 4. Sayuran Umbi : Kentang, wortel, bawang  Tidak berlubang  Tidak

Sayuran Umbi : Kentang, wortel, bawang Tidak berlubang Tidak lunak / berair

CARA MENENTUKAN KUALITAS SAYUR 4. Sayuran Umbi : Kentang, wortel, bawang  Tidak berlubang  Tidak
CARA MENENTUKAN KUALITAS BUAH 1. Dibeli pada musimnya → harga murah,
CARA MENENTUKAN KUALITAS
BUAH
1. Dibeli pada musimnya → harga murah,
KUALITAS BUAH 1. Dibeli pada musimnya → harga murah, rasa, kualitas terbaik 2. Warnanya cerah 3.

rasa, kualitas terbaik

2. Warnanya cerah

3. Kulitnya masih bagus

4. Gunakan indra penciuman jika

memakai bahan kimia (cth : formalin) bau

khas buah akan hilang

5. Bekas batang buah batang buah yang

hijau segar tanda buah dipetik dalam

jangka waktu yang tidak lama.

Kesimpulan  Sayur dan buah memiliki berbagai macam jenis dan variasi yang harus kita ketahui
Kesimpulan  Sayur dan buah memiliki berbagai macam jenis dan variasi yang harus kita ketahui
Kesimpulan  Sayur dan buah memiliki berbagai macam jenis dan variasi yang harus kita ketahui
Kesimpulan
Kesimpulan

Sayur dan buah memiliki berbagai macam jenis dan variasi yang harus kita ketahui Berbeda jenis, berbeda pula penanganannya

BUAH APAKAH INI ?
BUAH APAKAH INI ?
BUAH APAKAH INI ?
BUAH APAKAH INI ?
BUAH APAKAH INI ?
BUAH APAKAH INI ?
CALON BUAH APAKAH INI ?
CALON BUAH APAKAH INI ?
CALON BUAH APAKAH INI ?
SAYUR APAKAH INI ?
SAYUR APAKAH INI ?
SAYUR APAKAH INI ?
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH