Anda di halaman 1dari 1

Ecobricks, Solusi Cerdas Atasi Sampah Plastik

Oleh : Apria Ningsih Siregar

"Bumi bisa hidup tanpa manusia tapi manusia tidak bisa hidup tanpa bumi"

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebutkan, Indonesia merupakan penyumbang
sampah plastik terbesar kedua di dunia yang dibuang ke laut. Menurut Asosiasi Industri Plastik
Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/
tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut .Wah, dapat teman-
teman bayangkan banyaknya sampah kita?

Plastik memiliki dampak buruk bagi lingkungan diantaranya apabila dibuang ke tanah dapat mencemari
tanah, apabila dibakar dapat mencemari udara apabila dibuang ke sungai dapat mencemari air dan
termakan oleh hewan laut. Bagi kesehatan? wahh apabila termakan bisa menyebabkan kanker dan
gangguan kesehatan lainnya.

Dengan banyaknya sampah plastik, kita bisa turut andil menguranginya, dengan meminimalkan
penggunaan sampah plastik dengan membawa goodie bag, sedotan stainless, botol minum, bekal
makanan, dan bisa juga loh dengan kita membuat ecobricks.

Apasih ecobricks itu?

Ecobricks dapat diartikan sebagai bata ramah lingkungan, dapat juga disebut solusi sederhana namun
visioner.

Gimana cara buatnya ?

Cukup sediain botol minuman bekas, kayu pendorong, plastik bekas.

Kemudian plastik bekas nanti masukkan kedalam botol minum bekas kalau terlalu besar bisa jugaloh
dipotong-potong kemudian di dorong dengan kayu agar padet. Setelah terkumpul banyam ecobricks
selanjutkan bisa kita kreasikan dengan membuat bangku, meja, hiasan taman, dan lain sebagainya.

Simpel kan?

Ayo mencoba!

Anak muda gak nyampah!

Anak muda olah sampah!