Anda di halaman 1dari 8

A.

Latar Belakang

Karena hidrolisis garam netral tidak menghasilkan zat apapun, maka garam ini (NaCI) bia
dikonsumsi karena tidak mengubah keseimbangan asam basa didalam tubuh. Pada karya
tulis ini pembahasan difokuskan antara garam dan perubahan suhu sehingga mampu
membekukan es putar atau es dng dong.Selanjutnya, yang disebut sebagai garam dalam
karya tulis ini adalah garam dapur (NaCI)

B. Rumusan Masalah

1.Bagaimana pengaruh pengguanaan 6 sendok garam terhadap pembekuan es puter?

2. Bagaiman pengaruh penggunaan 3 sendok garam terhadap pembekuan es puter?

3. Bagaimana takaran garam yang tepat untuk pembekuan es puter?

C. Tujuan

1. untuk menganalisis bagaimana pengguanaan 6 sendok garam terhadap pembekuan es


puter?

2. untuk menganalisi bagaimana pengguanaan 3 sendok garam terhadap pembekuan es


puter?

3. untuk menganalisis bagaiman takaran garam yang tepat untuk pembekuan es puter

D. Hipotesis

Banyak sedikitnya jumlah takaran garam dapur berpengaruh terhadap proses pembekuan
es puter
E. Definisi Operasional Variabel

Variabel bebas: Takaran Garam

Variabel terikat: pembekuan es puter

Variabel kontrol:es batu

NO VARIABEL DEFINISI OPERASIONAL


1 Garam krosok Dalam ilmu kimia garam adalah
senyawa ionik yang terdiri dari ion
positif (kation) dan ion negatif (anion)
sehingga membentuk senyawa netral
(tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari
hasil reaksi asam dan basa
2 Takaran atau Kadar Dapat berarti kandungan,kepekatan,atau
konsentrasi umumnya dinyatakan dalam
satuan kuantitas persatuan volume atau
bobot mialnya gram per liter, gram per
kilo atau mol per liter
3 Takaran Garam Kandungan, kepekata atau konsentrasi
garam dalam penelitian ini kami
menggunakan satuan gram
4 Es Batu Es batu adalah sebuah potongan es (air
beku) yang berbentuk kotak dan
berukuran kecil yang biasanya
digunakan untuk minuman dingin es
adalah air yang memebeku, pembekuan
ini terjadi apabila air didinginkan
dibawah 0 derajat
5 Pembekuan Pembekuan adalah prose dimana cairan
berubah menjadi padatan, titik beku
adalah temperatur dimana hal ini terjadi
6 Es puter Es puter adalah salah satu jajanan
pencuci mulut dari Indonesia serupa es
krim berbahan dasar santan,sebagai
pengganti susu. Es puter bertekstur
kasar dan dibekukan secara tradisional
dengan sebuah alat berbentuk tabung
yang diputar didalam es batu dan garam
F. Metode (Alat,bahan dan cara)

1.Alat

a). 2 buah baskom

b). 2 sendok makan

3). 2 kaleng bekas makanan (tanggo)

2.Bahan

a).garam 9 sendok makan atau 96 gram

b). 2 bungkus susu Indomilk rasa strawberi 115 ML

c).Es batu satu plastik bening ukuran sedang

3. Cara pembuatan

a). Pertama siapkan semua alat dan bahan

b).timbang garam untuk percobaan pertama sebanyak 6 sendok makan atau 64 gram

c). Timbang garam untuk percobaan kedua sebanyak 3 sendok makan garam atau 32

gram

d).pecahkan es batu menjadi bagian bagian yang kecil sehingga bisa dimasukan
kedalam baskom

e). Masukan es batu kedalam 2 buah baskom yang sudah disediakan dan bagi sama rata

f).letakan 2 kaleng bekas tanggo yang sudah disediakan kedalam 2 baskom yang sudah
berisi es batu, 1 baskom diletakan 1 kaleng tanggo, meletakan kaleng tanggo ditengah-
tengah

g). Tuang susu indomilk 115 ML kedalam 2 kaleng yang sudah diletakan di masing-
masing baskom yang sudah berisi es batu.

h). Tutup kedua kaleng yang sudah berisi susu tersebut

i). Taburkan 6 sendok makan garam pada baskom pertama

j) taburkan 3 sendok makan garam pada baskom kedua

k) putar masing-masing kaleng yang berada ditengah tengah baskom yang berisi es batu
dan garam putar terus selama 5 menit
l) setelah 5 menit barulah buka kedua kaleng dan amati bagaimana pebedaannya

G. Tabel Pengamatan

NO Kriteria Uji Takaran garam 6 sendok Takaran garam 3 sendok


makan makan
1. Keadaan :
1.1 Bau Bau khas susu indomilk rasa Bau khas susu indomilk rasa
strawberi strawberi
1.2 Rasa Manis Manis
1.3 Tekstur Padat dan kasar Encer
1.4. warna Merah muda Merah muda
3. Bahan tambahan Tidak ada Tidak ada
makanan

H.Pembahasan

Data hasil percobaan dan pengamatan proses pembuatan es puter dapat dilihat di tabel
dibawah ini:

Tabel 1 menggunakan takaran garam 6 sendok makan

N Analisa Hasil Pengamatan


o
1. Nama Produk Es puter
2. Basis 115 ML
3. Organoleptik :
a).Warna Merah muda
b).Rasa Manis
c).Aroma Khas susu indomilk strawberi
d).Tekstur Kasar
e).Kenampakan Padat
Tabel 2 menggunakan takaran garam 3 sendok makan

No Analisa Hasil Pengamatan


1. Nama Produk Es Puter
2. Basis 115 ML
3. Organoleptik:
a).Warna Merah muda
b).Rasa Manis
c).Aroma Khas susu indomilk strawberi
d).Tesktur Halus
e).Kenampakan Cair

Berdasarkan hasil percobaan dan pengamatan pada proses pembuatan es puter yang
menggunakan 2 takaran garam yang berbeda yaitu takaran garam pertama sebanyak 6 sendok
makan didapatkan sifat organoleptik meliputi warna merah muda,raa manis,aroma khas susu
indomilk strawberi,tekstur kasar dan kenampakan padat.

Sementara itu percobaan kedua menggunakan 3 sendok makan garam didapatkan sifat
organoleptik yaitu warna merah muda,rasa manis,aroma khas susu indomilk strawberi,tekstur
halus,dan kenampakan cair

Fungsi pencampuran garam dalam es batu yang digunakan untuk membekukan es puter
diantaranya bertujuan untuk membekukan air, .pencampuran garam kedalam es batu
menyebabkan sebagian es batu mencair, kemudian air dari es batu ini akan membentuk air
garam.lama kelamaan jumlah air garam yang terbentuk akan semakin banyak seiring dengan
banyaknya es yang mencair.Reaksi antara garam dan es batu menimbulkan penurunan
suhu.Dengan demikian reaki ini termasuk reaksi eksoterm yaitu reaksi pelepasan panas atau
energi.Hal ini terjadi karena titik beku larutan garam lebih rendah dari titik beku pelarut
murni.Penyebabnya, agar larutan garam membeku melepaskan panas yang akhirnya panas
itu diterima oleh es batu dan menyebabkan sebagian es mencair.Sementara itu , air pun
mencoba membuang panas yang diterima oleh air panas yang diterimannya.Akhirnya
karena garam yang banyak tersebar dalam larutan garam membuat suhu larutan menjadi
lebih rendah dari pada suhu es murni.Di sisi lain, suhu campuran es putar jauh lebih tinggi
dari suhu larutan garam. Hal ini mengakibatkan campuran bahan es putar melepas panasnya
ke larutan garam untuk menciptakan keseimbangan suhu.Pada saat terjadi keseimbangan
suhu, suhu didalam campuran es putar menjadi jauh lebih rendah dari suhunya semula. Suhu
yang rendah ini cukup untuk membekukan campuran es putar.
Dalam percobaan dan pengamatan pertama yang kami lakukan sudah terliahat bahwa es
puter yang dibekukan dengan 6 sendok garam dan di putar dalam waktu 5 menit
menghasilkan es puter yang bertekstur padat dan kasar sesuai dengan keinginan sementara es
puter yang dibekukan dengan menggunakan 3 sendok makan garam dan di putar dalam
waktu 5 menit menghasilkan es puter yang bertekstur cair dan halus. Hal ini menunjukan
bahwa es puter yang dibekukan menggunakan 6 sendok makan garam mengalami penurunan
suhu artinya titik beku es puter diturunkan dengan menggunakn garam ia akan membeku
pada suhu yang lebih rendah karena 10% larutan garam dapat membekukan air hingga -6
derajat celcius sehingga hasilnya es puter yang beku sempurna. Sementara itu es puter yang
dibekukan dengan menggunakan 3 sendok makan garam mengalami penurunan suhu tetapi
tidak sebanyak penurunan suhu pada percobaan menggunakan 3 sendok makan garam hal ini
dikarenakan jumlah takaran garam yang digunakan belum cukup untuk menurunkan suhu
atau titik beku es puter sehingga menghasilkan es puter yang kurang baik.

I.Kesimpulan

Jadi hipotesis yang kami buat sebelumnya yaitu “Banyak sedikitnya jumlah takaran garam
dapur berpengaruh terhadap proses pembekuan es puter “ hipoteis ini dinyatakan benar
dan sesuai dengan hail percobaan dan pengamatan, Air membeku pada 0 derajat celcius, es
putar dapat membeku pada suhu dibawah 0 derajat celcius hal ini karena penurunan suhu
artinya titik beku es putar diturunkan dengan menggunakan garam ia akan membeku pada
suhu yang lebih randah, 10% larutan garam dapat membekukan air hingga -6 derajat
celcius
Daftar Pustaka

https://id.m.wikipedia.org

arti-definii-pengertian.info

https://id.m.wikipedia.org

Haanudin,Harlina,Kurnia Dewi dan Insi fitri.2011.Pengaruh Proses Pembuatan es krim


berbahan baku pisang.Agro Industri.Vol 1(1).

Gurupendidikan.co.id
Lampiran-lampiran