Anda di halaman 1dari 4

Makanya Jangan Suka Nge-Bully

Para pemain

 Pak Igen : Cerewet, Galak


 Lia: Galak, Songong, Cerewet
 Ansi: Cerewet, Suka nge-bully
 Radit: Songong, Sok ganteng, Lucu
 Putri: Lola, Lucu, Ngapak, Polos
 Arin: Sangar, Lucu
 Ayu: Tukang Makan, Polos, Baik
 Mario: Baik, Lugu, Culun

Babak 1

Kisah drama ini yaitu tentang beberapa murid yang berasal dari desa yang
bersekolah di kota untuk mencari pendidikan yang lebih tinggi. Mereka bersama-sama
mengikuti MOS seperti anak-anak yang baru masuk SMA. Namun,ternyata ada beberapa
kakak senior yang tidak suka dengan mereka.
Para senior lalu memperlakukan junior dengan tidak baik yang pada akhirnya
mereka pun diberi hukuman yang serupa oleh pak guru yang mengetahui kelakuan mereka.

Di Aula!

Radit :Hai penonton tahu tidak kalau saya ini kakak senior yang paling ganteng di sekolah
ini
Lia :Idih... seperti ini ganteng? yang jelek seperti apa? (mendorong Radit)
Radit :Biarkan saja, Jelek begini saja Ansi suka sama saya.. iya tidak An? (mendekati Ansi)
Ansi :Huek! (menjauhi Radit)

Lia :Sudah-sudah lebih baik sekarang kita MOS-in anak-anak udik dari kampung itu
saja... saya sudah tidak sabar ingin menghina mereka..
Ansi :Ya sudah ayo.

Mereka lalu pergi ke barisan siswa MOS

Radit :Oh jadi ini anak-anak culun yang mau sekolah disini ??
Putri :Ho….oh kak (menjawab dengan polosnya)
Arin :Hussst diam! (menginjak kaki Putri)
Putri :Aduh.... sakit tahu! kan ditanya, ya jawab!
Ansi :Heh siapa suruh jawab hah! (membentak dan memelototi Putri)
Putri :Maaf kak! (Polos)
Ayu dan Arin: Hussssttt....
Lia :Heeey kenapa dijawab lagi! Sini kalian saya hukum bersihkan wc!
(Menarik Putri, Ayu dan Arin pergi dari aula)
Ansi :Dit kamu bereskan anak yang satu ini!saya mau ikut Lia
Radit :Oke cantik... emuachh!
Ansi :Huek... (pergi)
Radit :Heh nama kamu siapa ha! (membentak Mario)
Mario :Baca sendiri kak.. sudah SMA masa tidak bisa baca?

Radit :Sombong kamu ya, saya tanya nama kamu siapa ha! (membentak dengan keras)
Mario :Ya ini kak, tulisan besar-besar seperti ini masa tidak bisa dibaca (polos, sambil
menunjukan nametag-nya)
Radit :O... minta diberi kamu ya, (mengangkat dagu Mario)
Mario :Diberi apa kak? diberi makan mau kak,, lapar niih,, (dengan polosnya)
Radit :O..benar-benar ini anak, minta di kasih pelajaran, sini ikut saya! (menarik Mario)

Mereka semua lalu pergi ke WC

Babak 2

Di WC, para siswa MOS dihukum membersihkan WC, tak terkecuali Mario tetapi
hukumannya ditambah yaitu dengan diceburkan kepalanya ke bak berisi air oleh Radit
karena kesal dengan ulah Mario tadi.

Mario :Ya ampun...kakak salah siapa, kenapa saya yang dihukum!


Radit :Heeeh berisik kamu ya, sini ikut saya!
Mario :Mmmm.... kemana kak ? ke mall, ke kantin,atau kemana ? (polos)
Radit :Halah berisik kamu!

Radit menceburkan kepala Mario ke dalam bak berisi air

Radit :Hahaha..
Putri :Ya ampun.... tolong-tolong ada orang kelelep tolong-tolong! (berteriak)
Arin :Ho.oh..Ho.oh tolong ada senior kesurupaaaan tolong! (ikutan berteriak)
Ayu :Haaah mana-mana ada senior bawa sarapan..uhh enaknya. Mana-mana? (mencari-
cari)
Lia :Heeeh sudah diam, apa kalian mau seperti itu?
Ayu, Arin, Putri: Tidak kak.. (menunduk)

Tak lama datanglah bapak guru yang langsung memarahi senior itu

Pak Igen :Hey apa-apan ini, mereka itu anak orang bukan anak kodok yang bisa hidup di air
dan di darat, tidak pernah belajar yah kalian?
Ansi :Keluar sudah biologinya? (sambil kipas-kipas)
Pak Igen :Heh diaam! Sudah sana kalian pergi, besok temui bapak di sini lagi!

Lia, Ansi, Radit : Iya Pak… (Pergi)


Pak Igen :Kalian tidak papa kan? Mario tidak apa-apa kan ?
Mario :Tidak apa-apa pak, cuma kembung (mengelus-elus perut)
Putri :Halah... biasanya minum air sungai!
Arin :Hahaha…
Ayu :Lapar pak, (muka melas)

Pak Igen :Ya sudah... ayo kita ke kantin makan bakso ya anak-anak
Ayu :Yeeey asyik-asyik
Arin dan Putri: Jos (menyerobot perkataan Ayu)

Mereka lalu tertawa dan pergi kekantin dengan semangat

Babak 3

Keesokan harinya Paka Igen sudah menunggu para senior yang kemarin menghina murid
MOS itu, Pak Igen gantian menghina mereka dengan menyuruh mereka untuk gantian
membersihkan WC seperti siswa MOS kemarin, namun siwa MOS kemarin malah membantu
kakak senior itu. Dan akhirnya kakak senior meminta maaf pada mereka.

Nah, Nah, hey Mari saatnya kita saksikan di sini!

Pak Igen :Lama sekali kalian datang!


Radit :Ya biasalah pak anak muda
Pak Igen :Alasan! Sekarang kalian harus gantian dihukum bully karena sudah menyeleweng
dari yang seharusnya dilakukan dalam MOS!

Radit :Kenapa begitu pak, kita kan sudah benar!


Pak Igen :Benar apanya, kamu itu seharusnya yang paling banyak hukumannya, karena
kamu sudah membuat anak orang masuk angin karena kembung minum air wc!
Ansi :Yaaah bapak, nanti kuku saya jadi rusak terus bagaimana bu? (memelas)
Paka Igen :Sudah cepat kerjakan, dari pada bapak panggil orang tua kalian!
Semua :Iyaa Pak!

Tak lama kemdian datanglah para siswa MOS

Putri :Eh itu kan kakak senior yang kemarin?


Arin :Mana? oh iya.
Ayu :Iya benar, kasihan sekali mereka, kasihan tidak dapat makan seperti saya hahaha..
Mario :Heh jangan begitu, kasihan... mereka juga kakak senior kita harusnya kita bantu
mereka.
Arin :Benar juga Mario... Mmmmm, ya sudah ayo kita bantu mereka!
Ayu dan Arin: Ayo!

Siswa Mos: Hai kakak-kakak, kita bantu ya? (kompak lalu mengambil peralatan
membersihkan wc)
Senior :Haaah! (melongo)
Pak Igen :Nah begini baru namanya anak sekolah yang baik..

Radit :Adik-adik, kakak minta maaf ya sama kalian karena sudah nge-bully kalia,sumpah
kakak tidak akan mengulanginya lagi.

Lia :Iya adik-adik,ternyata di-bully itu tidak enak!


Pak Igen :Makanya jangan suka nge-bully, tidak enak kan?
Ansi :Iya pak (mengangguk)
Arin :Iya kak kita maafkan.
Mario :Iya kak
Ayu :Iya, saya juga kak, tapi jangan lupa makan-makan ya kak!
Semua :Huuuuuuu....
Putri :Kalau saya sih yes!

Semua pun tertawa dan bercanda gurau

--- Sekian ---

Ketika kita melakukan kejahatan kepada orang lain,pasti kita akan mendapat
ganjarannya.Seperti halnya dengan kakak senior yang suka membully adik-adik kelas ketika
MOS,yang akhirnya mendapatkan hukuman dari Pak Igen selaku guru di sekolah
itu.Namun,sebagai anak sekolah yang baik,para junior tidak mau membalas perbuatan kaka-
kakak senior mereka.Sebaliknya,mereka malah membantu kakak-kakak senior itu untuk
menyelesaikan hukuman yang diberikan.
Oleh karena itu,drama ini mau mengajarkan kita supaya saling
menyayangi,menghargaiserta menghormati antara satu dengan yang lain, antara senior dan
junior.Bukannya saling menghina atau bahkan membully.Karena tindakan bully adalah
perbuatan yang sangat tidak terpuji.