Anda di halaman 1dari 7

LAMPIRAN 3 SIC DIREKTUR RSUD dr. Mohammad Zyn

Kab. Sampang

Nomor lEt. 41 74 1434203J00n0fi

Tenggal lE September 2018 ,

PANDUAN

MANAGEMEN PELAYANAN PASIEN (MPP) TAHUN 2018

pRF e .t.6rl

RTJMAII SAKIT T]MI]M DAERAH

dr. MOIIAMMAD ZYN

Jl. Rajawali No 10

Sampang

Lembar Judul

A. DEFINISI

DAFTAR ISI

I

It

1

PANDUAI\ MANAJEMEN PELAYANAI\I PASIEN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dT. MOHAMMAD ZYN KABUPATEN SAIUPAI\iG

A. DEFINISI

TAHT]N 2OI8

Manaj emen Pelayanan Pasien:

1 . Suatu proses kolaboratif mengenai asesmeq perelcanaarL fasilitasi, koordinasi asuhan"

evaluasi dan advokasi untuk opsi dan pelayanan bagi pemenuhan kebutuhan pasien dan

keluarganya yang komprehensif, melalui komunikasi dan sumber daya yang tersedia

sehingga memberihasil (outcome) yang bermutu dengan biaya-efektif. (Surnber :

CSMA-Case Management Society of America20l0) 2. Suatu model klinis untuk manajemen sfiategis mutu dan biaya pelayanan, dibuat untuk

memfasilitasi hasil pasien yang diharapkan dalam lama perawatan yang layak / patut

dan dengan manajemen surnber daya yang sesuai. (Cesta 2009)

Manajer Pelayanan Pasien - MPP (Case Manager) adalah professional dirumah sakit

yang melaksanakan manajemen pelayanan pasien

Asesmenutilitas : kegiatan mengevaluasi utilisasi / pemanfaatan sumberdaya

B. RUANG LINKUP

Pelayanan Fokus Pada Pasien (Patient centered care)

Manajemen pelayanan pasien bersumber dari konsep pelayanan focus pada pasien

(PFP). Inti konsep PFP terdiri dari 4 elemen :

1. Martabat dan Respek.

a. Pemberi pelayanan kesehatan mendengarkan, menghomrati dan menghargai

pandangan dan pilihan pasien serta keluarga.

b. Pengetahuag nilai-nilai, kepercayaan, latarbelakang cultural pasien dan keluarga

dimasukkan dalam perencanaan pelayanan dan pemberian pelalanan kesehatan

2. Berbagi informasi.

a. Pemberi pelayanan kesehatan mengkomunikasikan dan berbagi informasi secara

lengkap dengan pasien dan keluarga

b. Pasien dan keluarga menerima informasi tepat wakq lengkap, dan akurat

3. Partisipasi.

Pasien dan keluarga didorong dan didukung untuk berpartisipasi dalam asuhan dan

pengambilan keputusan serta pilihan mereka

4. Kolaborasift erjasama. Pasien dan keluarga "dalah mitra pemberi pelayanan kesehatan. Pemberi pelayanan

kesehatan bekerja sama dengan pasien dan keluarga dalam pengembangan,

implementasi dan evaluasi kebijakan dan program.

TUJUAN Tujuan MPP adalah untuk melibatkan pasien dalam asuhan yang dialaminya. Bila

mana pasien merasa meqiadi bagian dalam keputusan pengobatan dan rencana asuhan, maka mereka akan memperoleh manfaat. Hal yang sama juga berlaku bagi keluarganya.

Bila keluarga yarg mempunyai relasi era! suatu kemitraan dengan rumah sakit yang

melayani orang yang mereka kasihi, mereka akan kurang merasa khawatir tentang logistic

dan akan lebih banyak focus terhadap kesehatan pasien.

HUBUNGAN PROFESIONAL

Para MPP harus mempunyai hubungan kerja professional dengan para dokter dan staf klinis. Mereka juga harus terbiasa dengan pelayanan penagihan (billing), pelayanan

bantuan finansial, bantuan / dukungan dari komunitas serta pelayanan kerohanian.

HUBUNGAN DENGAN PASIEN

Penting bagi para MPP untuk merniliki relasi dengan pasien dan keluarga MPP perlu

memelihara rasa saling p€rcaya yang menuqlukkan kepada pasien bahwa mereka terlibat

untuk manfaat dan kepentingan pasien. Untuk itu MPP perlu memperhatikan secara aktif

kebutuhan dan keinginan pasien.

KELOMPOK PASIEN

MPP sebaiknya memberikan perhatian lebih kepada pasien-pasien dalam kelompok : anak-

anak, usia lanju! dan yang dengan penyakit kronis.

Dalam pelaksanaan manajemen pelayanan pasien, MPP dapat menangani 25-50 pasien, tergantung kondisi kerumitan, system pelayanan klinis, budaya kerja rumah sakit.

FUNGSI MANAJER PELAYANAN PASIEN

1. Asesmen utilitas. Mampu mengakses semua informasi dan data untuk mengevaluasi

manfaat / utilisasi, untuk kebutuhan manajemen pelayanan pasien. (Semua informasi

dan data akurat, lengkap yang mudah tentang kebutuhan klinis, finansial, serta sosial pasien)

2. Perencanaan. Dengan asesmen yang lengkap, disusun perencanaan untuk pelaksanaan

manajemen pelayanan pasien. Perencanaan tsb mencerminkan kelayakan / kepatutan dan efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien unhrk mengambil keputusan.

3. Fasilitasi. Tugas ini mencakup interaksi antara MPP dan para anggota tim pemberi pelayanan kesehatan, perwakilan pembayar, serta pasien / keluarga yang mencari /

menginginkan pembebasan dari hambatan namun dapat mempengaruhi kinerja / hasil,

serta menjaga kontinuitas p€layanan.

4. Advokasi. Mewakili kepentingan pasien adalah inti dari peran MPP. Tetapi peran ini

juga menjangkau pemangku kepentingan lain. MPP diharapkan melakukan advokasi untuk

opsi pengobatan yang dapat diterima setelah berkonsultasi dengan DPJP, termasuk

rencana pemulangan yang aman. Advokasi perlu mempertimbangkan system nilai pasien,

kemampuan financial termasuk atas jaminan pembiayaan, pilihan, serta kebutuhan

pelayanan kesehatannya

TANGGUNGJAWAB

MPP dapat bertanggug-jawab ke Dircktu

DIAGRAM KOORDINASI_INTEGRASI_KONTINUITAS

PELAYANAN

Koordinasi-lntegrasi-Kontin

uitas Pelayanan

Pada Tim Asuhan lnterdisiplin

Potient

Cenlered

Core

.

.

.

Team Laadar

Xoordinari&

Review

t .ngintrgrarikan

asuhan

DPJP

Pasien,

Keluarga

A^.116

1. Paticnt Ccntgcd Caru (PCC) )

P:ticn adelah pusat pclryanan

2. Prof.3ion.l Pcmbcri Aruhan (PPA) dipocisilan di rCdtrr pe*icn, kompcLmi

mcmedai, rama pcntingnya pada konfibusi profccinya, tugat mendiri, dclcgatil, kohboralil, Pacicn adalah bagirn daf tim, mcrupakrn modcl Tim lntcrditiplin

3. Pcran & fungri oPJP:3.b.9.i Tc.m Lc.d.r, Koordinasi & RGyicw, ircngintrgr.lik n

asuhan

4. PCC morupakan pandclaten modcm, inovatit, rudih mcnjadi trnd glolal dahm

RS

Koordlnasi - Kontinultas Pelayanan

Pada ltlanajemen Pelayanan Pasien

Yan

Prnunjang

Yrn l(rr

/R8

Lain

Yan

Kcurngan/

Billi14

Pasien,

Keluarga

f,lanajcr

Pclayanan

Pasicn

lCrsr l{enrgn

BPJS

Tlm

Asuhrn

lnterdisiplin

,

Dokts

Kcluugr

Asunnri

3eh

Em plo

KUALIFIKASI MANAJER PELAYANAN PASIEN

1 . Dokler Umum atau Perawat dengan pendidikan S 1

2. Pengalaman minimal 3-5 tahun dalam pelayanan

klinis. Dokter : sebagai dokter ruangan b. Perawat : sebagai kepala ruangan

PELATIHANTAMBAHAN

l. Pelatihan unnrk meningkatkan pengetahuan klinis terkait dengan penyusunan dan

penerapan SPO Pelayanan Kedokteran yang terdiri dari Panduan PraktikKlinis,

Alur Klinis (Clinical Pathway), Algorihe, Protokol, Standing order.

2. Pelatihan Pelayanan Fokus pada Pasien @FP) / Patient Centered Care (PCC).

3. Pelatihan tentang perasuransian, jaminan kesehatan nasional, INA-CBG's

4. Pelatihan tentang Perencanaan pulang @ischarge planning ) untuk

kontinuitas pelayanan

5. Pelatihan Manajemen fusiko

6. Pelatihan untuk meningkatkan solshl (pengetahuan aspek psiko-sosial, hubungan interpersonal, komunikasi, dsb)

C.TATALAKSAIIA

l. Penetapan dan Pengangkatan MPP oleh Direktur 2. Melakukan skrining pasien yang membutuhkan manajemen pelayanan pasien,

berdasarkan pasien yang meliputi :

a.

fusiko tinggi

b.

Biaya tinggi

c. Potensi complain tinggi

d. Kasus dengan penyakit konis

e. Kasus komplek / rumit

f. Kemungkinan system pembiayaan yang komplek

3. Setelah pasien ditentukan sebagai klien MPP, maka dilakukan asesmen utilitas dengan

mengumpulkan berbagai informasi klinis, psiko-sosial,sosio-ekonomis,

pembayaran yang dimiliki pasien

maupun system

4. Menlusun rencana manajernen pelayanan pasien temebut, berkolaborasi dengan DPJP serta para anggota tim klinis lainnya yang mencerminkan kelayakan / kepatutan dan

efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untr.rk

mengambil keputusan 5. Melakukan fasilitasi yang mencakup interaksi antara MPP dan DPJP serta paraanggota tim klinis lainny4 berbagai unit pelayanan, pelayanan administasi, perwakilan

pembayar. Fasilitasi untuk koordinasi, komunikasi dan kolaborasi antara pasien dan

pemangku kepentingaq sertamen jaga kontinuitas pelayanan. 6. Memfasilitasi untuk kemungkinan pembebasan dari bambatan yang tidak mempengaruhi

kinerja/hasil

7. Memfasilitasi dan memberikan advokasi agar pasien memperoleh pelayanan yang

optimal sesuai dengan system pembiayaan dan kemampuan finansial

8. Ada bukti dokumentasi kegiatan MPP, a.l. termasuk dalam rekammedis seperti

pencatatan dalam formulir edukasi-informasi.

D. DOKUMEI{TASI

l. Format Rekam Medis 2. Teknik pengisian rekam medis

Sampang 18 September 2018

DIREKTUR RSUD

KAB.

NrP. 1973

. MOIIAMMAD ZYN

h.J

ANG

ina Tk. I

M.Kes

020021222006