Anda di halaman 1dari 2

PENERAPAN STANDAR OPERATIONAL PROCEDURE PADA PENJAJA JASA

KELILING DI KABUPATEN BADUNG BALI


Latar belakang

Di era globalisasi ini banyak usaha bisnis baru yang bermunculan yang menyebabkan
usaha – usaha yang sudah ada semakin berlomba untuk tetap mempertahankan eksistensi
usahanya.
Untuk tetap mempertahankan keberadaan sebuah usaha harus memiliki kerjasama antara
semua bagian yang ada di dalam usaha tersebut. Serta harus dilengkapi dengan aturan – aturan
yang disahkan dan menjadi pedoman kerja oleh semua bagian yang ada didalam usaha tersebut.
Peraturan – peraturan tersebut umumnya disebut SOP atau Standard Operating Procedures. SOP
tersebut dijadikan pedoman kerja untuk semua bagian yang ada didalam usaha tersebut.
Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah sebuah petunjuk buku yang sifatnya tertulis.
SOP menurut pandangan Tambunan (2008:79) adalah pedoman yang berisi prosedur – prosedur
operasional yang ada dalam suatu organisasi yang digunakan untuk memastikan, bahwa semua
keputusan dan tindakan serta penggunaan fasilitas – fasilitas,proses yang dilakukan oleh orang –
orang di dalam organisasi berjalan secara efektif, konsisten, standar, dan sistematis.
SOP dapat dikatakan baik jika mampu menciptakan kineja yang lebih efisien, konsisten,
dapat meminimalkan pengeluaran, memudahkan pengawasan, dapat menjadi panduan untuk
karyawan baru, serta koordinasi atau komunikasi yang baik antara bagian – bagian yang
berlainan dalam suatu usaha. Kegunaan SOP sangat penting, terutama dalam bidang