Anda di halaman 1dari 8

KELOMPOK TANI “ LEMBAH TERNAK”

Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Telur merupakan bahan pangan hasil ternak unggas yang sangat penting bagi masyarakat

sebagai salah satu sumber protein hewani yang murah serta nilai gizi tinggi, terutama protein

hewani yang berasal dari telur mengandung protein dengan asam-asam amino yang komplit

dan seimbang. Selain itu telur mengandung lemak tak jenuh, semua vitamin dan mineral yang

diperlukan dalam tubuh. Oleh karena itu kami memiliki inisiatif sebagai penyedia

keberlangsungan telur dipasaran dan memenuhi kebutuhan mayarakat daerah Kabupaten

Morowali. Dari berbagai jenis ayam ras kami memutuskan untuk beternak ayam arab yang

memiliki keunggulan dari pada ayam ras lainnya.

Oleh karena itu , peluang untuk mengembangkan usaha ayam lokal petelur khususnya

ayam arab sekaligus mengintensifkan semua aspek peternakkan sebagai usaha petani

peternakmasih terbuka lebar, khususnya dalam menjaga ketersediaan menuju swasembada

pangan hasil peternakan telur.

B. Tujuan
Program pengembangan usaha peternakan ayam arab mempunyai tujuan :

1. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kelompok peternak

2. Meningkatkan populasi dan produktivitas ternak ayam arab

3. Mempercepat tercapainya swasembada telur 2020

4. Memenuhi kebutuhan telur secara merata

5. Memperkecil ketergantungan telur dari daerah lain

C. Sasaran

1. Terbukanya peluang usaha, ekonomi masyarakat dan membuka kesejahteraan bagi

pengangguran
KELOMPOK TANI “ LEMBAH TERNAK”
Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah
BAB II
TINJAUAN ASPEK TERKAIT

A. Latar Belakang Pengembangan Usaha

Secara umum yang melatarbelakangi dikembangkan usaha ayam arab adalah

1. Tingginya angka permintaan telur

2. Perekonomian sekarang belum maju dan petani ternak ayam arab masih kurang dan bersifat

tradisional

3. Sektor pertanian peternakan merupakan salah satu sumber pertumbuhan baru bagi sektor

pertanian yang cepat dapat membuka lapangan kerja yang mampu mendorong

perekonomian

Potensi Pasar

Peluang dikembangkannya usaha peternakan ayam arab petelur di Desa Limbo Makmur ,

Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah masih terbuka lebar.

Mengingat letak yang begitu strategi mengingat kebutuhan akan adanya telur sangat tinggi.

Dengan ditunjang dengan prasarana dan sarana berupa kandang dasar dan kandang batre belum

tersedia pada kelompok yang akan dikembangkan pada usaha ternak ayam petelur arab, namun

prasarana lain yang mendukung seperti adanya akses jaringan seluller, listrik PLN dan sarana

air bersih yang sudah memumpuni.

Analisa Produksi
Dalam rangka keberhasilan usaha peternakan ayam arab petelur ini, ada hal-hal yang perlu

diperhatikan diantaranya :

1. Ransum

Jenis ransum yang diberikan merupakan makanan komplit yang diberikan berbentuk

butiran yang dapat diberikan langsung pada ayam dewasa. Untuk pemberian makanan ayam

arab petelur diberikan ransum dengan merk 324-2Rproduksi PT. Charoen phokpand yang

memiliki kandungan nutrisi sesuai dengan kebutuhan ayam petelur arab dan cukup murah

dibandingkan dengan merk lainnya. Dan hasil akhir dapat meningkatkan potensi telur yang

signifikan.
KELOMPOK TANI “ LEMBAH TERNAK”
Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah
2. Kandang

Kandang yang digunakan pada pemeliharaan ayam petelur jenis ini yaitu kandang batre

dimana setiap set berisikan 5 ekor ayam. Kandang dapat di buat menggunakan kawat jeruji

maupun kayu serta bambu. Dengan atap berupa seng atau lainnya yang dapat dijadikan

peneduh ayam arab keseluruhan. Dalam penempatan ransum maupun air minum berupa

pipa pralon yang mudah dibuat dan efisien dalam pengerjaanya.

3. Bibit Ayam Arab

Bibit ayam arab yang siap bertelur adalah ayam dewasa yang memiliki bentuk tubuh yang

ramping bulu yang mengkilat dan terjamin kesehatannya yang berasal dari jenis ayam arab

yang berumur 5 Bulandengan produksi mencapai 270 – 290butir pertahun. Untuk tahap

awal rencana akan diusahakan sebanyak 1000 ekor. Angka ini akan ditingkatkan seiring

dengan kebutuhan permintaan telur konsumsi masyarakat. Di masa yang akan datang.

4. Hasil Produksi

Jangka waktu yang dibutuhkan dalam pemeliharaan ayam arab adalah sekitar 1.5 tahun

dengan peningkatan terendah mencapai 70 % ( 700 butir/hari )roduksi tertinggi 80 % bila

dipelihara sampai dengan 2 tahun akan mencapai masa afkir.

5. Sanitasi

Untuk menjaga agar ayam tetap sehat maka pencegahaan penyakit adalah dengan salah satu

cara yang paling utama dalam usaha peternakan ayam. Dalam pencegahan penyakit ini hal

yang perlu dilakukan adalah sanitasi kandang ( pembersihan sebelum ayam masuk

kandang) dan program vaksinasi berkala. Kesehatan ayam adalah salah satu faktor

penunjang dalam keberhasilan beternak.

Analisa Teknis Investasi

Untuk menentukan layak atau tidaknya suatu usaha maka diperlukan suatu uji dengan

beberapa analisis yang sering digunakan. Parameter yang digunakan dalam menentukan hasil

pemeliharaan ayam arab petelur sesuai dengan asumsi dasar yang digunakan yaitu priode

pemeliharaan setiap bulan ( 30 hari ) dilakukan tingkat evaluasi operasional dan pendapatan

serta angka mortalitas. Jumlah ayam yang akan dipelihara berjumlah 1000 ekor dan diharapkan

dapat dilakukan selama 1 Tahun.


KELOMPOK TANI “ LEMBAH TERNAK”
Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah
Aspek Pemasaran

Hasil produksi telur dari pemeliharaan ayam arab petelur ditujukan pada pasar-pasar

radisional, toko- toko, masyarakat sekitar yang berada pada Daerah Morowali
KELOMPOK TANI “ LEMBAH TERNAK”
Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah

BAB III
KEBUTUHAN ANGGARAN

Anggaran yang dibutuhkan dalam pemeliharaan ayam arab petelur kelompok tani “ Lembah Ternak “

dalam program pemberdayaan masyarakat di Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumi Raya,

Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah adalah:

A. BIAYA INVESTASI

1. Kandang Rp. 50.000.000

2. Kereta sorong Rp. 315.000

3. Sprayer besar Rp. 230.000

4. Ember ukuran 15 kg 2 unit Rp. 40.000

TOTAL-------------------------------------------------Rp. 50.585.000

B. BIAYA OPERASIONAL

1. Bibit ayam siap bertelur Rp. 50.000.000

2. Ransum 90 sak Rp.19.350.000

3. Vaksin ND 3 ampuls Rp. 135.000

4. Vaksin AI 2 ampuls Rp. 270.000

5. Obat-obatan Rp. 550.000

TOTAL-------------------------------------------------Rp.70.305.000

Total Biaya Produksi--------------------------------Rp. 120.890.000,-

Terbilang

( Seratus Dua Puluh Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah )
KELOMPOK TANI “ LEMBAH TERNAK”
Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah

BAB IV
PENUTUP
Sistem pemeliharaan secara intensif dapat memberikan keuntungan yang lebih besar serta

mampu meningkatkan produksi telur yang maksimal untuk memenuhi kebutuhan akan telur

yang m,aksimal untuk memenuhi kebutuhan akan telur konsumsi masyarakat pada

umumnya dan khususnya daerah Kabupaten Morowali.


KELOMPOK TANI “ LEMBAH TERNAK”
Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah
Lampiran 1

Pengurus Pelaksana

Ketua Sekretaris

() ()

Menyetujui

Kepala Dinas Kesehatan Kepala Dinas Peternakan


Hewan Kabupaten

() ()

Kepala Desa Limbo


Makmur

()
KELOMPOK TANI “ LEMBAH TERNAK”
Desa Limbo Makmur, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah

Lampiran 2
Susunan Kepengurusan

Ketua Sekretaris

() ()

Bendahara Anggota

() ()

Anggota
Anggota

()
()

Anggota Anggota

() ()

Anggota Anggota

()
()