Anda di halaman 1dari 1

BAB 4

HASIL PERCOBAAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Data Hasil Percobaan


Keterangan Kadar Praktis Kadar Teoritis %R
Sampel 1 3,68 % 3,49 % 5,44 %
Sampel 2 5,87 % 6,065 % 3,22 %
Sampel 3 4,25 % 4,513 % 5,83 %

4.2 Pembahasan
4.2.1 Kadar Praktis < Kadar Teoritis
1. Penggunaan KMnO4 memang sudah sering digunakan untuk oksidator etilen aktif.
Namun pada aplikasinya KMnO4 tidak dapat digunakan tersendiri dan tidak boleh
kontak langsung dengan bahan pangan mengacu kepada toksisitasnya yang tinggi.
(Jaelani, 2016). sehingga mengakibatkan volume titran KMNO4 yang dibutuhkan
lebih banyak.
2.

(Darwindra, 2010)
3. Selama pendidihan yang terus berlangsung KMnO4 berlebih dalam sampel air
menjadi tidak stabil dan air teroksidasi dengan cara:

Dengan terjadinya reaksi tersebut KMnO4 yang terdapat dalam sampel menjadi
berkurang. Sehingga pada saat penambahan asam oksalat, KMnO4 yang bereaksi
dengan asam oksalat akan kurang dari yang seharusnya. Akibatnya asam oksalat yang
selanjutnya akan dititrasi dengan KMnO4 menjadi lebih banyak. Hal ini dapat
menyebabkan penambahan jumlah KMnO4 yang diperlukan untuk titrasi yang pada
akhirnya membuat hasil menjadi lebih tinggi dari yang seharusnya (Haitami.dkk,2016)