Anda di halaman 1dari 16

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 2 Metro


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/ Semester : XI/ Genap
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Materi Pokok : Sistem Koordinasi
Sub Materi : Sistem Saraf
Alokasi Waktu : 4 x 45 Menit (2 Kali Pertemuan)

A. Kompetensi Inti (KI)

3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual,


prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan.

B. Kompetensi Dasar (KD)

3.10. Menganalisis struktur, fungsi, dan kelainan sel saraf serta perambatan
impuls pada sistem saraf sehingga terjadinya gerak reflek dan gerak
sadar melalui studi literatur, pengamatan, percobaan, dan simulasi.
4.10 Menyajikan hasil analisis berdasarkan percobaan mengenai
mekanisme penghantaran impuls pada sistem saraf sehingga
terjadinya proses gerak sadar dan gerak tak sadar (gerak reflek).

C. Indeks Pencapaian Kompetensi (IPK)

3.10.1. Mengidentifikasi stuktur dan fungsi sel saraf.


3.10.2. Menjelaskan dan memeragakan gerak reflek Menjelaskan
keterkaitan fungsi kerja saraf, endokrin dan indera melalui
perambatan impuls (polarisasi, depolarisasi, dan repolarisasi).
3.10.3. Menjelaskan perambatan impuls pada sistem syaraf secara fisik,
kimia dan biologi dan mengkaitkannya dengan gerak otot sebagai
organ efektor kerja saraf.
3.10.4 Menjelaskan dengan rinci dan sistematik mengenai kelainan pada
sistem saraf.
4.10.1. Membuat bagan penghantaran impuls dalam gerak reflek dan gerak
biasa.

D. Tujuan Pembelajaran

Tujuan pembelajaran merupakan hasil yang dituju dalam suatu proses


pembelajaran, tujuan pembalajaran ini akan menjadi pacuan dalam
pembelajaran sehingga terdapat target yang harus dicapai. Adapun tujuan
pembelajaran yaitu:
1. Peserta didik dapat mengidentifikasi stuktur dan fungsi sel saraf dengan
tepat setelah melakukan pembelajaran blended learning.
2. Setelah berakhirnya kegiatan pembelajaran blended learning, peserta
didik dapat menjelaskan keterkaitan fungsi kerja saraf, endokrin dan
indera melalui perambatan impuls (polarisasi, depolarisasi, dan
repolarisasi) dengan benar.
3. Peserta didik dapat menjelaskan perambatan impuls pada sistem
syaraf secara fisik, kimia dan biologi dan mengkaitkannya dengan gerak
otot sebagai organ efektor kerja syaraf dengan benar setelah
pembelajaran blended learning berakhir.
4. Peserta didik dapat menjelaskan dengan rinci dan sistematis mengenai
kelainan pada sistem saraf manusia.
5. Peserta didik mampu membuat bagan penghantaran impuls dalam
gerak reflek dan gerak biasa dengan tepat setelah melakukan
pembelajaran blended learning.
E. Materi Pembelajaran

Materi yang digunakan dalam pengembangan ini yaitu materi pada KD


3.10 dan 4.10 subab Sistem Saraf yang tergabung dalam bab sistem
koordinasi, meliputi:
1. Pengertian sistem saraf.
2. Fungsi sistem saraf yang meliputi fungsi input sensori, fungsi integrasi,
dan fungsi output motoris.
3. Bagian utama sistem saraf yang meliputi sistem saraf pusat dan sistem
saraf tepi.
4. Struktur saraf yan meliputi neuron dan sel glia.
5. Kelainan pada sistem saraf manusia.
6. Proses penghantaran impuls saraf pada neuron.

F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific Learning
2. Model Pembelajaran : Blended Learning
3. Metode Pembelajaran : Face to face learning & Online Learning

G. Media/ alat, Bahan, dan Sumber Belajar


Smartphone, buku pegangan siswa, koneksi internet, aplikasi talentlms,
papan tulis, spidol, pena, dan buku tulis.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Ke 1
No Kegiatan Waktu
1 Kegiatan Pendahuluan
 Guru memberikan salam dan berdoa bersama (sebagai
implementasi nilai religius).
 Guru mengabsen, mengondisikan kelas dan pembiasaan 15
(sebagai implementasi nilai disiplin). menit
 Apersepsi: Guru menggali pengetahuan siswa tentang:
Pengertian sistem saraf, fungsi sistem saraf dan bagian
utama sistem saraf secara face to face
 Memotivasi: Guru menyampaikan manfaat mempelajari
materi tentang sistem saraf, agar tetap berfungsi dengan
baik. Bagaimana sistem saraf dapat bekerja untuk
mengendalikan gerak sadar dan refleks untuk melindungi
organ tubuh secara face to face.
 Guru mengajak peserta didik untuk membuka aplikasi
talentlms kemudian membuka room KI, KD, IPK, dan
Tujuan.
2
Kegiatan Inti
 Mengamati
 Guru mengajak peserta didik untuk memperagakan dan
membedakan gerak sadar dengan gerak refleks secara
5 menit
langsung (face to face)
 Guru mengajak peserta didik untuk membuka aplikasi
talentlms kemudian mengamati peta konsep pada aplikasi
talentLMS.
 Menanya
 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menanya secara face to face, misalnya: bagaimana
5 menit
sistem saraf dapat berfungsi?
 Siswa yang lainnya bisa mencoba memberikan jawaban
sementara secara face to face.
 Mengumpulkan data/ Eksplorasi
 Siswa duduk sesuai dengan kelompok kecil (misalnya 4
orang).
 Guru mengajak peserta didik untuk membuka aplikasi
talentlms pada smartphone masing-masing
 Peserta didik mengakses materi pengertian sistem saraf
pada aplikasi talentlms kemudian mengisi kuis postes
20
agar dapat melanjutkan ke materi fungsi sistem saraf
menit
 Peserta didik mengakses materi fungsi sistem saraf serta
mengamati video pembelajaran yang ada pada aplikasi
talentlms kemudian mengisi kuis postes agar dapat
melanjutkan ke materi bagian utama sistem saraf
 Peserta didik mengakses materi bagian utama sistem
saraf dan mengamati video yang ada lalu mengisi postes.
 Mengasosiasikan
 Peserta didik bekerja dengan teman sekelompoknya
secara face to face untuk menganalisis dan
mendiskusikan hasil analisisnya tentang:
- Kelompok 1 pengertian sistem saraf
- Kelompok 2 fungsi sistem saraf 15
- Kelompok 3 bagian utama sistem saraf menit
- Kelompok 4 sama dengan kelompok 1, kelompok 5
sama dengan kelompok 2 dst. (menyesuaikan jumlah
kelompok)
 Setiap peserta didik menyusun materi presentasi dalam
bentuk rangkuman point-point pada buku catatan sesuai
dengan pembahasan subtopik yang diberikan oleh guru,
dilengkapi dengan pertanyaan kuis.
 Mengomunikasikan
 Diskusi kelas, masing-masing perwakilan kelompok 1, 2,
dan 3 mempresentasikan hasil analisis materi yang sudah
dibagi secara face to face.
 Kelompok lain yang tidak maju memberi pertanyaan (face 15

to face) menit

 Guru mengkonfirmasi bila terjadi perbedaan pendapat


(face to face)
 Guru memberikan informasi tambahan sebagai
pengembangan materi yang dibahas, misalnya
menganjurkan memakai helm saat berkendaraan untuk
melindungi otak dari kecelakaan. (face to face)
3 Penutup
 Resume: Guru membimbing siswa menyimpulkan
pengertian sistem saraf, bagian-bagian sistem saraf
15
beserta fungsinya.
menit
 Refleksi: Memberikan beberapa pertanyaan berkaitan
dengan pengertian sistem saraf, bagian-bagian sistem
saraf beserta fungsinya.
 Tindak lanjut: Penugasan melakukan tugas mandiri pada
akun talentlms masing-masing.
 Rencana pembelajaran selanjutnya: Struktur saraf dan
proses penghantaran impuls saraf pada neuron. Peserta
didik diharuskan membuka materi yang akan dipelajari
pada aplikasi talentLMS malam sebelum jam
pembelajaran berikutnya.

Kegiatan Online Learning Diluar Jam Pembelajaran


1. Guru dan peserta didik membuka aplikasi talentlms pada
jadwal yang telah ditentukan kemudian membuat ruang
diskusi
2. Guru memposting bahan diskusi mengenai materi struktur
saraf dan proses penghantaran impuls
3. Guru membagi menjadi kelompok penanya dan kelompok
penjawab
4. Peserta didik melakukan diskusi tanya jawab pada ruang
diskusi di talentlms
5. Guru menyimak kegiatan diskusi peserta didik serta
mengamati peserta didik yang aktif dan yang tidak aktif
6. Guru mengkonfirmasi jika ada perbedaan pendapat dalam
diskusi
7. Guru mengahiri kegiatan diskusi setelah waktu diskusi
habis.
Pertemuan Ke 2
1 Kegiatan Pendahuluan
 Guru memberikan salam dan berdoa bersama (sebagai
implementasi nilai religius).
 Guru mengabsen, mengondisikan kelas dan pembiasaan
(sebagai implementasi nilai disiplin). 15
 Apersepsi: Guru menggali pengetahuan siswa tentang: menit
Struktur saraf, proses penghantaran impuls pada neuron
dan kelaianan sistem saraf secara face to face.
 Memotivasi: Guru menyampaikan manfaat mempelajari
materi tentang sistem saraf, agar tetap berfungsi dengan
baik. Bagaimana sistem saraf dapat bekerja untuk
mengendalikan gerak sadar dan refleks untuk melindungi
organ tubuh secara face to face.
2 Kegiatan Inti
 Mengamati
 Guru mengajak peserta didik untuk membuka aplikasi 5 menit
talentlms kemudian mengamati peta konsep pada
aplikasi talentLMS.
 Menanya
 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menanya secara face to face, misalnya: bagaimana
sistem saraf dapat berfungsi?
 Siswa yang lainnya bisa mencoba memberikan jawaban 5 menit
sementara secara face to face.
 Mengumpulkan data/ Eksplorasi
 Siswa duduk sesuai dengan kelompok kecil (misalnya 4
orang). 20

 Guru mengajak peserta didik untuk membuka aplikasi menit

talentlms pada smartphone masing-masing.


 Peserta didik mengakses materi struktur saraf serta
mengamati video pada aplikasi talentlms kemudian
mengisi kuis postes agar dapat melanjutkan ke materi
proses penghantaran impuls.
 Peserta didik mengakses materi proses penghantaran
impuls serta mengamati video pembelajaran yang ada
pada aplikasi talentlms kemudian mengisi kuis postes.
 Peserta didik mengakses materi kelainan pada sistem
saraf manusia pada aplikasi talentlms kemudian mengisi
kuis postes.
 Mengasosiasikan
 Peserta didik bekerja dengan teman sekelompoknya
15
secara face to face untuk menganalisis dan
menit
mendiskusikan hasil analisisnya tentang:
- Kelompok 1 struktur saraf
- Kelompok 2 proses penghantaran impuls
- Kelompok 3 sama dengan kelompok 1, kelompok 4
sama dengan kelompok 2 dst. (menyesuaikan jumlah
kelompok)
 Setiap peserta didik menyusun materi presentasi dalam
bentuk rangkuman point-point pada buku catatan sesuai
dengan pembahasan subtopik yang diberikan oleh guru,
dilengkapi dengan pertanyaan kuis.
 Mengomunikasikan
 Diskusi kelas, masing-masing perwakilan kelompok yang
belum maju pada pertemuan sebelumnya
mempresentasikan hasil analisis materi yang sudah 15
dibagi secara face to face. menit
 Kelompok lain yang tidak maju memberi pertanyaan
(face to face)
 Guru mengkonfirmasi bila terjadi perbedaan pendapat
(face to face)
 Guru memberikan informasi tambahan sebagai
pengembangan materi yang dibahas, misalnya
menganjurkan memakai helm saat berkendaraan untuk
melindungi otak dari kecelakaan. (face to face)
3 Penutup
 Resume: Guru membimbing siswa menyimpulkan struktur
saraf dan proses penghantaran impuls saraf pada neuron.
 Refleksi: Memberikan beberapa pertanyaan berkaitan
dengan struktur saraf dan proses penghantaran impuls 15
saraf pada neuron. menit
 Tindak lanjut: Penugasan melakukan tugas mandiri pada
akun talentLMS masing-masing.
 Rencana pembelajaran selanjutnya: evaluasi hasil
belajar subtopik sistem saraf

I. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian (terlampir)
a. Sikap
1) Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku
peserta didik sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun
secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh
instrumen penilaian sikap
Aspek Perilaku yang
N Jumla Skor Kode
Nama Siswa Dinilai
o h Skor Sikap Nilai
BS JJ TJ DS
1 Soenarto 75 75 50 75 275 68,75 C
2 ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria
= 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4
= 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang
ingin dinilai
2) Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada
peserta didik, maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai
kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif,
maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian
diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan
kriteria penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format
penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan oleh guru
terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
Jumlah Skor Kode
No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Selama diskusi, saya ikut
1 serta mengusulkan 50
ide/gagasan.
Ketika kami berdiskusi,
setiap anggota
2 mendapatkan 50
250 62,50 C
kesempatan untuk
berbicara.
Saya ikut serta dalam
3 membuat kesimpulan 50
hasil diskusi kelompok.
4 ... 100
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x
100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250
: 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi
pengetahuan dan keterampilan

3) Penilaian Teman Sebaya


Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai
temannya sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah
menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan
juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian
teman sebaya :

Nama yang diamati : ...


Pengamat : ...
Jumlah Skor Kode
No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Mau menerima pendapat
1 100
teman.
Memberikan solusi
2 100
terhadap permasalahan.
Memaksakan pendapat 450 90,00 SB
3 sendiri kepada anggota 100
kelompok.
4 Marah saat diberi kritik. 100
5 ... 50

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang
positif, sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan
Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x
100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450
: 500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)

b. Pengetahuan
1) Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda
2) Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan
Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Skala
N Aspek yang Jumla Skor Kode
10
o Dinilai 25 50 75 h Skor Sikap Nilai
0
1 Intonasi
2 Pelafalan
3 Kelancaran
4 Ekspresi
5 Penampilan
6 Gestur

3) Penugasan
Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat aplikasi blended
learning.
b. Peserta didik mengakses aplikasi blended learning dan aktif
berdiskusi secara online.

c. Keterampilan
1) Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen
penilaian ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:

Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
Baik
No Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
(75)
(100) (50) (25)
Kesesuaian respon
1
dengan pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata
Kesesuaian penggunaan
3
tata bahasa
4 Pelafalan
Kriteria penilaian (skor)
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi
jumlah skor maksimal dikali skor ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi


No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah
Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik

2) Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)


3) Penilaian Produk (Lihat Lampiran)
4) Penilaian Portofolio
Hasil mengerjakan evaluasi pada aplikasi blended learning
Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1
2
3
4

2. Instrumen Penilaian
a. Pertemuan Pertama
b. Pertemuan Kedua

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal
(KKM), maka guru bisa memberikan soal tambahan misalnya sebagai
berikut :
1) Jelaskan tentang struktur saraf
2) Jelaskan tentang mekanisme penghantaran impuls!

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..

Indikator
Nama Bentuk Nilai
Nilai yang
No Peserta Tindakan Setelah Keterangan
Ulangan Belum
Didik Remedial Remedial
Dikuasai
1
2
Indikator
Nama Bentuk Nilai
Nilai yang
No Peserta Tindakan Setelah Keterangan
Ulangan Belum
Didik Remedial Remedial
Dikuasai
3
4
5
6
dst

b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah
mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Guru memberikan soal
pengayaan sebagai berikut :
1) Membaca buku-buku tentang sistem saraf yang relevan.
2) Mencari informasi secara online tentang sistem saraf
3) Mengamati langsung tentang kerja saraf dikehidupan sehari-
hari.

………………..,2019

Mengetahui
Kepala SMAN 2 Metro Guru Mata Pelajaran

…………………………… Rio Dayu Saptaji


NIP/NRK. NPM. 15320069

Catatan Kepala Sekolah


.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................
.................................................................................................................................