Anda di halaman 1dari 2

Nama: Yusuf Arif R

Absen: 33
Kelas: 11 ips 4

Berdasar laporan Credit Suisse, kekayaan rata-rata orang dewasa (di atas 20 tahun) paling
tinggi di seluruh negara ASEAN terdapat di Singapura. Rata-rata orang dewasa di
Singapura memiliki kekayaan sebesar $276.885. Sedangkan Indonesia menempati posisi
ke-4 dengan kekayaan rata-rata mencapai $10.772. Sedangkan orang dewasa di ASEAN
yang memiliki kekayaan paling rendah adalah Myanmar yang hanya $2.221.

Rendahnya simpanan kekayaan masyarakat Myanmar dibanding negara ASEAN


lain tak lepas dari upah minimum di Myanmar yang juga paling rendah di ASEAN. Di
Myanmar, upah minimum bulanan pada 2016 sebesar $79,80 (setara Rp1.037.400).
Bandingkan dengan Laos yang memiliki upah minimum $113,32. Dengan upah
minimum itulah kekayaan rata-rata orang dewasa di Laos bisa mencapai $6.687 per
orang dewasa, lebih dari tiga kali lipat ketimbang Myanmar

GAMBAR NO 1

Studi Credit suisse ini memperlihatkan pula ketimpangan kekayaan dinegara negara
ASEAN. Secara umum , kepemilikan kekayaan oleh orang dewasa di kawasan Asia
Tenggara ini masih belum merata. Ini terlihat dari nilai indeks gini yang masih berada lebih
dari 50% dan mendekati 100%. Indeks gini ialah distribusi pendapatan atau kekayaan
didistribusikan di antara populasi.
Brunei ialah negara ASEAN yang lebih merata kepemilikan kekayaannya. Ini ditunjukkan
dengan indeks gin8 Brunei mencapai 68%. Sedangkan Thailand adalah negara yang paling
tinggi ketimpangan kepemilikan kekayaannya. Indonesia sendiri menepati peringkat kedua
dalam hal ketimpangan kekayaan di ASEAN.
GAMBAR NOMOR 2

Ketimpangan kepemilikan kekayaan di Indonesia tak lepas dari sebaran nilai kekayaan
masyarakat. Proporsi masyarakat Indonesia yang memiliki kekayaan kurang dari $10.000
mencapai 84,30%, sedangkan yang memiliki kekayaan lebih dari $1 juta hanya 0,1%.

Ketimpangan kekayaan ini juga tak lepas dari rentang upah minimum di Indonesia
yang dapat menjadi indikator proporsi tabungan dan investasi. Rentang upah di
Indonesia pada 2016 dimulai dari $85,56 hingga $230,64. Rentang yang sangat jauh
ini menjadi tolok ukur nilai tabungan/investasi yang sangat beragam di Indonesia.
Itu berbeda dengan Brunei, yang mayoritas kekayaan orang dewasa di kisaran
$10.000-100.000. Masyarakat yang memiliki kekayaan kurang dari $10.000 hanya
35% dan pemilik kekayaan lebih dari $1 juta sebesar 0,3%. Sebaran yang memusat
di tengah inilah yang membuat proporsi pemilik kekayaan di Brunei lebih merata
ketimbang negara ASEAN lain.