Anda di halaman 1dari 16

BAB I

Pendahuluan

A. Latar belakang
Sampah merupakan bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga
untuk digunakan secara biasa atau khusus dalam produksi atau pemakaian; barang
rusak atau cacat selama manufaktur; atau materi berlebihan atau buangan. (KAMUS
LINGKUNGAN, 1994)
Sampah merupakan masalah yang tak pernah terselesaikan hingga saat ini,
meskipun beberapa negara maju telah menindak tegas orang-orang yang suka
membuang sampah sembarangan, namun belum juga membuat para pembuang
sampah sembarangan menjadi jera, apalagi dengan negara berkembang yang
bahkan belum memiliki undang-undang yang jelas mengenai permasalah ini.
Insinerator atau pembakaran sampah dapat didefinisikan sebagai
pengubahan bentuk sampah padat menjadi fasa gas, cair, dan produk padat yang
terkonversi, dengan pelepasanenergi panas. Insinerasi atau pembakaran sampah
tergolong sebagai salah satu teknik pengolahansampah yang dapat mengurangi
volume dapat berkurang hingga 85-95%. Kelancaran proses pembakaran tergantung
dari sifat fisik dan sifat kimia sampah. Dengan adanya sebuah unit insinerator
diharapkan selain dapat mengurangi volume sampahsebelum dibuang juga dapat
menghilangkan sifat berbahaya dan beracunnya. Sedangakan untuk limbah padat
domestik dibuang pada tempat pembuangan sampah sementara. Sehingga
dengan penanganan dan pengolahan limbah padat yang telah dilakukan dapat
menjaga kondisi lingkungan sekitar dari pencemaran.

1
B. Rumusan masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Incinerator?
2. Apa tujuan incinerator?
3. Apa saja type – type incinerator?
4. Apa dampak penggunaan Incinerator?
5. Apa keuntungan penggunaan incinerator?
6. Limbah apa saja yang dapat dimusnahkan dengan incinerator?

C. Tujuan
1. Agar pembaca mengetahui apa itu Incinerator.
2. Agar pembaca mengetahui tujuan incinerator.
3. Agar pembaca mengetahui type – type incinerator beserta harga dan
kapasitasnya.
4. Agar pembaca mengetahui dampak penggunaan incinerator.
5. Agar pembaca mengetahui keuntungan penggunaan incinerator
6. Agar pembaca mengetahui limbah apa saja yang bisa dimusnahkan dengan
incinerator.

2
BAB II
ISI
A. Pengertian
Incinerator adalah metode penghancuran limbah organik dengan melalui
pembakaran dalam suatu sistem yang terkontrol dan terisolir dari lingkungan
sekitarnya. Incinerator merupakan peralatan pemusnah sampah khusus yang bekerja
pada suhu yang tinggi, sehingga dapat menghancurkan sampah – sampah berbahaya
dan beracun ataupun sampah – sampah infeksi, sehingga sisanya dapat dibuang
dengan aman ke tempat pembuangan sampah umum.
Incenerator ini memiliki ruang pembakaran, tempat sampah yang akan
dibakar. Pada chamber terdapat saluran untuk mengalirkan bahan bakar juga
dilengkapi saluran untuk mengalirkan udara dari blower, yang diperlukan pada
proses pembakaran, pembakaran ini dilakukan pada chamber tertutup, untuk
menghindari bahaya toksin maupun infeksi dari sampah yang akan dimusnahkan.
Proses pembakaran ini memerlukan waktu yang bervariasi, tergantung jenis
sampahnya serta volume sampah yang akan dimusnahkan. Pada incinerator,
biasanya memiliki dua buah ruang pembakaran untuk membakar obyek dan
membakar asap sebelum difilter, sehingga sisa – sisa karbon dari pembakaran yang
terbawa asap akan semakin berkurang, sehingga gas CO yang dihasilkan juga
semakin berkurang, dan tidak membahayakan bagi lingkungan.

B. Tujuan Incinerator

Tujuan dari penggunaan alat ini adalah

1. Untuk menghancurkan sampah – sampah berbahaya dan beracun ataupun


sampah – sampah infeksi, sehingga sisanya dapat dibuang dengan aman ke tempat
pembuangan sampah umum.

2. Mendestruksi materi-materi yg berbahaya seperti mikroorganisme pathogen dan


meminimalisir pencemaran udara yg dihasilkan dari proses pembakaran sehingga gas
buang yg keluar dari cerobong menjadi lebih terkontrol dan ramah lingkungan.

3
C. Jenis/Tipe Incinerator
a. Piringan bergerak

Salah satu jenis insinerator adalah piringan bergerak (moving grate).Insinerator jenis
ini memungkinkan pemindahan sampah ke ruang pembakaran dan memindahkan
sisa hasil pembakaran tanpa mematikan api. Satu wadah piringan bergerak dapat
membakar 35 metrik ton sampah perjam. Jenis insinerator ini dapat bergerak ribuan
jam pertahun dengan hanya satu kali berhenti, yaitu pada saat inspeksi dan
perawatan.
Sampah diintroduksi ke "mulut" insinerator, dan pada lubang di ujung lainnya sisa
hasil pembakaran dikeluarkan. Udara yang dipakai dalam proses pembakaran
disuplai melalui celah piringan. Aliran udara ini juga bertujuan untuk mendinginkan
piringan tersebut. Beberapa jenis insinerator piringan bergerak juga memiliki sistem
air pendingin di dalamnya.
Suplai udara pembakaran sekunder dilakukan dengan memompa udara menuju
bagian atas piringan. Jika dilakukan dengan kecepatan tinggi, hal ini dapat memicu
turbulensi yang memastikan terjadinya pembakaran yang lebih baik dan surplus
oksigen. Turbulensi ini juga penting untuk pengolahan gas sisa hasil pembakaran
sampah.
Fasilitas insinerasi harus didesain untuk memastikan bahwa gas sisa hasil
pembakaran mencapai temperatur 850oC selama dua detik untuk memecah racun
kimia organik. Untuk lebih memastikan hal tersebut, biasanya diperlengkapi dengan
pembakar yang pada umumnya memakai bahan bakar minyak, yang lalu dibakar ke
insinerasi untuk mendapatkan panas yang memadai.
Gas sisa hasil pembakaran lalu didinginkan. Panas yang ada ditransfer menjadi uap
dengan memaparkannya pada sistem pompa air. Uap ini lalu digunakan untuk
menggerakkan turbin. Gas yang telah melalui pendinginan dipompakan ke fasilitas
sistem pembersihan.

b. Piringan tidak bergerak

Ini adalah tipe yang lebih tua dan sederhana. Piringan tetap yang tidak bergerak
berada di bagian bawah insinerator dengan bukaan pada bagian atas atau samping
untuk memasukan sampah dan bukaan lainnya untuk memindahkan bahan yang
tidak terbakar (abu, logam, dan sebagainya).

c. Rotary kiln

Tipe ini cocok untuk menginsinerasi limbah sludge ex WWT atau limbah yang
mempunyai kandungan air (water content) yang cukup tinggi dan volumenya cukup
besar. System incinerator ini berputar pada bagian Primary Chamber, dengan tujuan
untuk mendapatkan pembakaran limbah yang merata keseluruh bagian.
Proses pembakarannya sama dengan type static, terjadi dua kali pembakaran dalam
Ruang Bakar 1 (Primary Chamber) untuk limbah dan Ruang Bakar 2 (Seacondary
Chamber untuk sisa-sisa gas yang belum sempurna terbakar dalam Primary
Chamber.

4
d. Fluidized bed

Fluidized bed adalah teknologi pembakaran yang digunakan dalam


pembangkit listrik. Fluidized bed menangguhkan bahan bakar padat di atas jet-
meniup udara selama proses pembakaran. Hasilnya adalah pencampuran turbulen
gas dan padatan. Aksi berjatuhan, seperti cairan menggelegak, memberikan reaksi
kimia yang lebih efektif dan transfer panas. Tanaman FBC lebih fleksibel
dibandingkan tanaman konvensional yang mereka dapat dipecat pada batubara dan
biomassa, antara bahan yang satu dengan bahan bakar yang lainya.
Fluidized bed mengurangi jumlah belerang yang dipancarkan dalam bentuk
emisi SOx. Kapur digunakan untuk mengendap sulfat selama pembakaran, yang juga
memungkinkan transfer panas lebih efisien dari boiler ke peralatan yang digunakan
untuk menangkap energi panas (biasanya tabung air). Endapan dipanaskan datang di
kontak langsung dengan tabung (pemanasan dengan konduksi) meningkatkan
efisiensi. Karena ini memungkinkan tanaman batubara untuk membakar pada suhu
dingin, kurang NOx juga dipancarkan. Namun, pembakaran pada suhu rendah juga
menyebabkan emisi hidrokarbon aromatik polisiklik meningkat. FBC boiler dapat
membakar bahan bakar lain selain batubara, dan suhu pembakaran yang lebih
rendah (800 °C / 1500 °F) memiliki manfaat tambahan lainnya juga.

D. Harga dan Kapasitas Incinerator


1. Incinerator Ox3med

Harga : Tergantung type


CaraPembayaran : Transfer Bank (T/T), Tunai, Cek Bank
Kemasan&Pengiriman : Unit
Negara Asal : Indonesia

5
Keterangan:
Keunggulan Incinerator merk ox3med ( baca : oxtrimed) adalah :
- Design berbentuk cylinder sehingga pembakaran sangat sempurna karena tidak ada
sudut dalam ruang bakar dan mudah saat instalasi
- Dapat dipakai untuk memusnahkan sampah / limbah padat medik dan non medik,
basah maupun kering
- Pembakaran mencapai suhu maksimum 1200 derajat
- Timer dan Temperatur Control menggunakan sistem digital sehingga mudah dibaca
dan memudahkoan operator.
- Panas permukaan tidak membahayakan pemakai, isolasi sangat sempurna.
- Asap yang keluar terlihat lebih transparan ( smokless) .

Tersedia beberapa Type sesuai kebutuhan :


1. 0, 2m3 sangat cocok untuk puskesmas rawat inap dan klinik yang memiliki tempat
tidur dibawah 50.
2. 0, 4m3 cocok untuk Rumah sakit yang memilikin tempat tidur 50 sampai 250.
3. 0, 7m3 cocok untuk Rumah sakit yang memiliki tempat tidur 250 sampai 400.
4. 1m3 cocok untuk rumah sakit yang memiliki tempat tidur 400 lebih.

Selain Rumah Sakit, alat ini juga dapat digunakan di beberapa tempat seperti:
a. Hotel, Wisma, Asrama
b. Pusat perbelanjaan
c. Perkantoran
d. Kampus
e. Komplek perumahan, apartment
f. Incinerator Airport
g. dll..

Alamat Perusahaan:
GLOSAMANI
Pt. Global Nuansa Mandiri Investasi
Kawasan Niaga Citra Grand R.12-17
Jl. Alternatif Transyogi – Cibubur
Bekasi – Indonesia 17435
t. + 622129476509, f. + 6221294765xx
m. + 6281294963971
e. sales@ glosamani.com
w. www.glosamani.com

6
2. CJE Incinerator

Lokasi : Jawa Barat - Cimahi

Harga : Rp 165 000 000

JENIS PRODUKSI INCINERATOR CJE :

> MEDICAL WASTE INCINERATOR untuk memusnahkan limbah Rumah Sakit Umum,
Puskesmas, Klinik Bersalin, Lab. Kesehatan RSU. Kapasitas 0.2 MCub s/d 3 Mcub.

> ANIMAL INCINERATOR untuk memusnahkan limbah Peternakan Unggas, Kambing,


Karantina Kehewanan, Pusat Kesehatan Hewan, Lab. Kesehatan Hewan, Bangkai
Hewan. Kapasitas 0.2 Mcub s/d 3 Mcub.

> ROTARY INCINERATOR untuk memusnahkan limbah Pasar Induk, Pasar Tradisional,
Pengolahan Ikan Laut, TPI, Penyamakan kulit. Kapasitas 0.5 Mcub. s/d 2 Mcub.

> MOBILE INCINERATOR untuk memusanahkan limbah Pusat Keramaian,


Pengungsian, Perumahan padat. Kapasitas 0.5 Mcub. s/d 2 Mcub.

Alamat Perusahaan:
CV. CIMAHI JAYA ENGINEERING
Jalan Puriraya no. D4, Cimahi 40531, Jawa Barat
Telpon/Fax. 022-88880067; Mobile: 085321185514
Email : cjecimahi@yahoo.co.id ; indrabungsu24@gmail.com

7
3. Incinerator Kamine

PT Kamine Elmac Indopro (Kamine) merupakan produsen dan pemasok mesin dan
peralatannya untuk berbagai industri, utamanya Insinerator (Incinerator), yakni
mesin untuk menghancurkan atau memusnahkan limbah-limbah farmasi/rumah sakit
maupun limbah pabrik/industri.

Salah satu produk utama yang diproduksi dan dipasarkan PT Kamine adalah
Insinerator (Incinerator). Produk yang diproduksi sendiri oleh PT Kamine di
Sukabumi, Jawa Barat ini berfungsi untuk menghancurkan atau memusnahkan
limbah-limbah industri, yang tentu sangat membahayakan lingkungan sekitar,
maupun kesehatan manusia. Limbah tersebut bisa berupa, limbah rumah sakit
(medis), non medis, industri farmasi, kosmetik, makanan, dan minuman, dan lainnya.

Bakteri dari limbah rumah sakit atau industri farmasi akan sangat membahayakan
kesehatan manusia, jika tidak segera dimusnahkan. Dan, pemusanahannya pun tidak
dilakukan seperti memusnahkan sampah komersil-biasa, harus dilakukan secara
khusus dan pada suhu tertentu. Untuk itu harus menggunakan mesin Incinerator ini.
Mesin ini dapat diatur suhunya mulai dari 600°C hingga 1200°C, sehingga semua
jenis sampah bisa dimusnahkan.

8
Incinerator ini tidak hanya diaplikasikan di rumah sakit saja, tapi juga untuk
pemusnahan sampah-sampah di pabrik-pabrik dan industri yang limbahnya juga
dinilai cukup berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan manusia.

Incinerator telah menerapkan standar produk internasional, yakni GMP (Good


Manufacture Practices). Dengan demikian, produk ini pun sangat menjamin
keamanan dan keselamatan bagi lingkungan maupun orang sekitar.

Hingga kini, produk Incinerator yang dijual dengan kisaran harga Rp 100 juta-Rp 750-
an juta ini sudah tersebar di berbagai rumah sakit dan industri di seluruh Indonesia.
Harga tergantung kapasitasnya, ada yang 10 kg, 20 kg, 30 kg, 50 kg, 100 kg, dan 200
kg sekali pembakaran. Dan sekarang, sudah lebih dari 300 unit Incinerator yang
tersebar/terpasang di rumah sakit di berbagai wilayah, termasuk juga di Papua. Ini
belum terhitung yang ke industri, seperti ke Indofarma, dan IPB (Institut Pertanian
Bogor), serta beberapa lainnya.

Keunggulan produk lokal ini adalah :

 Efektif dan efisien, karena dapat digunakan untuk memusnahkan sampah/limbah


padat medik dan non medik, basah maupun kering
 Asap yang keluar dari mesin ini terlihat transparan dan tidak mencemari udara
 Pembakaran dapat mencapai suhu sekitar 600-900°C (hospital) dan 1200°C (non
hospital), sehingga sangat ampuh untuk membunuh kuman/bakteri dan tulang
menjadi abu
 Proses aman
 Pintu ruang pembakar dibuat double lock
 Menyisahkan limbah akhir (abu) hanya sekitar 2-5 persen, dan abu tersebut bisa
digunakan sebagai pupuk, atau lainnya.

Alamat Perusahaan:
Jalan raya pasar minggu km 18 no 17
jakarta 12510, Jakarta
Indonesia
Nomor Telpon :
Nomor Faks :

9
4. Incinerator Double Heater

Nama :
Incinerator ( CI - 850 )
Produk
Fitur : Merk : CMC
Produk A. GENERAL
1. Model : CI - 850
2. Type : Double Heater
Incinerator
3. Working hour / day : 16 hours / day
4. Capacity Max : 1.0 m³/hour
5. Operation time : 1 minute – 16 hours/day
6. Pressure of Chamber : negative Pressure
7. Ash Percentage : 5 – 10% weight
8. Weight : 1.500 kgs ( 1.5 tons)
9. Type of Waste : Medical Infectious Waste

B. CONSTRUCTION
A. Primary Chamber
1. Volume : 1.22 m³
- Inner Dimension (ID) : L.1.940 x W. 940 x H 1.380 ( mm )
- Outer Dimension ( OD ) : L 1.700 x W. 1.380 x H.1.740 ( mm )
2. Operating Temp ; 800°C – 1.000°C
3. Coating : Hammertonee Painting
4. Material :
- Plate : Mild Steel
- Refractory : Fire Brick SK 34 with air setting castable cement Heat
Resistance 1.700°C
- Insulation : Ceramics Blanket 25 mm, density 96 kg/m³. Gland
Packing.Heat Resistance
1.700³C.
5. Feeding Door
- Model : swing with rotary level lock

10
- Dimension : Width 0.60 m, Length 0.70 m

B. Secondary Chamber
1. Volume : 0.15 m³
- Inner Dimension : Diameter 200 mm, Length : 1.000 mm
- Outer Dimension : Diameter 200 mm, Length 1.000 mm
2. Coating : Hammertone Painting
3. Material :
- Plate : Mild Steel, Thickness 6 mm
- Refractory : Castable high alumina,thickness 150 mm Heat
Resistance 1.700°C
- Insulation : Ceramic Blanket 25 mm,density 96 kg/m³ Heat
Resistance 1.700³C
C.. Exhaust Stack (Chimney) :
- Material : Stainless Steel 304
- Diameter (mm) : 250 mm
- Length : 8.000 mm from ground level

C. AIR SUPPLY BLOWER : 1 ( one ) unit


- Model / Type : Centrifugal
- Speed of Fan : 3000/3600 rpm
- Speed of motor : 3000/3600 rpm
- Power consumption : 200 Watt.220 V. 1 phase.50 Hz
D. OIL COMBUSTION BURNER
- Quantity : 2 ( two ) unit
- Brand : Riello Ex Italy
- Model : Gun Burner ( type G ) – Single Stage
- Calory : 120.000 – 200.000 kCal.hrs
- Fuel Consumption : Diesel Oil/Kerosene 22 liter/hrs
- Speed : 2.800 rpm
- Power Consumption : 350 watt.220 V. 1 phaswe. 50 Hz
E. FUEL TANK
- Material : Oil Resistance Drum
- Capacity : 200 liters
- Accessories : Gauge Ball Valve,Oil Level Gauge

G. OPERATION CONTROL SYSTEM


1. - Type : Automatic Panel Control
2. - Model : Mounting on the body
3. - Material : Mild Steel
4. - Components : - 1 ( one ) unit Thermocontrol ( 0³C – 1.300³C )-
connected to the chamber with stainless steel thermocouple Source
- 1 ( one ) unit Timer ( 1 minute – 24 hours )
- 5 ( five ) unit Switch ON/OFF
- 5 ( five ) unit Indicator Lamps

11
Alamat Perusahaan :

PT. CAHAYA MAS CEMERLANG


Alamat : Komplek Majapahit
Permai Blok A No.110
Jln. Majapahit No.18-20-22
Jakarta Pusat 10160-Indonesia
Telp : (021) 344 3456 (Hunting)
Fax : (021) 345 7537, 345 7538
e-mail : info@cahayamascemerlang.com

E. Bahaya dan Dampak Incinerator


Bahaya dan dampak dari incinerator:
Kelemahan dan kerugian dari teknologi incinerator adalah tingginya biaya
investasi dan operasional yang mahal, serta dapat menimbulkan berbagai problem
polusi (udara dan tanah).
Beberapa kerugian pembakaran sampah dengan incinerator yaitu adanya
residu dan gas polutan yang dilepaskan. Senyawa dioxin adalah polutan yang paling
berbahaya dari proses pembakaran. Senyawa dioxin menyebabkan berbagai
gangguan kesehatan, diantaranya kanker, terganggunya sistem kekebalan tubuh,
merusak sistim reproduksi dan hormonal, serta gangguan pertumbuhan. Dioxin akan
terakumulasi di dalam tubuh melalui rantai makanan dari pemangsa ke predator.
Dioxin harus mendapatkan perhatian yang sangat khusus, karena dapat mudah
ditemukan di dalam alam pada tingkatan yang sudah mengkhawatirkan akan
menyebabkan gangguan terhadap kelangsungan makhluk hidup. Disamping itu
incinerator merupakan dapat mengakibatkan pencemaran Merkuri pada tanah.
Logam berat merkuri merupakan racun yang sangat kuat, mengganggu sistem
pergerakan, sistem panca indera dan kerja sistem kesadaran. Selain itu, incinerator
juga merupakan sumber utama polutan-polutan logam berat, seperti timah (Pb),
kadmium (Cd), arsen (As) dan kromium (Cr).
Selain menghasilkan beragam residu yang berbahaya, incinerator juga
merupakan teknologi yang sangat mahal dan rumit. Dibutuhkan skill yang tinggi
untuk mengoperasikannya, belum lagi biaya perawatan dan operasional bahan bakar
yang sangat mahal.
Di berbagai negara telah terjadi penolakan besar-besaran terhadap
penggunaan incinerator. Pada tahun 1980-an, di Amerika Serikat, akibat dampak dari
krisis landfill, maka mendorong pembangunan incinerator secara besar-besaran.
Tetapi pengaplikasian incinerator kemudian mendapat penolakan karena para aktivis
lingkungan menuntut standar emisi yang lebih ketat. Sehingga akhirnya
pemerintahan Amerika menutup industri insinerasi pada akhir tahun 1990-an.

12
Di Jepang sebagai negara yang paling gencar mengaplikasikan incinerator
juga mendapat penolakan dari ratusan kelompok anti-dioxin secara nasional.
Tekanan publik telah membuat lebih dari 500 incinerator ditutup pada beberapa
tahun terakhir ini.
Data lain yang dijadikan pertimbangan penggunaan incinerator secara ketat adalah:
1. Sudah 15 negara telah memuat pelarangan penggunaan incinerator.
2. Konvensi internasional telah memuat problematika incinerator. 3 prinsip dalam
konvensi internasional, yaitu kehati-hatian dini (precaution), pencegahan
(prevention) dan pembatasan efek-efek antar kawasan menjadi alasan dilarangnya
incinerator
3. Konvensi Bamako dengan tegas menjelaskan bahwa incineratormerupakan pilihan
yang tidak sesuai dengan praktek pencegahan dan Produksi Bersih.
4. Konvensi London, OSPAR juga memberlakukan larangan atas penggunaan
incineratordi laut dan di perairan domestik.
5. Konvensi Stockholm, meski tidak mencantumkan pelarangan terhadap
penggunaan incinerator namun membatasi dalam penggunaannya. Empat dari 12
senyawa kimia yang tercantum dalam Konvensi Stockholm merupakan produk
sampingan incinerator, dan Konvensi menyerukan untuk pengurangan dan
penghapusannya.

F. Keuntungan Penggunaan Incinerator


1. Terjadi pengurangan volume sampah yang cukup besar, sekitar 75% hingga 80%
dari sampah awal yang datang tanpa proses pemisahan.
2. Sisa pembakaran yang berupa abu cukup kering dan bebas dari pembusukan.
3. Pada instalasi yang cukup besar kapasitasnya (lebih besar dari 300 ton/hari) dapat
dilengkapi dengan peralatan pembangkit listrik.

G. Jenis-jenis limbah yang dapat dimusnahkan incinerator


1. Limbah domestik
Yang termasuk limbah domestik adalah sampah kota, pasar, perumahan, pertokoan
dsbnya
2. Limbah Infeksius
Limbah infeksius adalah limbah padat yang dihasilkan oleh rumah sakit
3. Limbah Industri, terbagi atas :
-Limbah padat:
- Obat-obatan kadaluarsa pada industri farmasi
- Produk reject pada industri makanan, sabun, sampoo dsbnya
- Sampah-sampah kemasan

13
- Adonan permen yang mengeras dan tidak dapat digunakan pada industri permen.
- Majun atau potongan kain pada industri tekstil
- Sisa sisa tembakau dan produk reject pada industri rokok
- Karet- karet bekas dan sudah tidak bisa digunakan pada
industri karet.
- Kerak cat yang sudah mengeras pada industri otomotif
- Limbah sludge:
Sludge dari proses pengolahan limbah cair (Wastewater Treatment Sludge) dari
berbagai jenis industri.
- Limbah cair
- Limbah chemical dari laboratorium (terbatas)
- Limbah chemical produksi (terbatas)\
- Obat-obatan cair
- Shampo cair reject yang belum dikemas
- Sabun cair reject

14
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Incinerator adalah metode penghancuran limbah organik dengan melalui pembakaran
dalam suatu sistem yang terkontrol dan terisolir dari lingkungan sekitarnya.
Incinerator merupakan peralatan pemusnah sampah khusus yang bekerja pada suhu
yang tinggi, sehingga dapat menghancurkan sampah – sampah berbahaya dan
beracun ataupun sampah – sampah infeksi, sehingga sisanya dapat dibuang dengan
aman ke tempat pembuangan sampah umum
2. Harga Incinerator berbeda-beda sesuai dengan type, kapasitas dan
jenisnya.Incinerator mempunyai keuntungan Terjadi pengurangan volume sampah
yang cukup besar, sekitar 75% hingga 80% dari sampah awal yang datang tanpa proses
pemisahan.
3. Jika limbah atau sampah tidak dikelola dengan baik dan benar maka akan
menimbulkan pencemaran dan dapat mengganggu kesehatan masyarakat yang
berada di sekitar tempat sampah atau pembuangan limbah
4. Incinerator mempunyai tujuan untuk menghancurkan sampah – sampah berbahaya
dan beracun ataupun sampah – sampah infeksi, sehingga sisanya dapat dibuang
dengan aman ke tempat pembuangan sampah umum.
5. Limbah yang dapat dimusnahkan menggunakan insinerator adalah limbah domesti,
limbah infeksius, limbah sludge dan limbah industri.

B. Saran
Sebaiknya incinerator dirawat dan dikelola dengan baik agar asap yang dikeluarkan
oleh incinerator tersebut tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan
masyarakat sekitar.

15
Daftar Pustaka

http://dityaaditya.blogspot.com/2013/06/insenerator.html

http://al-chemi.blogspot.com/2011/10/incinerator.html

http://glosamanico.indonetwork.co.id/1289474/incinerator-insinerator-insenerator-
incinerator-untuk-rumah.htm

http://indonetwork.co.id/Cimahi_Jaya_Eng/4660599/cje-incinerator-made-in-
indonesia.htm

http://blog.indotrading.com/incinerator-kamine-solusi-ampuh-atasi-sampah-medis-
dan-non-medis/

http://indonetwork.co.id/PT_KAMINE/profile/pt-kamine-elmac-indopro.htm

http://www.cahayamascemerlang.com/product.php?kid=&sid=4&sval=&halaman=2

http://incineratorplasma.wordpress.com/2012/08/29/bahaya-dan-dampak-yang-
ditimbulkan-incinerator/

http://www.tarifaindonesia.com/index.php?option=com_content&view=article&id=
74&Itemid=114

16