Anda di halaman 1dari 5

PERAWATAN LUKA

No. Dokumen No. Revisi Halaman


022/SOP/IGD/RSRM/2 01 1
017
Ditetapkan
STANDAR Tanggal terbit Direktur Utama RSIA Resti Mulya
PROSEDUR 22 Maret 2017
OPRASIONAL

dr. Fauzan Rahman


4.1 Lingkungan
1. Prosedur Lingkungan kamar operasi harus selalu dalam keadaan bersih dan siap
pakai.
4.1.1 Alas kaki petugas harus dibedakan untuk ruangan operasi, kamar kecil
& kegiatan kamar operasi.
4.1.2 Pintu kamar operasi harus selalu dalam keadaan tertutup serta batasi lalu
lintas/keluar masuknya petugas/keluarga pasien.
4.1.3 Membuat jadwal pembersihan rutin kamar bedah dan dilaksanakan
dengan disiplin&cermat.
4.2 Petugas(semua petugas yang masuk kamar operasi harus memenuhi
beberapa hal-hal berikut :
4.2.1 Cara memakai topi operasi.
4.2.1.1 Topi operasi dipasang bersamaan pada waktu mengganti
pakaian dengan baju khusus.
4.2.1.2 Topi harus menutup rambut kepala.
4.2.1.3 Tali diikat cukup kuat.
4.2.2 Cara memakai masker.
4.2.2.1 Memakai masker harus bercermin, sehingga terpasang dengan tepat
dan menutupi bagian hidung dan mulut.
4.2.2.2 Tali diikat dengan kuat.
4.2.2.3 Satu masker untuk satu kali pakai.
4.2.2.4 Bila masker lembab segera diganti.
4.2.3 Cuci tangan.
4.2.3.1 Semua perhiasan yang ada (jam tangan, cincin,gelang) harus
dilepas.
4.2.3.2 Lamanya cuci tangan sesuai prosedur penggunaan sabun.
1. Pengertian Memberikan tinadakan pertolongan pada luka baru dengan cepat dan tepat

Agar luka tidak terjadi infeksi lanjut


2. Tujuan
Seluruh perawat diijinklan melakukan penjahitan dan perawatan luka, tetapi tidak pada
3. Kebijakan luka putus tendon

4. Prosedur PENATALAKSAAN :
1. Menjelaskan prosedur yang akan dilaksanakan kepada klien +inform concern
2. Meletakakan perlak + alas dibawah tubuh klien
PERAWATAN LUKA

No. Dokumen No. Revisi Halaman


022/SOP/IGD/RSRM/2 01 2
017
Ditetapkan
STANDAR Tanggal terbit Direktur Utama RSIA Resti Mulya
PROSEDUR 22 Maret 2017
OPRASIONAL

dr. Fauzan Rahman


4.1 Lingkungan
1. Prosedur Lingkungan kamar operasi harus selalu dalam keadaan bersih dan siap
pakai.
4.1.1 Alas kaki petugas harus dibedakan untuk ruangan operasi, kamar kecil
& kegiatan kamar operasi.
4.1.2 Pintu kamar operasi harus selalu dalam keadaan tertutup serta batasi lalu
lintas/keluar masuknya petugas/keluarga pasien.
4.1.3 Membuat jadwal pembersihan rutin kamar bedah dan dilaksanakan
dengan disiplin&cermat.
4.2 Petugas(semua petugas yang masuk kamar operasi harus memenuhi
beberapa hal-hal berikut :
4.2.1 Cara memakai topi operasi.
4.2.1.1 Topi operasi dipasang bersamaan pada waktu mengganti
pakaian dengan baju khusus.
4.2.1.2 Topi harus menutup rambut kepala.
4.2.1.3 Tali diikat cukup kuat.
4.2.2 Cara memakai masker.
4.2.2.1 Memakai masker harus bercermin, sehingga terpasang dengan tepat
dan menutupi bagian hidung dan mulut.
4.2.2.2 Tali diikat dengan kuat.
4.2.2.3 Satu masker untuk satu kali pakai.
4.2.2.4 Bila masker lembab segera diganti.
4.2.3 Cuci tangan.
4.2.3.1 Semua perhiasan yang ada (jam tangan, cincin,gelang) harus
dilepas.
4.2.3.2 Lamanya cuci tangan sesuai prosedur penggunaan sabun.
3. Menempatkan bengkok dibawah luka untuk menopang cairan irigasi luka
4. Membantu mengatur posisi klien agar cairan irigasi dapat mengalir dari ujung
atas ke ujung bawah luka
5. Membuka dan menempatkan tas plastik kotoran didekat area kerja
6. Mencuci tangan dengan sabun
7. Mengenakan schort / gown plastik
8. Bila plester kotor, mengenkan gloves non steril,menyemprotkan alkohol 70 %
pada plester yang menempel dikulit klien untuk melepaskannya.
9. Melepaskan / mengangkat pembalut kotor bila pembalut lengket pada luka,
basahi dengan NS / RL steril sampai balutan dapat dilepas dengan mudah
10. Membuang pembalut lama / kotor kedalam tas plastik, kemudian lepaskan
PERAWATAN LUKA

No. Dokumen No. Revisi Halaman


022/SOP/IGD/RSRM/2 01 3
017
Ditetapkan
STANDAR Tanggal terbit Direktur Utama RSIA Resti Mulya
PROSEDUR 22 Maret 2017
OPRASIONAL

dr. Fauzan Rahman


4.1 Lingkungan
1. Prosedur Lingkungan kamar operasi harus selalu dalam keadaan bersih dan siap
pakai.
4.1.1 Alas kaki petugas harus dibedakan untuk ruangan operasi, kamar kecil
& kegiatan kamar operasi.
4.1.2 Pintu kamar operasi harus selalu dalam keadaan tertutup serta batasi lalu
lintas/keluar masuknya petugas/keluarga pasien.
4.1.3 Membuat jadwal pembersihan rutin kamar bedah dan dilaksanakan
dengan disiplin&cermat.
4.2 Petugas(semua petugas yang masuk kamar operasi harus memenuhi
beberapa hal-hal berikut :
4.2.1 Cara memakai topi operasi.
4.2.1.1 Topi operasi dipasang bersamaan pada waktu mengganti
pakaian dengan baju khusus.
4.2.1.2 Topi harus menutup rambut kepala.
4.2.1.3 Tali diikat cukup kuat.
4.2.2 Cara memakai masker.
4.2.2.1 Memakai masker harus bercermin, sehingga terpasang dengan tepat
dan menutupi bagian hidung dan mulut.
4.2.2.2 Tali diikat dengan kuat.
4.2.2.3 Satu masker untuk satu kali pakai.
4.2.2.4 Bila masker lembab segera diganti.
4.2.3 Cuci tangan.
4.2.3.1 Semua perhiasan yang ada (jam tangan, cincin,gelang) harus
dilepas.
4.2.3.2 Lamanya cuci tangan sesuai prosedur penggunaan sabun.
gloves (bagian luar berada didalam) dan buang kedalam tas plastik
11. Mengkaji jumlah , jenis dan bau cairan luka, observasi kondisi luka (warna
dasar luka, ukur dalamnya goa luka, jaringan nekrotik, granulasi dan epitel,
kontraksi luka, kulit sekitar luka)
12. Menuangkan solution irigasi steril yang hangat kedalam kom steril  200 –
500 ml atau tergantung luas dan kedalaman luka
13. Mengenakan hndschone steril
14. Menghisap solution irigasi RL/ NS hangat kedalam spuit 30 cc (sambungkan
dengan soft koteler / baby feeding tube bila dipakai mengirigasi luka berongga
dalam)
15. Jika luka berongga dalam masukan soft kateler / baby feeding tube kedalam
PERAWATAN LUKA

No. Dokumen No. Revisi Halaman


022/SOP/IGD/RSRM/2 01 4
017
Ditetapkan
STANDAR Tanggal terbit Direktur Utama RSIA Resti Mulya
PROSEDUR 22 Maret 2017
OPRASIONAL

dr. Fauzan Rahman


4.1 Lingkungan
1. Prosedur Lingkungan kamar operasi harus selalu dalam keadaan bersih dan siap
pakai.
4.1.1 Alas kaki petugas harus dibedakan untuk ruangan operasi, kamar kecil
& kegiatan kamar operasi.
4.1.2 Pintu kamar operasi harus selalu dalam keadaan tertutup serta batasi lalu
lintas/keluar masuknya petugas/keluarga pasien.
4.1.3 Membuat jadwal pembersihan rutin kamar bedah dan dilaksanakan
dengan disiplin&cermat.
4.2 Petugas(semua petugas yang masuk kamar operasi harus memenuhi
beberapa hal-hal berikut :
4.2.1 Cara memakai topi operasi.
4.2.1.1 Topi operasi dipasang bersamaan pada waktu mengganti
pakaian dengan baju khusus.
4.2.1.2 Topi harus menutup rambut kepala.
4.2.1.3 Tali diikat cukup kuat.
4.2.2 Cara memakai masker.
4.2.2.1 Memakai masker harus bercermin, sehingga terpasang dengan tepat
dan menutupi bagian hidung dan mulut.
4.2.2.2 Tali diikat dengan kuat.
4.2.2.3 Satu masker untuk satu kali pakai.
4.2.2.4 Bila masker lembab segera diganti.
4.2.3 Cuci tangan.
4.2.3.1 Semua perhiasan yang ada (jam tangan, cincin,gelang) harus
dilepas.
4.2.3.2 Lamanya cuci tangan sesuai prosedur penggunaan sabun.
luka sampai menyentuh dasar luka paling dalam
16. Menyemprotkan solution irigasi langsung kedalam luka secara perlatton. Jika
luka tidak berongga, semprotkan cairan irigasi dan pertahankan ujung spuit 
2,5 cm diatas luka
17. Melakukan irigasi beberapa kali sampai cairan irigasi tampak bening dan
bersih
18. Mengeringkan sekitar luka dengan betadine sampai radius 4-5 cm dari tepi
luka
19. Menutup luka dengan pembalut / topical terapi :
20. Menutup luka dengan kasa (ketebalan kassa disesuiakan dengan kebutuhan)
dan rekatkan denga plester ( adhesive dan hipafix/ micrope untuk memfiksasi
PERAWATAN LUKA

No. Dokumen No. Revisi Halaman


022/SOP/IGD/RSRM/2 01 5
017
Ditetapkan
STANDAR Tanggal terbit Direktur Utama RSIA Resti Mulya
PROSEDUR 22 Maret 2017
OPRASIONAL

dr. Fauzan Rahman


4.1 Lingkungan
1. Prosedur Lingkungan kamar operasi harus selalu dalam keadaan bersih dan siap
pakai.
4.1.1 Alas kaki petugas harus dibedakan untuk ruangan operasi, kamar kecil
& kegiatan kamar operasi.
4.1.2 Pintu kamar operasi harus selalu dalam keadaan tertutup serta batasi lalu
lintas/keluar masuknya petugas/keluarga pasien.
4.1.3 Membuat jadwal pembersihan rutin kamar bedah dan dilaksanakan
dengan disiplin&cermat.
4.2 Petugas(semua petugas yang masuk kamar operasi harus memenuhi
beberapa hal-hal berikut :
4.2.1 Cara memakai topi operasi.
4.2.1.1 Topi operasi dipasang bersamaan pada waktu mengganti
pakaian dengan baju khusus.
4.2.1.2 Topi harus menutup rambut kepala.
4.2.1.3 Tali diikat cukup kuat.
4.2.2 Cara memakai masker.
4.2.2.1 Memakai masker harus bercermin, sehingga terpasang dengan tepat
dan menutupi bagian hidung dan mulut.
4.2.2.2 Tali diikat dengan kuat.
4.2.2.3 Satu masker untuk satu kali pakai.
4.2.2.4 Bila masker lembab segera diganti.
4.2.3 Cuci tangan.
4.2.3.1 Semua perhiasan yang ada (jam tangan, cincin,gelang) harus
dilepas.
4.2.3.2 Lamanya cuci tangan sesuai prosedur penggunaan sabun.
21. Meletakan pinset dan gunting dalam bengkok yang berisi cairan desinfektan
22. Melepaskan gloves dengan bagian luar , kemudian buang kedalam tas plastik
23. Membereskan peralatan dan memberikan kenyamanan bagi klien
24. Mencuci tangan
25. Mengecek pembalut dan area luka tiap shift, mencatat di chart tentang
penggantian pembalut, penamilan luka dan gambaran cairan luka
5. Unit Yang terkait Rawat Inap