Anda di halaman 1dari 6

NAMA : TATOKMAN

NPM : 1710501051
MAKUL : KOMUNIKASI DATA
DOSEN PENGAMPU : JOHAN PAMUNGKAS M.T.

TUGAS 1. Resume Komunikasi Data

Definisi Komunikasi

Proses pertukaran informasi, biasanya menggunakan bentuk-bentuk penyampaian yang umum


(percakapan, tulisan,tanda/isyarat)• Memungkinkan seseorang dapat berinteraksi dengan
orang lain untuk bertukar pengetahuan, pengalamanatau informasi lainnya yang perlu disampaikan
Komunikasi merupakan pertukaran informasi antar individu melalui sistem simbol bersama. Informasi
yang dapat dipertukarkan ialah data, suara, grafik, sinyal video atau audio. Telekomunikasi berarti
proses komunikasi yang dilakukan melalui jarak jauh dari satu titik ke titik lainnya. Dimana
Telekomunikasi berasal dari kata tele dan komunikasi. Tele berarti jauh, komunikasi dapat diartikan
sebagai hubungan atau pembicaraan. Jadi secara harafiah, telekomunikasi dapat diartikan sebagai
hubungan atau pembicaraan yang dilakukan dari suatu tempat ke tempat lain yang jaraknya berjauhan.
Secara khusus telekomunikasi didefinisikan sebagai, ”Kegiatan penyaluran informasi dari suatu
titik/tempat ke titik/tempat lain”. Menurut definisi ini, komunikasi tidak harus 2 arah. Yang penting
adanya informasi yang beralih dari pengirim (sumber informasi) ke penerima.

Komunikasi Data

Komunikasi data merupakann proses pertukaran informasi atau data antar suatu perangkat,dengan
syarat adanya interaksi dua perangkat atau lebih melalui media transmisi,seperti kabel. Dalam
komunikasi harus ada perangkat yang saling terhubung untuk terjadinya proses komunikasi sehingga
membentuk system komunikasi. Baik secara fisik(hardere),softwere (program) atau kombinasi dari
kedua-duanya. Komunikasi Data merupakan bagian dari telekomunikasi secara khusus berkenaan
dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi antar satu titik ketitik lainnya. Komunikasi data
juga merupakan bagian vital dari suatu masyarakat informasi karena sistem ini menyediakan
infrastruktur yang memungkinkan antar komputer dapat berkomunikasi. Komunikasi data juga disebut
dengan teleprocessing (pengolahan jarak jauh). Maksud dengan pengolahan jauh ialah pengolahan data
untuk proses pengiriman informasi (data) yang telah diubah dalam suatu kode tertentu yang telah
disepakati melalui media listrik atau elektro-optik dari titik ke titik yang lain dengan jarak yang jauh.
Tujuan komunikasi data adalah mengirimkan atau memindahkan data dan menerima data ke dua pihak
dengan satu ke lainnya.
MODEL KOMUNIKASI

Komunikasi Data mempunyai tugas dasar yaitu,menjalankan pertukaran data antara 2 pihak atau lebih.
Sehingga pertukaran data atau antar informasi dapat disalurakan. Dalam komunikasi data tersusun dari
beberapa element kunci yang membuat jalannya komunikasi data tersebut mampu beroprasi:
Berikut ini elemenelemen kunci tersebut :

1. Source (sumber) : adalah alat yang membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan,
Sinyal-sinyal tidak hanya harus sesuai dengan sistem transmisi dan receiver, namun juga harus
ada sinkronisasi antara transmitter dan receiver.
contoh : telepon, walki talkie dan PC (Personal Computer).
2. Transmitter (pengirim) : data yang dibangkitkan dari system sumber atau source tidak
ditransmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmitter akan memindah dan
menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyal-sinyal elektro-
magnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi berurutan. Sebagai
contoh, sebuah modem tugasnya menyalurkan suatu digital bit stream dari suatu alat yang
sebelumnya sudah dipersiapkan misalnya PC, dan mentransformasikan bit stream tersebut
menjadi suatu sinyal analog yang dapat melintasi melalui jaringan telepon.
3. Transmission System (Sistem Transmisi) : merupaka jalur transmisi tunggal (single
transmission line) atau jaringan kompleks (complex network) yang menghubungkan antara
sumber dengan destination (tujuan).
4. Receiver (Penerima) : Receiver menerima sinyal dari sistem transmisi dan menggabungkannya
ke dalam bentuk tertentu yang dapat dapat di teruskan ke tujuan. Sebagai contoh, sebuah
modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan
mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.
5. Destination (Tujuan) : menerima data yang dihasilkan oleh receiver yang telah di ubah ke
bentuk tertentu

Dalam komunikasi selain ke-5 elemen tersebut dalam perkembangan ada beberapa komponen
penting seperti:

1. Protokol Komunikasi (Communication Protocol) merupakan suatu aturan yang dibuat untuk
mengontrol pertukaran data antar node termasuk proses inisialisasi, verifikasi, cara
berkomunikasi, dan cara memutuskan komunikasi seperti pada komputer.
2. Jaringan Komputer (Computer Network) dapat diartikan sebagai dua atau lebih komputer
yang dihubungkan dengan menggunakan sebuah sistem komunikasi. Terbentuk bila beberapa
komputer pada satu atau lain lokasi geografis dihubungkan untuk memungkinkan terjadinya
komunikasi antar komputer.
Gambar.model komunikasi data sederhana

Secara umum jenis-jenis komunikasi data digolongkan menjadi dua macam yaitu :
1) Infrastruktur Terrestrial
Komunikasi data dengan aksesnya dengan menggunakan media kabel dan nirkabel. Untuk
membangun infrakstruktur terrestrial ini membutuhkan biaya yang besar, kapasitas bandwitch yang
terbatas dikarenakan dengan menggunakan kabel tidak dipengaruhi oleh faktor cuaca jadi sinyal yang
digunakan cukup kuat.
2) Melalui Satelit
Penggunaan satelit sebagai aksesnya biasanya digunakan pada wilayah yang dicakup satelit lebih luas
dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terrestrial namun
membutuhkan waktu yang lama untuk melangsungkan proses komunikasi. Kelemahan lain dari
komunikasi data satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari
(Sun Outage). Walaupun ada sistem komunikasi bergerak selular teresterial, sistem ini hanya efisien
untuk melayani daerah berpenduduk padat. Pemanfaatan sistem komunikasi satelit telah memberikan
kemampuan bagi manusia untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi dari berbagai penjuru
dunia secara simultan tanpa memperhatikan jarak.

Komponen Komunikasi Data

Proses komunikasi data dari satu lokasi ke lokasi lain, harus terdapat minimal 3 unsur utama
sistem yaitu sumber data, media transmisi dan penerima.

a. Sumber Data
Sumber data merupakan pemancar yang bertugas untuk mengirimkan informasi, misalkan terminal
komputer. Sumber data pada umumnya dilengkapi dengan transmitter yang berfungsi untuk
mengubah informasi yang akan dikirimkan menjadi bentuk yang sesuai dengan media transmisinya.
b. Media Transmisi
Media transmisi data adalah jalur dimana proses pengirirman data dari satu sumber ke penerima data.
Ada beberapa hal yang berhubungan dengan transmisi data yaitu kapasitas dan tipe channel transmisi,
kode transmisi, mode transmisi, protokol yang digunakan dan penggunaan kesalahan transmisi.
Beberapa media transmisi yang digunakan antara lain adalah twisted pair, kabel coaxial, serat optik dan
gelombang elektromagnetik.
c. Penerima Data
Penerima data berfungsi menerima informasi yang dikirimkan oleh suatu sumber informasi. Penerima
merupakan alat yang disebut receiver, berfungsi untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan
menggabungkannya ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap dan
digunakan oleh penerima.

Gambar. Komponen Komunikasi Data

Jaringan Komunikasi Data

Jaringan komunikasi biasanya di klasifikasi menjadi Wide Area Networks (WAN) dan Local Area
Networks (LAN).Wide Area Networks umumnya mencakup area geografis yang luas sekali, melintasi
jalan umum, dan perlu juga menggunakan fasilitas umum. Biasanya, suatu WAN terdiri dari sejumlah
node penghubung. Suatu transmisi dari suatu perangkat diarahkan melalui node-node atau
persimpangan-persimpangan menuju perangkat tujuan yang dituju.
Node-node ini tidak berkaitan dengan isi data, melainkan dimaksudkan untuk menyediakan fasilitas-
fasilitas switching yang akan memindah data dari satu node ke node yang lain sampai mencapai tujuan.
Local Area Networks (LAN) atau LAN merupakan suatu jaringan komunikasi yang saling
menghubungkan berbagai jenis perangkat dan menyediakan pertukaran data di antara perangkat-
perangkat tersebut dengan kecepatan tinggi. LAN menggunakan pendekatan jaringan broadcast lebih
daripada pendekatan switching. Dengan broadcast communication networks, tidak ada node-node
penengah. Pada masing-masing station, terdapat sebuah transmitter atau receiver yang menghubungkan
media dengan station line. Sebuah transmisi dari satu station disiarkan dan diterima oleh semua station-
station lain. Data biasanya ditransmisikan dalam bentuk packet. Karena medianya dibagi, maka hanya
ada satu station pada saat itu yang dapat mentransmisikan paket.
Dan bredasarkan jenis datanya, sistem komunikasi data terdiri atas komunikasi data analog dan
komunikasi data digital. Data analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang
kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter atau
karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitudo dan frekuensi. Isyarat
analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus atau setengah lingkaran, mengingat gelombang
sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Dengan menggunakan sinyal analog, maka
jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah
terpengaruh oleh noise. Data Digital adalah sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami
perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan,
yaitu 0 dan 1 sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau. Tetapi transmisi dengan sinyal digital
hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat.
Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret.
Metode Pengiriman

Pada komunikasi data terdapat sistem transmisi data, dimana transmisi ini digunakan untuk
pengangkutan informasi dari satu titik ke titik lain di dalam jaringan.
1) Line Configuration
Line configuration mengacu pada bagaimana dua piranti terhubung pada suatu jalur atau link. Jalur
atau link adalah saluran komunikasi fisik yang mentransmisikan data dari satu piranti ke piranti
lainnya, terdiri atas Point to point ialah suatu konfigurasi yang menyediakan jalur tertentu antara dua
piranti. Seluruh kapasitas jalur tersebut didedikasikan untuk transmisi antara dua piranti tersebut.
Multipoint, yaitu saat lebih dari satu piranti berbagi jalur yang sama
2) Duplexity
Duplexity mengacu kepada arah dari aliran sinyal antara dua piranti yang saling berhubungan. Ada dua
mode transmisi yaitu :
a. Half Duplex
Dalam mode half-duplex tiap piranti dapat mengirim secara bolak-balik (dua arah), tapi pada satu saat
hanya mengirim satu arah saja dan menerima data, tapi tidak pada waktu yang sama atau turnaround
time. Pada half-duplex semua kapasitas saluran digunakan oleh salah satu piranti lunak yang sedang
mengirimkan data. Misalnya walkie-talkie.
b. Full Duplex
Pada full-duplex setiap piranti atau rangkaian dapat mengirim dan menerima data secara bersamaan.
Pada mode ini, sinyal menuju arah yang berlawanan saling berbagi kapasitas jalur. Full-duplex
seringkali digunakan untuk mengirimkan data meskipun sesungguhnya tidak perlu mengirimkan data
secara bersamaan pada kedua arah tersebut. Ini dilakukan untuk memperkecil turn-round time yang
berakibat menurunnya waktu tanggapan dari computer yang digunakan. Contoh full-duplex adalah jalur
telepon. Saat menggunakan telepon kita dapat berbicara dan mendengarkan pada saat yang bersamaan.

Kendali Jaringan Komunikasi Data

Jaringan komunikasi data di kendalikan dengan beberapapa methode untuk sesuai kebutuhan
diantaranya :
• Terpusat
– Terminal Point-of-sale (POS)
– Terminal Pengumpulan Data
• Distribusi Pemrosesan
– Menerima Komputer yang menjalankan program menggunakan data
• Client/server processing
– Menggabungkan proses sentralisasi dan desentralisasi

Faktor - faktor Komunikasi Data

Dalam komunikasi data memiliki faktor-faktor pertimbangan komunikasi data sebagai berikut:
a. Pesinyalan
Pengsinyalan (signaling) adalah suatu prosedur atau protokol yang harus dilaksanakan terlebih dahulu
sebelum pengiriman informasi dimulai.
b. Transmisi
Media transmisi harus efesien dan dapat melayani berbagai jenis alat. Karakteristik transmisi ialah
lebar frekuensi yang dapat ditampung, redaman, daya yang dapat ditampung, waktu yang dibutuhkan.
c. Cara Penomoran
Penomoran harus unik dan mengikuti rekomendasi atau persetujuan dari pihak tertentu.
d. Cara menyalurkan hubungan (routing)
Menentukan policy ( kebijaksanaan ) bagaimana suatu hubungan akan dilaksanakan.
e. Cara menghitung biaya (tarif)
Menentukan struktur harga bagi jasa pelayanan yang harus dibayarkan.

[ Referensi ]

Ir. Suhana, dan Shigeki Shoji, 1994, Buku Pegangan Teknik Telekomunikasi, Jakarta: Pradnya
Paramita.

Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom.2015.Sistem Komunikasi. Purwokerto : Telkom


Foundation

Subiyantoro, Seri Diktat Kuliah: Telekomunikasi dan Komputer, Jakarta.: Penerbit Gunadarma,

Sukaridhoto Stitrusta,2016,KOMUNIASI DATA dan KOMPUTER,dasar-dasar komunikasi data,


Surabaya: Politeknik Negeri Surabaya