Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH GEOGRAFI KEPENDUDUKAN DAN DEMOGRAFI

"Menganalisis Komposisi Penduduk"

Dosen Pengampu :

Dra. Novida Yenny

Oleh : Kelompok III – Kelas B 2017

Bayu Cahyadi Mulyo (3171131003)

Elidius Susanti Simanihuruk (3172131014)

Luvita Anastasya Hutahaean (3172131018)

Yohana Manurung (3173131039)

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI

FAKULTAS ILMU SOSIAL

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2019

1
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk segala
berkat serta kesempatan yang telah diberikan sehingga kelompok kami dapat
menyelesaikan makalah ini. Hal ini dilakukan dalam memenuhi salah satu tugas
KKNI pada mata kuliah Geografi Kependudukan dan Demografi.

Dalam kesempatan ini kelompok 3 mengucapkan terimakasih kepada dosen


pengampu mata kuliah ini atas bimbingan dalam mengarahkan materi yang akan
dibahas pada pertemuan ini yaitu mengenai Analisis Komposisi Penduduk.

Kelompok kami menyadari bahwa masih banyak terdapat kesalahan baik dalam
hal pengetikan kalimat, penyajian kata per kata sampai penyajian dari makalah ini
sendiri. Untuk itu saran dan kritik sangat kami butuhkan sehingga ke depannya lebih
baik lagi. Terima kasih.

Medan, 11 September 2019

Kelompok 3

2
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang banyak. Itu dapat
dilihat dari sensus penduduk yang semakin tahun semakin meningkat.
Dalam pengetahuan tentang kependudukan dikenal sebagai istilah karakteristik
penduduk yang berpengaruh penting terhadap proses demografi dan tingkah laku sosial
ekonomi penduduk.

Dibanding dengan negara-negara berkembang lainnya, Indonesia menempati


kedudukan ketiga setelah Cina dan India dalam jumlah penduduk. Indonesia merupakan
negara yang sedag membangun dengan mempunyai masalah kependudukan yang
sangat serius diseratai dengan jumlahn penduduk yang sangat besar dan pertumbuhan
penduduk yang relatif tinggi serta persebaran penduduk yang tidak merata. Jumlah
penduduk bukan hanya modal, tetapi merupakan beban dalam pembangunan.

Pertumbuhan penduduk yang meningkat dan berkaitan dengan kemiskinan dan


kesejahteraan masyarakat. Pengetahuan tentang aspek-aspek dan komponen demografi
seperti fertilitas, motalitas. Morbiditas, migrasi, ketenagakerjaan, perkawinan dan aspek
rumah tangga dalam keluarga akan membantu para penentu kebijakan dan perencana
program untuk dapat mengembangkan program pembangunan kependudukan dan
peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tepat pada sasarannya.

Masalah utama yang dihadapi dibidang kependudukan Indonesia adalah masih


tingginya jumlah penduduk dan tidak seimbangnya penyebaran dan struktur umur
penduduk. Program kependudukan dan keluarga berencana bertujuan untuk turut serta
menciptakan kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat melalui usaha-
usaha perencanaan dan pengendalian penduduk. Dengan demikian diharapkan tercapai
keseimbangan yang baik antara jumlah dan percepatan pertumbuhan penduduk dengan
perkembangan produksi dan jasa.

3
B. Rumusan Masalah

1. Jelaskan pengertian komposisi penduduk dan manfaatnya ?

2. Apa saja karakteristik komposisi penduduk ?

3. Jelaskan pengertian piramida penduduk dan manfaatnya ?

4. Apa saja klasifikasi piramida penduduk ?

C. Tujuan

Tujuan dibuatnya makalah tentang Demografi ini adalah :

1. Mahasiswa diharapkan dapat mengetatahui definisi tentang komposisi penduduk

serta manfaatnya

2. Mahasiswa mengerti karakteristik komposisi penduduk

3. Mahasiswa dapat menjelaskan apa itu pirmida penduduk serta manfaatnya

4. Mahasiswa diharapkan mampu mengerti klasifikasi piramida penduduk

4
BAB II

PEMBAHASAN

A. Komposisi penduduk

1) Pengertian Komposisi Penduduk

Komposisi penduduk merupakan sebuah mata statistik dari statistik


kependudukan yang membagi dan membahas masalah kependudukan dari segi
umur dan jenis kelamin. (Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas).
Komposisi penduduk adalah penggolongan penduduk berdasarkan kriteria tertentu.
Misalnya penduduk desa dapat digolongkan berdasarkan tingkat ekonomi, tingkat
pendidikan, jenis kelamin dsb.

Komposisi penduduk dalam arti demografi adalah komposisi penduduk


menurut umur dan jenis kelamin. Kedua variabel ini sangat mempengaruhi
pertumbuhan penduduk di masa yang akan datang. Komposisi penduduk adalah
penyusunan atau pengelompokan penduduk berdasarkan kriteria tertantu. Adapun
kriteria yang digunakan antara lain kriteria usia dan jenis kelamin, angkatan kerja,
dan rasio ketergantungan.

2) Macam – Macam Komposisi Penduduk

a. Berdasarkan Karakteristik Demografi

Misalnya : penduduk di suatu desa digolongkan berdasarkan umur dan jenis


kelamin. Komposisi penduduk menurut usia dan jenis kelamin. Umur penduduk
dikelompokkan menjadi 3 yaitu:

 Umur 0 – 14 tahun dinamakan usia muda/usia belum produktif.

 Umur 15 – 64 tahun dinamakan usia dewasa/usia kerja/usia produktif.

 Umur 65 tahun keatas dinamakan usia tua/usia tak produktif/usia jompo

5
Sesuai dengan pengelompokkan umur di atas, maka struktur (susunan)
penduduk negara-negara di dunia dibagi 3 yaitu:

 Struktur penduduk muda : bila suatu negara atau wilayah sebagian besar
penduduk usia muda.
 Struktur penduduk dewasa : bila suatu negara sebagian besar penduduk berusia
dewasa.
 Struktur penduduk tua : bila suatu negara sebagian besar terdiri penduduk
berusia tua.

b. Berdasarkan Karakteristik Sosial

Misalnya : penduduk digolongkan berdasarkan tingkat pendidikan dan status


perkawinan. Komposisi penduduk menurut pendidikan yaitu Berdasarkan tingkat
atau jenjang pendidikan yang telah ditamatkan penduduk dapat dikelompokkan
dalam tingkat SD, SLTP, SLTA, dan Perguruan Tinggi. Pengelompokkan ini dapat
digunakan untuk menentukan besarnya tingkat pendidikan penduduk.

c. Berdasarkan Karakteristik Ekonomis

Misalnya : penduduk digolongkan berdasarkan jenis pekerjaan dan tingkat


pendapatan. Komposisi penduduk menurut pekerjaan yaitu Penduduk dapat
dikelompokkan berdasarkan pekerjaan yang dilakukan oleh tiap tiap orang.
Pekerjaan-pekerjaan tersebut antara lain pegawai negeri sipil, TNI, POLRI, buruh,
pedagang, petani, pengusaha dan sopir.

d. Berdasarkan Karakteristik Geografis

Misalnya : penduduk di golongkan berdasarkan lokasi tempat tinggal.Komposisi


penduduk menurut tempat tinggal yaitu Tempat tinggal yang sering digunakan
dalam komposisi ini adalah tempat tinggal penduduk di desa dan di kota. Ciri khas
negara agraris seperti Indonesia adalah sebagian besar penduduk tinggal di desa.

6
3) Manfaat Komposisi Penduduk

Untuk mengklasfikasikan penduduk dengan berbagai kriteria. sebagai arah


dalam pencapaian pembangunan nasional. dan sebagai tolok ukur penilaian struktur
ekonomi,sosial,budaya,pertahanan dan keamanan suatu bangsa atau negara. Dan
supaya mengetahui bagaimana potensi- SDM dari suatu negara
yang akan sangat berguna bagi kepentingan nasional. dan pengambilan keputusan
serta penentuan kebijakan pemerintah.
B. Piramida Penduduk

1) Pengertian Piramida Penduduk


Piramida penduduk adalah dua buah diagram batang, pada satu sisi
menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan pada sisi lainnya menunjukkan jumlah
penduduk perempuan dalam kelompok interval usia penduduk lima tahunan.
Penduduk laki-laki biasanya digambarkan di sebelah kiri dan penduduk wanita di
sebelah kanan. Grafik dapat menunjukkan jumlah penduduk atau prosentase jumlah
penduduk terhadap jumlah penduduk total. (Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas)
Piramida penduduk atau piramida umur adalah grafik susunan penduduk
menurut umur pada saat tertentu yang berbentuk piramid.(Departemen Pendidikan
Nasional, 2009)Geografi : untuk SMA/ MA Kelas XI / penyusun, Dibyo Soegimo,
Ruswa n t o ; editor, Ayang Susatya, Sugeng Raharjo ; illustrator, Nashirudin . --
Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.
Piramida penduduk adalah Penyajian data komposisi penduduk dapat disajikan
dengan grafik yang berbentuk piramida. Penduduk laki-laki biasanya digambarkan
di sebelah kiri dan penduduk wanita di sebelah kanan.
2) Klasifikasi Piramida Penduduk

a. Piramida ekspansif, disebut juga piramida penduduk muda, ciri-ciri:

 Angka kelahiran sangat tinggi


 Kelompok terbesar adalah penduduk usia muda. Contoh : negara
berkembang seperti Indonesia, Kenya, India. Contoh Gambar di bawah :

7
b. Piramida konstruktif, disebut juga piramida penduduk tua, ciri-ciri

 Angka kelahiran lebih tinggi dibandingkan kematian


 Jumlah penduduk usia tua lebih banyak. Contoh negara: negara maju seperti
Jepang, Jerman, Swedia. Contoh Gambar di bawah ini :

c. Piramida stasioner, disebut juga piramida penduduk dewasa, ciri-ciri

 Angka kelahiran dan kematian relatif seimbang


 Jumlah penduduk usia tua dan muda seimbang. Contoh : negara eropa barat
seperti Inggris, Belanda, Perancis, Italia. Contoh Gambar di bawah ini :

8
Dengan membuat piramida penduduk maka dapat diketahui informasi tentang
jumlah penduduk produktif dan non produktif, jumlah usia angkatan kerja dan
perbandingan laki-laki dengan perempuan.

3) Fungsi Piramida Penduduk

a. Untuk menggambarkan keadaan umum penduduk suatu Negara

b. Mengetahui perbandingan jumlah penduduk laki dan perempuan

c. Meramalakan keadaan penduduk di masa yang akan datang

9
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Komposisi penduduk merupakan sebuah mata statistik dari statistik


kependudukan yang membagi dan membahas masalah kependudukan dari segi
umur dan jenis kelamin. Macam – macam komposisi penduduk yaitu karakteristik
demografi, sosial, ekonomi, geografis. Adapun manfaat komposisi penduduk yaitu
Untuk mengklasfikasikan penduduk dengan berbagai kriteria. sebagai arah dalam
pencapaian pembangunan nasional. dan sebagai tolok ukur penilaian struktur
ekonomi,sosial,budaya,pertahanan dan keamanan suatu bangsa atau negara. Dan
supaya mengetahui bagaimana potensi- SDM dari suatunegara yang akan sangat
berguna bagi kepentingan nasional. dan pengambilan keputusan serta penentuan
kebijakan pemerintah.
Piramida penduduk adalah dua buah diagram batang, pada satu sisi
menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan pada sisi lainnya menunjukkan jumlah
penduduk perempuan dalam kelompok interval usia penduduk lima tahunan.
Penduduk laki-laki biasanya digambarkan di sebelah kiri dan penduduk wanita di
sebelah kanan. Grafik dapat menunjukkan jumlah penduduk atau prosentase jumlah
penduduk terhadap jumlah penduduk total. Sedangkan klasifikasi piramida
penduduk yaitu piramida ekspensif, konstruktif, dan stasioner. Fungsi piramida
penduduk yaitu untuk menggambarkan keadaan umum penduduk suatu negara,
mengetahui perbandingan jumlah penduduk laki dan perempuan, meramalakan
keadaan penduduk di masa yang akan datang.
B. Saran

Dengan membaca isi dari makalah kami diharapkan dapat membantu


menambah ilmu pembaca atas ulasan tentang pengertian komposisi penduduk,
macam-macam komposisi penduduk, mengetaui table frekuensi dari sensus kota
Banjarmasin, manfaat komposisi penduduk,pengertian pirmida penduduk, klasifikasi
piramida penduduk, dan fungsi piramida penduduk itu sendiri.

10