Anda di halaman 1dari 2

Pendidikan

Assalamu ‘alaikum wwarahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala karena atas rahmat dan hidayahnya
kita bisa hadir di tempat mubarakallah ini.Dan tak lupa pula , kita kirimkan salam dan shalawat
kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, nabi yang diutus oleh Allah.

Yang terhormat bapak guru bahasa Indonesia kita bapak Sennawing

Dan teman teman yang saya cintai dan saya banggakan.

Saya berdiri disini akan membawakan pidato yang berjudul “Pendidikan”.

Sebelum itu “apa yang dimaksud dengan pendidikan ?” pendidikan adalah suatu aspek atau
komponen yang sangat penting dan harus dimiliki oleh suatu negara. Mengapa ? karena
pendidikan merupakan tolak ukur kemajuan suatu negara.

Dan ingat, apabila pendidikan di dalam di suatu negara itu baik, terkontrol, dan tidak kacau,
maka yakin dan percaya peluang negara tersebut untuk maju sangatlah besar. Namun sebaliknya,
apabila pendidikan di dalam suatu negara itu minim, tidak terkontrol, dan bahkan amburadul,
maka peluang negara tersebut untuk maju sangatlah sedikit atau bahkan tidak ada.

Coba kita lihat Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan. Pendidikan mereka
sangatlah terkontrol. Buktinya mereka mampu menciptakan teknologi – teknologi yang sangat
canggih dan berguna bagi negara mereka sendiri. Salah satu contohnya yaitu Negara Amerika
Serikat mampu menciptakan pesawat tempur tanpa pilot, yang bertujuan untuk melindungi
negara mereka sendiri dari ancaman musuh – musuh mereka. Contoh yang lain adalah Negara
Jerman yang dikenal sebagai “Negara Automotif”, mereka terkenal sebagai negara yang mampu
menciptakan mobil – mobil yang berkualitas seperti BMW.

Teman – teman sekalian

Itulah tadi sebagian kecil gambaran tentang negara – negara yang memiliki pendidikan yang
sangat baik, terkontrol, dan tidak kacau. Akan tetapi, berbeda halnya dengan negara kita sendiri
(Indonesia), pendidikan di negara kita ini, masih sangat minim,menurut PISA (Progamme for
international student assessment) Indonesia itu ranking ke-62 dari 72 negara.

Riset terbaru dari Lant Pritchett seorang professor dari Harvard University di Amerika Serikat,dia
meneliti khusus untuk anak rata rata 15 tahun di Jakarta, dan ternyata anak anak di Jakarta itu ketinggalan
128 tahun dibandingkan dengan Negara Negara lain.
Oleh karena itu, sebagai warga negara yang menginginkan negaranya maju, lebih baik dari hari –
hari sebelumnya, yang bisa bersaing dengan negara – negara besar lainnya, maka marilah kita
bersama – sama mengambil peran didalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di
Indonesia. Yaitu dengan ikut serta menyukseskan program pemerintah yang bertujuan untuk
meningkatkan kualitas pendidikan kita, yakni salah satunya adalah pemerintah telah
mencanangkan aturan wajib belajar selama sembilan tahun dan bahkan pemerintah kita telah
mengalokasikan anggaran APBN sebanyak 20% demi untk memajukan mutu dan kualitas
pendidikan di Indonesia.

Teman – teman yang saya hormati,

Demikian materi yang sempat saya bawakan pada kesempatan ini, lebih dan kurangnya mohon
dimaafkan. Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.