Anda di halaman 1dari 1

Rena Kharisma

Alumni jbsi prodi pendidikan angkatan 2012

Semangat kuliah saat matkul yg berhubungan dg sastra

Menulis lewat twitter, pernah dihina gara" apa yg ditulis itu spt kata" galau

Selain kuliah, mengikuti komunitas malam puisi surabaya dan sidoarjo serta ikut hmj

Perdana malam puisi surabaya mendatangkan anji drive dengan memusikalisasi puisi karya aan mansyur.
Dari situlah komunitas malam puisi surabaya berkembang dan mulai didatangi komunitas lain

Dalam komunitas puisi tidak hanya dianalisis intrinsik dan ekstrinsik saja tetapi lebih luar bahkan proses
penulisan puisinya

Rena pernah down, selama bertahun tahun hingga kecintaannya pada puisi mendapat jalan. Rena
menuliskan diksi yg singkat pada setiap puisinya sehingga mudah dipahami tidak seperti sapardi, dll

Pertama kali menulis lewat diari, memperhatikan rima spt aaaa sehingga hal itu mendapat kritik. Apa yg
ditulis apakah puisi atau syair

Rena juga menuliskan puisi yg dinyanyikan. Launching buku perasaan" yg berjalan ke pasar malam di
sebuah kafe di daerah kahuripan sidoarjo

Penerbit yg mendatangi Rena untuk menawarkan apakah tulisannya mau diterbitkan

Menurut Rena jika kita sungguh" mencintai pasti ada muaranya

Rena termasuk org yg minder tidak percaya dengan apa yg ditulis

Rena berpikir jika terus menulis di twitter pasti orang akan seenaknya mengambil karya kita karena disitu
tidak ada hak ciptanya

Sehingga ia berpikir untuk menerbitkan karyanya

Suatu ketika ia bertemu pak didik siswanto dari bank bni lewat twitter yg kebetulan suka dengan sastra,
kemudian membuat komunitas kanusa (kampung nurani sastra)

Rena dipercaya menjadi admin twitter komunitas tersebut

Intinya jika kuliah jangan berkuliah saja, masih banyak dunia luar yg perlu dijelajah. Mungkin awalnya
keteteran tapi karna cinta dengan sastra saya bisa melaluinya.